
Brukk!! akh….
Tunggu dulu itu bukan benda melainkan manusia, dan azka mengenal orang itu dia adalah zhishu!!
***
“Kau idiot tidak pantas makan di kedai ini!!!” teriak pemuda bangsawan yang melemparkan benda, uhuk maaf salah maksudnya manusia tadi.
Seketika tempat ini menjadi kerumunan orang yang penasaran dengan keributan di kedai dan hebatnya lagi tidak ada yang mau membantu zhishu.
“Zhishu hanya ingin makan bersama sepupu, bibi feng tidak memberi zhishu makan di penginapan” ujar zhishu sambil memegangi lengannya yang berdarah.
String…..
“Bajigan!!! jangan kau panggil aku sepupu” teriak pemuda bangsawan yang mendorong zhishu sambil mencabut pedang dari sarungnya.
“Bisakah kalian diam” ujar azka yang seketika menjadi pusat perhatian orang di kerumunan termasuk pemuda bangsawan yang mendorong zhishu.
“Jangan ikut campur dengan urusan ku tuan muda, atau nona!” sahut pemuda itu, manatanya menatap tajam ke arah dada azka yang sedikit menonjol.
Azka memang sengaja tidak membalut dadanya karna dia tidak berniat untuk menyembunyikan identitasnya yang perempuan lagi pula dadanya kan kecil karna dia baru berumur 15 tahun.
Azka memang sering menggunakan hanfu laki laki karna memang tidak punya hanfu perempuan, hanfu milik azka eh maksudnya hanfu milik tuan bao yu yang sebelumnya semuanya berkualitas tinggi makanya azka sering di sebut tuan muda, mungkin mereka mengira azka dari keluarga bangsawan.
“Kau!!! pria hidung belang bagian mana yang kau lihat dari bundaku” teriak xiao bai lalu memeluk leher azka memindahkan tubuhnya ke depan menutupi dada bundanya.
“Anak kecil mulut mu perlu di beri pelajaran, dimana ayah mu atau kau sebenarnya anak di luar nikah, tidak apa apa aku akan berbaik hati mengangkat ibumu jadi selir ku agar kau punya ayah, lagi pula ibumu terlihat cantik meski memakai cadar” ujar pria itu makin merendahkan azka serta xiao bai.
“Kau….” xiao bai sudah kehabisan kata kata untuk pemuda mesum di depannya.
“Wah anak kecil itu sebenarnya adalah anak haram”
“Ibunya benar benar murahan”
“Iya dia sampai hamil di luar nikah”
Seketika desas desus kerumunan memenuhi kedai itu, mereka semua mencemooh azka serta xiao bai membuat pemuda mesum itu tersenyum lebar.
Azka? dia hanya diam tersenyum miring di balik cadarnya.
“Tuan apa perlu aku meratakan kedai ini lalu menghangus kan pria di depan mu” ujar bao yu di dalam ruang dimensi, dia berniat menghanguskan pria mesum di depan tuannya karna elemen bao yu adalah api.
__ADS_1
‘Tidak, aku punya caraku sendiri’ batin azka yang di dengar bao yu.
“Hahaha tuan bangsawan, tidak kah kau sayang nyawamu?” tanya azka di sertai tawa renyahnya yang bisa membuat para pria langsung terpesona.
“Beraninya kau!!, aku sudah berbaik hati untuk menawari mu menjadi selirku” teriak pemuda mesum itu membuat azka geram.
Tanpa menghiraukan perkataan pemuda mesum itu azka langsung menurunka xiao bai dari gendongannya.
“Xiao bai tunggu di sini dulu, bunda akan memberi paman mesum itu pelajaran” ujar azka sambil mengelus kepala xiao bai sayang, xiao bai hanya mengangguk meng iyakan perkataan bundanya.
Sedang kan pemuda mesum itu muka nya sudah memerah padam, tidak bukan karna jatuh cinta melainkan sedang menahan amarah.
“Kau wanita ******, hanya berada di tingkat emas akhir sudah berani melawan ku” teriak pemuda mesum itu lalu dengan wajah menggelap menerjang azka menggunakan pedangnya.
Bukannya menghindar azka malah menghentikan langkah pemuda itu menggunakan elemen tumbuhannya untuk mengikat seluruh tubuh pemuda itu, alhasil pemuda itu menjadi kepompong tanaman rambat.
