Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
91 TAO


__ADS_3

“Haruskah kami menghabisinya juga?” tanya Shuwan.


“Tidak perlu, biarkan dia bermain main aku hanya perlu membawa istri langsung ke Kerajaan Anyelir dan melewatkan Kerajaan Barat agar A Chan kecewa”


***


Kali ini Zhishu tidak akan membiarkan seorang Haechan punya peluang dan berakhir menang banyak, jadi Zhishu benar benar membawa Azka langsung berteleport ke Kerajaan Anyelir yang pemandangannya … err … sulit di artikan.


Pohon tumbang dimana mana, banyak bekas ledakkan seperti habis terkena Bom jika di zaman modern lalu beberapa rumah penduduk yang sepi tiada manusia didalamnya, dan jangan lupakan banyak nya mayat yang bergelimpangan, ditambah lagi langit malam yang akan terasa lebih mencekam jika di sandingkan dengan suasana di Kerajaan ini.


Haruskah kita menyebutnya dengan pemandangan seru, dan menyenangkan.


Plakkkk/ gak gitu konsepnya.


Tidak tidak, ini masih ada untungnya bagi Zhishu, yah berhubung banyak rumah kosong jadi Zhishu bisa bebas memilih rumah untuk mereka berdua tinggali.


“Wahhh suasana ini benar benar membuat jiwa baik hati Xiao Bai tersentuh” ujar Xiao Bai yang tiba tiba muncul di hadapan Zhishu menggunakan wujud manusianya.


Zhishu yang saat itu hendak membaringkan tubuh Azka di atas ranjang lusuh milik orang pun tidak jadi, dan lebih memilih untuk menoleh ke arah Xiao Bai yang kini sedang menyentili dengkul Tao yang berwujud manusia dengan Bao Yu yang kini berjalan ke arah Zhishu dengan wujud manusianya juga.


“Kenapa Master Zhu setuju dengan ajakan Tuan untuk melakukan perjalanan sulit dan malah meninggalkan perjalanan gampang yang tinggal berteleport?” tanya Bao Yu sambil memincingkan matanya membuat Zhishu tersenyum.


Tanpa menghiraukan pertanyaan Bao Yu Zhishu malah membaringkan tubuh sang gadis di atas ranjang lusuh itu lalu menutupinya menggunakan jubah kebesarannya yang hangat, karna sejujurnya Zhishu tidak punya selimut tebal seperti milik Azka.


“Apa itu pertanyaan?” bukannya menjawab Zhishu malah kembali bertanya membuat Bao Yu jengkel.


“Aku akan sangat serius jika hal itu menyangkut Tuan, jadi Master jangan pernah main main dan malah mengalihkan pembicaraan” jawab Bao Yu dengan gaya angkuhnya membuat Xiao Bai dan Tao memilih pergi keluar untuk berjaga.

__ADS_1


Mungkin Xiao Bai dan Tao sudah bosan mengenai Zhishu dan Bao Yu yang lebih sering bertengkarnya dari pada akurnya.


“Paman tidakkah kamu merasa mereka berdua menyembunyikan sesuatu?” tanya Xiao Bai saat mereka berdua sudah berada di luar rumah.


“Entahlah” jawab Tao sambil membuang nafasnya kasar.


“Oh ayolah paman, jadilah peka!! sepertinya kakak tahu banyak hal mengenai ibunda bahkan mengenai ingatan ibunda yang hilang, jadi menurut kesimpulan dari Xiao Bai jika kakak tidak berbohong tentang ingatan bunda yang menghilang maka pasti ibunda ada hubungannya dengan pemilik ruang dimensi yang sebelumnya”


“Maka dari itu Bao Yu/ kakak tau semuanya” sahut Tao dan Xiao Bai bersamaan lalu bertos ria karna pemikiran mereka berdua sama.


“Lalu untuk ayahanda, sepertinya dia tahu sedikit tentang masalalu ibunda, paman tahu? jika ibunda benar benar berasal dari sini maka jika di hitung dari umur ayahanda pastilah dia pernah mendengar rumor mengenai ibunda dari orang orang terdahulu”


“Tunggu dulu Xi’er bukankah identitas Nona sangat misterius lantas kenapa bisa ada rumor?” potong Tao menanyakan hal jangal dari kesimpulan Xiao Bai yang terkesan terburu buru.


“Jadi begini, bukankah ibunda mampu mengontrak pedang naga milik Dewi Perang?” tanya Xiao Bai sambil berjongkok lalu mencoret coret tanah di bawahnya membuat pola struktur yang mungkin saling berhubungan membuat Tao mau tidak mau harus ikutan jongkok.


“Pertama Ibunda bisa mengontrak pedang naga itu yang artinya ibunda punya suatu hubungan dengan Dewi Perang, dan jangan lupakan apapun yang berhubungan dengan Yang Mulia Dewi Perang pasti rumornya akan terdengar sampai dunia bawah, karna mereka sangat mengidolakan sosok Dewi Perang yang bijaksana, apa lagi menurut rumor Dewi Perang di kabarkan diperebutkan oleh Dewa Kegelapan beserta Dewa Perang secara bersamaan, yah meskipun Dewa Kegelapan adalah mutlak sahabat dari Dewi Perang, jadi bukan kah hal remeh seperti hubangan ibunda sama Dewi Perang seharusnya sudah terdengar ke telinga para Kultivator Tua atau bahkan orang yang di sebut Guru oleh ayahanda.


