
DOR!!
Suara menggelegar itu adalah tembakan yang terakhir, sembilan anggota Dragon telah tewas dan terkapar di tengah-tengah pertempurran tersebut.
SERANG! ucap seluruh anggota Dragon dengan senjata yang telah mereka pegang, tiap orang memegang 2 pissau Bellati sekaligus.
Hingga sisi kiri dan kanan keduanya sama-sama menyerang.
Liam terus memperhatikan Rilly di sela-sela diri yang terus menyerang.
Black Venom kalah orang dan kalah tenaga, namun keahlian bela diri masih mereka kuasai.
Brug! Jimmy telah jatuh, dan saat anak buah Dragon hendak menusuknya Rilly dengan cepat melemparkan pissaunya di tubuh musuh, pissau yang dalam sekejap melesat seperti anak panah.
SHAT!
JEB!
AHK! anak buah Dragon menjerit kuat saat pissau itu menancap tepat di punggungnya. Dalam sekejap dia jatuh dan Jimmy menginjak pissau itu hingga menancap lebih dalam.
Dan Demi menyelamatkan Jimmy tersebut, Rilly jadi kehilangan senjatanya.
"LARI!" pekik Liam saat sang istri jadi sasaran empuk anggota Dragon. Secepat yang dia bisa, Rilly menghindari semua serangan.
Jimmy pun mencabut kembali senjjata Rilly dan berniat melemparkannya, tapi dia tak punya kesempatan.
__ADS_1
Melihat Ratu mereka terpojok, membuat amarah Block Venom kian memuncak.
Dalam sekali serangan Liam telah berhasil membunnuh beberapa orang, dia terus menyerang dan berjalan mendekati sang istri. Frans dan Dansel pun mengerahkan semua kekuatan.
Anggota Dragon mulai berpikir bahwa mereka akan menang, karena memiliki jumlah orang yang lebih banyak.
BUG!
Brak!
SHAT!
Ahk! satu anggota Black Venom akhirnya tumbang. Dan Dansel segera berlari menjauh dari peperangan itu, dia berlari dengan sangat kuat hingga membuat beberapa anggota Dragon tertawa melihatnya.
Cepat Dansel! Batin Liam.
Shat! tangan Rilly akhirnya terluka.
Bugh! Rilly ditendang jatuh, hingga masker yang dia gunakan untuk menutupi wajah pun terlepas.
"Wah ternyata kamu seorang wanita," ucap pria menjijiikkan tersebut, Rilly sudah nenyamar sebagai seorang pria, namun ketika jatuh seperti itu lekuk tubuhnya tak bisa dibohongi.
Shiit! geram Liam, dan akhirnya dia pun melemparkan senjjata yang dia punya untuk menyerang pria di hadapan sang istri.
Menancap tepat di pungung pria itu.
__ADS_1
"Bodoh, ternyata seorang Liam Anderson kini telah berubah jadi bodoh. Bagaimana bisa dia melemparkan senjata untuk melindungi orang lain, sementara dirinya sendiri dalam bahaya," ucap Jeromi, sejak tadi dia menghadapi Liam namun pria itu tak kunjung tumbang.
Kini Liam tak lagi memegang senjata, maka bukan hal sulit baginya untuk membunuh legenda mafia Servo.
Namun belum sempat kakinya melangkah untuk menyerang, tiba-tiba suara tembakan beruntun dan menghujam seluruh anggota Dragon.
DOR DOR DOR DOR!
Liam dan semua anggota Black Venom tiarap dalam sekejap, seperti yang telah mereka rencanakan dalam strategi. Hingga Dansel hanya tinggal menembak seluruh anggota Dragon yang berdiri.
Dalam sekejap saja peperangan itu dimenangkan oleh Black Venom. Dulu, Dansel diperintahkan untuk melumpuhkan semua persenjataan Darkness, dia adalah yang paling tau dimana semua senjata itu tersimpan.
Dan kini dia datang dengan banyak senjata di tubuhnya.
Jeromi telah terkapar dengan kedua mata yang mendelik, tembakan Dansel tepat mengenai kepalanya.
Satu anak buah Dragon berlari hendak mendatangi sang Boos, tapi kemudian ...
"Tuan!"
DOR! satu tembakan untuk anak buah Dragon yang terakhir, pria itu mati tepat di hadapan sang Boss.
Dragon seketika gemetar melihat pembunnuhan itu, Dia mencekal Zeon sebagai tameng.
Seluruh anak buahnya telah mati dan tak bersisa, kini benar-benar hanya tinggal dia seorang diri.
__ADS_1