
“Apa calon istriku ini kelelahan?”
“CALON ISTRI?!!!”
***
“Stop ngaku ngaku!!” maki Azka sambil menggeplak kepala Haechan membuat semua orang kini menatapnya horror.
“Kamu … kamu beraninya kamu memukul Pemimpin!!” teriak Putri Zhang Ri Yu anak dari Selir Zhang Wu.
“Memangngnya kenapa? dia yang mulai kok” sahut Azka santai tanpa memperdulikan wajah Putri Ri Yu yang memerah menahan amarah.
“PENGAWAL TANGKAP WANITA ITU!!” teriak Putri Ri Yu yang hanya di sambut decakkan kesal dari Azka.
“Kenapa diam saja!!” maki Putri Ri Yu saat tidak ada satupun pengawal yang menurutinya.
“Mereka hanya akan mendengar perintahku” ujar Kaisar Zhang Bi Xu dengan nada tegas nya membuat beberapa orang menelan salivanya susah payah.
“Ayahanda … kamu lihat bukan, wanita jal*ng itu telah berani memukul Tuan Pemimpin, kita harus mengurungnya di penjara” rengek Putri Ri Yu membuat Azka terkekeh.
“Chan, kamu gak ada niatan ngelerai apa? ini tuh gara gara kamu” bisik Azka pada Haechan yang malah tersenyum lebar.
“Haechan mana mampu jika di bandingkan dengan Nona Azka yang begitu pemberani” ujar Haechan yang sengaja ingin melihat sejauh apa tindakan yang akan di ambil Azka hanya untuk perempuan manja di depannya itu.
Mendengar itu Azka hanya mendecih kesal saja, siapa yang memulai dan siapa yang mengakhiri, waahhh … acara ini benar benar kontras.
“Cuihh … beraninya cuma bersembunyi di balik lengan ayahnya” ujar Azka tanpa ada rasa takut sedikit pun membuat Ketua Akademi mulai bertindak.
“Nona jangan membuatnya rumit, minta maaf saja biar cepat selesai lagi pula Kaisar Zhang sudah tahu mana yang salah dan mana yang benar” bisik Ketua Akademi namun sama sekali hanya di anggap angin lewat bagi Azka.
“Justru itu jika Kaisar yang terhormat tahu siapa yang salah dan benar, mana mau aku yang berada di pihak benar mengalah” ujar Azka yang sudah menendang jauh jauh sopan santunnya.
“Memangnya kenapa ha! kalau Putri ini hanya mampu bersembunyi di balik bahu Ayahanda yang merupakan seorang Kaisar, dari pada kamu rakyat biasa yang tidak di ketahui asal usulnya mau bersembunyi di balik bahu siapa?!” tantang Putri Ru Yi membuat Azka menunjukkan smirknya.
“Ah … jadi kamu ingin menantang tameng siapa yang paling kuat” sahut Azka yang kini mulai bersiap akan aksi gilanya.
“Cih apa kamu sudah tahu diri?! mungkin ayahmu hanya seorang petani” cibir Putri Ru Yi.
“Baiklah ini kamu yang meminta!!” teriak Azka lalu menarik nafas bersiap untuk menyebutkan silsilah keluarganya yang rumit.
__ADS_1
“Aku adalah Azka anak dari Ibunda Miya petarung handal dan Ayahanda Alucard si pemburu iblis paling di takuti, memiliki saudara bernama Dyrroth si pejuang yang selalu menang dalam hal mengalahkan musuh, dan juga memiliki paman tampan bernama Zi Long si anak naga!! mereka semua menyatu menjadi Hero di Benua Mobile Legends yang sempurna!!!” teriak Azka dengan lantang sambil membusungkan dadanya bangga.
Haechan “….”
Rombongan Akademi Gujao “…..”
Keluarga Kerajaan “….”
“Kenapa diam saja?! apa sekarang kamu takut dengan silsilah keluargaku?” tanya Azka sambil menahan tawanya.
Percayalah dia sendiri merasa geli saat mengaku ngakui para Hero Game Mobile Legends sebagai keluarganya.
Siapa suruh dia tidak tahu nama nama keluarganya jadi tinggal asal ngawur saja gampang, mau mereka faham kek, enggak kek, masa bodo.
“Gimana? apa sekarang aku sudah boleh kepavilium?” tanya Azka dengan wajah yang kembali datar, oh ayolah dia butuh istirahat, tidurnya yang terakhir kali tidak begitu nyenyak.
“Err … itu tadi Alu – Aluar – ahh ayahmu tadi Aluar siapa?” tanya Pangeran Zhang Bi Yu anak dari Permaisuri Zhang Yi Na, yang langsung dapat hadiah geplakan dari sang kakak.
