Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
Penjelasan Bao Yu


__ADS_3

“Tuan sepertinya bala bantuan datang, dua orang menggunakan pakaian serba hitam dengan wajah di tutupi cadar” jawab Bao yu setelah melihat dua orang yang membantu Azka menghabisi para pembunuh bayaran.


“Siapa mereka?”


***


“Aku tidak tahu mereka berdua sudah berada pada ranah Master sepertinya bukan orang biasa” jawab Bao Yu sedikit khawatir.


Bagaimana bisa seseorang seperti mereka datang membantu tuannya.


Kita beralih kepada Xiao Bai yang kini membuat formasi pelindungan untuk kereta yang berisikan dirinya dengan Zhishu dan Xu Kai lalu duduk dengan tenang tanpa tahu nasib ibundanya yang dantiannya hampir rusak.


Sedangkan Tao di bantu Elang Api milik Ketua Akademi menyerang lawan mereka tanpa ampun, mereka berdua berhasil membunuh 5 orang yang berada pada ranah Berlian tingat menengah dan itu mampu meringankan beban Azka yang kini tenaga dalamnya sudah habis.


“Bao Yu masih ada berapa lagi?” tanya Azka pelan dia bahkan hampir mencapai batasnya.


Penyerangan ini terjadi tiba tiba tanpa tahu kebocorannya, meski Azka sudah waspada namun siapa tahu mereka akan menggunakan cara licik dengan menggunakan obat tidur, untungnya obat tidur itu di campurkan racun jika tidak maka Azka pasti sudah tertidur tanpa tahu Zhishu sudah di bawa pergi.


Bayangkan betapa frustasinya Azka saat bangun tidur tiba tiba Zhishu sudah menghilang tanpa meninggalkan jejak.


“Pembunuh itu berjumlah 33 orang, Tuan sudah membunuh 17 orang lalu Tao dan elang api 5 orang jika di hitung mulai kemunculan Tao maka jumlah nya 8 orang karna sebelumnya Tao membunuh 3 orang, lalu dua orang misterius itu sudah membunuh 6 orang sisa dua orang, yang satu melarikan diri satunya lagi masih bertarung bersama Tao” jawab Bao Yu panjang lebar menjabarkan apa yang telah dia amati.


“Selesaikan sisanya” gumam Azka pelan lalu jatuh tidak sadarkan diri membuat Bao Yu secara reflek keluar dari ruang dimensi memanggil Tao dan Xiao Bai menggunakan wujud bocahnya.


“Kakak bunda kenapa!!!” teriak Xiao Bai dengan airmata yang tidak berhenti mengalir dari kedua matanya saat melihat azka tidak sadarkan diri.


“Dantiannya hampir rusak dia terkena serangan tenaga dalam dari orang yang kultivasinya berada 3 tingkat di atasnya” jawab Bao Yu sambil mengecek nadi Azka yang kini berbaring di tanah dengan tubuh Tao di jadikan bantal.


“Bagaimana bisa kita tidak merasakannya padahal kita binatang kontrak milik ibunda, dan ini sudah yang kedua kalinya, kakak apa yang kau sembunyikan dari kami!!!” bentak Xiao Bai dengan suara kekanak kanakannya sambil menjambak rambut Bao yu dengan brutal.


Ahh berandalan kecil ini.


“Berhenti menarik rambutku!!!!! kau tau alasan Tuan tidak mau menembus ranah selanjutnya ha!!!” bentak Bao Yu membuat Xiao Bai melepaskan jambakannya.


“Jangan bilang” sahut Xiao Bai namun terhenti dan beralih memeluk Azka yang sudah tidak sadarkan diri.


“Nona melakukan itu agar kita tidak merasakan kesakitan saat dia sakit, karna hanya yang mencapai ranah Berlian keatas yang mampu membuat keterikatan itu” sahut Tao pelan kini beralih menundukkan kepalanya dengan pandangan sendu.


“Kalian tahu aku menyesal sudah menyuruh Tuan membaca buku di perpustakaan, dia pasti membaca buku tentang kontrak hidup dan mati, Tuan tahu jika dia mati maka kita akan ikut mati tapi jika kita mati itu tidak berarti apapun pada Tuan, lalu ketika Tuan sudah mencapai ranah berlian keatas jika dia terluka maka kita akan merasa terluka juga, Tuan hanya tidak mau kita terluka” ujar Bao Yu panjang lebar membuat Tao semakin menundukkan kepalanya.


“Kenapa bunda terus memaksakan diri huhuhuhu” tangian Xiao Bai makin kencang sambil berusaha memasukkan air surgawi kedalam mulut Azka namun di cegah Bao Yu.


