
“Jadi apa aku sudah jadi buronan?” lanjut Azka menanyakan kekhawatirannya.
***
“Eungg… disini aku juga merasa aneh sih Tuan” jawab Bao Yu ragu.
“Hah aneh gimana?” tanya Azka makin penasaran.
“Waktu aku lihat Kerajaan Timur sudah hancur aku langsung pergi menuju Kerajaan tetangga untuk mencari informasi, nah anehnya rumor yang beredar Kerajaan Timur itu hancur karna kena kemarahan Dewa dan bukan karna penyerangan dari mu Tuan” jawab Bao Yu panjang lebar.
“Masa satu kerajaan gak ada yang gosipin aku, jelas jelas Kerajaan Timur hancur setelah kita berkunjung” ujar Azka tidak percaya.
“Bunda pasti ini ada sangkut pautnya sama orang misterius itu” sahut Xiao Bai yang di angguki Tao.
“Benar Tuan, hal pertama dia membersihkan setiap kekacauan yang Tuan buat lalu dia juga membersihkan nama Tuan, dan yang terakhir aku sudah curiga dari awal kalau kejadian anak panah yang berbalik arah dan para Prajurit yang terlempar adalah usahanya untuk melundungi Tuan” sahut Bao Yu mengeluarkan pendapatnya.
“Apa itu salah satu fans fanatik milikku” gumam Azka yang tidak terdengar siapapun.
“Sudah pasti orang misterius itu menyukai ibundaku” sahut Xiao bai sambil menjentikkan jarinya.
‘Uhuukkkk uhukkk uhukkk’
Perkataan konyol Xiao bai sukses membuat Zhishu terbatuk akibat tersedak air ludahnya sendiri.
“Paman kau ini kenapa?” tanya Bao Yu sambil memberikan sebotol air surgawi untuk Zhishu yang di terima dengan baik oleh Zhishu.
Sedangkan Azka? jangan ditanya dia masih bergelut dengan pemikirannya.
“Yoshh sepertinya kandidat untuk ayah Xiao Bai bertambah” sahut Tao yang setuju dengan perkataan Xiao Bai.
“Iya kalau dia laki laki” ujar Bao Yu mencibir Tao.
“Aku sudah tahu!!! itu pasti penguntit sialan yang suka mencampuri urusan orang lain” ujar Azka tiba tiba sambil meninju angin di depannya.
Brussss….. uhuk uhuk.
“Paman kau ini apa apan sih!!” ujar Bao Yu marah marah karna wajah imutnya terkena semburan maut dari Zhishu.
“Hahahahahahahaa untung aku di sebelahnya” sahut Tao tertawa di atas penderitan Bao Yu.
“Kakak kau terlihat tampan dengan wajah basah kuyup seperti itu” ujar Xiao Bai mengejek Bao Yu.
Ya!! Zhishu menyemburkan air yang hampir menyentuh tenggorokannya.
__ADS_1
“Zhishu kenapa sikap mu sedikit aneh?” tanya Azka.
“Maaf adik Bao Yu Zhishu tidak sengaja, Zhishu hanya sedikit kaget karna ada yang menguntit istri” ujar Zhishu.
“Haiss” kini Bao Yu sudah tidak mood menjadi pemimpin gosip lagi.
“Istri apanya!!, paman bunda itu calon istrinya Master Zhu” sahut Xiao Bai masih sedikit tidak terima dengan panggilan Zhishu untuk Azka.
“Sudah jangan di perpanjang, kita kembali ke pembahasan awal dan kau Bao Yu berhenti memperlihatkan wajah tidak senang mu lagi pula Zhishu kan sudah meminta maaf” ujar Azka menasehati Bao Yu.
“Baik Tuan” jawab Bao Yu lesu.
“Jadi bagaimana pendapat Nona tentang orang misterius itu?” tanya Tao yang lebih mendukung pendapat Xiao Bai.
“Entahlah, kurasa orang itu hanya penguntit pokoknya kita harus waspada siapa tahu orang itu bakalan menyerang saat kita lengah” jawab Azka yang masih keukuh dengan pendiriannya tentang penguntit.
“Anu… Tuan tidak kah kau terlalu berprasangka buruk” ujar Bao Yu sambil mengelap wajahnya menggunakan lengan hanfu nya sendiri.
“Bao Yu benar Nona, jika orang itu ingin menyerang saat kita lengah dia pasti akan membiarkan Nona terpanah waktu itu bukannya malah sebaliknya” sahut Tao setuju dengan Bao Yu.
“Siapa yang tahu” ujar Azka lalu keluar dari goa dengan perasaan campur aduk.
“Paman Zhishu kenapa sedari tadi tidak mengeluarkan pendapat, apa paman tidak memiliki sesuatu untuk di bicarakan” tanya Xiao Bai.
