Tawanan Sang Mafia

Tawanan Sang Mafia
Ngidam


__ADS_3

Waktu terus bergulir, tak terasa kehamilan Arabella sudah menginjak 5 bulan, sebagai suami yang selalu siaga Axton tak pernah membiarkan Arabella kebosanan di dalam rumah, ia selalu memberikan beberapa peralatan baru untuk Arabella, entah itu sebuah novel, alat melukis, hingga sebuah kucing berbulu tebal yang kini menjadi teman bermain Laura.


Hari ini Axton baru saja menemani Arabella memeriksa kandungannya, sepulang dokter yang biasa memeriksa Arabella mereka pun makan siang bersama. "Apa kau akan kembali ke Casino sayang?" Tanya Arabella di tengah makan siangnya.


Axton menganggukkan kepalanya pelan sambil menatap Arabella. "Tentu saja sayang, masih ada perkerjaan yang harus aku selesaikan," jawab Axton.


Arabella tersenyum tipis, ia tak membalas ucapan Axton dan sibuk dengan makanan yang ada dihadapannya. Axton yang menyadari perubahan sikap Arabella menghela napasnya pelan, ia mencondongkan tubuhnya sedikit kearah Arabella. "Ada apa lagi sayang? Kau menginginkan hal lain?" Tanya Axton pada akhirnya.


"Tidak," gumam Arabella.


James yang melihat tingkah keduanya hanya bisa menggelengkan kepalanya, tak lama ia tertawa kecil saat Arabella hanya mengaduk isi makanan yang ada di mangkuk tanpa menjelaskan apa yang ia inginkan. "Bella ingin kau menemani nya hari ini," kekeh James.


"Benarkah?" Tanya Axton.


Seketika Arabella pun cemberut, ia menganggukkan kepalanya pelan. "Kau selalu berangkat pagi sekali dan pulang larut, hanya menemani ku jika ada pemeriksaan kandungan dan jika aku menginginkan sesuatu," jawab Arabella.

__ADS_1


"Tapi aku harus bekerja sayang, Jack tidak bisa menangani semuanya sendirian, bahkan aku tidak pernah pergi keluar kota hanya karena tak ingin jauh dari mu," bujuk Axton, entah mengapa Arabella kini selalu bertingkah merajuk dan Axton cukup kewalahan dengan semua ini.


"Luangkan lah waktu mu satu hari ini Axton, mungkin anak mu yang menginginkan," sahut James lagi-lagi yang menjadi penengah di antara mereka.


Axton menarik napasnya dalam, pada akhirnya ia hanya bisa menuruti apa yang di inginkan Arabella. "Baiklah, kalau begitu aku akan menghubungi Jack untuk menjemput Dad dulu," ucap Axton. Jujur saja, Axton hingga saat ini masih begitu canggung memanggil James dengan sebutan Dad.


"Menagapa harus menjemput ku?" Tanya James bingung.


"Karena kau yang akan menemani Jack untuk menangani semuanya Dad, jangan pernal menolak, ini semua demi anak dan cucu mu," ujar Axton, rasa puas seketika ai rasakan, disetiap perbincangan James memang selalu mendukung Arabella dan membuat Axton semakin tak bisa menolak keinginan Arabella.


Axton terbatuk kecil, ia menggelengkan kepalanya dengan cepat. "Tentu saja tidak, Ayah mu cukup membantu Jack dalam menyelesaikan pekerjaan," ucap Axton, ia pun merangkul Arabella untuk berjalan masuk kembali ke dalam rumah.


"Aku membuat kan mu sesuatu," ucap Arabella dengan senyum yang begitu indah ketika mereka sudah berada di dalam rumah.


"Sesuatu?" Tanya Axton.

__ADS_1


Arabella menganggukkan kepalanya dengan cepat. "Laura yang membantu ku untuk mendesainnya, aku membuat ini khusus untuk mu, sangat cantik," ucap Arabella begitu bersemangat.


Axton tersenyum kaku, ia tidak sedikit yakin dengan kata cantik yang Arabella ucapkan, selagi menunggu Arabella mengambil sesuatu itu, Axton mulai menebak apa saja yang di berikan Arabella. Desain anak kecil seumur Laura mungkin hanyalah sebuah gelang atau lukisan kucing?


Axton duduk disebuah sofa yang ada diruangan tengah, matanya mulai menangkap Arabella yang membawa sebuah kotak berukuran sedang di tangannya. "Buka lah sayang, aku yakin kau menyukainya," kekeh Arabella yang baru saja duduk di samping Axton.


Dengan penuh rasa penasaran, Axton membuka tutup kotak itu dengan perlahan, firasatnya sudah mengatakan jika ada sesuatu yang tidak benar dengan sebuah kain berwarna pink muda yang memang begitu cantik.


Axton mengangkat kain tersebut yang rupanya sebuah apron bertuliskan Daddy. “Sore ini aku ingin kita masak bersama dengan kau menggunakan apron ini, cantik bukan?” Tanya Arabella.


\~



Gambarannya wkwk

__ADS_1


__ADS_2