
“Kapan aku pernah bilang jika Nona Azka adalah Reinkarnasi dari Dewi Perang?”
***
“Lantas?” tanya Xiao Bai yang kini tengah kebingungan stadium akhir.
“Nona adalah putri satu satu nya dari Dewi Perang”
Deg…
“Paman yakin? hanya putri satu satu nya, bukankah ibunda memiliki kakak?” tanya Xiao Bai yang saat ini benar benar terfikirkan Hyunjin.
“Hei … kau meragukanku, selain putri satu satunya Nona adalah anak tunggal jadi mana mungkin dia punya seorang kakak” jawab Xi Long santai.
“Tidak tidak, lalu bagaimana dengan Paman Hyunjin?” gumam Xiao Bai tanpa sadar.
“Hyunjin? siapa Hyunjin? lagi pula aku yang telah merawat Nona selama 2 tahun penuh, dan setelah itu Dewi Perang membawanya pergi entah kemana, kau tahu saat aku mendengar Nona kehilangan ingatannya dua tahun belakangan ini hati ku benar benar hancur” ujar Xi Long.
“Emang paman punya hati?” tanya Xiao Bai meremehkan Xi Long untuk mengalihkan pembicaraan, yah dia tidak ingin menjawab tentang Hyunjin karna Azka yang tertutup, Xiao Bai berfikir jika hal itu bukan seharusnya di ketahui orang lain.
“Hei kamu mengejekku!!” sahut Xi Long tidak terima.
“Tidak, mana berani Naga yang hanya di asuh oleh keturunan Dewi Perang dan juga di percayai oleh Dewi Perang untuk menjaga pedangnya ini berani mengejek Binatang Iblis yang hanya di asuh secara langsung oleh Dewa Kegelapan” ujar Xiao Bai santai sambil turun dari atas pohon membuat Xi Long jengkel.
“Wahh … naga itu, apa dia barusan mengejekku?” gumam Xi Long pelan lalu mengikuti langkah Xiao Bai.
Berhubung hari sudah pagi dan matahari benar benar sudah menampakkan dirinya, Xiao Bai pun membawa Xi Long menuju ruang dimensi atas izin Azka yang kini tengah memasak didalam sana.
Mari kita lihat bagaimana Katroknya seorang Xi Long yang belum pernah melihat ruang dimensi mewah milik Azka.
“Wuaahhh … ruang dimensi ini sangat berbeda dengan milik Tuan yang di penuhi lautan lava” gumam Xi Long membuat Xiao Bai mengingat ruang dimensi milik Zhishu yang juga di penuhi dengan lautan lava dan juga es di dalamnya.
“Lautan lava? apa di dalamnya juga ada lautan es nya?” tanya Xiao Bai penasaran.
“Apa kamu fikir kedua benda itu bisa bersatu? mana mungkin!!” jawab Xi Long sewot, membuat Xiao Bai ingin sekali mengajak Xi Long ke ruang dimensi milik Zhishu agar dia tahu jika hal itu mungkin.
“ASTAGAA!! DEMI DEWA KEMATIAN, DEWA PERANG, DEWA KEGELAPAN, KAISAR DEWA DAN SEMUA DEWA!! ITU ADALAH SUNGAI AIR SURGAWI!!” teriak Xi Long dengan heboh lalu segera melompat kedalam sungai itu.
“Waah … orang dari pelosok mana yang kamu bawa itu?” tanya Bao Yu saat melihat kekatrokan Xi Long yang kini tengah berenang kesana kemari menggunakan wujud manusianya.
__ADS_1
“Sekarang aku menyesal membawanya kesini” jawab Xiao Bai dengan tampang putus asanya membuat Bao Yu terkekeh pelan.
“Kakak pernah melihat wujud manusia paman Xi Long?” lanjut Xiao Bai menanyakan perihal wujud Xi Long.
“Tidak, tapi aku bisa mengenalnya hanya dengan sekali lihat” jawab Bao Yu santai.
“Terserah, dimana ibunda?” tanya Xiao Bai.
“Di dapur bersama Paman Tao” jawab Bao Yu lalu berlalu pergi meninggalkan Xiao Bai.
Xiao Bai sendiri kini berlari riang menuju dapur untuk membantu Azka mencicipi makanan.
“Astaga! pemandangan apa ini?” gumam Xiao Bai saat melihat Azka yang sedang memasak dengan Tao yang sedang senyum senyum sendiri memperhatikan Azka.
