Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
Kebenarannya


__ADS_3

“Buram?”


“Ya!! sepertinya ada seseorang yang dengan sengaja menyegel ingatan Tuan untuk dua tahun setelah kelahirannya”


***


“Tunggu dulu kak, kumohon pelan pelan aku masih bingung” sahut Xiao Bai sambil masih terus menerus memijit pelipisnya.


“Jika ingatan bunda benar benar tersegel, lantas siapa yang menyegelnya? di tambah lagi kakak yang tidak bisa mengatasi hilangnya sebagian ingatan bunda, apa itu artinya orang yang menyegel kekuatannya lebih besar dari kakak?” tanya Xiao Bai yang kini sudah merasa lebih baik.


“Ah… kau semakin pintar saja” jawab Bao Yu sambil mengacak ngacak rambut Xiao Bai dengan gemas.


Yah meskipun akhir akhir ini Bao Yu selalu menjadi korban keganasan Xiao Bai tapi tetap saja dia akan menjadi kakak yang baik untuk bocah nakal itu.


“Tapi kak, bukankah bunda berasal dari Benua Tengah? lantas kira kira siapa orang yang mampu melakukan hal itu?” tanya Xiao Bai lagi.


“Dari mana kamu menyimpulkan tentang Tuan yang berasal dari Benua Tengah?” bukannya menjawab Bao Yu malah balik bertanya.


“Eh salah ya? jadi darimana bunda berasal? apa itu tempat yang jauh?”


“Ya sangat jauh, kamu bahkan tidak akan pernah menyangkanya, dan untuk hal itu biarkan Tuan sendiri yang menjelaskan” jawab Bao Yu lalu berniat mengajak Xiao Bai kembali sebelum Azka mengkhawatirkan mereka berdua yang menghilang, namun.


“Tapi kakak kau belum menjelaskan tentang masa lalu bunda, tentang kakak dari bunda yang bangkit dari kematian, dan juga kenapa kakak ibunda berniat bunuh diri” ujar Xiao Bai mencegah Bao Yu yang akan mengajaknya pergi.


“Dari mana kamu tahu tentang kakak ku yang mencoba bunuh diri?”


Deg….


Pada saat itu juga jantung Xiao Bai dan juga Bao Yu mencelos, tubuh mereka panas dingin disertai tetesan keringat yang perlahan muncul di dahi mereka berdua.


“Apa yang kamu maksud dengan kakak ku yang bangkit dari kematian?” tanya Azka lagi yang kini berada di dalam gua bersama Zhishu di sampingnya dan Tao di gendongannya.


“Bu- Bu- Bunda sejak kap- kapan bunda di situ?” tanya Xiao Bai gugup sambil mengusap kasar keringat yang terus menetes karena gugup.


“JAWAB!!!” Teriak Azka emosi membentak Xiao Bai membuat semua orang terlonjak kaget, termasuk Zhishu.


Bahkan mata jernih Xiao Bai yang penuh kepolosan-_- hampir meneteskan air mata.


Baru kali ini mereka melihat Azka semarah ini sampai membentak anak anak asuhnya, percayalah semarah apapun Azka apa kalian pernah melihatnya membentak Bao Yu dan juga Xiao Bai di chapter chapter sebelumnya.


Hehehehe kalau Zhishu sih sering mungkin, kan Zhishu hobinya bikin kesel Azka.


Tapi kali ini benar benar serius, Azka benar benar tidak menyukai jika orang lain mengetahui masa lalu kelamnya, karna hal itu mungkin akan membuat Azka mengingat dan berujung merasa menjadi orang paling menyedihkan bahkan tidak berguna.


“Tuan ini salahku” ujar Bao Yu sambil menundukkan kepalannya dalam dalam.


“Jadi kamu benar benar tahu masa lalu ku? bagaimana bisa?” tanya Azka pelan sambil menurunkan Tao yang bulu bulunya masih berdiri akibat kaget.

__ADS_1


“Hikss….. Bunda jangan salahkan kakak hiksss…. ini Xiao Bai yang memaksa untuk menggali masa lalu bunda” jawab Xiao Bai sesenggukan di sertai air mata yang terus menerus mengalir dari pelupuk matanya, membuat Azka benar benar tidak tega, tapi apa boleh buat dia perlu tahu kebenarannya.


Kali ini air mata Xiao Bai beneran loh, bukan air mata buaya seperti yang sebelum sebelumnya.


“Kenapa?” tanya Azka.


“Xiao Bai hanya merasa jika masa lalu bunda begitu menyakitkan, sampai membuat bunda terlihat trauma dengan buronan dan juga sesama jenis, jadi Xiao Bai mencari tahu” jawab Xiao Bai masih sesenggukan tapi masih berusaha untuk berbicara dengan benar.


“Ehemm…. ini tunggu dulu biar aku yang meluruskan” ujar Zhishu tiba tiba menengahi membuat semua mata kini menatapnya.


