Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
155 Para Komandan Iblis


__ADS_3

"Loh memangnya kenapa?" Tanya Kerberus dan Master Na bersamaan.


...🐣🐣🐣...


"Sebenarnya Para Dewa tidak di perbolehkan untuk mencampuri urusan manusia dan iblis, karena menurut Kaisar Dewa semua yang telah terjadi dan akan terjadi sudah di tulis di buku takdir.


Nah peraturan itu sebenarnya baru keluar beberapa puluh tahun yang lalu gara gara ada sepasang Dewa Dewi yang ternyata memperbudak Manusia dan juga para iblis untuk membuat kuil pemujaan besar bagi mereka berdua.


Kejadian itu membuat Kaisar Dewa marah dan akhirnya kedua pasangan Dewa Dewi yang membuat masalah masih di penjara sekarang, hal itu sukses membuat peraturan baru itu keluar, jika mencampuri urusan saja di larang apalagi sampai memiliki hubungan.


Namun aku dan Hades sedikit tidak menyukai sistem itu, jadi kita berdua sering memantau dunia bawah dan juga dunia manusia untuk mencegah takdir buruk terjadi.


Yah menurut kita jika sudah takdir memang sudah seharusnya terjadi namun sebelum takdir buruk terjadi mungkin kita bisa mengubah sesuatu agar hal itu tidak terjadi dan malah membuat kerugian" jelas Dewi Perang panjang lebar.


"Memangnya sedari awal masuk akal? tugas Dewa Kegelapan kan menjaga dunia bawah, bagaimana tidak bisa berurusan dengan iblis?? Dan lagi Kaisar Dewa sendiri itu bagaimana sih, masa katanya dilarang berhubungan tapi bahkan menyuruh Dewi untuk melindungi tanah manusia dari jangkauan Iblis, sungguh bertolak belakang" sahut Kerberus sedikit memprotes tentang sikap Kaisar Dewa baru baru ini.


"Benar yang di katakan Kerberus, jika hal itu di larang apakah hubungan kita juga terlarang?" Tanya Master Na tiba tiba membuat Kerberus menelan ludahnya sendiri.


Yah ... hal ini lah yang membuat Dewa Kegelapan mengatai Dewi Perang sudah gila.


"Tidak tidak, lagi pula ayahku juga memiliki beberapa anak diluar nikah dengan manusia" jawab Dewi Athena enteng membuat suaminya sendiri tertawa, sedangkan Kerberus semakin di buat merinding dengan sikap Dewi Perang.


Memang ya satu satunya anak sah Kaisar Dewa level blak blakannya sedikit berbeda.


"Setuju, aku sendiri tidak masalah dengan hukuman, tapi jika saja hal itu dapat menyulitkan istriku maka aku akan membuat petisi agar larangan tidak masuk akal itu di cabut" sahut Master Na lagi membuat Dewi Athena terkekeh pelan.


Hal ini lah yang sangat dia sukai dari suaminya, dia bahkan mampu menentang langit hanya untuk kenyamanannya.


"Sudah lah, lagi pula jika hal itu tidak terjadi maka peraturan tidak masuk akal itu juga tidak akan terbentuk, Kaisar Dewa cuma menjalankan pekerjaan nya, apalagi hal ini di setujui oleh beberapa Dewa" sanggah Dewi Perang pada kritikan Kerberus, karna dia sangat tahu sifat ayahnya, beliau tidak mungkin tiba tiba mencetus peraturan tidak masuk akal itu.


"Lagian siapa sih Dewa Dewi gila yang memaksa orang untuk membuat kuil, kan kuil hanya bisa terbuat dengan minat para pemuja Dewa, jika banyak yang percaya sudah pasti di buatkan kuil megah kok" ujar Kerberus masih ingin mencela ketidak kompetennya para Dewa.


"Hei hei tahan dulu amarahmu, ini juga gara gara aku dan Hades yang sering berkeliaran di dunia bawah dan manusia, jadi Dewa Perang sedikit main main pada bawahannya agar larangan itu di buat dengan tergesa gesa" jelas Dewi Perang yang sudah menyerah untuk menyembunyikan kesalahan Dewa Perang, yah ... dari pada ayahnya di hujat dan di salah pahami terus.


"Ahhh Dewa bucin itu ... benar benar deh ... jadi dia menyuruh Dewa Dewi bawahannya untuk membuat masalah di dunia bawah dan Dunia manusia agar larangan itu dibuat, dia pasti mengira Dewi dan Tuan sedang berkencan di dunia bawah karna sering pergi bersama makanya termakan amarah" ujar Kerberus yang kini sudah faham inti permasalahannya, namun sekarang gantian Master Na yang terlihat bingung membuat Dewi Perang terkekeh.


"Kenapa dengan ekspresi mu sayank? Hmm?" Tanya Dewi Perang lembut pada suaminya.


"Tidak, aku sudah tahu jika hubunganmu dengan Dewa Kegelapan hanya sebatas teman yang saling menistakan, tapi bagaimana dengan Dewa Perang? Apa Dewa itu menyukai Dewi ku ini?" Tanya Master Na serius namun hal itu sukses membua Kerberus tertawa cekikikan.


Teman yang saling menistakan katanya, pftt, suami Dewi ini benar benar sesuatu.

