Tawanan Sang Mafia

Tawanan Sang Mafia
Casino


__ADS_3

Setelah hari itu, bisa dikatakan hubungan keduanya mulai semakin dekat, sudah hampir 1 bulan ia berada dirumah ini, dan Axton pun beberapa kali membiarkan Arabella menghubungi James hanya untuk saling menanyakan kabar antar keduanya.


Arabella membuka matanya perlahan, ia tersenyum saat menemukan Axton dihadapannya. Selama seminggu sekali mungkin Axton akan pergi dalam dua sampai tiga hari, dan malam kemarin Axton baru saja kembali dari Paris. Arabella pun mengerti mengapa Axton tak pernah lagi membawanya kemana-mana, ia pun masih cukup trauma dengan kejadian di Kanada yang menghalangi perjalanan mereka, namun yang membuat Arabella cukup khawatir adalah bagaimana Axton diluar sana? Apakah gangguan seperti itu selalu Axton temui dimana pun ia berada?


Perlahan terlihat gerakan samar bola mata Axton yang bergerak dari balik kelopak matanya. Mata itu terbuka dengan pelan, senyuman yang Axton berikan membuat diri Arabella senang tanpa alasan. "Kau sudah bangun?" Tanya Axton terdengar seperti sebuah gumaman pelan, pelukan ditubuh Arabella pun terasa lebih erat dari sebelumnya. "Ayo tidur lagi, Bella. Bahkan matahari saja belum terbit," gumam Axton yang sudah kembali memejamkan matanya.


Axton tak semenyeramkan dulu saat pertama kali mereka bertemu, ia lebih seperti bayi besar yang menggemaskan untuk saat ini. Alis tebal itu Arabella sentuh dengan gerakan pelan. "Sebentar lagi aku akan melanjutkan tidur, kau tidurlah dengan nyenyak," ucap Arabella lembut.


Lagi-lagi Axton membuka matanya yang masih mengantuk berat, ia menambilkan wajah bingung menatap Arabella. "Ada apa? Kau sedang bersedih? Merindukan James lagi?" Tanya Axton pelan.


Arabella menggelengkan kepalanya, ia senang dengan kelembutan Axton, tidak ada lagi kata-kata pedas yang biasanya ia lontarkan. "Tidak, aku hanya tak bisa tidur, maaf mengganggu tidur mu," jawab Arabella.

__ADS_1


Axton mencium kening Arabella pelan, sebelah tangannya menepuk kepala belakang Arabella dengan sangat pelan. "Tidurlah, besok aku akan seharian di Casino, kau ingin menemani ku?" Tanya Axton entah sadar atau hanya asal bicara, namun bagi Arabella itu cukup menyenangkan, ia ingin tahu dimana tempat yang selama ini ayahnya datangi, tempat seperti apa yang bisa membuat Ayahnya menghabiskan uang hingga memiliki hutang sebanyak itu.


"Aku ingin menemani mu disana," ucap Arabella.


Axton tersenyum kecil, ia kembali memejamkan matanya. "kalau begitu tidurlah Bella," ucap Axton.


Tak menunggu lama, Axton mulai kembali terlelap dalam tidurnya, membuat Arabella pun mau tak mau ikut memejamkan matanya dan memaksakan diri untuk kembali tidur.


Pagi hari pun tiba, lagi-lagi Arabella yang terbangun lebih cepat, ia membersihkan dirinya terlebih dahulu dan memutuskan untuk mengenakan dress cantik yang elegant berwarna mauve, dress tersebut memiliki kwalitas yang sangat baik, begitu lembut dan nyaman ketika Arabella kenakan.


Setelah cukup dengan penampilannya, Arabella pun berjalan kearah ranjang, ia membangunkan Axton dan ketika pria itu berjalan masuk ke dalam kamar mandi, Arabella menyiapkan pakaian yang akan Axton kenakan hari ini.

__ADS_1


Sekitar 10 menit, Axton sudah keluar dari kamar mandi, ia mengambil ponselnya terlebih dahulu sebelum menyentuh pakaian yang Arabella siapkan. "Kau ingin berbicara sebentar dengan ayah mu? Hari ini James akan pergi ke Las Vegas untuk menemani Jack memantau pembangunan Casino baru Matthew," tawar Axton.


Tanpa menolak Arabella pun mengambil ponsel itu dan mulai menghubungi James, sedangkan Axton mulai bersiap dan Arabella pun berjalan kearah balkon kamar Axton. Mungkin hanya kamar Axton yang memiliki balkon seluas ini, sedangkan ruangan lainnya tampak seperti penjara mewah, tak memiliki balkon bahkan jendela pun terkunci rapat.


"Selamat pagi Tuan." Suara dari ponsel membuat Arabella tersandar dari lamunan kecilnya.


Dengan cepat Arabella pun menjawab ucapan James. "Hallo Dad, ini aku, hari ini kau ke Las Vegas?" Tanya Arabella.


-


Like komenn

__ADS_1


__ADS_2