Tawanan Sang Mafia

Tawanan Sang Mafia
Mengusir Hama


__ADS_3

Ketukan di jendela mobil membuat Sam menoleh dengan tatapan aneh, ia membuka kaca jendela mobil perlahan dan menatap seorang pria berpakaian sangat rapi disertai jas. “Ya?” Tanya Sam bingung.


“Apa kau memiliki pematik? Aku lupa membawanya,” ucap pria itu, seketika pula kebingungan Sam terjawab, ia tersenyum kecil sambil menganggukkan kepalanya. Sebagai sesama pria hal ini memanglah terjadi, meminjam pematik kepada siapa saja untuk bisa mengatasi kejenuhan dengan sebatang rokok.


“Tentu saja aku membawanya, sebentar,” ujar Sam, ia berbalik dan mencari pematik yang ai taruh di samping kursi nya.


Namun baru saja Sam menemukan pematiknya, sebuah hantaman keras menghantam tekuknya, seketika pandangan Sam menggelap, ia tak merasakan apa-apa lagi dan semuanya seakan hening.


\~


Aurora menggelengkan kepalanya keras, ia tidak bisa mengaku begitu saja, semua yang dikatakan Sam benar, Axton hanya menjebaknya.

__ADS_1


“Tapi aku benar-benar tak melakukan apapun Axton, aku hanya tahu kau akan menikah dan wanita itu hamil, aku sudah menyerah sejak itu, jadi aku memutuskan untuk pergi dari sini malam ini,” ucap Aurora berusaha meyakinkan Axton.


“Jika kau memang menyerah, bukankah seharusnya kau kembali lebih cepat sebelum aku menikah? Tapi kau malah memerintah seorang pelayan untuk memberikan racun yang bisa menggugurkan kandungan istri ku.”


Aurora menggelengkan kepalanya, ia semua jauh di luar ekspetasinya, “Ini semua bohong, seseorang menjebak ku,” ucap Aurora.


“Hentikanlah semua ini Aurora, aku sudah benar-benar muak. Ini semua sudah jelas, nomor ponsel yang menghubungi pria itu adalah asisten mu sendiri,” ucap Axton masih begitu tenang, bahkan ia mengambil sebuah gelas dan meminum air yang ada di dalamnya dengan tiga kali teguk.


Aaurora mengepalkan tangannya dengan keras, lagi-lagi Sam begitu ceroboh dalam tugasnya, tak ada satu pun pekerjaan yang ia lakukan dengan baik. “I—itu semua karena aku mendapatkan informasi jika anak yang dikandung Arabella adalah bukan anak mu, dia sangat sering tidur dengan pria diluaran sana dan aku yakin dia menjebak mu agar kau menikahinya, dia membohongi mu Axto!”


Wajah Aurora memucat, ia terkejut dengan apa yang dikatakan Axton. “K—kau, kau membunuhnya?” Tanya Aurora tergagap.

__ADS_1


Axton menganggukkan kepalanya pelan. “Ya, sebagai balasan atas kesalahan mu. Dan aku tak akan segan-segan membunuh Ayah mu jika aku masih menemukan kejahatan yang kau lakukan.”


Aurora menggelengkan kepalanya pelan, siapa manusia dihadapannya ini, ia tak pernah menyangka Axton akan melakukan sejauh ini hingga menghabisi nyawa seseorang. “Kau benar-benar sudah berubah,” gumam Aurora.


Aurora berbalik dan membuka pintu ruangan, ia ingin melihat secara langsung Sam masih berada di dalam mobil. Axton hanya membuatnya takut, ia tak akan benar-benar membunuh seseorang bukan?


Kakinya melangkah dengan cepat menuju luar restoran, jantungnya berpacu saat melihat seorang pria berdiri di samping mobilnya. “Sam!” Teriak Aurora saat melihat keadaan mobilnya sudah kosong. “Dimana asisten ku!” Teriak Aurora pada pria yang berdiri di samping mobilnya, ia tak benar-benar marah.


“Aku sudah membersihkan jasadnya, namun anda jangan khawatir Nona, sesuai perintah Tuan Axton aku meninggalkan ponsel dan dompet dimana kartu dan identitasnya masih sangat lengkap, jagalah rahasia ini agar kau tidak termasuk target selanjutnya Nona.”


Aurora menggelengkan kepalanya, ai benar-benar seakan gila dengan semua ini. Ia dengan cepat masuk ke dalam mobil. “Kalian semua monster menjijikan! Jangan pernah mengusik ku lagi,” teriak Aurora dengan tangan yang bergetar hebat menyalakan mesin mobilnya.

__ADS_1


Jack hanya tersenyum dan menekan sebuah tombol di belakang telinganya saat melihat mobil Aurora sudah keluar dari area parkir. “Rencana berhasil Tuan, dia tidak akan pernah mengganggu anda lagi.”


Padahal kenyataannya, Sam sudah di bawa menuju markas dan akan mendapatkan hukuman dengan menjadi anak buah Axton di markas, ia tak akan di beri ponsel namun tetap Axton berikan gaji setiap bulannya memingat informasi Sam yang menjadi tulang punggung keluarga dan akan Axton bebaskan 5 tahun kemudian dengan catatan tak boleh menghubungi Aurora jika ia masih ingin selamat.


__ADS_2