
“Kamu ingin mati ha!!! beraninya membentak Raja Kegelapan!!”
“Sial!! malah bawa bawa jabatan!!”
***
Mari lupakan bonus pemanis dari author dan beralih kepada Haechan yang tengah di buat kesal dengan kedatangan Zhishu yang mengganggu.
“Ck, bisa gak sih kamu gak usah balik sekalian” maki Haechan membuat Azka melotot kesal.
“Haechan ah … kamu mau nyoba meninggal karna kesetrum atau meninggal kehabisan darah?” tanya Azka sambil menunjukkan senyum devilnya membuat Haechan merinding sedangkan Zhishu malah tertawa.
“Ishhh jadi iri sama Zhishu, Nona jangan membelanya lagi pula aku hanya menginginkan sedikit tempat di hati Nona apa tidak boleh?” tanya Haechan sambil mendekat ke arah Azka membuat Zhishu waspada.
“Chan, kamu tahu seberapa gemuknya Zhishu?” tanya Azka membuat Zhishu melotot.
Oh ayolah di bagian mananya Zhishu terlihat gemuk!! pria sexy dengan selusin roti sobek gak pakek selai di perutnya, mana bisa di katain gemuk.
“Pfttt … Zhishu berhentilah makan, kau terlihat gemuk di mata gadis cantik” ejek Haechan membuat Zhishu langsung membuang muka kesal.
“Heumm … saking gemuknya Zhishu sampai membuat tempat di hatiku penuh, jadi maaf saja sudah tidak ada tempat sedikitpun di hatiku” sahut Azka sontak membuat tawa Haechan terhenti sedangkan Zhishu langsung memeluk Azka dari samping.
“Jika begitu maka Zhishu tidak akan keberatan menjadi gemuk di mata istri” sahut Zhishu sambil mennyandarkan kepalanya di bahu Azka.
“Wahhh sambutan ini benar benar hangat sampai membuat hatiku memanas” ujar Haechan sambil memalingkan wajahnya.
“Kenapa? apa kamu senang dengan sambutannya?” tanya Azka sambil menabok wajah Zhishu agar menghentikan sandiwaranya.
“Yah aku senang jadi hentikan drama kalian!!” jawab Haechan menekankan suaranya membuat Azka terkekeh pelan.
“Sesuai permintaan mu” ujar Azka sambil menjauh dari Zhishu membuat Haechan kembali menatapnya dengan semangat.
Pria ini sebenarnya punya berapa hati sih?
“Jika di hati Nona Azka sudah tidak ada tempat lagi buat ku, aku sama sekali tidak keberatan untuk mengosongkan tempat di hatiku sendiri demi Nona Azka” sahut Haechan membuat Azka mendengus kesal.
“A Chan, pintu keluarnya ada di sebelah sana” ujar Zhishu sambil menendang bokong Haechan sampai membuatnya terpental keluar dari pavilium Azka.
“Nice shoot” gumam Azka sambil bertepuk tangan.
__ADS_1
“Nona Azka jangan khawatir, Haechan disini masih berusaha!!” teriak Haechan dari luar membuat Zhishu langsung membanting pintu menggunakan elemen tanaman rambatnya.
“Oooo Zhishu ya, jadi elemenmu adalah tanaman rambat?” tanya Azka membuat Zhishu mengangguk.
“Dan itu adalah elemen murni” sahut Xiao Bai yang tiba tiba keluar membuat Zhishu kembali mengangguk.
“Jadi Master ini memiliki total berapa elemen murni?” tanya Bao Yu yang juga tiba tiba muncul di hadapan Zhishu.
“Aku yakin kamu sudah megetahuinya” jawab Zhishu membuat Azka dan Xiao Bai bertanya tanya.
Sejak kapan mereka berdua mengetahui rahasia masing masing.
“Kuharap Tuan berhati hati dengan dengan pria ini” ujar Bao Yu tiba tiba sambil menunjuk wajah Zhishu lalu segera pergi menuju ruang dimensi meninggalkan kecanggungan di antara Azka, Xiao Bai dan juga Zhishu.
Mengerti situasi ini segera Azka memutuskan koneksinya dari Ruang Dimensi hingga membuat seseorang yang di dalam tidak dapat keluar atau bahkan melihat dan mendengarkan apa yang terjadi di luar.
“Zhishu, sebenarnya apa tujuanmu kembali secepat ini?” tanya Azka saat merasa sudah menguasai suasana hatinya kembali.
“Hanya ingin mengatakan jika kali ini Zhishu akan pergi sedikit lebih lama” jawab Zhishu santai membuat Azka tersenyum.
“Meski begitu jawaban ku akan tetap sama” ujar Azka sambil mengambil Xiao Bai kegendongannya.
