Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
135 Penyamaran


__ADS_3

INI GUE NGAPAIN AJA BARU UPDATE?!



ADA YANG KANGEN??


HADUH MAAF YA TEMAN TEMAN SELAMA SATU MINGGU LEBIH BELAKANGAN INI AUTHOR SEDANG DALAM MASA BERKABUNG🙏🙏, NENEK AUTHOR MENINGGAL DUNIA😭, MAAF BANGET YA🙏🙏


HAPPY READING GUYS❤


...***...


“ASTAGA IBUNDA!! APA YANG KAMU LAKUKAN DENGAN WAJAH CANTIK MU!!!” teriak Xiao Bai gak nyelow.


...***...


“ASTAGA INI BENERAN NONA?!!” tanya Tao ngegas membuat Azka tertawa.


“WOAHH AMAIZING!! seriously I don’t believe what I see” sahut Bao Yu yang mendadak bahasa inggrisnya lancar.


“Ngomong apa sih bangs*t!!” maki Xiao Bai yang tidak mengerti dengan bahasa aneh Bao Yu membuat Azka semakin tertawa cekikikan.


Berbeda hal nya dengan ketiga binatang kontrak Azka yang heboh, Xi Long sendiri hanya mengaga melihat penampilan Azka yang lebih seperti laki laki beneran.


Bukan seperti biasanya yang merupakan laki jadi jadian alias tidak menutupi dadanya yang menonjol memperlihatkan bahwa dirinya seorang gadis.


Kali ini Azka membuat dadanya menjadi rata dengan bantuan perban yang memilit daerah di sekitarnya, lalu sebagai pemanis agar benar benar terlihat seperti laki laki Azka menambahkan kumis panjang menggunakan rambut nya yang dia potong sedikit menjadi kecil kecil lalu di tempelkan di sebuah kertas dan akhirnya menjadi kumis bo’ongan.


Lalu sebagai sentuhan akhir yang paling membuat Xiao Bai tidak ikhlas adalah tompel besar yang bertengger manis di pipi kiri Azka yang semakin membuat wajah tampannya menjadi buluk dalam sekali lihat.


“Apa ini yang namanya bosan menjadi cantik hingga memperburuk wajah sendiri” gumam Tao sambil kembali menelisik penampilan Azka.


Yah Azka nya yang kadang cantik dan kadang tampan kini telah menjadi buluk, apalagi wajah putihnya telah ternodai dengan bedak bewarna gelap yang entah dia dapatkan dari mana hingga membuat kulitnya menjadi tan.


“Xiao Bai tidak menerimanya!!” teriak Xiao Bai lalu melompat kegendongan Azka dengan tangan yang mulai aktif menggosok tompel dan juga bedak Azka sambil bergumam ‘untung bisa ilang’ berkali kali sampai wajah Azka perlahan membaik.


“Ishhhh Xi’er kok di hapus sih” maki Azka namun dengan ekspresi tersenyum gemas lalu menurunkan Xiao Bai yang kini mengendus tangannya.


“Ini … wuahh benar benar, dari mana ibunda mendapatkan ide buruk semacam ini?” tanya Xiao Bai kebingungan.

__ADS_1


“Memangnya apa yang kamu temukan?” tanya Bao Yu penasaran sambil ikutan mengendus tangan Xiao Bai.


“Ini tanah kering sama tinta!! apa Tuan tidak takut merusak wajah cantikmu itu?” tanya Bao Yu yang kini sewot dengan tingkah absurt Azka.


“Memangnya kenapa? wajah cantik milik Azka ini alami jadi tidak akan hilang begitu saja hanya karna terkena tanah dan tinta, lagi pula aku tidak memiliki alat make up jadi hanya bisa menggunakan seadanya saja” jawab Azka yang entah sedang memberi kejelasan atau sedang menjunjung tinggi kecantikan nya yang memang benar adanya.


“Tapi wajah Nona kali ini lebih seperti pejabat tua yang mesum” sahut Xi Long yang kini ikut menimpali.


“Loh loh, kenapa harus pejabat?! dan lagi mesum?! bahkan laki laki di luaran sana yang lebih sering menatap Nona dengan tatapan gilanya” sahut Tao tidak terima.


“Heum itu benar, kumis Nona sedikit menukik dan itu tandanya orang mesum” ujar Xi Long mengeluarkan analisis tidak masuk akalnya membuat Azka reflek memukul kepalanya.


“Apa hubungannya gobl*kk!!” maki Azka membuat Xi Long langsung mengelus kepalanya yang sedikit sakit.


“Tapi benar juga –”


“Maksudmu aku ini mesum!!” maki Azka memotong ucapan Bao Yu yang belum selesai.


“Hehehe tidak bukan itu, lagi pula dengan melihat nominal harga hanfu serta aksesoris di kepala Nona benar benar memperlihatkan penampilan seseorang yang kaya raya” lanjut Bao Yu sedikit grogi akibat ekspresi wajah Azka yang tidak bersahabat.


