Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
11 Master Zhu


__ADS_3

Hai guys sebelumnya Era minta maaf ya🙏🙏, tadi itu karna sinyal ku jelek aku gasadar ngirim chapter 10 dua kali, terus udah aku hapus satu tapi ternyata masih tetep keluar dua duanya padahal di detail cuma 1 jadi mau ngapus lagi aku bingung gimana caranya nanti malah chpter 10 nya ilang lagi🤧.



**Pokoknya aku bener bener minta maaf ya guys🙏🙏 sebagai gantinya aku up lagi buat chpt 11


SELAMAT MEMBACA**


***


Karna sudah tidak tahan dengan rasa sakitnya pemuda itu akhirnya pingsan.


“Ahh sayang sekali, baru segitu saja sudah pingsan” ujar Azka lalu membopong Zhishu pergi meninggalkan kedai itu di ikuti Xiao Bai dari belakang, orang orang sontak memberi jalan kepada Azka.


***


Azka membawa Zhishu ke kamar penginapannya lalu membaringkan Zhishu dengan posisi tengkurap di atas Kasur.


“Apa kau tidak takut pada bunda?” tanya Azka kepada Xiao Bai.


“Memangnya kenapa, ibunda hanya mencoba untuk melindungi Xiao Bai juga paman itu” jawab Xiao Bai enteng membuat Azka hanya menghela nafasnya lega.


Azka membuang cadarnya yang sudah terciprat darah lalu mulai mengambil air di sungai dimensi yang dulu pernah menyembuhkan lukanya lalu mengoleskan ke punggung Zhishu yang melepuh, dan benar saja luka itu langsung hilang.


Setelah luka di punggung Zhishu menghilang Azka membalikan tubuh Zhishu jadi terlentang dilanjut mengobati luka di lengannya, lalu menutupinya dengan selimut.


“Bao Yu keluarlah” pinta Azka lalu Bao Yu keluar dari ruang dimensi.


“Sebenarnya ini air apa sih?” tanya azka yang benar benar penasaran dengan air itu.


“Ibunda tidak tau, itu air adalah air surgawi” sahut Xiao Bai menjawab pertanyaan Azka.


“Yang benar saja!!! ini air surgawi yang tingkatnya lebih tinggi dari pil penyembuhan tingkat surga sekalipun” teriak Azka histeris.


“Kemana saja Tuan selama ini?” tanya Bao Yu kesal.


“Woahh aku punya air surgawi yang bisa di buat mandi warga satu kampung betapa beruntungnya aku” ujar Azka tanpa menghiraukan pertanyaan Bao Yu.


“Tuan sebenarnya dari tadi aku penasaran dengan sesuatu” ujar Bao Yu sambil menarik ujung hanfu milik Azka.


“Penasaran apa?” tanya Azka bingung.


“Kenapa aku merasa tuan selalu membantu orang itu, bahkan sampai memberinya air surgawi” jawab Bao Yu menunjuk Zhishu yang masih pingsan.


“Hanya ingin” sahut Azka acuh.


“Apa benar sesederhana itu, jangan jangan Tuan telah jatuh cinta karna kepolosan orang itu” ucap Bao Yu masih dengan tangan menunjuk Zhishu.

__ADS_1


“Buang jauh jauh fikiran aneh mu itu” sahut Azka dingin.


“Tapi tunggu dulu Tuan sedari tadi aku juga penasaran dengan wajah pemuda itu, apa kita buka saja topengnya” ujar Bao Yu semangat.


“Iya benar ibunda Xiao Bai juga penasaran” sahut Xiao Bai tak kalah semangat.


“Haishh, jangan mengusik privasi orang lain dia pasti punya alasan kenapa menutupi separuh wajah nya, jadi kita jangan asal membuka tanpa seizinnya” ucap Azka mencoba menasehati duo kurcaci di sampingnya.


“Baik bunda/Tuan” ujar mereka berdua bersamaan dengan nada kecewa.


“Sudahlah kalian berdua jaga Zhishu biar aku mandi lalu membuatkan kalian makanan terlebih dahulu” ujar Azka.


“Kenapa tidak beli saja Tuan, uang kita kan banyak?” tanya Bao Yu karna semenjak Bao Yu kenal Tuan baru nya dia tidak pernah makan makanan di luar kecuali tadi tapi tetap saja tidak jadi.


“Aku hanya ingin memastikan makanan kalian aman serta bergizi” jawab Azka lalu masuk ke ruang dimensi meninggalkan Xiao Bai serta Bao Yu yang sedang terharu.


“Tuan benar benar menjaga kita” ujar Bao Yu dengan hati yang menghangat.


