
Azka sendiri sudah memiliki rencana untuk esok hari, dia hanya perlu mengikuti isi surat tentang pendaftarannya di Akademi bersama Xi Long dan juga Zhishu, tapi selain itu Azka juga akan sering menyelinap keluar untuk sekedar mencari informasi, setelah itu baru menyusun rencana yang tepat untuk mencuri Token Iblis.
***
Keesokan harinya Azka sudah bersiap siap di depan goa bersama Xi Long dan juga Zhishu untuk segera keluar dari hutan musim semi ini lalu melanjutkan perjalanan ke ibukota Kerajaan Awan untuk sampai di Akademi Tian Lu.
Hari ini Azka terlihat tampan dengan stelan hanfu pria bewarna biru navy dengan sulaman bergambar ular putih yang melilit bahu kanannya, dengan rambut yang hanya di kucir menggunakan pita bewarna putih, dia juga menggunakan selendang bewarna hitam kali ini untuk menutupi separuh wajahnya dan bukan cadar seperti biasanya, jadi makin terlihat cowok, sedangkan Zhishu entah dapat dari mana hanfu yang di pakainya saat ini, benar benar persis seperti yang di kenakan Azka, hanya saja sulaman ularnya bewarna emas, dan untuk Xi Long seperti biasa dia memakai pakaian panas bewarna hitam yang memperlihat delapan kotak di perutnya.
Sebenarnya Xi Long tidak punya hanfu selain yang dia kenakan pertama kali, dan yah dia meminjam milik Tao, rasanya benar benar berbeda jika Tao yang memakai maka hanfu itu terlihat sopan, namun jika Xi Long yang memakai … em sepertinya di sengaja tidak mengikat talinya dan memamerkan perut kotak kotaknya.
“Bunda yakin akan belajar ke sana?” tanya Xiao Bai yang tiba tiba muncul membuat Xi Long terjungkal kebelakang.
“Bisa gak kalau datang ngasih aba aba dulu” maki Xi Long sambil mengelus pantat sexynya.
“Gak bisa! sebentar lagi paman juga akan terbiasa seperti paman Tao dan yang lainnya” jawab Xiao Bai acuh lalu kembali menatap Azka.
“Dasar bocah!!” maki Xi Long yang sudah tidak hiraukan sama sekali.
“Apa bunda yakin kesana? bunda akan berada di asrama wanita dan tentunya tidak dekat dengan ayahanda atau paman Xi Long yang berada di asrama laki laki” tanya Xiao Bai yang mulai mengkhawatirkan Azka.
Sistem di Benua Tengah benar benar unik, mereka tidak menggunakan Pavilium atau sebuah kediaman, melainkan asrama yang membedakan kultivator pria dan wanita.
Ya Xiao Bai tahu betapa sulitnya menjadi lemah dan di tindas yang lebih kuat, ehem karna dia juga pernah merasakan sebagai si penindas, hanya saja dia takut jika orang orang di sana akan lebih parah lagi.
Yah meskipun kekuatan fisik Azka benar benar memukau, namun tingkat kultivasinya dan tenanga dalamnya masih terbilang rendah.
“Kamu meragukan kemampuanku?” tanya Azka.
“Tidak bisakah ibunda meningkatkan kultivasi saja, kakak bilang ibunda sangat mudah melakukannya namun kenapa ibunda menghentikannya?” bukannya menjawab Xiao Bai malah balik bertanya membuat Azka benar benar kesal, oh ayolah jangan membahas hal ini.
Sebenarnya Zhishu tidak ingin menghentikan pembicaraan ini, sebab dia juga setuju dengan Xiao Bai perihal Azka yang harus meningkatkan kemampuannya, di zaman ini sebagus apapun kekuatan fisik tetap saja akan kalah pada master kultivasi yang tinggal mengeluarkan tenaga dalam, apa lagi ini Benua Tengah! tempat di mana orang akan mempertanyakan tingkatan kultivasi kalian.
Zhishu hanya tidak ingin Azka terluka saat dia sedang tidak bersamanya.
Namun melihat alis Azka yang mulai menyatu akibat kesal Zhishu jadi mengurungkan niatnya untuk tetap diam.
“Xi’er tenang saja, ayah akan memikirkan cara agar istri bisa se asrama dengan ku jadi aku juga bisa memantau keselamatannya” sahut Zhishu menengahi.
“Apasih!! aku bisa jaga diri sendiri!!” potong Azka dengan nada emosi lalu pergi meninggalkan mereka.
__ADS_1
Melihat itu Zhishu langsung mengejar Azka sebelum ada yang mengambil kesempatan saat dia dan sang gadis sedang bertengkar.
“Huftt … sepertinya Nona sangat sensitive jika menyangkut pertahanan diri?” tanya Xi Long yang tidak tahu apapun permasalahannya.
Sebenarnya dia juga sedikit penasaran, kenapa tingkat kultivasi Azka cuma segitu gitu aja, bukankah keturunan Dewa Dewi akan di karuniai kecepatan kultivasi yang memukau, tapi kenapa Nonanya tidak!.
“Yah, paman tahu ibunda benar benar tidak ingin meningkatkan tingkat kultivasinya lagi” jawab Xiao Bai membuat Xi Long tersentak kaget.
Jadi ini kemauannya sendiri!
“Kenapa?” tanya nya penasaran.