“Percuma, air surgawi hanya mampu menyembuhkan luka luar, berikan tuan pil penyembuhan tingkat tinggi setengah jam lagi dia akan sadar” sahut Bao Yu yang di angguki Xiao Bai.


“Paman Tao, bawa Tuan ke kereta agar tidak ada yang curiga aku akan menyadarkan yang lainnya, dan Xi’er bakar mayat mayat beserta darahnya untuk menghilangkan jejak pertarungan” lanjut nya lalu pergi memasukkan pil penawar racun mulai dari Ketua Akademi sampai penjaga bayangan setelah itu kembali ke ruang dimensi.


Sedangkan Tao di berubah wujud menjadi laki laki tampan lalu menggendong Nonanya ala bridal style menuju kereta di ikuti Xiao Bai dari belakang.


Pertama tama Tao memojokkan Zhishu lalu menidurkan Azka di pangkuan Zhishu setelah itu dia berubah menjadi kucing hitam kembali sedangkan Xiao Bai berubah menjadi ular merah dan melilitkan dirinya di pergelangan tangan Azka.


Lalu apa kabar Elang Api milik ketua akademi? jangan di tanya dia hampir bunuh diri karna melihat 3 binatang ilahi sekaligus dalam sehari, dan yang paling mencengangkan ketiganya hanya milik satu orang.


Ah mulai hari ini Elang Api itu pasti akan menjaga sikap di depan Azka.

__ADS_1


Selang 10 menit orang orang yang sebelumnya terkena bius sudah mulai tersadar, bahkan Zhishu adalah orang yang pertama kali bangun dari tidurnya.


“Eunghh” erang Zhishu sambil memijit tengkuknya yang terasa sakit.


‘Bagaimana aku bisa tertidur bahkan disaat aku tidak merasa kantuk’ batin Zhishu lalu melihat pahanya yang terasa berat, ah ternyata ada Azka.


“Tao, kenapa keretanya berhenti?” tanya Zhishu saat merasakan tidak ada pergerakan pada kereta yang dia tumpangi.


Bukannya menjawab Tao bahkan tidak bergeming pandangannya sedari tadi tertuju kepada Azka yang belum sadar, di dalam hati Tao benar benar merasa cemas sekaligus marah karna Nonanya lebih mementingkan para binatang kontraknya dari pada dirinya sendiri.


Merasa di abaikan kini Zhishu beralih menatap Xu Kai yang baru bangun dari tidurnya.


“Eunghhh… aku ketiduran ya? kenapa keretanya berhenti? apa kita sudah sampai?” tanya Xu Kai beruntun sambil memegangi kepalanya yang entah kenapa terasa sedikit sakit.


‘Sepertinya ada yang tidak beres’ batin Zhishu yang kini beralih menelisik pakaian yang di kenakan Azka.


Awalnya Zhishu mencium sedikit bau anyir namun melihat tubuh Azka yang baik baik saja dia merasa lega, tapi jika di perhatikan lagi hanfu bagian bawah Azka terdapat beberapa bercak darah yang tidak kentara akibat hanfunya yang bewarna gelap.


Kini Zhishu semakin yakin kalau ada sesuatu yang tidak beres.


‘Shuwan, Minghao jelaskan padaku apa yang terjadi’ batin Zhishu mencoba bertelepati dengan kedua bawahannya.


‘Maafkan kami Tuan kami terlambat, ada sekitar 33 pembunuh bayaran mengepung kereta yang Tuan naiki, sepertinya rombongan Tuan telah mengkonsumsi obat tidur yang tercampur dengan racun namun entah kenapa nyonya besar masih tersadar, saat kami datang nyonya besar sudah terkena serangan tenaga dalam yang mengakibatkan dantiannya hampir rusak, Tuan maaf atas keterlambatan kami” jawab Shuwan tangan kanan Zhishu dengan tubuh bergetar menahan ketakutan.


Seketika wajah Zhishu berubah kelam, beraninya mereka menyakiti gadisnya.


‘Sialan!!! cari tahu dari organisasi apa pembunuh bayaran itu dan yang memeritahkannya lalu bunuh mereka bersama keluarganya’ perintah Zhishu dengan amarah yang sudah memenuhi ubun ubunnya.


‘Baik Tuan’


Zhishu mengambil tangan Azka mengecek denyut nadi milik gadis nya lalu menghembuskan nafas lega, setidaknya dia sudah meminum pil penyembuhan tingkat tinggi.


Brakkk…..


“Dimana murid ku” tanya Ketua Akademi yang tiba tiba datang sambil membanting pintu kereta.


“Salam Guru/Ketua akademi” salam Zhishu dan Xu Kai secara bersamaan.


