Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
80 Penjelasan Zhishu


__ADS_3

**Buat para readers mohon maaf banget semalam author gak up🙏🙏🙏.


Author lagi ada masalah keluarga yang sukses membuat mood hancur amburadul dan membuat author hanya mampu nangis sampai ketiduran😥.


Huhuhu sad gak sih, sebagai gantinya author bakalan double up hari ini, tapi chapter satunya masih nyusul karna baru proses ngetik.


Yah semoga aja gak keinget masalah semalam, biar otak author kembali cemerlang😅.


Happy Reading Guys**.


“Siapa Ling Yue?” bukannya menyahuti Azka malah langsung bertanya to the point dengan tatapan tajam seakan sedang membicarakan musuh bebuyutannya.


***


Mendengar pertanyaan Azka entah kenapa Zhishu malah ingin tertawa, dia senang Azka posesif terhadapnya karna itu tandanya Azka benar benar sayang kepada dirinya.


Dan Zhishu juga merasa beruntung karna Azka adalah tipe orang yang mencari kejelasan terlebih dahulu tanpa harus terpengaruhi omongan orang lain.


“Aku akan menjelaskannya tapi aku akan meminta untuk istri tidak salah faham atau apapun sebelum cerita ini berakhir” jawab Zhishu lalu mendekat ke arah dan langsung membawa Azka ke dalam pangkuannya.


“Kyaaa!!!! kenapa harus seperti ini!!” teriak Azka mencoba memberontak untuk turun dari pangkuan Zhishu.


Ingat Azka masih marah dengan Zhishu namun dia juga harus mendapat penjelasan.


“Tenanglah, aku menyukai posisi seperti ini saat bercerita” jawab Zhishu santai sembari mengelus pundak Azka dengan tangan kanannya, sedangkan tangan kiri dia gunakan untuk memegangi pinggang Azka yang berontak.


“Cih alasan” sahut Azka mendecih lalu segera mencari posisi enak di atas pangkuan Zhishu.


“Istri jangan terus bergerak atau kau akan membangunkan ‘itu’” ujar Zhishu sontak menghentikan pergerakan Azka.


Yah, Azka bukanlah anak polos yang tidak tahu apa ‘itu’ yang di maksud Zhishu.


Plaakkk!!!


“Dasar mesum!!!!” maki Azka sembari memukul kepala Zhishu.


“Ah… istri kenapa kamu memukul ku?” tanya Zhishu sambil mengelus kepalanya yang kena pukul Azka.


“Aku tidak memukulmu tapi aku memukul jin botol mesum yang hinggap di otakmu” jawab Azka enteng membuat mata Zhishu membola.


“Wahhh…. kamu pikir aku kerasukan gitu!!” teriak Zhishu tidak terima membuat Azka langsung tertawa.

__ADS_1


Zhishu yang melihat tawa Azka sontak merasa bahagia, yah kebahagiaan zhishu itu sederhana, cukup dia dan azka selalu bersama namun sayang dewa sepertinya mempersulit kebahagiaannya.


Zhishu bahkan rela meninggalkan kekayaan serta jabatannya yang melelahkan karna harus memikirkan semua umat dataran tengah, Zhishu juga rela jika seandainya identitas nya harus hancur hanya demi bisa hidup bahagia bersama Azka.


Identitas yang menurutnya penuh larangan dan aturan meski Zhishu telah memutus kan hubungan.


“Apa istri masih marah?” tanya Zhishu saat Azka berhenti tertawa.


“Tergantung penjelasanmu” jawab Azka bohong! nyatanya Azka tidak pernah bisa marah beneran dengan Zhishu.


Saking asyiknya berbicara mereka berdua bahkan lupa dengan keberadaan Xiao Bai di depannya yang sedang mandi serta Bao Yu dan Tao yang masih berada di sampingnya.


“Paman Tao ayo pergi” ajak Xiao Bai sambil keluar dari sungai.