“Tunggu dulu, sebagai binatang Legenda yang telah sampai pada puncak Ilahi aku Macan hitam Tao tidak pernah tuh mendengar tentang kematian Dewi Perang, apalagi tentang Dewi Perang yang bereinkarnasi, lantas apa hubungannya dengan Nona.


Dan sebaliknya aku malah mendengar rumor buruk tentang Dewi Perang yang mengadukan hubungan spesial antara Dewa kegelapan bersama Kaisar iblis yang sebelumnya hingga membuat kedua pasangan itu dihukum oleh Kaisar Dewa, dan itu terjadi hanya karna Dewi Perang yang cemburu akan kedekatan keduanya” sahut Tao mengingat apa yang pernah dia dengar dari beberapa monster kultivator yang pernah memburunya namun gagal.


Namun penjelasan Tao bukannya membuat Xiao Bai merasa nyambung malah membuatnya semakin naik pitam.


“Ya!!! apa maksudmu dengan mengatakan Dewi Perang buruk ha!! Dewi Perang iu terkenal dengan kebijaksanaannya hingga tidak mau berhubungan dengan laki laki manapun lantas bagaimana bisa dia cemburu dengan hubungan Kaisar Iblis dengan Dewa Kegelapan yang merupakan sahabat dekatnya!!! cih aku benar benar tidak percaya jika paman Tao mempercayai rumor murahan itu!!” teriak Xiao Bai sambil terus menjambak rambut Tao tidak terima.


Hilang sudah sopan santun bocah Naga itu terhadap Tao, tapi emang Xiao Bai pernah sopan.

__ADS_1


“Adu duhh … Xi’er lepaskan rambut ku, kenapa kamu jadi emosi gini sih, katanya kamu tidak tahu apapun tentang Dewi Perang, tapi kenapa kamu bisa seperti ini hanya karna mendengar rumor buruk tentangnya” aduh Tao sambil memengangi rambutnya yang mulai rontok sedikit sedikit akibat jambakan keras dari Xiao Bai.


Namun ketika mendengar aduhan Tao segera Xiao Bai melepaskan jambakannya.


“Te- tetap saja, aku kan penggemar berat Dewi Perang” ujar Xiao Bai sedikit gugup membuat Tao sedikit heran namun lebih memilih untuk membenahi rambutnya yang kini berantakan.


“Huh … sudahlah siapapun Nona dia tetaplah Nonaku, lagi pula dengan Nona baik baik saja itu sudah cukup untuk ku, lantas kenapa kita harus pusing pusing menggali rahasianya, bukankah lebih baik menjaganya” sahut Tao lalu kembali berdiri berniat masuk sebelum mendengar pernyataan mengejutkan yang keluar dari mulut Xiao Bai.


“Cih … ayolah paman jangan munafik!! bukankah paman ingin selalu bersama ibunda? maka dari itu paman lebih sering merubah wujud menjadi kucing dari pada manusia agar sering di gendong ibunda, lalu saat ibunda terluka paman bahkan tidak mampu berbicara dan hanya menunduk karna gagal menjaganya, dan yang paling membuatku muak adalah paman yang selalu mengalah saat aku dan kakak menjahili paman padahal paman mampu melawan, mengakulah paman hanya tidak ingin menyakiti kami yang sudah di anggap anak oleh ibunda, dan yang terakhir paman selalu ingin pergi saat ibunda sedang bermesraan dengan ayahanda, untungnya Xiao Bai yang peka ini selalu siap siaga mengajak paman pergi sebelum hati paman gosong.


Jadi … apa ini alasan paman tetap sendiri?” ujar Xiao Bai secara gamblang membuat jantung Tao mencelos.


Karna hal itu benar adanya.


“Apa paman mencintai ibunda?”


🐣🐣🐣


Ehem… cek satu dua tiga … hahahaha anyeong para readers yang author sayangi.


Wah wah rahasia Tao terbongkar nih, dan juga siapa sebenarnya Dewa dan kaum Iblis yang terkena hukuman terbongkar juga, ditambah lagi kalian pasti sudah tahu bukan tentang siapa itu Dewi Perang namun kalian belum tahu tentang hubungan pemeran utama kita dengan Dewi Perang, jadi tetap stay ya di cerita ini.


Mungkin cerita ini sudah memasuki konflik berat, terbukti dengan rahasia para pemainnya yang sudah mulai terbongkar satu persatu di tambah lagi hal ini sudah menyangkut Dewa yang artinya konflik rumit bakalan terjadi.


Tapi kalian tenang saja author bakalan berusaha sekuat tenaga membuat kalian mengerti dan tidak bingung dengan alur rumit yang di buat author😊.


Jadi sekali lagi tetap stay di cerita ini ya, author sayang kalian❤☺.

__ADS_1


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪


__ADS_2