Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
18 Akar Kehidupan


__ADS_3

“Hahahahaha semakin kesini aku semakin tertarik padamu Azka atau istri masa depan ku” ujar Zhishu tertawa puas.


***


Setibanya Azka di ruang dimensi, sambutan meriah telah keluar dari mulut para hewan kontrak milik Azka, bahkan Tao yang semula ngambek sekarang dia juga ikut ikutan bertepuk tangan dengan meriah.


“Apa apaan ini?” tanya Azka bingung.


“Nona aku sudah mendengar semuanya dari Bao Yu, kau sangat licik, Nona kau adalah panutan ku” ujar Tao sambil bersujud di hadapan Azka.


“Kau gila!!! mau mati ha!!! aku ini pintar bukan licik” teriak Azka sambil menarik Tao agar berdiri.


Tao “……”


Xiao Bai “-_-”


Bao Yu “Huh masih sempat menyombongkan diri”


“Dan juga aku tidak suka kau bersujud dihadapan ku karna aku bukan tuhan, mengerti!!” lanjut Azka penuh penekanan.


“Tapi Nona adalah Tuanku” ujar Tao keberatan.


“Tetap saja!! sudah lah tadi ada apa?” tanya Azka untuk yang ke dua kalinya sambil melepaskan selendangnya lalu membuangnya ke sembarang arah.


“Ah iya bunda pasti sengaja kan membuat keluarga Feng terpecah belah menggunakan Holy Water?” tanya Xiao Bai tapi lebih mengarah ke pernyataan.


“Tebakan mu benar anak pintar” jawab Azka lalu mengangkat Xiao Bai dan menciumi seluruh wajahnya gemas.


“Hahahaha ibunda Xiao Bai menyayangimu” ujar Xiao Bai di sela sela tawanya.


“Bunda juga menyayangi Xiao Bai” balas azka sambil menguyel nguyel pipi Xiao Bai.


“Tapi Tuan aku berfikir kalau kau tidak mungkin menyia nyiakan 3 Holy Water begitu saja kan?, itu pasti ada hubungannya dengan kehancuran kultivasi para Tetua sialan itu kan?” tanya Bao Yu yang merasa janggal akan hancurnya kultivasi para Tetua keluarga Feng.


“Tentu saja” jawab Azka enteng sambil menurunkan bocah berumur 1 tahun itu.


“Kau tahu akar kehidupan?” tanya Azka kembali pada Bao Yu.


“Hah jangan bilang” tebak Bao Yu ragu.


“Kau benar, akar kehidupan yang sangat langka itu memang memiliki kegunaan untuk meningkatkan kultivasi, nah jika akar kehidupan yang sangat langka itu di campur dengan air surgawi yang juga bisa mempercepat kultivasi bayangkan betapa besarnya pencapaian bagi yang meminumnya” ujar Azka panjang lebar membuat Tao dan Xiao Bai melebarkan kedua bola matanya.

__ADS_1


“Namun jika mereka memakan atau meminum sesuatu yang lain kultivasi mereka akan hancur dan itu juga akan mengakibatkat tubuh nya penyakitan” sahut Bao Yu melanjutkan penjelasan Azka.


“Asataga!! jadi secara tidak langsung orang yang meminum Holy Water milik Nona tidak akan bisa makan atau minum sesuatu yang lain terkecuali akar kehidupan dan juga air surgawi” teriak Tao sambil memegangi kedua pipinya.


“Itu benar” sahut Azka santai.


“Ibunda kau memang panutan Xiao Bai” ujar Xiao Bai lalu memeluk kaki ibunya.


“Nona sebenarnya dimana letak kekurangan mu, selain memiliki elemen ganda, Tuan juga seorang alchemist benar benar hebat” sahut Tao memuji Azka dengan mata berbinar.


Sedangkan yang dipuji sedang mengibas kibaskan rambut panjangnya sombong.


“Tenang para fans… aku itu sebenarnya punya banyak kekurangan, aku tidak bisa berpedang, membuat formasi, membuat pedang dan banyak lagi, tapi kalian harus tetap menyanjungku karna aku adalah orang jenius hahahahahaha” ujar Azka dengan tawa cetar dan juga tingkat kepercayaan dirinya yang tinggi.


Sebenarnya Azka itu orangnya tidak dingin dingin amat, dia punya perilaku sesuai keadaan terkecuali sifat sombong serta percaya dirinya yang tidak tahu tempat.


“Nona aku sangat bangga menjadi hewan kontrak mu meski kau sangat sombong” ujar Tao senang.