__ADS_1


"Yah dia sedikit terobsesi dengan Dewi Perang yang katanya gagah pemberani" sahut Kerberus di sela sela tawanya.


"Diam kamu, lagi pula Dewa Perang itu bukan tipe ku" sahut Dewi Athena jujur membuat Master Na kini beralih menciumi pucuk kepalanya.


Betapa beruntungnya dia memiliki Dewi Athena di sisinya.


"Yah meski kekuatan ku ini tidak akan sebanding dengan Dewa Perang yang agung namun aku tetap tidak akan melepaskan mu" ujar Master Na yang kini memeluk Dewi Perang sayang membuat Dewi Perang semakin senang karena menerima cinta yang banyak dari pasangannya.


"Haiss mataku .... memang susah mengontrol kemesraan ya para pengantin baru" sahut Kerberus yang terus menyaksikan bunga bunga di depannya membuat kedua pasangan itu tertawa.


"Sudahlah mari kita membahas Kerajaan Iblis kembali" sahut Dewi Perang, mengalah karena merasa kasihan pada Kerberus si jomblo abadi jika terus melihat keuwuannya bersama Suaminya.


"Hmm untuk masalah Kerajaan Iblis, apa itu seperti 7 iblis dosa besar, seperti


Lucifer (Kesombongan)


Mammon (Ketamakan)


Leviathan (Iri hati)


Satan/Amon (Murka/Amarah)


Asmodeus (Nafsu)


Belphegor (Kemalasan)


apa aku benar?" Tanya Master Na memastikan.


"Loh, Dewi sudah duluan memberitahunya? Tapi apa itu 7 iblis dosa besar? Mereka itu 7 komandan iblis yang memiliki pasukan masing masing" tanya Kerberus yang kini sedikit bingung dengan pengetahuan Master Na.


"Tidak, aku belum memberitahumu kan sayank, kupikir ini belum pasti jadi aku masih belum bisa menuduh mereka, memang nya kamu tahu dari mana?" Tanya Dewi Athena pada suaminya.


"Ah aku banyak membaca buku di tempat asalku, kupikir itu hal yang sama, tapi kurasa bukan, disini di sebut 7 komandan iblis ya" jawab Master Na yang langsung di angguki oleh Dewi Athena.


"Yah ... tempat asal mu benar benar menakjubkan, aku jadi benar benar ingin kesana" sahut Dewi Athena membuat Master Na terkekeh.


"Boleh, tapi tunggu aku menemukan kuncinya" ujar Master Na membuat suatu makhluk tiba tiba keluar dari ruang hampa.


"Aku aku!!" Teriak makhluk itu yang ternyata keluar dari ruang dimensi milik Master Na.


"Iya iya, menurut prasasti kuno kita bisa membawa beberapa orang jika memenuhi syarat" jawab Master Na membuat makhluk itu kegirangan.

__ADS_1


"R-Rrrr- rrrr-"


"Iya dia Rubah Berekor sembilan, binatang kontrak suami ku" sela Dewi Athena karena Kerberus tak kunjung menyelesaikan kegagapannya.


"Wah suami Dewi benar benar gini" ujar Kerberus sambil mengacungkan kedua jempolnya.


"Ahhh jadi kamu anak anjing peliharaan Dewa Kegelapan" sahut Rubah Berekor sembilan yang kini mengelilingi tubuh Kerberus sambil melayang di udara.


"Panggil aku senior, kamu kan baru saja menetas jadi jangan sombong" Ujar Kerberus memprotes sikap Rubah Berekor sembilan yang seakan menyamakan dirinya dengan anak anjing biasa.


"Idih ... gak mau, aku ini klan Rubah Berekor sembilan" sahut Rubah Berekor sembilan lalu kembali menghilang ke ruang dimensi, meninggalkan Kerberus yang kini sudah terlihat urat di kepalanya, ah ... dia siap meledak ternyata.


Baru kali ini dia di ejek oleh sesama binatang ilahi, apalagi binatang itu baru saja menetas, wah ... emang perkataannya benar sih jika Ras Rubah Berekor sembilan memang beda level.


"Pftt sudahlah Kerberus, masa kamu marah marah sama anak kecil" sahut Dewi Athena dengan ekspresi terlihat mengejek karna kesulitan menahan tawanya.


"Ah Dewiii ....." rengek Kerberus membuat Dewi Athena semakin ingin tertawa lebar.


"Jika itu sama dengan 7 iblis dosa besar, hal ini mungkin sedikit berbahaya, apa benar Tuan mu tidak membutuhkan bantuan?" Tanya Master Na membuat keduanya kini menghentikan candaan nya.


"Suamiku benar, jika membutuhkan bantuan bilang saja aku akan turun tangan" ujar Dewi Athena sukses membuat Master Na gelagapan.


"TIDAK BOLEH" teriak Master Na bersamaan dengan Rubah Berekor sembilan membuat Kerberus kembali kaget karna rubah itu muncul lagi.


"Tidak tidak, jika memang mendesak, biar aku saja yang membantu" lanjut Master Na membuat Kerberus sedikit kebingungan.


Sikap posesif macam apa ini.


"Benar Dewi Sedang mengandung jadi tidak boleh berada dalam bahaya" sahut Rubah Berekor sembilan membuat Kerberus semakin bingung.


Aku siapa? Aku dimana? Siapa yang hamil?.


.


.


.


.


TBC.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪


__ADS_2