
Aurora menatap riasan wajah yang begitu pas di wajah cantiknya melalui cermin, ia tersenyum saat Sam mengatakan Axton baru saja tiba di sebuah restoran dengan banyak pria lain yang sepertinya mengurus pernikahan Axton untuk besok. Max yang sedang memantau disana pun akan memberikan arahan kapan waktu yang tepat untuk Aurora datang, hal itu bertujuan agar Aurora tidak terlalu lama menunggu acara rapat kecil itu berjalan.
“Nona, Max sudah mengatakan jika acara rapat itu sudah hampir selesai,” ucap Sam yang langsung masuk begitu saja ke dalam kamar Aurora.
“Baiklah, ayo kita kesana sekarang juga, jangan sampai Axton sudah kembali pulang. Aku akan merutuki saran bodoh Max jika sampai semua ini terjadi,” gumam Aurora. Mereka pun dengan cepat berjalan kearah mobil dan Sam mengendarai mobil dengan cekepatan tinggi mengingat letak restoran yang berada dipusat kota, tak terlalu jauh dari hotel yang mereka tempati.
__ADS_1
Sesampainya disebuah restoran bintang 5 tersebut, Aurora disambut dengan begitu ramah, ia memilih sebuah kursi bersama Sam di dekat ruangan VVIP yang begitu tertutup. Tak lama, minuman yang mereka pesan sudah tiba, Aurora mengangkat pelan gelasnya dan meminum sedikit cairan tersebut. “Kau yakin rapat itu belum selesai?” tanya Aurora, ia bahkan mencari sosok Max yang tak ada di dalam restoran ini.
“Tenang saja Nona, Max sudah sangat handal dalam tugas seperti ini, dia akan memberikan informasi lebih lanjut jika keadaan sudah pas,” jelas Sam.
Hampir 15 menit berlalu sebuah pesan muncul di ponsel Sam. “Max mengatakan acara rapat itu sudah selesai, kau hanya harus menunggu beberapa menit lagi,” jelas Sam.
“Kalau begitu kau pindah meja saja Sam, tidak mungkin aku membiarkan Axton melihat ku bersama pria lain,” ucap Aurora.
Di dalam sana, Axton menatap foto seorang gadis, ia tak menyangka akan tetap melanjutkan misi pencarian pembunuh gadis itu. Alih-alih membicarakan acara pernikahan yang Max informasikan, pada kenyataannya Axton tengah membicarakan beberapa misi pencarian pelaku pembunuhan sadis tersebut, walau hanya Jack dan anak buahnya yang akan menjalani misi ini Axton tetap ingin memantau secara langsung bagaimana misi mereka.
__ADS_1
Setelah dirasa cukup jelas, Axton keluar dari dalam ruangan VVIP, baru saja ia merapikan sedikit bagian bawah jasnya sosok perempuan yang muncul di luar ruangan membuatnya sedikit terkejut, disana Aurora tengah berdiri. “Apa yang kau lakukan disini? Kau menguntit ku?” tanya Axton dingin, enggan menatap wajah wanita yang sangat ia benci itu.
“Ya, aku bahkan mencari mu ke Casino yang biasa kau kunjungi,” jawab Aurora.
Sebelah alis Axton terangkat, menunjukkan seberapa angkuh dirinya dihadapan Aurora. “Apa yang kau inginkan? Apa ada sesuatu yang ingin kau bahas bersama ku?” tanya Axton yang lagi-lagi tak menunjukkan wajah ramahnya.
“Tentu saja, aku ingin mengatakan beberapa hal tentang Arabella, kau terlalu sempurna untuk menikahi wanita miskin itu Axton!” pekik Aurora. “Entah kau yang berbohong atau kau juga ditipu wanita itu, yang aku tahu Arabella hanyalah seorang wanita miskin yang hidup dengan Ayahnya yang gemar berjudi, awalnya Arabella hanya seorang pelayan restoran dan sudah memiliki seorang kekasih.”
Mendengar pernyataan itu Axton menatap Aurora dengan tatapan tajam, ia sangat tak nyaman dengan seseorang yang mencari tahu tentang kehidupan Arabella. “Lalu untuk apa itu semua? Apa kau tak memiliki kesibukan mu sendiri? Aku yang akan menikahi nya besok, bukan kau!” desis Axton.
__ADS_1
“Apa yang kau lihat darinya Axton? Tidak ada hal menarik dari wanita itu, dia hanya wanita penggoda yang menaiki setiap ranjang pria kaya—“
“Hanya aku yang mengenal Bella, dia jauh lebih baik dari mu Aurora dan satu hal yang harus kau tahu, Bella sedang mengandung anak ku, jadi berhentikan mengganggu hidupku, kau tidak akan berhasil mencuci otak ku untuk menghentikan pernikahan ini.” Axton mengeluarkan sebuah kartu berukuran seperti kartu nama dan memberikannya pada Aurora. “Datanglah keacara pernikahan ku jika kau mengetahui lokasinya, lihat dengan mata kepalanya mu sendiri betapa cantik Arabella besok,” ucap Axton dengan nada menyindir sebelum ia pergi bersama para pengawalnya dan meninggalkan Aurora seorang diri.