
Sedangkan Tao? dia hanya menepuk bahu Zhishu ala ala teman se genk nya gitu, membuat Zhishu semakin kesal, karna tidak ada yang memihaknya.
“Sial”
***
“Istri kamu masih marah?” tanya Zhishu lagi untuk yang ke 125 kali nya selama di perjalan namun tetap tak kunjung mendapatkan sahutan dari Azka.
Sebenarnya Xiao Bai sedikit jengkel karna Zhishu yang tak langsung bertindak dengan benar, ah telinga ketiga binatang kontrak Azka benar benar panas mendengarkan pertanyaan sama yang terus keluar dari mulut Zhishu.
Azka sendiri, dia diam bukan tanpa alasan melainkan sedang melihat lihat lebih detail lagi suasana Kerajaan Anyelir ini, di tambah lagi bukan hanya bekas ledakkan yang kini berada di hadapan Azka, melainkan beberapa manusia hidup yang bahkan lebih pantas di anggap mayat karna di mata mereka tidak ada yang namanya kehidupan lagi.
Ini sulit, sebenarnya Azka ingin menolong mereka, namun sepertinya mereka lebih memilih bunuh diri dari pada harus hidup di tempat ini.
Terbukti dengan tatapan mata orang orang itu beserta mulutnya yang tak kunjung berteriak untuk sekedar minta bantuan mengingat kondisi mereka yang lebih mengenaskan dari korban gunung meletus.
Luka bakar yang masih melepuh bahkan memperlihatkan daging daging gosong milik tubuh mereka sendiri, darah dimana mana, mata mereka yang terbuka pertanda masih sadar namun tidak ada tanda tanda kehidupan disana.
Benar benar tempat yang sangat mengerikan.
“Oh ayolah ist- mph”
“Shuttt … ada yang datang” ujar Azka memotong pembicaraan Zhishu dengan membungkam mulut pria itu lalu segera melemparkan rombongannya kedalam ruang dimensi termasuk Zhishu.
Sedangkan dirinya sendiri segera memanjat pohon tinggi yang sudah sangat kering dan ingin roboh, namun dengan tidak sopannya Azka masih keukuh memanjat pohon tua itu untuk bersembunyi.
Yah semoga saja masih menampung ya bund.
“Wah … jiwa laki laki ku benar benar ternodai” gumam Zhishu dari ruang dimensi Azka.
Ah Zhishu benar benar kesal, sebagai lelaki seharusnya dia yang melindungi Azka dan bukan malah di sembunyikan oleh gadisnya.
Tapi apa boleh buat, Azka benar benar hanya terbiasa melakukannya karna menurutnya keselamatan orang orangnya adalah yang utama dan paling utama.
Azka sendiri masih diam dan lebih memilih untuk menunggu apa yang akan datang menghampirinya.
__ADS_1
Tidak berselang lama, benar saja datang sekumpulan orang dengan menunggangi kuda dan juga satu tandu mewah, jika di lihat dari pakaiannya itu semacam pakaian bangsawan kerajaan dan juga beberapa prajurit yang memakai pakaian armor.
Apa mereka habis perang.
“Berhenti!!” teriak salah satu pria paruh baya yang memakai baju khas bangsawan.
Sontak semua orang berhenti tepat di bawah pohon tempat persembunyian Azka, membuat Azka harus menyembunyikan auranya dengan rapat agar tidak ketahuan oleh orang orang yang kultivasinya mungkin lebih tinggi dari dirinya.
“Bakar semua mayat mayat tidak berguna itu!! dan untuk yang masih hidup segera bunuh mereka” ujar seseorang dari dalam tandu mewah yang Azka yakini adalah pemimpin dari mereka.
Tapi kenapa suara ini sangat berbeda dengan para pemimpin pemimpin yang terdengar tegas.
“BAIK YANG MULIA” ucap para prajurit itu serentak lalu segera membakar mayat mayat menggunakan elemen api yang dimiliki sebagian dari mereka, dan untuk yang lainnya para prajurit yang tidak memiliki elemen api, terus mengumpulkan mayat mayat yang bertebaran untuk di jadikan satu, dan langsung di bakar oleh rekan rekannya.
‘Ibunda sepertinya hari ini kita beruntung’ ujar Xiao Bai dari ruang dimensi membuat senyum Azka mengembang di balik cadarnya.
‘Xi’er benar, sepertinya orang yang di dalam tandu itu adalah pemimpin Kerajaan Anyelir. tapi kenapa suaranya seperti perempuan’ sahut Tao membenarkan ucapan Xiao Bai.
‘Ohh paman Tao, telingamu itu begitu peka ya terhadap wanita tapi kenapa masih jomblo juga’ sahut Bao Yu mulai menistakan Tao membuat Azka terkekeh pelan diluar sana.
‘Siapa aku? dimana aku? kenapa aku tidak mendengar apapun?’ elak Tao berpura pura hilang ingatan membuat yang lain langsung tertawa terkecuali Zhishu.
Zhishu sendiri benar benar hanya mengawasi Azka dari dalam, dia bahkan lupa untuk melihat lihat isi ruang dimensi dari sang gadis karna kali ini perhatiannya benar benar di sita Azka sepenuhnya.
