
Arabella masuk ke dalam mobil yang sudah menjemput mereka, dua mobil yang ada di belakang mobil Axton cukup membuat Arabella kebingungan, untuk apa Axton di kawal dua mobil sekaligus? Seberapa penting pria di sampingnya ini sebenarnya? “Apa dia sudah sampai?” tanya Axton. Arabella hanya diam, ia tak mengerti sama sekali apa yang tengah mereka bicarakan.
Setelah percakapan kecil itu selesai, mobil pun mulai melaju dengan kecepatan sedang, keadaan terasa begitu sunyi, tak ada percakapan apapun lagi selama diperjalanan, membuat Arabella menolehkan wajahnya kearah jendela mobil, menatap indahnya pemandangan kota yang begitu ramai di jam makan siang ini. Beberapa orang berlalu lalang di trotoar jalan, dan beberapa pemandangan menarik berhasil mengatasi kejenuhan Arabella. Ia melihat sebuah pria seumuran ayahnya tengah bermain sebuah biola di samping sebuah toko yang ramai, hal itu membuat Arabella terdiam, apa yang James lakukan sekarang? Apakah pria itu sedang mencari pinjaman? Atau berkerja serabutan demi mendapatkan beberapa dollar untuk menebusnya?
“Kita sudah sampai Bella.” Suara Axton menyadarkan Arabella dari lamunannya, mereka sudah berhenti disebuah gedung yang memiliki halaman parkir yang luas. Arabella keluar dari mobil, ia mengikuti Axton dari belakang, namun tak lama pria itu menarik nya untuk berdiri disamping Axton dan tetap berbincang dengan pria disampingnya.
Sesampainya didalam restoran mereka disambut dengan begitu ramah, Arabella tak percaya ada restoran sebesar ini, bahkan seragam yang dikenakan pelayan disini pun terlihat sangat berkelas, sangat berbeda dengan seragam miliknya yang hanya mengenakan kaos hitam juga celana jeans, jika di sini menggunakan sepatu yang mengkilat maka Arabella sebaliknya, dicafe rose hanya mementingkan kenyamanan karyawan dalam bekerja, sehingga meminta para pegawainya untuk mengenakan sepati sport.
__ADS_1
Axton yang diam-diam memperhatikan tatapan Arabella menarik nafasnya dalam, bagaimana bisa wanita itu menatap seorang pelayan seperti itu! Apa Arabella diam-diam sedang mengagumi pria lain didekatnya sendiri? Jelas ini adalah suatu penghinaan, tubuh Axton lebih menarik dari pada pelayan dihadapan mereka, wajah Axton jelas jauh lebih tampan! “Jaga pandangan mu Bella! Kau mengagumi setiap pria yang kau lihat?” tanya Axton menyindir saat mereka memasuki sebuah area bagian non smoking di dalam.
Dengan cepat Arabella menolah kearah Axton dengan kerutan samar di keningnya. “Aku tidak mengagumi siapa-siapa,” jawab Arabella.
Axton tersenyum miring, “Aku tak ingin mendengar kebohongan mu lagi, sekarang duduklah dengan tenang disini, pesan apapun yang kau inginkan. Dan ingat satu hal, jangan coba melarikan diri, atau kau tidak akan bisa bertemu dengan ayah mu lagi,” ucap Axton. Lalu berjalan bersama Jack dan memerintahkan salah satu anak buahnya untuk menjaga Arabella dari jarak yang tidak terlalu jauh. “Awasi dia, dan jangan sama pria itu mendekatinya,” ucap Axton sambil menunjuk seorang pelayan pria yang tadi mengarahkan jalan mereka.
<>
__ADS_1
Guys adik aku bikin novel perdananya di NT! Jangan lupa baca ya, dia orangnya puitis banget hihi. Ada tokoh yang nama aku juga.
Bantu follow juga ya guys, bikin dia nyaman nulis di sini🤗
__ADS_1