“Wah wah Zhishu kau terlihat pintar kali ini” ujar Tao menggoda Zhishu.
“Jika untuk keselamatan istri Zhishu harus berusaha” sahut Zhishu.
“Cih….. jika paman ingin melindungi Tuan maka paman harus kuat” cibir Bao yu.
“Benar kata kakak, jika paman ingin di masukkan kedalam kandidat calon ayah Xiao Bai, setidaknya paman harus sekuat Master Zhu baru boleh” sahut Xiao Bai yang merupakan penggemar setia Master Zhu.
“Meski Zhishu tidak kuat namun Zhishu punya nyawa untuk melindungi istri” ujar Zhishu tegas membuat Bao Yu serta Xiao Bai terdiam.
“Kalian berdua berhenti menyudutkan Zhishu, bukan kah kalian penasaran dengan Nona yang begitu khawatir menjadi buronan” sahut Tao yang sedari awal penasaran dengan kekhawatiran Azka yang sangat kentara.
“Entah masa lalu seperti apa yang bunda alami hingga membuatnya seperti itu” ujar Xiao Bai menerka nerka.
“Tuan punya masalalu yang kelam tentang menjadi buronan maka dari itu dia benar benar tidak ingin kita juga merasakan apa yang pernah dia rasakan” ujar Bao Yu seakan akan tahu tentang masa lalu Azka.
“Kakak dari mana kau tahu?” tanya Xiao Bai.
“Sepertinya kamu banyak tahu tentang Nona” sahut Tao.
__ADS_1
“Itu rahasia, tapi kalian harus tahu Tuan itu bukan orang yang buruk” jawab Bao yu.
“Ya aku tahu, dia akan menjadi iblis untuk orang yang menjahatinya namun akan menjadi bidadari untuk orang yang baik kepadanya” sahut Tao.
“Kenapa kau menyebutnya bidadari bukankah kebalikan iblis adalah malaikat?” tanya Bao Yu membenarkan kesalahan pada omongan Tao.
“Karna Nona sangat cantik maka dari itu aku menyebutnya bidadari” jawab Tao membanggakan kecantikan Nonanya.
“Dasar pria dewasa” sahut Bao Yu.
“Tapi bunda benar benar wanita tercantik yang pernah aku lihat” sahut Xiao Bai menyanjung ibundanya.
“Memangnya seberapa banyak kau melihat wanita?” tanya Bao yu.
Kini ketiganya telah larut dalam pembicaraan hingga tidak ada yang menyadari jika Zhishu sudah pergi keluar dari goa.
“Tunggu dulu kemana perginya paman Zhishu” sahut Xiao Bai yang mulai menyadari tempat di sebelahnya kosong.
“Gawat!! jika Nona tahu anak itu hilang bisa habis kita bertiga” ujar Tao sambil mengacak ngacak rambut hitam legamnya.
“Tenang saja, sedari awal aku sudah curiga dengan orang itu kalian tahu sendiri bukan, auranya terasa kuat namun terlihat lemah dan lebih parahnya aku tidak bisa melihat tingkat kultivasinya” sahut Bao Yu yang sedari awal bertemu sudah mencurigai Zhishu.
“Bukan kah Zhishu memang tidak memiliki kultivasi?” tanya Tao.
“Kau tahu, tidak bisa melihat tingkat kultivasi bukan berarti hanya orang itu tidak memiliki kultivasi namun bisa jadi tingkat kultivasinya lebih kuat dari kita” ujar Bao Yu menjelaskan panjang lebar.
“Jika memang benar dia orang yang lebih kuat dari kita kenapa berpura pura menjadi idiot, tapi selagi dia tidak menyakiti Nona maka aku akan merasa lega” sahut Tao.
“Biarlah jika memang paman Zhishu orang yang kuat maka dia akan kembali ke dalam goa dengan selamat, jika tidak maka siap siap saja kita kena kemarahan ibunda” ujar Xiao Bai.
Berbeda halnya dengan keadaan goa yang penuh kecurigaan di lain tempat Azka sedang merenungkan perkataan Zhishu yang dia curi dengar sebelum benar benar pergi meninggalkan goa.
“Melindungiku dengan nyawanya, terdengar sederhana namun itu artinya diriku lebih penting dari dirinya sendiri, Zhishu sebenarnya kamu itu siapa?” gumam Azka sambil berjalan terus membelah hutan di malam hari.
Azka benar benar tidak habis fikir seorang Zhishu bisa mengeluarkan kata kata manis seperti itu, ah dia memang penggoda wanita ulung.
“Ahhh aku ini bicara apa sih” ujar Azka lalu menendang nendang krikil di depannya untuk mengalihkan perhatiannya.
“Aduh…. hei siapa disana!!!!”
TBC.
Jangan lupa tinggalkan jejak😊
__ADS_1