“Kenapa kamu hanya mengajak paman Tao?” tanya Bao Yu yang tidak di ajak padahal hatinya udah komat kamit sama tuannya yang lupa daratan kalo udah sama Zhishu.


“Xiao Bai perlu menjaga kesucian mata paman Tao dari keromantisan mereka” jawab Xiao Bai tanpa rasa bersalah lalu masuk ke ruang dimensi di ikuti oleh Bao Yu.


“Sial!! lihat saja macan ini pasti akan menemukan macan betina yang siap menerima ketampananku yang sulit di terima kaum betina ini” gumam Tao menggerutu lalu melesat pergi ke ruang dimensi.


“Hahaha anak anak benar benar terlalu menistakan Tao yang masih sendiri” sahut Zhishu yang sedari tadi mendengar cek cok kecil di sebelahnya sambil terkekeh pelan.


“Jangan membahas hal lain!! aku perlu penjelasanmu” sahut Azka saat Zhishu mencoba mengalihkan perhatian.


Dan ternyata Guru tidak hanya punya aku sebagai murid tapi dia juga punya Haechan yang waktu itu masih berumur 5 tahun, sejak saat itu aku mulai berteman baik dengan Haechan bahkan hubungan kita melebihi saudara, apapun itu kita lakukan bersama bahkan mandi pun bersama”


“Berarti asetmu pernah di lihat Haechan dong?” tanya Azka kecewa membuat Zhishu terkekeh pelan.


“Tidak sampai begitu, kita mandi selalu memakai lapisan pakaian dalam jadi istri tidak perlu kecewa” jawab Zhishu sambil mengelus surai Azka membuat Azka malu karna keceplosan bertanya masalah yang tidak tidak.


“Lalu tentang Ling Yue?” tanya Azka kembali.


“Nah disini lah masalah itu datang, waktu aku dan Haechan sudah menginjak usia 30 dan 25 tahun tiba tiba Guru mengangkat murid lain yang saat itu dia temukan dalam keadaan sekarat dan murid itu adalah Ling Yue yang waktu itu masih berumur 17 tahun, awalnya semuanya berjalan dengan lancar, aku dan Haechan mulai membangun ladang harta dengan membuat sekelompok pembunuh bayaran sampai di kenal di beberapa penjuru termasuk dataran tengah dan juga dataran Dong Fang hingga aku dan Haechan mulai kewalahan untuk menjadi pemimpin di dua dataran sekaligus, akhirnya aku dan Haechan memutuskan untuk membaginya dengan Haechan yang memimpin dataran Dong Fang dan aku yang memimpin Dataran tengah.


Sedangkan Ling Yue yang kami anggap lemah karna dia adalah seorang wanita dia masih hidup bergelimpangan harta bersama Guru, sampai pada akhirnya waktu aku berusia 45 tahun dan Haechan yang berusia 40 tahun Guru meninggal.


Kami bertiga sangat terpukul terlebih Ling Yue yang kehilangan sumber hartanya”


“Dia bukannya kehilangan paman Huang malah kehilangan sumber harta?” sela Azka bertanya dengan wajah tidak percaya.


“Ya! wanita itu serakah, awalnya aku sudah tahu perangainya yang mulai menghambur hamburkan uang milik Guru setahun setelah dia datang, namun tidak dengan Haechan yang berhati lembut dia bahkan mulai membiayai hidup Ling Yue setelah kematian Guru.

__ADS_1


Ling Yue yang merasa mendapat jalan keluar pun, mulai memanfaatkan kebaikan Haechan dengan berpura pura untuk mencintainya dan bodohnya lagi Haechan berangsur angsur mencintai wanita itu juga.


Dari sana aku benar benar membenci Ling Yue, aku bahkan sudah menasehati Haechan beberapa kali namun dia tidak percaya dan malah menuduhku cemburu akan hubungan mereka berdua, dan yah hal itu mampu membuatku berhenti sebelum pertemananku dengan Haechan hancur, setidaknya wanita itu tidak menghianati Haechan itu sudah cukup.


