
Namun saat merasakan betapa dalam perasaan Zhishu sepertinya pria itu tidak main main.
***
Pagi ini Azka bangun dari tidur dengan wajah yang benar benar terlihat sangat tidak enak di pandang.
Lemas.
Lesu.
Letih.
Kayak orang tipes.
Bagaimana tidak! semalam dia di kejutkan dengan permohonan maaf para Keluarga Kerajaan!! di tambah lagi perlakuan mereka yang mengistimewakan Azka menggunakan status calon istri Tuan Pemimpin!!!
Wahhh Haechan ini benar benar perlu di basmi!!.
Masa Azka sampai di kasih fasilitas Pavilium Khusus, padahal kan seharusnya Azka berkumpul dengan rombongannya.
Tapi setidaknya hal itu memudahkannya untuk keluar masuk dari ruang dimensi.
Jadi anggap saja itu sebuah keberuntungan di antara tumpukan kesialan.
Dan yah … kejadian itu benar benar membuat Mood Azka hancur berantakan, mana dia baru belajar beberapa karakter dari membaca, jadilah Azka sampai saat ini masih belum bisa membaca tulisan China kuno dengan benar.
“Ibunda sudah bangun!?” tanya Xiao Bai yang tiba tiba berlari kedalam kamar Azka di ruang dimensi.
“Hmm” jawab Azka hanya berupa deheman lalu kembali tidur lagi tanpa menghiraukan ekspresi kesal Xiao Bai.
“Ahhh ibunda harus bangun … kata paman Tao sekarang sudah waktunya penjamuan” rengek Xiao Bai sambil menggoyang goyangkan tubuh Azka.
“Apa Tao kembali menggosip di dapur kerajaan?” tanya Azka dengan nada malas.
Yah … selain sering termakan rumor, Tao juga sering mencari informasi kemana mana, dan dapur adalah tempat favoritenya.
“Benar!! jadi ibunda harus bangun” jawab Xiao Bai lalu menarik Azka sampai Azka kembali terduduk.
“Dan lagi, ibunda tidak boleh berdandan cantik cantik, nanti ayahnda bisa banyak saingan loh” lanjutnya membuat Azka tertawa.
“Xiao Bai ku yang kecil, bagaimana bisa kamu tahu kata kata seperti itu?” tanya Azka yang hanya di balas dengan cengiran tidak berdosa oleh anak kecil berumur 1 tahun itu.
Ralat, 100 tahun.
“Jangan terlalu bermain dengan Long Long, lebih baik sama Tao aja yang lebih kalem” lanjutnya yang langsung di angguki dengan semangat oleh Xiao Bai.
“Bunda mau mandi?” tanya Xiao Bai saat mendapati Azka yang berjalan kebawah sambil membawa handuk di tangan kirinya.
“Heumm” jawab Azka yang lagi lagi hanya berupa deheman membuat Xiao Bai kesal.
Ibundanya benar benar telah kehilangan semangat paginya.
Xiao Bai harus memikirkan cara lain agar Azka bisa kembali bersemangat seperti biasanya.
“Ah Xiao Bai hampir lupa, sebelum kedapur Kerajaan paman Tao sempat pergi ke kedai loh” ujar Xiao Bai sambil berlari lari kecil membuntuti Azka dari belakang.
“Hmm”
__ADS_1
“Ishh … katanya ada orang dari Kerajaan Iblis yang memasuki perbatasan” sahut Xiao Bai dengan nada kesal karna lagi lagi mendapat jawaban yang sama.
Namun kali ini saat mendengar ocehan Xiao Bai sontak Azka menghentikan langkahnya membuat Xiao Bai yang di belakangnya langsung tertabrak dengkul belakang Azka.
Braaakkk!!!
“Awww … hidung Xiao Bai pecah!!!” teriak Xiao Bai sambil memegangi hidungnya membuat binatang kontrak Azka yang lain segera menghampiri mereka berdua.
“Xi’er kamu baik baik saja?” tanya Bao Yu yang datang sambil membawa sapu tangan.
Siapa tahu akan ada kejadian berdara darah kan?
Kan darah Naga mahal.
“Apa sakit?” tanya Tao saat mendapati Xiao Bai yang tak kunjung membuka tangannya yang menutupi hidungnya.
“Biar aku lihat” sahut Azka yang kini lebih mengkhawatirkan Xiao Bai dari pada orang orang Kerajaan Iblis.
Dengan perlahan Xiao Bai membuka tangannya memperlihatkan kondisi hidungnya yang hanya memerah dan belum hancur.
Sia sia Bao Yu datang membawa sapu tangan segala.
“Wahhh … ini benar benar momen langkah!! hidung Xi’er bengkok kekanan!!” teriak Xi Long yang datang datang langsung mengejek Xiao Bai membuat Xiao Bai langsung berlari mencari cermin.
Wajah tampannya tidak boleh hilang begitu saja hanya karna hidung bengkok!!.
Itu bisa mempermalukan kaum Naga nya yang terkenal tampan dan cantik.
“Long Long, kamu membuat bocah itu panik” sahut Azka membuat tawa Xi Long terhenti.
“Heii … tidak perlu begitu formal lagi pula Xiao Bai tadi terlihat cukup imut” sahut Azka lalu segera pergi sambil menarik Bao Yu bersamanya.
Gak tanggung tangung Azka membawa Bao Yu ke kolam air surgawi untuk menemaninya mandi sambil bergosip.
