
“Langsung saja, kenapa kau mencariku?” tanya Azka to the point memotong perkataan kaisar.
“Beraninya kau memotong perkataan Kaisar!!!”
***
Teriakan Putri Mahkota menggema di seluruh penjuru aula, bukannya takut Azka malah menguap merasa bosan, sedangkan Zhishu dia mana punya rasa takut sebaliknya dia malah ingin membakar Putri Mahkota karna sudah mengagetkannya yang sedang fokus mengamati kecantikan Azka.
“Sudahlah Putri, mari kita langsung bahas permasalahannya dan kau Jendral kembalilah ketempatmu” ujar Kaisar Tang, sebenarnya dia sangat ingin memusnahkan Azka karna telah berani kepadanya, namun dia harus bersabar untuk mendapatkan sekutu yang kuat.
“Baik” jawab Jendral patuh lalu bergabung dengan beberapa pengawal yang berjaga.
“Jadi Zhen akan mengeluarkan dekrit pernikahan untuk Master Hebat dengan Putra Mahkota Kerajaan Timur” lanjut Kaisar Tang dengan penuh kewibawaan sedangkan Putra Mahkota menatap Azka dengan tatapan seakan akan ‘Kau adalah wanita beruntung karna bisa menikahiku’
(Zhen \= cara Kaisar menyebut dirinya)
“Bagaimana kalau aku menolaknya?” tanya Azka acuh tak acuh.
“Dekrit Kaisar bersifat mutlak dan tidak bisa dibantah, jadi jika kamu menolaknya maka kamu akan di hukum mati” jawab Putra Mahkota sambil menyeringai ke arah Azka.
“Lagi pula Zhen mengeluarkan dekrit ini akibat ulah kamu sendiri yang sudah memusnahkan keluarga Mentri Kiri Feng dan membuat Kerajaan mengalami kerugian besar” sahut Kaisar Tang.
“Dasar aki aki tua bermuka dua, apa hubungannya coba dekrit pernikahan dengan aku yang membunuh keluarga feng” ujar Azka sedikit kesal karna alasan Kaisar Tang yang tidak masuk akal.
“Beraninya kamu mengatai Kaisar!! sebagai hukuman kamu harus menerima dekrit ini” teriak Kaisar Tang marah dengan nada tinggi tapi masih tetap mengangbil kesempatan, hilang sudah sikap sopannya kepada Azka.
“Hahahahahaha” tawa Azka pecah karna kekolotan pak tua di depannya, sedangkan yang lainnya memelototkan matanya kepada Azka tentu saja terkecuali Zhishu.
Lain halnya dengan keluarga Kerajaan yang memelototi Azka karna marah sebaliknya Zhishu menatap Azka dengan binar dimatanya wahh istrinya benar benar keren saat menertawakan Kaisar.
“Sayangnya aku tidak mau menikah dengan laki laki yang punya banyak istri” ujar Azka sambil menatap remeh ke arah Putra Mahkota.
Putra Mahkota yang di tatap seperti itu oleh Azka sudah menahan diri untuk tidak menendang Azka saat ini juga.
“Baiklah jika Master tidak ingin menikah dengan laki laki punya banyak istri maka kita alihkan kepada Pangeran Ketiga yang belum menikah sama sekali” ujar Kaisar Tang enteng.
“Ayahanda!!!” sahut Putra Mahkota tidak terima karna batal menikah dengan Master Hebat.
Lain halnya dengan Pangeran Ketiga yang merasa bahagia karna sedari Azka masuk kedalam aula dia sudah menyukainya namun akibat dekrit ayahnya dia tidak bisa melakukan apapun.
“Aku sudah punya 2 anak” ujar Azka masih santai tidak menghiraukan tatapan marah dari semua keluarga kerajaan yang merasa di permainkan.
__ADS_1
“Tidak apa apa aku akan merawatnya bersamamu” sahut Pangeran Ketiga dengan halus, ya dia sudah dibutakan oleh pesona Azka.
Kini semua orang beralih menatap Pangeran Ketiga penuh keheranan, alasan Pangeran Ketiga belum menikah karna dia tidak tersentuh oleh perempuan bahkan kepada adik dan ibunya sendiri, namun dengan Azka….. waahh sungguh Azka hebat bisa meluluhkan hati Pangeran Ketiga.
Azka menatap Pangeran Ketiga menilai dari atas hingga bawah ‘Tampan juga tapi masih kalah jauh dengan Lee Seung Gi’ batin Azka membandingkan Pangeran Ketiga dengan Aktor Korea yang dia sukai.