“Pergilah, tapi kamu harus kembali dengan keadaan selamat” lanjutnya membuat Zhishu menyunggingkan senyum tipisnya.
“Buku pelatihan teleport?” tanya Xiao Bai membuat Azka membelalakkan matanya.
“Jadi ini buku seperti itu? bukankah ini rahasia Kerajaan mu?” tanya Azka beruntun sambil mengacungkan buku yang sama sekali tidak bisa dia baca.
“Itu benar, ini akan sangat berguna buat istri, dan lagi cepat atau lambat istri akan menjadi Permaisuri Kerajaan Kegelapan, jadi buat apa rahasia” jawab Zhishu membuat jantung Azka ngedance di dalam sana.
“Percuma, bunda saja tidak bisa membac – eummhhh pppffmmm”
“Xi’er sayang, apa kamu mencoba melakukan pembunuhan karakter disini?” sela Azka yang langsung membungkam mulut licin Xiao Bai.
Enak saja dia mau membeberkan aibnya yang buta huruf, salah sendiri tulisannya sangat kuno, dan dia belum pernah mempelajarinya sama sekali.
Lagi pula kenapa buku ini tidak sama dengan buku di Ruang Dimensinya sih yang menggunakan tulisan Latin, jadi setidaknya Azka bisa dengan mudah untuk mempelajarinya.
“Perlukah aku menyuruh Fan Fan si Naga Emas untuk menjaga istri?” tanya Zhishu membuat Azka sontak menggeleng sedangkan Xiao Bai langsung mengangguk dengan semangat.
__ADS_1
“Biarkan Fan Fan menjaga mu, disini aku sudah anak anak dan juga Tao yang menjagaku, dan lagi kita punya Long Long” jawab Azka membuat dahi Zhishu langsung mengerut.
“Ku pikir istri perlu berhati hati dengan Anj*ng itu” sahut Zhishu membuat jantung Azka mencelos.
Apa ini!! Bao Yu menyuruhnya untuk berhati hati dengan Zhishu, lalu Zhishu menyuruhnya untuk berhati hati dengan Xi Long!!
Kenapa semuanya jadi begini.
Kembalikan hidup Azka yang damai!!
“Percaya padaku, meski Bao Yu rada ngeselin tapi sebaiknya istri mengikuti kata katanya dan lebih mempercayainya, jadi jangan sekali kali mengatakan hal hal penting kepada Xi Long, mengerti” lanjutnya membuat Azka semakin tenggelam dengan pemikiran pemikiran aneh dikepalanya.
“Kenapa harus Xi Long?” tanya Azka.
“Dia sedang berada dalam keadaan bimbang. istri tahu orang seperti itu bisa melakukan hal hal yang mengejutkan” jawab Zhishu sambil mengelus pucuk rambut Azka.
“Ah … sebelumnya Bao Yu bilang harus berhati hati dengan mu, jadi apa aku harus mengikutinya?” tanya Azka sambil mendonggakkan kepalanya untuk menatap mata kelam Zhishu.
“Tentu saja, demi kebaikan istri apapun itu Zhishu akan melakukannya” jawab Zhishu santai lalu menutup mata Xiao Bai membuat kening Azka mengerut.
Cupp!!
“Zhishu menyayangi mu” bisik Zhishu di telinga Azka membuat jantung Azka kembali bertedak di luar kendali.
“Xi’er, jaga ibundamu dengan baik” ujar Zhishu sambil mengelus kepala Xiao Bai sayang lalu segera menghilang dari pandangan Azka dan Xiao Bai.
“Tadi ayahanda melakukan apa? kenapa mata Xiao Bai di tutup?” tanya Xiao Bai beruntun membuat Azka tersadar dari lamunannya.
“Xi’er menurut mu apa Long Long akan melakukan hal hal yang merugikan?” bukannya menjawab Azka malah balik bertanya dengan pertanyaan yang melenceng jauh dari pembahasan.
“Entahlah, Paman Xi Long berada di pihak Dewa Kegelapan, Xiao Bai rasa kita memang perlu berhati hati” ujar Xiao Bai membuat Azka riwuh dengan pemikiran pemikiran di kepalanya.
“Ya tuhan!! berhenti membuat ku bingung!! lagi pula apa hubungannya dengan Dewa Kegelapan!! apa aku pernah menjahili para Dewa2 itu sebelumnya!! kenapa aku harus berurusan dengan mereka!!!” maki Azka frustasi lalu menurunkan Xiao Bai dari gendongannya.
“Bunda mau kemana?!” teriak Xiao Bai saat melihat Azka yang pergi menjauh dengan menghentak hentakkan kakinya kesal.
“Belajar membaca!!” teriak Azka dengan nada ketus membuat Xiao Bai tertawa menyedihkan.
“Xiao Bai harap ibunda segera mengingatnya”
__ADS_1
TBC.
Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