“Tenang saja, aku tidak sebodoh itu untuk ceroboh, lagi pula lawan kita kali ini pasti sedikit seru” gumam Azka pelan lalu kembali fokus melihat para prajurit yang kini sudah menyelesaikan pekerjaannya dan kembali berjalan menuju Istana Kerajaan Anyelir.
Tanpa menunggu lebih lama, langsung saja Azka mengikuti rombongan itu untuk mengetahui letak sebenarnya dari Istana Kerajaan Anyelir.
Kali ini Azka berusaha lebih keras dari biasanya, dia bahkan rela menyelip, melompat dari atap keatap bahkan sampai bersembunyi di balik tumpukan tulang tulang manusia sisa dari tubuh mayat mayat yang di bakar.
“Wah tempat ini benar benar seperti di film Train To Busan” gumam Azka pelan sambil keluar dari tumpukan tulang belulang yang untungnya masih aman dari belatung karna ya masih baru.
Dan akhirnya setelah sekian lama mengikuti sambil bersembunyi, tibalah Azka di depan gerbang Kerajaan besar itu yang di penuhi banyak penjaga.
Tidak berhenti disitu, kali ini Azka sangat niat dengan tindakan membuntuti miliknya.
__ADS_1
Lihat saja sekarang dia telah menyamar menjadi salah satu prajurit di sana dengan bantuan pakaian dari prajurit yang telah dia bunuh, dan juga helm perang zaman dulu yang senantiasa menutupi wajah cantiknya.
‘Istri jika benar tujuan kita hanya ingin mencari tahu letak istananya, bukankah ini sudah lebih dari cukup?’ tanya Zhishu dari ruang dimensi yang mulai megkhawatirkan tingkah Azka yang kelewat nekat.
Memang bagi Zhishu hal ini bukanlah masalah besar, namun dia masih ingin bermain main jadi bukanlah hal bagus jika mereka cepat ketahuan.
“Siapa bilang aku hanya ingin tahu alamatnya!” jawab Azka dengan suara yang sangat pelan lalu segera berjalan menghampiri penjaga gerbang yang terlihat mengantuk.
“Yo yo yo Bambang!! jika mengantuk beristirahatlah” sapa Azka sok akrab sambil menepuk pundak penjaga gerbang itu seakan akan sedang bertemu teman lama.
Penjaga gerbang yang mengantuk itu pun sontak terlonjak kaget dengan sapaan Azka yang menurutnya bukan di tujukan kepadanya tapi seakan akan memang untuknya.
Siapa Bambang? mungkin itu yang ada di pemikiran Penjaga gerbang itu.
“Kamu mencari prajurit Bambang? sepertinya kamu salah orang karna namaku adalah Prajurit Fu” elak Penjaga gerbang itu sambil menatap penampilan Azka dari atas hingga bawah.
‘Jarang jarang Yang Mulia mengambil Prajurit dengan tubuh kecil, letoy kayak gini’ batin Penjaga gerbang itu sembari terus mengawasi Azka membuat Zhishu ingin mencongkel mata itu sekarang juga.
“Ahahahaha, Prajurit Fu sangat tidak mudah di ajak bercanda ya, Bambang itu panggilan populer untuk pria tampan dari tempat asal ku” sahut Azka dengan suara yang sengaja di besarkan biar terkesan menly.
“Ah baiklah baiklah aku mengerti, apa kamu Prajurit baru yang di angkat Yang Mulia di perjalanan?” tanya Prajurit Fu.
“Itu benar, sebenarnya aku sedikit kaget dengan rombongan besar yang datang ke arahku dengan membawa banyak prajurit hebat, apa mereka habis berperang?” tanya Azka yang mulai mengaktifkan mode gosip.
“Kamu belum tahu? ah aku lupa kalau kamu masih baru, tenang saja sebagai senior aku akan mengajarimu serta memberi informasi yang bersifat wajib di mengerti oleh para prajurit” ujar Prajurit Fu sambil membusungkan dadanya bangga.
‘Kena kau!!’ batin Azka merasa senang karna umpannya terpancing oleh mangsa.
Sebenarnya tujuan Azka bukan hanya mencari alamat dari Kerajaan Anyelir melainkan untuk mencari dalang dari bekas ledakkan di daerah Kerajaan ini.
Karna menurut asumsi Azka jika bukan berasal dari bubuk Mesiu maka seharusnya ledakkan itu berasal dari pertarungan besar antar kultivator hebat, dan Azka benar benar penasaran kira kira sehebat apa kultivator itu hingga mampu menghancurkan Kerajaan makmur ini.
Dan anehnya, kenapa pemimpinnya diam saja? jika itu musuh bukankah seharusnya dia panik dan mulai bertindak, atau malah sebaliknya!! dab ternyata mereka adalah sekutu yang bekerja sama!!.
Jadi Azka ingin tahu apa benar di zaman ini ada bubuk mesiu?, atau siapa sebenarnya orang di balik ledakkan itu?, atau malah ada penyebab lain yang tidak di mengerti Azka.
__ADS_1
TBC.
Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