“aku akan mengangap itu sebuah pujian” ujar Azka sambil tersenyum manis membuat Tao menahan mimisan.


“Heh paman, jangan berlebihan Tuan adalah seorang pemalas kultivasi lihatlah dia hanya mencapai tingkat emas akhir” ujar Bao Yu menghempaskan kesombongan Azka.


“Memangnya kenapa?? kalau aku sangat kuat dengan pencapaian kultivasi tertinggi lalu apa gunanya kalian, jadi bersyukurlah aku malas berkultivasi” sahut Azka pedas membuat Bao Yu berhenti mengkritik Azka.


“Lalu aku akan membuatkan tuan banyak sekali senjata spiritual karna aku adalah ahli senjata tingkat tinggi” sahut Tao mengunjukkan bakatnya.


“Dan yah… aku adalah Rubah berekor Sembilan yang ahli dalam membuat ilusi dan juga yang tingkat kultivasinya melebihi kalian semua” sahut Bao Yu sambil membusungkan dadanya bangga.


“Huh dasar Rubah sombong lihat saja aku jovanka azkiya akan melampaui tingkat kultivasimu itu” ujar Azka angkuh yang hanya di balas senyuman oleh Bao Yu.


“Tapi pertama tama aku akan belajar berpedang serta memanah terlebih dahulu, siapa di antara kalian yang bisa mengajariku?” tanya Azka.


Kriik krikkk kriiikkk…..


Semuanya diam tidak ada yang menyahuti perkataan Azka, karna diantara mereka memang tidak ada yang bisa berpedang, mereka lebih mengutamakan menggunakan kemampuan mereka sendiri daripada berpedang saat melawan musuh.


“Anu .... Tuan bukankah kamu sendiri bisa berpedang buktinya Tuan bisa mengalahkan sepupunya paman Zhishu waktu kalian berdua bertarung pedang” ujar Bao Yu mengingatkan azka pada chapter10.


“Ahh itu aku hanya memainkannya asal dengan panduan drama kolosal yang pernah aku tonton” sahut Azka.


“Drama kolosal??” beo Bao Yu, Yao serta Xiao Bai bersamaan.

__ADS_1


“Ya itu… pokoknya kalian bertiga gak bakal tau, dan kau Tao, bukankah kau sudah lama hidup di hutan lalu bagaimana cara kamu melawan musuh?” tanya Azka.


“Aku lebih sering menggunakan kedua cakar ku saja nona, lagi pula aku baru saja menginjak ranah ilahi jadi aku belum belajar berpedang sama sekali” jawab Tao jujur.


“Sudahlah Tuan, semua binatang ilahi punya caranya sendiri sendiri untuk bertarung jadi lebih baik sekarang kita mencari Guru atau Master saja yang bisa mengajari Tuan” ujar Bao Yu yang di setujui Xiao Bai serta Tao.


“Yah kalian benar, sekarang kalian berdua beristirahatlah aku ada perlu dengan Tao” perintah Azka kepada Bao Yu dan juga Xiao Bai.


“Baik tuan/bunda” ujar Bao yu serta Xiao Bai bersamaan.


Setelah itu mereka berdua pergi mengunjugi gudang obat obatan untuk sekedar nyemil karna disana banyak sekali pil pil tingkat tinggi buatan Azka.


Sedangkan Azka mengajak Tao menuju lantai 5 istana atau lantai paling atas yang kata Bao Yu isinya beberapa pedang koleksi pemilik sebelumnya serta alat alat untuk membuat pedang.


Lantai 1 perpustakaan.


Lantai 2 tempat penguji elemen.


Lantai 3 kamar serta dapur.


Lantai 4 ruang harta serta gudang penyimpanan obat.


Lantai 5 tempat pembuatan senjata serta penyimpanan senjata.


“Apa Nona ingin membuat senjata, bukannya pedang Naga milik Tuan sudah sangat hebat?” tanya Tao penasaran.


"Ah kau tahu tentang pedang itu?" tanya Azka kembali.


"Ya aku tahu dari Bao Yu, dia bahkan memberi tahuku kalau Nona berkelahi dengan sepupu Zhishu yang tingkat kultivasinya berada di atas Nona" jawab Tao yang hanya di angguki Azka.


"Jadi apa Nona ingin membuat senjata yang lain?" tanya Tao lagi.


“Tidak, aku ingin membuatkan Zhishu topeng yang baru” jawab Azka.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪


__ADS_2