
“Apa yang membuatmu sangat mudah menghianati Kerajaan mu sendiri? apa nantinya kamu juga akan menghianatiku?”
***
“Ampun Master!! hamba benar benar tidak memiliki pemikiran haram seperti itu” ujar pak tua Han yang kini kembali bersujud sambil mengetuk ngetukkan kepalanya di lantai kayu membuat Azka menyunggingkan senyum di balik cadarnya.
“Pak tua Han, lagi lagi kamu melupakan hal hal yang aku benci” ujar Azka membuat pak tua itu sontak bangun dari posisi sujudnya.
“Lihat kepalamu mengeluarkan darah, jadi apa kamu serius dengan yang kamu ucapkan?” tanya Azka membuat anak dari pak tua Han meringis melihat dahi ayahnya.
“Hamba serius!! bahkan jika hamba nantinya menghianati Master, maka hamba siap seluruh keluarga hamba mati di tangan Master” jawab pak tua Han membuat Azka tertawa senang.
“Hahahahaha aku menyukai keteguhanmu, namun aku masih penasaran, hal apa yang membuat mu sangat mudah menghianati Kerajaan Iblis?” tanya Azka sambil menunjuk kursi di depannya sebagai kode agar pak tua Han bercerita sambil duduk di kursinya.
Mengerti kode yang di berikan Azka segera pak tua Han melaksanakan perintahnya lalu mulai menceritakan rahasia di balik kemakmuran Kerajaan Iblis.
“Sebenarnya Kerajaan Iblis tidak semakmur kedengarannya, bisa Master bayangkan dari mana datangnya koin emas yang setiap bulannya di bagikan untuk pengikut Kerajaan iblis diluar kawasan Kerajaan iblis sendiri”
“Apa mereka memeras kalian?” tanya Azka yang sukses menusuk pak tua Han karna itu memang benar adanya.
“Tidak salah lagi, pengamatan Master benar benar yang terbaik” jawab pak tua Han membuat Azka mengangguk mengerti dengan sistem Kerajaan Iblis.
“Jadi?”
“Jadi mula mula Kerajaan Iblis memberikan iming iming harta pada kami para rakyatnya, namun lama kelamaan saat kami mulai bergantung mereka tiba tiba memperkerjakan kami dengan paksa yang nantinya hasilnya akan di ambil para bangsawan Kerajaan Iblis.
Kita semua para rakyat biasa pernah menentangnya, namun yang menentang akan berakhir mati karna mereka para kultivator tinggi milik Kerajaan Iblis akan langsung turun tangan sendiri” jelas pak tua Han.
“Ah … Aku mengerti, nantinya hasil dari penjualan akan di bagikan pada rakyat yang mau mengikuinya, namun jika mereka sudah bergantung Kerajaan Iblis akan memerasnya kembali, pantas saja aku melihat banyak yang masih berjualan padahal biaya bulanan mereka sudah di tanggung, jadi ini alasannya” gumam Azka yang langsung dapat anggukan dari pak tua Han.
__ADS_1
“Dan jika para rakyat itu memberontak maka mereka akan di habisi para kultivator tinggi milik Kerajaan Iblis, jadi apa kamu tidak takut akan di habisi oleh mereka?” tanya Azka membuat pak tua Han bergetar.
“Yah kamu tahu sendiri bukan, tingkat kultivasiku hanya Emas tahap Akhir, dan kamu malah lebih tinggi dari ku yakni Kristal tahap awal, apa kamu tidak takut? aku tidak bisa melindungimu loh? kenapa kamu malah lebih memilih bekerja sama denganku?” tanya Azka santai namun membuat pak tua Han gemetaran setengah mati.
Oh ayolah meski nada Azka terbilang cukup santai, namun tatapan mengintimidasi itu benar benar membuat pak tua Han ingin kencing di celana.
“Mas- Master harus percaya, hamba pernah bersumpah akan setia pada orang yang menolong hamba, hamba tidak akan pernah menghianati Master apapun yang terjadi, dan jika hal buruk terjadi maka hamba yang akan melindungi Master” ujar pak tua Han dengan tubuh yang semakin gemetaran membuat Azka menyunggingkan senyum cerahnya di balik cadar.
“Lalu buktikan” ujar Azka santai membuat pak tua Han sontak menatapnya dengan mata yang bergetar ketakutan.
“Ap- apa yang harus hamba lakukan?” tanya pak tua Han gugup.
“Bagaimana dengan meminum racun?” tanya Azka kembali sambil menunjukkan botol porselen kecil di tangannya membuat pak tua Han mengeluarkan keringat dingin.