“Jika ibunda menginjak ranah selanjutnya maka ikatan kontrak akan semakin erat, dan itu menyebabkan jika bunda terluka kita binatang kontraknya juga ikut terluka! jadi bunda melakukan ini untuk kita” jawab Xiao Bai membuat Xi Long teringat seseorang.
Benar benar seperti sifat Dewi Perang, meski Xi Long adalah binatang peliharaan Dewa Kegelapan namun dia lebih akrab kepada Dewi Perang yang notabenya sahabat dari Dewa Kegelapan, ah jika mengingat kembali pengorbanan Dewi Perang, dia benar benar merasa gagal menjaganya.
“Yah sikap kolotnya itu benar benar menurun” gumam Xi Long membuat Xiao Bai menoleh.
“Paman mengatai ibunda, hati hati loh kalau ibunda dengar paman mengatainya kolot ha-”
“Siapa yang mengataiku kolot hah!!” teriak Azka yang tiba tiba muncul kembali beserta Zhishu dengan mulut sedikit berdarah seperti habis di gigit.
“Ayahanda kenapa mulutmu berdarah?” tanya Xiao Bai panik membuat air muka Zhishu berubah menjadi memerah, termasuk Azka.
Sebenarnya apa yang terjadi saat Zhishu menenangkan Azka yang marah marah.
“Sudah jangan di bahas lagi, sebenarnya siapa yang mengatai ku kolot? mau mati dia?” geram Azka sambil mengeluarkan cambuk curah hujan dari ruang dimensinya membuat Xi Long menelan salivanya kasar.
Habis lah dia.
“Itu pam-”
“Nona sepertinya luka itu bukan kepentok pohon deh” sahut Xi Long memotong mulut licin Xiao Bai yang hendak membunuhnya.
Sepertinya cara mesum ini akan sangat membantu kelangsungan hidupnya.
“Mmak- maksudmu” tanya Azka sedikit gugup namun berhasil dia tutupi.
“Apa Nona yang menggigitnya saat berc-”
__ADS_1
“Kamu ini bilang apa sih!! sudah ayo pergi!” potong Azka lalu segera berlari di ikuti Zhishu dari belakang.
“Berhasil” gumam Xi Long sambil meninju udara, tebakannya benar!! sepertinya pasangan itu habis melakukan sesuatu yang menyenangkan.
“Apa yang paman maksud, ibunda baru saja berciuman dengan ayahanda? kenapa cepat sekali?” tanya Xiao Bai santai membuat Xi Long sontak menoleh.
“Hei!! kamu masih di bawah umur untuk membahas hal itu!!” maki Xi Long dan langsug pergi menyusul Azka, sedangkan Xiao Bai dia kembali ke ruang dimensi.
Di perjalanan Azka benar benar di buat terkagum kagum dengan pemandangan hutan ini, semalam Azka benar benar tidak mengetahuinya akibat kegelapan yang menyelimuti hutan indah ini.
Pantas saja di namai hutan musim semi, semua tumbuhannya benar benar seperti saat musim semi, dimana tumbuhan mekar kembali, banyak sekali jenis jenis bunga membuat Azka mengira dirinya sedang berada di taman dan bukan di hutan, yah meskipun cuaca sedikit panas namun dia menikmatinya.
“Apa istri kepanasan? mau kuambilkan payung?” tanya Zhishu yang berniat meminjam payung milik Jingmi.
“Tidak!! kapan kita akan sampai?” tanya Azka.
“Tapi, tapi Xi Long kepanasan” rengek Xi Long membuat Zhishu yang hendak menjawab pertanyaan Azka pun terhenti.
“Hanya kamu, lagi pula beberapa meter lagi kita akan sampai” jawab Zhishu acuh membuat Azka tertawa.
“Ishh Nonaa, apa Nona yakin tidak salah memilih suami? dia sangat galak, atau Nona bisa meninggalkannya dan beralih bersama tuan muda” tanya Xi Long tanpa memperdulikan perkataannya yang mungkin akan membahayakan keselamatan.
“Haruskah aku memberinya pelajaran?” tanya Zhishu pada Azka membuat Xi Long siap siap menyingkap hanfunya untuk melarikan diri.
“Tentu saja, asal jangan sampai membuatnya meninggal” jawab Azka semangat, membuat Xi Long benar benar berlari sebelum.
“Kenapa gak jadi lari?” tanya Azka saat Xi Long menurunkan kembali singkapan hanfunya.
“Kita sudah sampai” jawab Xi Long sontak membuat Azka mengedarkan pandangannya.
Wahh … suasana Benua Tengah saat siang hari ternyata begini … Azka benar benar di buat seperti gembel disini, lihat saja semua orang menggunakan benda berkilauan emas, di tambah lagi masing masing dari mereka menunggangi atau menggendong spirit beast mulai dari level 6 sampai 10.
Apa memang orang orang disana sering memakerkan binatang kontraknya.
“Apa sekarang aku terlihat miskin?” tanya Azka saat menyadari tidak ada sebiji emas pun di tubuhnya selain hanfu mahal yang melekat di tubuhnya, apalagi dia tidak menunggangi binatang2 seperti itu selain Xi Long yang dia ajak namun berwujud manusia.
“Tentu saja tidak!! hanfu Nona bahkan mampu membeli satu kediaman besar” jawab Xi Long jujur membuat Zhishu mengangguk setuju.
“Apa perlu aku mengajak Tao?”
__ADS_1
TBC.
Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