Seketika kerumunan itu bersorak memuji azka namun tidak berlangsung lama karna tanaman rambat milik azka hangus, ah ternyata pemuda itu punya elemen api, pantas saja sangat sombong.
Bukannya takut azka malah terlihat senang kali ini dia mendapat lawan yang sedikit ribet, pemuda itu bangkit lalu mengeluarkan gumpalan api di tangannya sontak membuat kerumunan itu menjauh takut terkena api dari pemuda itu.
Namun tidak dengan azka, dia hanya diam menonton apa yang akan di lakukan pemuda itu begitu juga dengan xiao bai, dia percaya dengan kemampuan bundanya.
“Habis lah wanita itu gosong terkena api dari tuan muda feng” ujar salah seorang dari para kerumunan itu.
Wusshh…akhhhhh!!!!
Tidak bukan azka yang berteriak melainkan zhishu!!!!
Zhishu berlari memeluk azka menjadikan dirinya penghalang api untuk azka.
“Cepat lari!!” ujar zhishu serak lalu pingsan, hanfu bagian belakangnya hangus punggung nya melepuh, untung celananya masih utuh.
“Bodoh!!” umpat azka sambil melepaskan hanfu bagian luar miliknya lalu memakaikannya ke tubuh zhishu membaringkan ya di tanah menyuruh xiao bai menjaganya.
“Sudah cukup main main nya” ujar azka lalu mengeluarkan pedang naga miliknya yang sebelumnya menjaga xiao bai saat menjadi telur.
Azka berlari menghampiri pemuda itu menyerangnya dengan brutal, adu pedang pun terjadi.
String.. string… sreett… street akhh!!!
Kedua tangan pemuda itu terputus karna ulah azka pemuda itu langsung ambruk di tanah seketika orang orang bergidik ngeri melihat kelakuan azka.
__ADS_1
“Itu hukuman mu karna sudah membuat punggung pemuda itu melepuh” ujar azka menunjuk zhishu.
Azka duduk manis di depan pemuda itu lalu membuka hanfu atas milik pemuda itu.
“Akhh ka kau mah-u apha!!” teriak pemuda itu ketakutan.
Azka mengembalikan pedangnya beralih mengambil pisau lipat dari ruang dimensinya lalu azka mengukir kata ‘Baj***** mesum’ di dada pemuda itu menggunakan pisau lipatnya, darah merembes keluar dari tubuh pemuda itu.
“Itu karna kau berani mempunyai niatan untuk mengambilku menjadi selir mu” ujar azka santai seakan perlakuannya hanya biasa saja.
Para kerumunan yang menonton hanya bisa meneguk ludahnya kasar, begitu juga dengan bao yu yang menyaksikan dari ruang dimensi, lalu pemuda itu? dia hanya bisa mengerang meminta ampun.
Tanpa menghiraukan kata ampun dari mangsanya azka melanjutkan aksinya dia menarik lidah pemuda itu lalu memotongnya darah menciprat mengenai cadar milik azka membuat azka mengerang marah.
“Akkhhhh!!!!!!!” teriak pemuda itu setelah lidahnya terpotong airmatanya keluar deras dari pelupuk matanya.
“Itu karna kau sudah membentak anak ku” ujar azka di sertai senyum manis di balik cadarnya.
Orang orang yang sudah tidak tahan dengan kesadisan azka pun memuntahkan isi perutnya, ada yang menutupi matanya bahkan ada yang sudah kencing di celana.
‘Ahh tuan ku sangat kejam’ batin bao yu dari ruang dimensi yang di dengar azka namun tidak di hiraukan oleh azka.
Dia memang kejam terhadap orang yang mengusiknya terlebih musuh, namun dia juga bisa menjadi malaikat untuk orang yang memperlakukannya dengan baik.
Karna sudah tidak tahan dengan rasa sakitnya pemuda akhirnya itu pingsan.
“Ahh sayang sekali, baru segitu saja sudah pingsan” ujar azka lalu membopong zhishu pergi meninggalkan kedai itu di ikuti xiao bai dari belakang, orang orang sontak memberi jalan kepada azka.
.
.
.
.
TBC.
Jangan lupa vote, like, ⭐5 dan komen.
Terimakasih sudah membaca😊.
__ADS_1
Salam dari “Terlempar Ke Zaman Kuno”