“Bukankah memang seharusnya Bao Yu mengetahui tentang masa lalumu, semua penjaga ruang dimensi memiliki kemampuan untuk melihat masa lalu Tuannya, jadi di sini aku menyimpulkan kalau Bao Yu lah si penjaga ruang dimensi mu itu, apa aku benar?” tanya Zhishu yang di balas anggukan lemah oleh Bao Yu.


Sedangkan Azka benar benar hanya terdiam, ah dunianya hancur sudah cukup dia seorang yang mengetahui masa lalu kelam itu, kenapa kini orang lain mengungkitnya.


“Lakukan sesukamu” ujar Azka lirih lalu pergi begitu saja meninggalkan pertanyaan pertanyan aneh yang kini muncul di benak mereka.


Azka sendiri sudah pasrah, jika pada akhirnya mereka semua akan pergi meninggalkannya atau bahkan membencinya setelah mengetahui perbuatannya di masa lalu.


Karna dia memang sepantasnya mendapatkan itu.


“Ini sebenarnya masa lalu Nona sesulit apa sampai sampai dia terlihat begitu hancur jika seandainya seseorang mengetahuinya” ujar Tao membuyarkan lamunan ketiga pria di depannya.


“Bukankah semua orang pasti memiliki masa lalu yang kelam, atau bahkan membuat kesalahan fatal” sahut Zhishu.


“Ini berbeda, di masa lalu Tuan pernah membuat kesalahan hingga melibatkan beberapa orang yang dia sayangi terluka bahkan tiada, itulah alasan kenapa aku tidak pernah mengungkit hal itu, aku pura pura tidak tahu apapun bahkan sampai menyembunyikan buku yang menjelaskan tentang kontrak ruang dimensi agar Tuan tidak mengingat kembali masa lalu kelam itu dan membuatnya harus terluka kembali.


Hingga pada akhirnya kita telah membuka ingatan Tuan sekali lagi, membuka kembali luka lama yang bahkan belum sembuh sepenuhnya” ujar Bao Yu lalu terduduk di tanah gua dengan tatapan kosongnya.


“Biar aku yang menyusulnya dan menenangkannya” sahut Zhishu lalu berlalu pergi namun langkahnya terhenti akibat tangan Bao Yu yang memagangi ujung hanfunya.


“Tidak jangan kau perlu tahu sesuatu” ujar Bao Yu saat Zhishu menoleh untuk melihatnya.


“Apa?”


“Aku akan menceritakan, identitas serta masa lalu Tuan” jawab Bao Yu yakin membuat mata Xiao Bai, Zhishu dan Tao membola tidak percaya.


“Apa maksudmu!! bukan kah dengan begitu kita akan membuat Nona semakin hancur” sahut Tao tidak terima lalu mengubah tubuh kucingnya menjadi manusia.


Bayangkan hanya Bao Yu yang tahu masa lalu Nonanya saja Azka sudah sehancur itu, apa lagi jika di tambah mereka bertiga mengetahuinya.


“Aku yang paling tahu tentang Tuan, dia pergi karna apa? karna dia tidak ingin mendengar saat aku menceritakan masa lalunya, tapi dia juga ingin kita tahu tentang masa lalunya agar kita bebas memilih apa setelah mengetahui hal ini kita masih mau bersama Tuan, menerima Tuan.


Dan ini sangat berpengaruh untuk laki laki yang di cintai Tuan, apa setelah ini Master Zhu masih mau menerima Tuan? atau malah pergi meninggalkan Tuan? tapi sebaliknya jika Master Zhu tidak tahu apapun, hal itu malah semakin membuat Tuan merasa bersalah karna telah menyembunyikan kekurangannya” ujar Bao Yu menjelaskan pemikirannya yang tentunya sejalan dengan Azka.


“Duduk lah” pinta Bao Yu yang langsung di laksanakan oleh ketiganya.


“Pertama tama aku akan menceritakan tentang tempat asal Tuan terlebih dahulu” ujar Bao Yu sambil menarik nafasnya.

__ADS_1


“Jadi apa kalian percaya tentang Tuan yang datang dari masa depan?” tanya Bao Yu sukses membuat Xiao Bai yang berniat mengelap ingusnya kini beleber kemana mana karna kaget.


“Kakak mimpi ya?” tanya Xiao Bai mencoba tidak percaya dengan ingus yang masih berantakan karna tidak jadi mengelapnya.


“Iyyuuh Xiao Bai kamu jorok sekali” sahut Tao membuat Zhishu tertawa kecil lalu membantu Xiao Bai mengelap ingusnya menggunakan sapu tangan.


Sedangkan Bao Yu si pecinta kebersihan sedikit menjauh dari Xiao Bai membuat bocah itu mengacungkan tangannya yang membentuk kepalan tangan.


“Ayahanda memang yang terbaik” ujar Xiao Bai yang kini sudah bersih kembali.


“Mengingat kemampuan bela diri istri yang melebihi orang yang bahkan tingkat kultivasinya masih jauh di atasnya dan juga tentang kemampuan alchemistnya awalnya aku mengira jika istri berasal dari benua tengah atau bahkan berasal dari dunia atas” jawab Zhishu membuat Tao dan Xiao Bai menganggukkan kepalanya bersamaan.


