Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
Rumor


__ADS_3

“Itu akibat karna telah melukai istri masa depan ku” gumam zhishu sambil mengeluarkan smirknya yang lebih menakutkan dari azka


***


Di ruang dimensi kedatangan azka sudah di nanti nanti oleh para penghuninya alias ketiga binatang kontrak milik azka.


Bao yu berdiri di bawah pohon sakura dengan tangan membawa sebotol besar air surgawi.


Xiao bai yang berada di samping bao yu membawakan pakaian milik azka dan juga beberapa pil peningkat energi.


Sedangkan tao?? dia tidak membawa apapun dia sedang duduk di atas rumput sambil memakan buah apel di tangannya.


“Kalian sedang apa?” tanya azka tiba tiba muncul di depan ketiga binatang kontraknya.


“Ibunda!! kenapa bunda melukai diri sendiri demi menolong paman zhishu” teriak xiao bai marah.


“Sudahlah xi’er biarkan tuan mengobati lukanya terlebih dahulu” sahut bao yu menasihati xiao bai.


“Baik kak” patuh xiao bai lalu menarik hanfu azka agar menunduk.


Xiao bai memasukkan pil peningkat energi kedalam mulut azka yang di telan dengan baik oleh azka, bao yu juga langsung memberikan sebotol besar air surgawi kepada azka.


Azka meminum air itu dengan rakus, bukannya ingin benar benar sembuh melainkan karna dia sangat haus.


“Bagaimana? apa tugasmu sudah selesai?” tanya azka pada tao setelah menghabiskan sebotol besar air surgawi.


“Sudah nona, aku sudah membunuh semua keturunan keluarga feng bahkan aku mengeluarkan semua organ dalamnya sesuai dengan usulan bao yu” jawab tao serius.


“Bagus!! itu akibatnya karna telah menganggap remeh ancamanku” ujar azka sambil tersenyum puas.


“Kalian bertiga jangan khawatir aku baik baik saja, luka ini tidak seberapa” lanjut azka lalu menjulurkan tangannya ke arah xiao bai.


Xiao bai mengerti akan maksud ibundanya dia memberikan hanfu yang dibawanya kepada azka.


“Aku akan mandi lalu memasakkan kalian beberapa makanan” ujar azka lalu berlalu menuju sungai yang isinya air surgawi untuk mandi.


Melihat tuan mereka akan mandi segera tao pergi menuju gudang obat bersama xiao bai untuk mengambil cemilan, sedangkan bao yu menuju dapur menyiapkan daging serta bumbu bumbu yang sekiranya di butuhkan azka.


Setelah mandi tubuh azka terlihat begitu bugar luka di kepalanya sudah hilang tanpa bekas karna meminum air surgawi.


Hari ini azka menggunakan hanfu laki laki bewarna putih dengan sulaman burung phoenix bewarna hitam di bawahnya, hanfu bewarna putih membuatnya terlihat seperti tabib suci yang menawan.


Tanpa menunda waktu azka segera menuju dapur untuk memasak berbagai makanan dengan bahan utama daging di bantu bao yu.

__ADS_1


Kurang lebih setengah jam azka telah menyelesaikan mekanan buatannya, azka membawa semua makanan menuju kamar penginapan disana sudah ada tao dan xiao bai yang menata meja tempat mereka makan,


“Xiao bai panggil paman zhishu untuk makan bersama” ujar azka kepada xiao bai sambil menata semua makanan di atas meja.


“Baik ibunda” sahut xiao bai lalu berlari lari kecil keluar dari kamar.


“Istrii!!!” teriak suara bass namun dengan nada kekanak kanakan siapa lagi kalau bukan zhishu.


Azka menghentikan kegiatannya yang sedang menata piring beralih menatap zhishu yang baru masuk ke kamar azka sambil menggandeng xiao bai di tangan kanannya.


Hari ini zhishu memakai hanfu bewarna hitam kombinasi putih di bagian kerah dan pergelangan tangannya membuatnya tampak elegan, rambut putihnya di ikat tinggi menggunakan gelang aksesoris yang di belikan azka.


Dan jangan lupakan topeng buatan azka yang sekarang bertengger manis di wajah nya.


“Perfect” ujar azka melihat penampilan zhishu membuat semua orang bengong karna tidak faham dengan ucapan azka.