“Istri masih tidur” jawab Zhishu ramah namun jauh di lubuk hatinya ingin meluluh lantakkan orang yang berani membuat istrinya jatuh tidak sadarkan diri.


Segera Ketua Akademi melihat denyut nadi Azka dan setelah itu baru bisa bernafas lega.


“Syukurlah benar hanya tertidur” gumam Ketua Akademi yang masih bisa di dengar para penghuni kereta nomor 3 ini.


“Memangnya ada apa? kenapa Ketua Akademi terlihat panik?” tanya Xu Kai yang masih belum memahami keadaan sekitar.


“Tidak ada, Zhishu bangunkan murid kesayangan ku ini saat kita keluar dari hutan pinus” jawab Ketua Akademi lalu memberi perintah kepada Zhishu.


“Baik Guru” ujar Zhishu patuh lalu Ketua Akademi pergi menyuruh untuk melanjutkan perjalanan.


Tidak terasa 1 jam telah berlalu dan Azka masih belum tersadar, kereta bahkan telah berhenti didepan penginapan yang Azka minta.


Hal ini sukses membuat ketiga binatang kontrak Azka dan juga Zhishu merasa cemas karna Azka yang tak kunjung bangun.

__ADS_1


Hingga akhirnya Tao keluar menghampiri Ketua Akademi yang ternyata sudah berjalan menuju kereta yang di naiki Azka, segera Tao melompat ke pundak ketua akademi lalu berbisik.


“Jangan panik mari berbicara sebentar ketempat yang sepi”


Ketua Akademi yang awalnya ingin menjerit karna kaget tidak jadi akibat ucapan Tao.


“Tunggu sebentar aku ada urusan kecil” ujar Ketua Akademi yang di angguki Tetua kedua dan guru Li.


“Ka-ka-kamu binat- binatang mmm mitologi?” tanya Ketua Akademi tersendat sendat akibat gugup.


Saat ini Ketua Akademi telah membawa Tao menjauh dari rombongan menuju tempat yang sepi agar mereka berdua dapat berbicara dengan laluasa.


“Anggap saja begitu” jawab Tao singkat membuat ketua akademi menahan nafas.


Jadi muridnya ini punya binatang mitologi bersamannya, sungguh banyak kejutan.


“Aku akan menjelaskannya dengan cepat, jadi waktu di perjalanan rombongan kita di serang 33 pembunuh bayaran, sepertinya kalian telah mengkonsumsi obat tidur bercampur racun membuat kalian tidak sadarkan diri, namun tidak dengan Nona yang kebal terhadap racun”


“Apa murid ku kebal racun??”


“Jangan menyela!!!”


“Ah bbaik ma- maafkan aku”


“Karna hanya Nona, aku dan elang mu itu yang masih terjaga jadi kita bertiga melawan para pembunuh itu namun sayangnya Nona terkena serangan tenaga dalam dari seseorang yang tingkat kultivasinya berada pada tiga tingkat di atasnya jadilah sekarang nona tidak sadarkan diri”


“Lalu bagaimana keadaan murid ku saat ini?” tanya Ketua Akademi khawatir.


“Kau tenang saja, Nona punya kenalan alchemist hebat, jadi aku minta tolong padamu tinggalkan nona bersama Zhishu di penginapan, dia akan segera menyusul saat sudah baikan ah dan juga cari kan alasan yang tepat agar rombongan mu tidak curiga” jawab Tao yang langsung di angguki oleh Ketua Akademi.


“Bawa token ini agar mempermudah kalian saat menyusul” ujar Ketua Akademi sambil memberikan token giok bewarna hijau dengan ukiran aneh kepada Tao lalu membawa Tao kembali ke rombongan.


“Aiyya muridku masih tertidur!!” teriak Ketua Akademi pura pura kaget saat sampai di kereta Azka dan melihatnya masih tertidur di pangkuan Zhishu.


“Xu Kai bangunkan dia” perintah guru Li yang mengikuti Ketua Akademi menghampiri kereta Azka.


“Tidak perlu, dia pasti lelah, Zhishu bawa saja dia kepenginapan setelah bangun suruh dia menyusul” sahut ketua akademi membuat Xu Kai mengurungkan niatnya yang akan membangunkan Azka.


"Tap-"


"Apa ada yang keberatan?" tanya ketua akademi membuat guru Li mengurungkan perkataannya.


Akting yang bagus.


“Zhishu pamit guru” patuh Zhishu lalu menggendong Azka memasuki penginapan di ikuti Tao dari belakang.


Sedangkan seseorang yang saat ini melihat Azka tidak sadarkan diri sontak mengembangkan senyumnya.


“Rencana B berhasil, tapi sayang target meleset”


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys😁

__ADS_1


__ADS_2