“Tapi jika di lihat dari benda benda aneh yang dia bawa, beserta bahasa aneh yang terkadang keluar dari mulut manis nya mungkin aku akan percaya dengan mu” lanjut Zhishu membuat Tao dan Xiao Bai berfikir kembali tentang pistol, handphone, laptop, blackcard bahkan kotak P3K pun tak luput dari fikirannya.


Di tambah lagi tentang Azka yang sering mengumpat menggunakan bahasa aneh atau berkata sesuatu yang tidak mereka mengerti saat Azka panik atau pun marah, dan yang terakhir tentang Nama aneh Baekhyun yang terdengar asing di telinga mereka membuat kedua orang itu oleng dari pemikiran awal Zhishu.


“Di lihat dari ingatan Tuan, Tuan berasal dari zaman di mana burung besi dapat mengangkut banyak manusia di dalam tubuhnya (pesawat), manusia manusia yang dapat berbicara melalui benda kotak, atau terjebak di dalamnya (Video Call guys), serta air yang mulai keluar dari tiang panjang (pipa) bukan dari sumber lagi, mungkin kita akan menyebutnya sebagai zaman canggih.


Ah banyak hal yang pastinya tidak pernah kita bayangkan yang tentunya sudah biasa di zaman Tuan” ujar Bao Yu yang kini mulai bercerita.


“Sebenarnya Tuan hanyalah anak yang di buang orang tuanya di panti asuhan atau bisa kita sebut tempat penampungan anak, Tuan juga memiliki satu saudara laki laki yang berbeda 5 tahun di atasnya namanya Na Hyunjin yang aku tahu dia sudah bersama Tuan semenjak Tuan berusia tiga tahun karna ya ingatan Tuan memang di mulai saat dia berusia tiga tahun, meski paman Hyunjin adalah orang idiot tap-”


“Hah idiot? apa itu berarti sama seperti waktu paman Zhishu yang pura pura bodoh?” tanya Xiao Bai menyela.


“Tidak!! ini lebih parah, jika keidiotan Master Zhu masih mampu untuk menggoda Tuan tapi keidiotan paman Hyunjin sampai dia tidak bisa mengurus dirinya sendiri dan bahkan belum bisa berbicara dengan benar walau usianya sudah menginjak 10 tahun, aku sendiri tidak tahu sejak kapan Tuan mulai bisa mengurus keseharian serta menjaga kakaknya dari bocah bocah nakal yang ingin mengganggu kakaknya, yang pasti sejak ingatan Tuan di mulai di sana Tuan sudah mulai belajar untuk mengurus kakaknya”


“Tunggu dulu” sahut Zhishu yang kini ikutan menyela.


“Kenapa apa ayahanda tidak terima jika di katai mampu menggoda ibunda meski sedang pura pura idiot” sahut Xiao Bai menggoda Zhishu.


“Tidak bukan itu, jadi marga istri adalah Na ah aku baru tahu dan juga apa Hyunjin Hyunjin itu tampan?” tanya Zhishu dia masih tidak ingin ketampanannya tertandingi bisa bisa nanti Azka oleng walau nyatanya kakak sendiri.


“Tidak bukan Na!! dan juga paman Hyunjin adalah orang yang sangat tampan, aku saja yang masih kecil ini terpesona dengan ketampanan paman Hyunjin” ujar Bao Yu sambil mengingat ngingat wajah kakak dari Tuannya yang tak kalah tampan jika di sandingkan dengan Zhishu.


“Oh tidak!! ini sulit” sahut Zhishu lalu mengambil cermin emas dari ruang dimensinya untuk mengaca apa ketampanannya masih awet.


“Oh ayolah perhatikan citramu sebagai Raja Kegelapan!!” sahut Tao yang sedari tadi kalem membuat Zhishu segera melemparkan kembali kaca nya kedalam ruang dimensi.


“Bao Yu lanjutkan ceritamu dan jangan ada yang berani menyela lagi” lanjut Tao membuat Bao Yu mngangguk lalu mengambil air surgawi dari ruang dimensi untuk dia minum sebentar.


“Ehem ehem…. paman Hyunjin memang sangat tampan tapi akibat ketampanannya itu masa lalu kelam Tuan di mulai”


TBC.


Hallo guys…. hehehe mon maap ya semalem author gak up.


Kenawhy? ehem itu sebenarnya author ketiduran pas ngetik, dan keselnya lagi jam 4 shubuh baru kebangun, sad gak tuh🤧 mana ngetik belom selesai, yaudah pasrah lanjut tidur deh.

__ADS_1


Tapi tenang guys untuk menebus author yang ketiduran semalem, maka hari ini author mau triple up hehehe sekalian buat kalian yang nungguin crazy up dari author.


Udah dulu ya semangat baca nya guys💪💪, semoga suka😊


__ADS_2