“Ibunda benar benar terhebat” sahut Xiao Bai.


“Xi’er tidak kah kau berfikir untuk mencari ayah?” tanya Bao Yu pada Xiao Bai.


“Aku sepemikiran dengan mu kak, aku ingin ayah yang kuat agar bisa melindungi kita serta ibunda” jawab Xiao Bai semangat.


“Bagaimana dengan master Zhu?” tanya Bao Yu mengeluarkan pendapatnya untuk kandidat ayah Xiao Bai.


“Master Zhu pemimpin Kerajaan terkuat Raja Kegelapan yang tidak pernah muncul itu?” tanya Xiao Bai memastikan.


“Tapi bukankah menurut rumor Raja Kegelapan itu buruk rupa” ujar Xiao Bai mengeluarkan pendapatnya.


“Itu hanya rumor karna dia tidak pernah muncul” bela Bao Yu sepertinya dia penggemar Raja Kegelapan.


“Entahlah biar nanti aku tanyakan ke bunda” sahut Xiao Bai.


“Ukh…”


Pembicaraan Xiao Bai dengan Bao Yu sontak terhenti karna Zhishu telah sadar dari pingsannya.


“Apa paman baik baik saja?” tanya Xiao Bai kepada Zhishu, sedangkan Bao Yu mengambilkan Zhishu air minum.


“Ah iya, apa Zhishu masih hidup?” tanya Zhishu sambil mengambil air minum dari Bao Yu lalu meminumnya.


“Paman selamat kar-”


“Kau masih hidup jadi jangan sia siakan hidup mu lagi untuk melindungiku” perkataan Xiao Bai terpotong karna kedatangan Azka yang tiba tiba menyerobot.


Azka datang membawa nampan besar yang penuh dengan makanan lalu meletakkan nya di meja makan kali ini Azka tidak menggunakan cadarnya karna cadarnya sudah di buang.

__ADS_1


“ ISTRI!! kamu baik baik saja” teriak Zhishu lalu berlari memeluk Azka.


Seketika Azka mematung, sedangkan Bao Yu serta Xiao Bai menjatuhkan rahang mereka bersamaan.


Setelah sadar Azka sontak mendorong Zhishu.


“Siapa yang kau panggil istri ha!!, tidak kah kau melihat aku sudah punya dua anak” teriak Azka emosi membuat mata Zhishu berkaca kaca menahan tangis.


“Kata ibu kalau ada gadis yang baik kepada Zhishu itu berarti istrinya Zhishu” ujar Zhishu mencoba menahan tangis.


“Jadi kalau semua gadis baik kepadamu artinya mereka semua adalah ISTRIMU?” tanya Azka menekan kata istrimu.


“Tidak bukan begitu, selama ini cuma istri saja yang baik pada Zhishu, menolong Zhishu” jawab Zhishu sambil menunduk.


“Haiss sudah lah, lebih baik kita makan dulu, Bao Yu, Xiao Bai tutup mulut kalian ayo makan” ajak Azka mengalah seketika Zhishu menoleh ke arah Bao Yu serta Xiao Bai.


“Kamu bukan kah adik yang menolong Zhishu waktu itu” ujar Zhishu riang sambil menunjuk Bao Yu.


Ah perubahan emosinya sungguh mengejutkan, benar benar terlihat seperti anak kecil.


“Kau baru menyadarinya paman” sahut Bao Yu kesal.


“Jadi istri adalah Tuan mu” ujar Zhishu menunjuk Azka.


“Berhenti memanggil ku istri, nama ku azka panggil seperti itu saja” protes Azka.


“Tap-”


“Tidak ada tapi tapian, ayo makan” ujar Azka memotong perkataan Zhishu.


Akhirnya mereka berempat pun mulai memakan makanan dengan canggung, tidak ada percakapan karna Bao Yu serta Xiao Bai masih syok dengan adegan penolakan di depan nya tadi.


Setelah makan Azka memasukkan piring piring kotor itu ke ruang dimensi, suasana masih canggung karna tidak tahan akhirnya Xiao Bai memulai pembicaraan.


“Bunda, jika suatu saat Xiao Bai telah menemukan ayah yang tepat untuk bunda tapi wajah nya buruk rupa apa bunda mau menerimanya?” tanya Xiao Bai tiba tiba.


“Jika orang itu mampu membuat bunda jatuh cinta mengapa tidak, kau tau xi’er cinta itu tidak memandang rupa maupun tahta, tapi hati” jawab Azka disertai senyum manisnya.


Zhishu yang mendengar itu pun menyunggingkan senyum tipis nya, sangat tipis sampai tidak ada yang menyadarinya.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪


__ADS_2