Sedangkan Zhishu menatap Pangeran Ketiga penuh permusuhan, beraninya orang rendahan ini menatap penuh cinta istrinya.
“Ah sayangnya aku sudah punya suami” ujar Azka sambil tersenyum di balik cadarnya.
Sontak semua orang beralih menatap Azka tidak percaya termasuk Zhishu, kini di dalam hati Zhishu sudah dipenuhi petir yang menyambar, ia bersumpah akan membunuh suami Azka jika orang itu tidak setampan dan tidak sehebat dirinya.
Wah wah hari ini penuh dengan acara tatap menatap ya.
Pangeran Ketiga menghela nafas kasar, dia benar benar kecewa “Siapa?” tanya Pangeran Ketiga menahan amarah.
Semua orang deg degkan menunggu jawaban Azka, mereka fikir jika Azka adalah Master Hebat apa lagi suaminya.
Dan tanpa di duga Azka menarik tangan Zhishu lalu memeluknya dan berkata “Dia suamiku”.
Kini hati Zhishu yang sebelumnya di penuhi petir menyambar seketika berganti dengan pelangi dimana mana.
Sungguh sebuah kejutan untuk keluarga Kerajaan, mereka benar benar tidak menyangka kalau suami Master Hebat hanyalah seorang idiot sampah masyarakat.
“Heyy tidak semudah itu ferguso” sahut Azka sambil melepaskan pelukan tangan nya namun di tahan oleh Zhishu.
“Sekalipun Zhishu harus mati Zhishu tidak akan melepaskan istri!!” ujar Zhishu tiba tiba.
Deg…. oke fiks jantung Azka diskoan.
‘Jantung sialan berhenti gak lo!! dia itu cuma gombal baperan amat sih’ maki Azka pada organ dalamnya sendiri.
“Ceraikan bocah idiot itu atau kalian berdua mati sini!!” teriak Kaisar lalu memerintahkan semua pengawal mengepung Azka dan Zhishu.
Pangeran Ketiga yang merasa harga dirinya di injak injak karna dikalahkan sama bocah idiot dalam hal memperebutkan Azka pun diam diam mengarahkan belati tepat ke arah jantung Zhishu.
Sreetttt…..clappp.
Akhh….
Satu pengawal di belakang Zhishu tumbang akibat terkena belati dari Pangeran Ketiga karna Azka buru buru menarik Zhishu untuk menghindarinya.
__ADS_1
“Mau menyerang diam diam heh” ujar Azka sambil mengeluarkan smirk andalannya.
“Baiklah aku akan memberi pilihan pada kalian, mau mati gosong atau mau mati kehabisan darah?” lanjut Azka memulai permainannya.
Mendengar pertanyaan konyol dari Azka membuat Kaisar Tang mengeras kan rahangnya, dia benar benar merasa di permainkan dengan wanita di depannya.
“Pengawal bunuh mereka berdua!!!” teriak Kaisar Tang.
“Ahh milih gosong ya” sahut Azka lalu dengan cekatan mengeluarkan elemen apinya membakar semua pasukan pengawal yang mengepungnya dengan sekali serangan.
“Akkhhhh…. Panass!!!” teriakan kesakitan menggema dia aula Kerajaan Timur lalu disusul dengan aroma daging gosong dan kembali heningnya suasana.
Sesuai perkataan Azka semua pengawal yang mengepungnya mati hangus menjadi abu.
Di kasih pemandangan mengerikan seperti itu membuat semua Keluarga Kerajaan meneguk salivanya susah payah namun Kaisar Tang masih belum ingin menyerah dia pun mengeluarkan hewan kontrak miliknya.
Aaauuuuuu……
Tiba tiba lolongan srigala beserta wujudnya masuk kedalam aula menghampiri Kaisar Tang, tidak berhenti di situ di belakangnya terdapat beberapa spirit beast mulai dari Singa api, Ular cincin merah, Beruang es dan yang terakhir Laba Laba beracun.
Ternyata para pangeran juga memanggil spirit beast milik mereka alhasil Aula Kerajaan pun menjadi kebun binatang.
“Kalian mau kroyokan ya, hanya sekumpulan lebah bisa apa” ujar Azka menatap remeh kelima spirit beast di depannya.
“Hahahaha, sepertinya mulut busuk mu itu perlu di beri pelajaran, cepat serang mereka!!” teriak Kaisar Tang memberi perintah kepada Srigala miliknya.
“Tao!!”
.
.
.
.
TBC.
Segini dulu ya, soalnya author lagi gak enak badan🤧.
Jangan lupa tinggalkan jejak, vote, like, ⭐5, dan komen.
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca😊.
Salam dari “Terlempar Ke Zaman Kuno”