
Arabella menyelesaikan makan malamnya dengan cepat, ia kembali menuju kamarnya lalu mengganti pakaiannya. "Bersabarlah Bella, kurang dari seminggu kau akan keluar dari sini, kau akan kembali bekerja keras untuk membayar semua hutang mu," gumam Arabella pelan.
Arabella naik keatas ranjang dengan perlahan, menarik selimut hingga bahunya dan menatap langit-langit kamar. Pikirannya kembali terusik oleh wajah Axton, ia masih bingung mengapa dirinya tak merasakan benci atau muak saat berhadapan dengan Axton, bahkan dengan sadarnya ia masih membayangkan wajah dekat pria itu juga bisikan yang masih terekam jelas diingatannya. Padahal pria itu sudah menghancurkan hidupnya! mimpi-mimpinya bersama Daniel dan juga mengubah rencana masa depannya. Rencana yang dimana ia akan hidup bahagia dengan cukup sederhana, menikah bersama Daniel juga memiliki 2 anak menggemaskan. Namun semua itu sudah tidak mungkin terjadi, mengapa pula tubuhnya tak menolak saat pria itu menyentuhnya.
Arabella menghela nafasnya dalam, ia memejamkan matanya dengan cepat. Ini sudah menjadi takdirnya, sebanyak apapun ia menyesal tidak akan membuat Arabella berhasil mengembalikan waktu yang sudah berlalu. Arabella mengeratkan selimutnya, ia mencoba tenang dan memaksakan diri untuk terlelap.
Baru saja Arabella masuk ke alam mimpi, tubuhnya merasa terhimpit, aroma parfum Axton kembali hadir bahkan dimimpi Arabella. “Bella, bangunlah.” Sayup-sayup Arabella mendengar bisikan itu, nafasnya mulai tak teratur saat gerakan halus jemari mengusap bagian kulitnya yang terbuka.
__ADS_1
Merasa hawa semakin panas dan tubuh Arabella yang tak menentu, ia membuka matanya perlahan, diatasnya, kini ada Axton yang tengah mencium bahunya, Arabella pun terkesiap halus, ia cukup terkejut jika yang tadi ia rasakan bukanlah mimpi semata. Axton yang menyadari Arabella mulai terbangun mengangkat wajahnya, bola mata itu seakan di kelilingi kabut gelap dan terlihat sayu. “Aku menginginkan mu lagi Bella,” bisik Axton parau yang diikuti bibir itu menyentuh permukaan bibir Arabella yang terasa kering, jantungnya kembali berdebar dan dengan bodohnya ia tak menolak.
\~
Bisa dikatakan Axton sudah kehilangan kendali, ia pulang sangat larut, niat awalnya hanya memeriksa kamar Arabella, apakah wanita itu sudah tidur atau belum.
Namun saat ia membuka pintu kamar, ia melihat Arabella yang tengah tertidur nyenyak, kakinya melangkah masuk begitu saja, duduk disamping ranjang dan memperhatikan wajah tenang Arabella.
__ADS_1
Axton sadar ia membuat tidur Arabella terganggu, wanita itu kembali membalikkan tubuhnya terlentang, kerutan dikeningnya yang samar menandakan jika Arabella merasa risih, namun ia masih terlelap dalam tidurya.
Tanpa sadar Axton melepaskan dasi yang membuatnya tak nyaman, disusul dengan jas yang ia lembar sembarangan. Axton tak bisa berpikir jernih, ia merasa terbakar dan menginginkan Arabella kembali. Axton tak ingin menahannya lagi, ia mulai naik ke atas ranjang dan memberikan godaan kecil pada leher Arabella, harus wanita itu begitu manis, “Bella, bangunlah,” ucap Axton, kebutuhannya terasa mendesak, ia mendambakan Arabella. Bibir Axton pun turun menuju bahunya yang hanya tertutup seutas tali kecil halus tersebut, Axton bermain kecil pada bahu dan leher Arabella, membangunkan wanita itu secara halus.
Gerakan tubuh Arabella yang terkejut samar membuat Axton dengan cepat mengangkat wajahnya, ia menatap bola mata indah itu kembali. “Aku mengingkan mu lagi Bella,” ucap Axton parau, wajah yang entah tengah kebingungan atau terkejut itu membuat Axton semakin tak bisa menahannya, Arabella begitu cantik dan polos. Axton mendekatkan wajahnya pada bibir yang tengah terbuka kecil seakan mengundang Axton.
____
__ADS_1
Guys, ini kan yang kalian tunggu? Wkwk. Maaf ya aku skip yang pertama, jujur aku gak mood banget buat nulis, jadi awalnya karena aku keundangan dan waktu pulang motor tuh mogok, nyari bengkel yang deket sekitaran sana ternyata susah, mana lagi hujan kecil juga. Alhasil malemnya aku tumbang dan demam.🤧
Tapi sekarang udah mulai semangat lagi kok, ayo biar makin semangat jangan lupa like dan bunga wkwk🤪. Besok up 4 bab ya, aku udah bikin outline soalnya hihi.