“Huh” sahut Azka cuek lalu mengeluarkan seperangkat alat menyamar yang tersimpan di balik lengan hanfunya, yang meliputi,


Tanah kering di dalam wadah kecil, 2 kuas, sebotol kecil tinta hitam, dan tentunya cermin kecil.


“Wahai ibundaku yang cantik hingga menghasilkan anak ganteng macam Xiao Ba –”


“Bac*t!! langsung aja keles!!” maki Bao Yu yang bahasa nya ikut ikutan Azka di zaman modern membuat Xiao Bai sedikit bingung namun yakin jika kakaknya sedang memakinya.


“Ishh kakak kasar, Xi’er gak suka” rengek Xiao Bai yang kini kembali memeluk Azka.


“Sudah sudah siapa yang mau ngikut?” tanya Azka membuat seluruh penghuni ruang dimensi mengacungkan tangannya dengan semangat yang membara.


Hais … kini Azka menyesal karna telah menawarkan hal hal yang mungkin merugikannya dengan membawa seluruh antek anteknya keluar.


Dengan pasrah Azka menggendong Xiao Bai manusia yang tidak mau mengalah dengan Bao Yu hingga membuat si kakak memosisikan dirinya di bawah telinga kanan Azka menjelma menjadi tato rubah kecil dengan 1 ekor saja.


Sedangkan Xi Long, pria panas itu lebih memilih tiduran di ruang dimensi sambil mengawasi tingkah Azka dari dalam, lalu Tao sendiri segera merubah wujudnya menjadi kucing kecil lalu memanjat ke pundak Azka mencari tempat nyaman disana.


Tanpa membuang buang waktu lagi kini Azka sudah siap keluar dari ruang dimensi menuju tempat awal di mana dia masuk.

__ADS_1


Yakni di balik batu besar yang letaknya tidak jauh dari Kerajaan Bulan.


“Astaga!! Kaget bangs*t!!” maki Azka yang baru saja keluar dan langung terjungkal kebelakang akibat keberadaan Haechan yang tengah bersila dengan tenang di atas batu tempat Azka keluar.


“Akhirnya kamu keluar juga!!” ujar Haechan dengan semangat kemerdekaan sambil melompat mendekati Azka.


Wajah Haechan yang amat kusut dengan pakaian sama seperti sebelum dia menghilang dari Kerajaan Bulan dan tentunya lingkaran hitam di area matanya benar benar membuktikan jika pria ini tidak tidur sama sekali.


Atau bahkan mandi.


Apa pria ini menunggunya keluar dari ruang dimensi selama ini? karna sudah sangat jelas lokasi terakhir Azka menghilang itu di sekitaran sini.


Merasa terancam ketahuan kini Azka berdehem kecil sambil mencubit pelan pantat Xiao Bai memberi kode agar membantunya bicara.


“Ehem … paman ini …? apa sedang berbicara dengan ayah ku?” tanya Xiao Bai memulai dramanya.


“Ayah? oh ayolah sejak kapan Naga kecil di lahirkan oleh manusia?” tanya Haechan blak blakan membuat Azka dan yang lain nya tersedak salivanya secara bersamaan.


‘Apa apaan ini?! bagaimana bisa pria itu tahu jati diri Xiao Bai?’ tanya Xi Long dari ruang dimensi.


‘Sepertinya Haechan juga memiliki Binatang Ilahi bersamanya, maka dari itu dia bisa mendeteksi Binatang Ilahi yang lainnya’ jawab Bao Yu yang kini mengingatkan Azka dengan sesuatu.


Yah meskipun Azka belum pernah melihat wujud Binatang Kontrak Haechan, namun Azka yakin seratus persen jika Haechan memiliki sesuatu yang hebat bersamanya, mengingat identitasnya yang juga sama hebatnya.


“Wah wah, aku jadi semakin kagum dengan mu!! bukan hanya memiliki Macan Hitam kamu juga memiliki Naga Merah berbentuk Manusia” ujar Haechan sambil menunjuk Tao di pundak Azka lalu beralih menunjuk Xiao Bai yang berada di gendongannya.


‘Tunggu dulu!! Macan Hitam dan Naga Merah? lalu Bao Yu?' tanya Long Long yang kali ini sedikit banyak bicara di banding 20 hari terakhir.


‘Heh tentu saja aku ini Binatang Ilahi kelas atas!! jadi Tuan dari Binatang Ilahi biasa tidak akan bisa mendeteksi keberadaanku' sahut Bao Yu sombong membuat Tao ingin muntah.


“Ehemm … sepertinya Tuan ini salah orang, Xi’er ayo kita melanjutkan perjalanan” ujar Azka menggunakan nada bass pada suaranya untuk mengelabuhi Haechan.


Yah … mungkin kali ini mengabaikan adalah jalan ninjanya untuk segera menghindar dari kecurigaan Haechan.


“Oh ayolah ini sangat tidak adil bagiku yang sudah menunggumu selama 20 hari terakhir” ujar Haechan membuat langkah kaki Azka sontak terhenti.


“Apa aku benar Nona Azka?”


Holly Shitt!!

__ADS_1


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪


__ADS_2