Akhirnya untuk mengalihkan perhatian ku dari Haechan aku mulai membangun istana kerajaan kegelapan serta merekrut orang orang seperti Jingmi, Minghao, dan juga Shuwan lalu mulai mengusai perdangangan di dataran tengah sampai dataran Nan Fang ( Bagian Selatan ) hingga di angkat menjadi pemimpin dataran Tengah dengan nama Master Zhu namun kekayaan ku jelas mencapai dataran tetangga, hohohoho kaya kan aku ” jawab Zhishu panjang lebar dengan menyombongkan kekayaannya di akhir membuat pikiran Azka traveling kemana mana.


Jadi berapa umur Zhishu sekarang T_T


“Dan hari yang aku takut kan akhirnya datang, Ling Yue mendengar kabar pencapaian ku dan akhirnya memilih untuk sering berkunjung ke kerajaan kegelapan untuk menggoda ku tapi yang dia dapatkan hanya makian pedas dari mulut Zhishu yang tampan ini.


Sejatinya orang serakah memang tidak pernah menyerah soal harta, bahkan Ling Yue pernah merangkak ke ranjangku dengan memberi racun afrodistak di minuman ku, Ling Yue memang tahu akan kelemahan ku yang tidak bisa membedakan racun dan dia menggunakan kelemahanku waktu itu, tapi kebenaran untungnya masih berpihak pada ku, pada akhirnya minuman itu di minum oleh jendral besar kerajaan kegelapan karna waktu itu aku sedang tidak ingin meminum teh.


Dan yah aku sempat kerepotan mencarikan tabib untuk mengatasi jendral besar yang waktu itu terpengaruh oleh minuman laknat itu.


Awalnya Haechan tidak tahu apapun tentang kelakuan Ling Yue karna dia sendiri lebih sering keluar berpetualang mencari hal baru untuk memenuhi kesenangannya sampai akhirnya lama kelamaan Haechan mengetahui tentang Ling Yue yang sering keluar dari markas milik Haechan untuk mengunjugi kerajaan kegelapan dari mata matanya.


Dan Yang paling membuatku tidak percaya adalah, Haechan malah menuduhku yang telah menggoda Ling Yue dengan harta, menurutmu siapa lagi yang memutar balikkan kenyataan jika bukan si jal*ng Ling Yue sampai membuat pertemanan yang aku jaga mulai retak dan muncul perang dingin antara aku dan Haechan”


“Kau mau kemana?” tanya Zhishu memotong ceritanya saat melihat Azka sedang membenahi kuciran rambutnya lalu berusaha turun dari pangkuan Zhishu.


“Aku akan membunuh wanita sialan yang berani beraninya menggodamu di masa lalu” jawab Azka dengan mengeluarkan aura membunuh yang begitu pekat untuk anak seusianya.


“Dimana tempat tinggalnya?” tanya Azka ketus membuat Zhishu terkekeh.


Lihat, betapa beruntungnya Zhishu bisa mendapatkan Azka yang penuh kejutan.


“Tidak perlu membunuhnya lagi pula dia sudah mati” jawab Zhishu enteng membuat Azka seketika melepaskan aura membunuhnya.


“Apa?”


🐣🐣🐣


BONUS PICT.



Foto Zhishu yang cetar membahana🤩 anggap aja ada tatonya ya guys, dan semoga gak menghancurkan ekspektasi kalian tentang visual zhishu😊.


Zhu Zhishu, cowok paling keren di mata Azka dan author tentunya😂😂 namun sayangnya dia punya banyak rahasia tentang masa lalu serta identitasnya dan juga kedua orang tuanya yang belum di ketahui oleh Azka dan para readers.


TBC.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys😊


__ADS_2