
Keesokan harinya, Arabella keluar dari dalam kamar terlebih dahulu, setelah memastikan sang Ayah belum keluar dari dalam kamar ia dengan segera kembali kedalam kamarnya dan memberitahu Axton. “Sudah aku katakan Ayah ku tidak akan pernah bangun pagi! Cepat lah keluar sayang, kau benar-benar membuat ku menjadi anak yang berbohong,” gerutu Arabella.
Axton hanya tertawa kecil dan mendaratkan bibirnya di pipi Arabella secepat kilat. “Bersiap-siaplah, aku akan mengajak mu kesuatu tempat saat kita tiba di Mexico nanti,” bisik Axton.
Arabella mengerutkan keningnya samar, ia menoleh dan menatap Axton dengan bingung. “Maksud mu keluarga besar Matthew yang—“
“Bukan, tempat ini yang berhasil membuat ku masih waras hingga saat ini,” kekeh Axton.
“Tidak bisakah kau langsung memberitahu ku? Kau selalu saja membuat ku berpikir keras,” gerutu Arabella.
“Beberapa jam lagi kau akan tahu sayang, aku harap kau bisa mencintai dia juga,” lirih Axton diakhir ucapannya.
Arabella merasakan ada nada sedih seakan kehilangan dinada itu, namun baru saja Arabella akan bertanya, Axton sudah berlari kecil kearah pintu kamar dan keluar dari sana dengan hati-hati.
Pada akhirnya Arabella hanya bisa menghela nafasnya dan menunggu hingga rasa penasarannya terpecahkan.
__ADS_1
\~
Kini mereka menaiki pesawat pribadi milik Axton, James yang pertama kalo menaiki pesawat ini cukup tercengang melihat kemewahan yang disajikan untuk matanya. “Kita benar-benar langsung masuk dan tidak menunggu jadwal keberangkatan?” Tanya James.
Axton duduk terlebih dahulu dan menarik halus tubuh Arabella agar duduk dikursi sampingnya, ia melipat sebelah kaki diatas lutut kirinya. “Itu sebabnya aku bisa terlebih dahulu sampai disini, tidak ada pengecekan barang atau hal yang membuang waktu ku,” jawab Axton.
“Astaga, dia begitu sombong,” gumam James pelan lalu duduk dikursi sebrang sambil menatap lahan luas dari jendela pesawat.
“Aku mendengarnya pak tua,” teriak Axton yang langsung mendapatkan tepukan ringan dari Arabella yang tengah tersenyum tipis.
“Ya, tentu saja aku tahu sayang, jika dia bukan Ayah mu dia mungkin dia bisa masuk ke dalam pesawat ini,” jawab Axton.
Arabella memutar bola matanya malas, ia pun kembali menatap kearah depan dan meyakinkan dirinya jika Axton masih tetap lah Axton yang dulu, perubahannya tidak terlalu banyak dan Arabella masih cukup banyak menyimpan kesabaran. “Baiklah, terserah pada mu,” ujar Arabella pada akhirnya.
Perjalanan mereka pun berlangsung dengan lancar, tentunya lebih nyaman dibanding berjalanan Arabella kemarin yang begitu banyak perbincangan di sekeliling mereka ditambah beberapa kru pesawat yang menawarkan makanan atau hanya sekedar memberikan informasi mengenai apa yang harus dilakukan jika adanya hal darurat.
__ADS_1
Sesampainya di Mexico Axton menahan tangan Arabella untuk mengikuti James yang sudah terlebih dahulu menaiki sebuah mobil hitam. “Ayah mu akan langsung pulang ke rumah ku dan sesuai janji ku, aku akan membawa mu ke suatu tempat.”
Senyuman Arabella pun mulai mengembang, ini yang membuatnya penasaran sedari tadi. “Baiklah, ayo kita berangkat sekarang,” ucap Arabella bersemangat.
Mereka pun masuk ke dalam sebuah mobil lainnya dan mulai berjalan dengan beberapa mobil lainnya yang mengikuti mereka. Ditengah perjalanan Arabella menolah pada Axton. “Apakah harus menggunakan pengawal seperti itu?” Tanya Arabella.
Axton menganggukkan kepalanya. “Tentu saja, jika para aktor menggunakan pengawal untuk menjaga mereka dari fans fanatik mereka, aku menggunakan pengawal untuk melindungi diriku dari orang-orang yang membenci ku, dan jangan lupakan aku memiliki banyak musuh diluaran sana sayang. Aku harap setelah menikah nanti kau tetap di dalam rumah seperti dulu, hanya untuk beberapa saat hingga kondisi membaik.”
Arabella menganggukkan kepalanya, ia mengerti jika Axton hanya memikirkan hal yang baik untuk keselahan Arabella dan bayi mereka. “Sudah sampai Tuan,” ucap supir Axton.
Kening Arabella mengerut dalam dan membaca sebuah tulisan yang ada di gapura. “Pemakaman?” Gumam Arabella pelan.
\~
Guys ada yang tahu obat radang tenggorokan selain larutan? Cape banget beberapa hari cuma minum larutan sama bubur. Nasi dll gak masuk🤧 lemes bestie
__ADS_1