“Bodoh, tadi itu bukan Aluar tapi Akard” Sela Putra Mahkota Zhang Yi Xu kakak dari Pangeran Zhang Bi Yu yang juga anak dari Permaisuri Zhang Yi Na.
Percayalah Azka hanya bisa tepuk dahi melihatnya, susah susah dia menjelaskan eh malah mereka lupa nama namanya, mana lidahnya kepleset semua.
Mobi Ledeng ndasmu!!
“Ahahahaha sudahlah, Kaisar Zhang biarkan Nona Azka beristirahat terlebih dahulu” ujar Haechan yang langsung di patuhi oleh Kaisar.
Gini kek dari tadi, kalo gitu kan Azka gak perlu membawa bawa Game Viral di zamannya.
Tidak membutuhkan waktu yang lama kini Azka sudah sampai di sebuah pavilium besar yang memang di khususkan untuk para tamu, setelah penjaga yang mengantarnya pergi segera Azka kembali keruang dimensi bersama Xiao Bai dan juga Tao.
“Ah Nona!! aku benar benar ingin membekukan pria bernama Haechan itu” teriak Tao yang tiba tiba sudah berubah kembali menjadi manusia di depan Azka.
“Setuju!! meski aku tidak terlalu menyukai Zhishu namun pria bernama Haechan ini benar benar membuat jiwa laki laki ku ingin mengubur diri” sahut Xi Long yang tiba tiba ikutan nimbrung bersama Bao Yu.
“Heumm … paman itu benar benar tidak punya rasa malu” sahut Xiao Bai yang kini sudah kembali ke wujud manusianya.
Yahh … Azka sudah menduga hal ini, pasti mereka langsung unjuk rasa.
“Kakak kenapa diam saja!! ibunda kita di tindas!!” teriak Xiao Bai sambil menjambak rambut Bao Yu yang masih terdiam.
__ADS_1
“Memangnya kenapa? paman Haechan juga baik, dan yang paling penting dia memiliki latar belakang yang jelas” sahut Bao Yu yang mungkin berada pada team Haechan membuat semua penghuni ruang dimensi bersiap protes besar besaran.
Hanya saja Bao Yu malah pergi meninggalkan mereka begitu saja.
“Waahh … semakin hari sikap kakak semakin aneh saja” gumam Xiao Bai sambil memiringkan kepalanya memikirkan hal hal yang mungkin nyambung dengan sikap aneh Bao Yu belakangan ini.
“Kurasa Bao Yu memang pendiam, tapi tidak se parah belakangan ini” sahut Tao yang langsung di angguki setuju oleh Xiao Bai.
Xi Long sendiri masih terdiam, dia paham betul dengan sifat misterius Bao Yu, hanya saja sikapnya kali ini sepertinya Xi Long pernah melihatnya.
Kapan ya?!
“Ah iya, itu saat Dewi Perang menghilang” gumam Xi Long pelan, sangat pelan.
“Kamu bicara apa?” tanya Tao yang masih mendengar samar samar gumaman Xi Long.
“Tidak ada” jawab Xi Long sambil tertawa renyah.
“Tapi tetap saja Xiao Bai tidak bisa membiarkannya!!” teriak Xiao Bai tiba tiba membuat perhatian Tao dan Xi Long teralihkan.
“Beraninya kakak membela si kampret Haechan!!!” lanjut Xiao Bai sambil menggulung lengan hanfunya lalu segera berlari menyusul Bao Yu untuk membuat perhitungan.
“Wahh Xiao Bai benar benar anak yang penuh energi” gumam Xi Long membuat Tao tertawa karna itu benar adanya.
“Tapi menurut Nona, Haechan itu pria seperti apa?” tanya Xi Long membuat lamunan Azka buyar.
Sebenarnya Azka ingin bersantai di ruang dimensi lalu mengutuk Haechan sepuas hati disini, hanya saja saat mendengar Bao Yu membela Haechan, sepertinya masalah bisunya Bao Yu bukan sesederhana ‘karna orangnya memang pendiam’!! apa jangan jangan Bao Yu menyembunyikan sesuatu.
Kira kira apa?
“Playboy abad ini” jawab Azka asal membuat Tao membuang nafasnya.
Percayalah setiap Azka ngomongin bahasa aneh, dia hanya bisa menghela nafas tanpa ingin bertanya lebih lanjut.
“Pla boy? itu apa?” tanya Xi Long mode kepo.
“Playboy itu sejenis Buaya Darat pemakan perasaan wanita!!!”
TBC.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