Untungnya Azka masih cukup tahu diri karna kali ini dia masih mengenakan hanfu bagian dalam saat mandi.
“Menurutmu, kira kira apa maksud kedatangan orang orang Kerajaan Iblis kesini?” tanya Azka serius.
“Entahlah, mungkin mereka hanya mampir” jawab Bao Yu asal membuat Azka mendecih.
“Membicarakan tentang Kerajaan Iblis bukankah Long Long juga merupakan binatang Iblis? apa itu artinya Long Long juga dari Klan Iblis?” tanya Azka beruntun.
“Entahlah” jawab Bao Yu singkat lagi lagi membuat Azka kesal.
“Ya!!! bukankah kamu sebelumnya sangat dekat dengan Long Long?” tanya Azka yang kini sudah mulai curiga dengan Xi Long akibat peringatan Zhishu.
“Siapa bilang?” tanya Bao Yu acuh membuat Azka mengeram kesal.
Tiduk cukup di di punggungi sekarang di cuekin!!
Ctaakk!!!
“Aww, apasih Tuan” rengek Bao Yu tanpa menoleh saat mendapati kepalanya yang terkena lemparan krikil dari Azka.
“Kamu ini keterlaluan tau gak!! aku ini udah bela belain mandi pakek baju masih aja di punggungin” maki Azka yang sudah terlampau kesal.
Kali ini dia benar benar membahas hal hal yang terbilang cukup serius.
__ADS_1
“Iya iya, lagi pula kenapa Tuan tiba tiba bertanya tentang Xi Long? apa Tuan mencurigainya?” tanya Bao Yu yang lagi lagi tidak menoleh sama sekali membuat Azka hanya mampu menghela nafasnya saja.
“Heum … kau tahu entah ini ada hubungannya atau tidak, tapi Xi Long berada pada pihak Dewa Kegelapan dan aku masih belum tahu apapun tentang itu, mungkin Xi Long terlihat seperti teman namun … ”
“Aisshhh sudahlah” sahut Azka frustasi, dia benar benar tidak ingin berprasangka buruk terhadap orang orangnya.
“Aku tau apa yang Tuan maksud, dan lagi sebelumnya aku hanya bertemu beberapa kali dengan Xi Long, jadi kita tidak begitu dekat” ujar Bao Yu membuat Azka terdiam.
“Lagi pula aku ini binatang Kontrak milik Tuan ku dan bukan milik orang orang dari Dunia atas” lanjut Bao Yu membuat Azka menangkap sesuatu.
“Apa itu artinya Tuan mu yang sebelumnya bukan Dewa ataupun Dewi?” tanya Azka memastikan membuat Bao Yu sontak menoleh.
“Tuan tidak perlu khawatir, meskipun Xi Long adalah binatang iblis yang kuat kekuatanku masih bisa menandinginya jadi Tuan hanya perlu menyiapkan kemungkinan terburuk” sahut Bao Yu mengalihkan pembicaraan membuat Azka memincingkan alisnya.
“Kenyataan dari penghianatan misalnya” lanjutnya lalu segera pergi dari area Kolam meninggalkan Azka yang kini masih tenggelam dengan pikiran pikiran aneh di kepalanya.
“Sayang sekali daripada penghianatan aku lebih baik menjadi buronan seumur hidup” gumam Azka pelan.
Dia benar benar benci yang namanya penghianat.
Haruskah dia bertindak.
Namun dia masih perlu bukti.
“Kerajaan Iblis tunggu saja aku pasti akan merampok kalian” gumam Azka lalu segera pergi meninggalkan Kolam.
Masih dengan pemikiran pemikiran anehnya kini Azka sudah selesai bersiap siap untuk menuju aula Kerajaan.
Hari ini Azka terlihat cantik dengan hanfu seragam Perguruan wanita yang sudah dia Modifikasi seperti yang sebelumnya, hanya saja kali ini hanfunya bewarna merah maroon dengan beberapa sulaman bunga cantik bewarna emas di bagian kerahnya.
Ditambah dengan aksesoris tusuk rambut dari Zhishu di kepalanya lalu anting berbentuk anak panah yang selalu setia di telinga kirinya, membuat penampilannya benar benar terlihat seperti Dewi.
Tidak membutuhkan waktu yang lama kini Azka sudah sampai di depan pintu aula kerajaan yang langsung di sambut dengan kaku oleh para Kasim yang gemetaran.
Kalau begini terus bagaimana bisa Kasim itu mengumungkan kedatangannya.
“NYO - NYO – NYO … NYONYA, NYO – NYO”
Kan ngeselin.
Gagap nya ituloh!!
“NYONYA PEMIMPIN MEMASUKI AULA ISTANA” teriak kasim itu sambil membukakan pintu aula untuk Azka.
“Waahh Haechan benar benar perlu di beri pelajaran!!” maki Azka kesal sambil masuk kedalam aula dengan wajah masam.
“Salam Yang Mulia” salam Azka sambil membungkukkan badannya di depan Kaisar Zhang.
Brak!!!
“Yang Mulia gawat!!! orang orang dari Kerajaan Iblis datang membuat kerusuhan!!!” teriak seorang Pengawal yang langsung jatuh bersujud di belakang Azka.
“Ck belum juga duduk, udah mulai aja pertunjukannya” gumam Azka sambil tersenyum manis membayangkan kejadian seru yang sebentar lagi akan datang menyapanya.
TBC.
Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪
__ADS_1