“Er … bukankah kamu seorang alchemist, jadi kamu tahu dong kegunaan dari tanduk rusa jika di campurkan dengan bunga mawar hitam?” tanya Azka kembali membuat pak tua Han semakin gemetaran dan terus terusan menelan salivanya kasar.
“Tanduk Rusa memang sangat baik untuk kekebalan tubuh, namun jika di campur dengan mawar hitam, khasiat tanduk rusa malah akan berbalik menyerang kekebalan tubuhmu, pertama tama kamu akan merasa lidahmu kelu, lalu seluruh saraf sarafmu mati dan nafasmu akan mulai tersendat dan akhirnya meninggal jika tidak tahan” lanjut Azka membuat anak dari pak tua Han ‘Han Sa Ni’ langsung bersujud meminta ampunan untuk ayahnya.
Kini pak tua Han hanya mampu menatap anaknya dengan tatapan sendu lalu kembali menelan salivanya dengan kasar.
“Ni’er, jika ayah tidak selamat maka kamu yang harus menggantikan ayah untuk melayani Master Wu” ujar pak tua Han semakin membuat anaknya menangis kejar dan terus terusan meminta keringanan.
Berbeda halnya dengan Sa Ni, Azka sendiri malah menyunggingkan senyum pelan saat melihat pak tua Han benar benar meminum racun buatannya dengan penuh tekad.
Dan BOOMM!!
Ucapan Azka benar benar terjadi, pak tua Han langsung melotot pertanda gejala utama telah datang, tidak lama setelah itu sarafnya mulai melemah hingga membuatnya jatuh tersungkur sambil memegangi dadanya.
Apa itu tandanya nafasnya mulai tersendat.
__ADS_1
“Tidak tidak!! ayah!! Master tolong selamatkan ayah hamba!! hamba berjanji akan menyerahkan seluruh hidup hamba dan keluarga hamba asalkan Master menyelamatkannya!!!” teriak Sa Ni sambil terus terusan bersujud di kaki Azka.
“Jika Master keberatan tolong kasih ayah hamba penawarnya dan hamba yang akan menggantikan ayah untuk meminumnya Master!!” teriak Sa Ni dengan air mata yang terus mengalir mengalahkan bengawan solo membuat Azka bersorak kegirangan di dalam hati.
“Gadis … kamu begitu cantik, sangat di sayangkan jika kamu mati begitu saja” ujar Azka sambil menarik dagu Sa Ni dengan halus membuat Sa Ni gemetaran.
Lelaki di depannya memang benar benar tampan meski tertutup cadar, namun jiwanya sangat mengerikan!! bagaimana bisa Sa Ni tidak takut saat melihatnya.
“Bagaimana jika kamu menjadi selirku saja?” tanya Azka kembali ke mode genit membuat Sa Ni tersentak kaget.
“Bahkan jika Master menginginkan hamba menjadi budak, hamba akan tetap bersedia asal Master menyelamatkan ayah hamba” jawab Sa Ni dengan air mata yang terus terus an mengalir.
“Aih benar benar anak yang sangat berbakti, aku sangat menyukai mu” ujar Azka sambil melepaskan dagu Sa Ni membuat Sa Ni semaki belingsatan seperti cacing kepanasan saat mendengar nafas ayahnya yang mulai tersendat sendat.
“Master hamba mohon!! berikan ayah hamba penawarnya” sahut Sa Ni sambil melepaskan ikatan hanfunya membuat Azka melotot saat melihat baju bagian dalam milik Sa Ni.
Hei hei … Azka ini wanita tulen!! apa yang ada di pikiran gadis ini sebenarnya!!
“Master menginginkan hamba menjadi selir Master bukan, maka ambil tubuh hamba sesuka Master, hamba pasti akan melakukan apapun asal ayah hamba selamat” lanjutnya yang kini sudah sukses menanggalkan pakaian luarnya membuat Azka menganga.
“Wah … tubuhmu sangat bagus, sangat disayangkan” gumam Azka sambil melepas jubah bagian luarnya lalu memakaikan pada tubuh Sa Ni yang kini hanya menggunakan hanfu bagian dalam.
Di perlakukan seperti itu sontak membuat Sa Ni terkejut dan semakin mengkhawatirkan ayahnya yang kini nafasnya tinggal seperempat.
“Mas- Master apa tubuh hamba kurang memuaskan? jika begitu maka siksa hamba saja sebagai pengganti ayah hamba” ujar Sa Ni lalu kembali bersujud di hadapan Azka membuat Azka menggaruk lehernya kesal.
“Bodoh!! aku ini GADIS TULEN!!”
TBC.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