
Liam pergi ke rumah sakit setelah menelpon Rilly dan meminta izin. Namun saat itu dia belum menjelaskan secara rinci apa masalahnya, hanya mengatakan bahwa dia akan secepatnya kembali.
Dan di sinilah kini Liam berdiri, di saat Frans membawa Zena ke ruang perawatan karena tak sadarkan diri. Dia dan Dansel melihat rekaman CCTV tersebut.
Tak puas dengan hasil rekaman CCTV itu, Liam lantas memerintahkan Dansel untuk membeli laptop baru. Guna mengaktifkan kembali sistem Black Venom yang selama ini telah dinonaktifkan oleh Liam.
Di ruang perawatan Zena, Liam mulai mengoperasikan laptop tersebut. Sementara Dansel dan Frans berdiri di belakang dan memperhatikan. Setelah memasukkan semua kode dan password akhirnya sistem Black Venom kembali aktif.
Frans dan Dansel seketika bernafas lega, dengan begini bukan hal sulit bagi mereka untuk menemukan Zeon.
Rekaman CCTV di rumah sakit telah di unduh, dengan bantuan aplikasi canggih buatan Liam di dalam sistemnya dia bisa membaca gerak mulut dalam rekaman CCTV itu. Sebelum mencari keberadaan Zeon, setidaknya mereka harus tau kenapa kelompok Dragon menculik pria itu.
Akhirnya kamu sadar juga Zeon, sebelum benar-benar mati katakan dulu dimana semua harta mu, katakan apa kode dan password untuk membuka sistem Darkness.
Mati lah dengan berguna, setelah menyerahkan semua kekuatan Darkness pada kami.
__ADS_1
Beberapa orang itu tertawa dan pergi membawa Zeon dari sana.
"Dansel, minta seluruh anggota Black Venom untuk datang ke Servo. Bawa semua perlengkapan perang yang masih tersimpan di mansion. Minta Riko untuk tetap tinggal di restoran. Zeon tidak akan mereka bunuh sebelum mereka mendapatkan apa yang mereka mau dan semoga saja Zeon tetap tutup mulut meski dia mendapatkan siksaan." titah Liam. Dia butuh alat penyadap CCTV jalanan kota, dan alat itu tertinggal di Mansion.
Dalam dunia bawah tanah tak ada negosiasi. Dendam akan terus berlanjut jika ada keturunan ataupun anggota yang hidup. Maka untuk memutus semua rantai Dendam itu adalah dengan cara membanttai semuanya.
Karena itu pula lah mereka tak bisa bekerja sama dengan polisi untuk hal ini.
Ini akan jadi perang antara hidup dan mati
Jika Dragon berhasil mendapatkan semua harta dan sistem Darkness, maka kelompok Dragon akan lebih kuat. Entah apa yang sedang menjadi ambisi pria itu.
Meski pun pikirannya begitu kalut tentang Rilly, oma Putri dan kakek Agung yang telah ada di Servo.
Apa yang harus Liam jelaskan pada mereka.
__ADS_1
Meminta semua pulang ke Indonesia dan dia tetap tinggal? lalu apa alasannya.
"Baik Tuan," jawab Dansel patuh, hingga membuyarkan semua lamunan sang Boss.
Dansel bahkan langsung menghubungi Riko saat itu juga.
10 jam perjalanan yang dibutuhkan oleh seluruh anggota Black Venom untuk bisa datang ke Mansion. Dan kini sebelum perang itu di mulai, Liam harus menghadapi keluarga barunya.
Hampir jam 11 siang Liam kembali ke hotel. Dilihatnya Rilly yang sudah menyambut dengan senyum lebar.
"Mas, ayo masuk, oma dan kakek sudah menunggu di ruang tengah. Setelah makan siang nanti kita keluar ya? Beli oleh-oleh untuk Sean dan yang lainnya," ucap Rilly antusias, dia bahkan memeluk lengan sang suami.
Pikir Rilly tak ada masalah yang serius, hanya tentang administrasi Zeon di rumah sakit.
Dan Rilly pun tak ingin membahas tentang pria itu, tak ingin Liam cemburu.
__ADS_1
Namun saat ucapannya yang banyak itu diabaikan, akhirnya Rilly menatap Liam lekat, akhirnya melihat kegundahan di kedua mata sang suami.
"Ada apa? apa ada sesuatu yang terjadi?" tanya Rilly.