“Istri bicara apa?” tanya zhishu sambil menarik kursi di samping kiri azka lalu mendudukinya.


“Topeng itu sangat pas sesuai dengan lingkar matamu, ah aku benar benar jenius tanpa mengukurnya pun aku bisa” ujar azka menyombongkan diri sendiri.


“Istri memang hebat” puji zhishu membuat azka besar kepala.


Bao yu hanya mendecih melihat kadar kesombongan tuannya telah meningkat bahkan hampir menyamainya.


“Ibunda xiao bai sudah lapar” ujar xiao bai sambil mengelus perut kecilnya.


Mereka berlima pun mulai makan dengan khidmad, ini kali pertama zhishu merasakan masakan azka.


“Istri beli dimana makanan tadi? itu sangat enak” tanya zhishu setelah semua orang menyelesaikan makanannya.


“Aku membuatnya sendiri dengan bantuan bao yu” jawab azka sambil memasukkan semua piring kotor kedalam ruang dimensi.


Zhishu di buat takjub dengan kemampuan memasak azka, siapa sangka cewek bar bar kek azka juga jago masak.


“Istri zhishu semakin mencintai istri” ujar zhishu tiba tiba.


Ketiga binatang kontrak milik azka sudah tidak kaget lagi, mereka sudah terbiasa dengan ucapan zhishu yang blak blakan.


Berbeda halnya dengan azka, jika dulu azka menganggap basi semua pujian atau ungkapan manis zhishu, sekarang justru azka merasa sedikit senang.


Ingat ya hanya sedikit.


“Aku ingin melihat suasana baru, mari kita cari penginapan yang lain” bukannya menyahuti ungkapan zhishu azka malah mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


“Benar nona, aku merasa penginapan ini terlalu biasa tidak ada pemandangannya” sahut tao yang merasa bosan dengan penginapan kelas menengah yang di pesan azka.


Azka sengaja tidak pernah memesan kelas atas karna tidak ingin terlihat mencolok.


“Baiklah sudah di putuskan kita akan pindah penginapan, tapi sebelum itu aku ingin berjalan jalan sebentar mencari informasi tentang keluarga feng” ujar azka bergegas berdiri merapikan pakaiannya lalu mengambil cadar bewarna putih dari ruang dimensinya dan memakainya.


Azka memutuskan mengajak mereka berempat menuju sungai yang berada di tengah tengah ibukota, dengan semangat azka menggendong xiao bai di kanannya terdapat zhishu lalu di samping kirinya ada tao yang terlihat menawan menggunakan hanfu bewarna merah polos.


Sedangkan bao yu? jangan di tanya dia berada di depan memimpin jalan layaknya tuan muda, dan jangan lupakan tingkah angkuhnya, benar benar mencerminkan rubah yang sombong.


Di perjalanan terlihat beberapa orang sedang membicarakan azka dan zhishu.


“Hei hei bukankah itu master hebat yang telah di singgung perdana mentri kiri” ujar si A membicarakan azka.


“Benar, dia membawa dua orang anak kecil apa mereka adalah anak nya” sahut si B.


“Heii yang benar saja, bukankah rumor mengatakan kalau master itu masih muda” sahut si C


“Entah lah tapi kedua anak itu terlihat tampan dan menggemaskan, mereka terlihat serasi” sahut si A.


“Iya sangat serasi, namun keberadaan pria idiot itu malah merusak pemandangan” sahut si B sambil menatap sinis ke arah zhishu.


“Hei kau harus hati hati, jangan menyinggung zhishu atau pun orang orang master hebat itu” sahut si C menasehati si B.


“Itu benar, jika kau masih sayang nyawamu serta keluargamu, ah iya bahkan master itu meratakan kediaman perdana mentri kiri sampai rata dengan tanah” sahut si A


“Hah yang benar saja” ujar si B dan si C bersamaan.


Mendengar itu sontak azka menghentikan langkah kakinya membuat yang lain juga ikut berhenti.


“Tunggu dulu, tao apa kau juga meratakan kediaman mentri itu?” tanya azka kepada tao.


.


.


.


.


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak, vote, like, ⭐5, dan komen.

__ADS_1


Terimakasih sudah membaca😊.


Salam dari “Terlempar Ke Zaman Kuno”


__ADS_2