“Paman hidungmu berdarah tuh” ujar Xiao Bai tiba tiba membuat Tao terlonjak kaget dan segera menghapus darah yang mengalir dari hidungnya.
“Berdarah? kamu sakit?” tanya Azka sambil terus menggoreng daging tumis yang sebentar lagi akan matang.
“Pantas saja” gumam Xiao Bai pelan saat melihat penampilan hot Azka.
Hari ini Azka mengenakan hanfu pria seperti biasanya, namun kali ini Azka hanya mencepol rambutnya asal, membuat leher mulusnya semakin terlihat sempurna.
Azka sendiri tidak faham dengan apa yang di katakana Xiao Bai, jadi dia melanjutkan memasaknya yang sempat tertunda.
Tidak berselang lama, kini masakan Azka sudah jadi dan segera membawanya ke gazebo untuk di nikmati.
“Dia siapa?” tanya Azka saat mendapati lelaki tampan berambut hitam dengan pakaian panas hingga memperlihatkan perutnya yang sixpack dan juga di perkuat dengan wajah sexy, yang kini sedang tersenyum senang di depannya yang tidak lain adalah Xi Long.
Xi Long sendiri hanya menganga lebar melihat penampilan Azka yang bak Dewi, eh emang keturunan Dewi sih, tapi wajah ini benar benar.
“Sempurna” ujar Xi Long tanpa sadar membuat ketiga binatang kontrak milik Azka menatapnya nyalang, terutama Tao.
“Hanya orang lewat yang tidak penting” jawab Bao Yu yang langsung di angguki dengan semangat oleh Xiao Bai dan juga Tao.
“Waahh … penolakan macam apa ini? hati ku benar benar sakit” sahut Xi Long sambil memegangi dada bidangnya.
“Dimana Long Long?” tanya Azka lagi tanpa mempedulikan Xi Long yang menatapnya penuh arti penderitaan.
Azka sendiri tidak begitu memperdulikannya, sebab ketiga binatang kontraknya juga tidak akan membawa sembarang orang untuk masuk.
__ADS_1
“Ah nooonaa” teriak Xi Long manja membuat Tao ingin muntah.
“Jangan bilang”
“Ya, paman Xi Long yang mengerikan telah berubah menjadi paman Xi Long yang tampan tapi masih tampanan ayahanda” sahut Xiao Bai memotong tebakan Azka membuat Xi Long merengut kesal.
“Wah … Long Long kau berubah menjadi pria tampan!!” ujar Azka semangat, hidupnya benar benar di kelilingi laki laki tampan.
“Ehem … Nona jangan terlalu memuji aku mem-”
“Tapi masih tampan Tao dan Zhishu” potong Azka melanjutkan perkataannya yang belum selesai membuat Xi Long kembali cemberut, sedangkan Tao kini tersenyum penuh kemenangan.
“Hahahahaha, maka nya paman jangan terlalu percaya diri, itu tidak baik loh” sahut Xiao Bai di sela sela tawanya.
“Sadar diri woyy” sahut Xi Long tidak terima.
“Kupikir kalian berdua akan sedikit sulit untuk menjadi dekat, tapi kurasa tidak” sahut Azka tiba tiba sambil memasukkan potongan daging kedalam mulutnya.
“Tidak!! itu tidak akan pernah terjadi!” jawab Xiao Bai dan juga Xi Long bersamaan lalu segera memakan makanannya mengikuti Azka.
“Wah Nona aku tidak tahu jika di dunia ini ada makanan seenak ini” ujar Xi Long setelah menelan suapan pertama membuat dahi Azka mengkerut.
“Nona tidak menyukai seseorang yang makan sambil berbicara, jadi diam dan teruskan makanmu” sahut Tao membuat Xi Long terdiam dengan patuh dan melanjutkan makannya.
Kini sarapan pagi itu berjalan dengan lancar sampai.
“Bunda sepertinya ayahanda sudah kembali” ujar Xiao Bai tiba tiba lalu memasukkan air kedalam mulutnya dengan segera.
“Kau benar, aku akan membersihkan ini jemputlah dia” sahut Azka saat merasakan aura Zhishu yang sangat khas memasuki rumah kosong.
Sepertinya Zhishu sengaja tidak menekan auranya agar mereka semua mengerti kedatangannya.
🐣🐣🐣
Ehem ehem … gimana nih udah pada tahu kan tentang hubungan Azka dengan Dewi Perang, tapi kalian belum tahu tentang Hyunjin, Zhishu dan juga masa lalu Dewi Perang, jadi stay terus ya di cerita author💃.
Author sayang kalian❤.
TBC.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