
“Tentu saja tidak!! hanfu Nona bahkan mampu membeli satu kediaman besar” jawab Xi Long jujur membuat Zhishu mengangguk setuju.
“Apa perlu aku mengajak Tao?”
***
“Apa Nona yakin? Nona bahkan mampu membuat para spirit beast itu lari pontang panting?” bukannya menjawab Xi Long malah balik bertanya.
“Bukankah itu lebih baik? jadi mereka tidak bisa meremehkan istri” sahut Zhishu membuat Azka menggeleng.
“Tidak tidak, meski aku suka membuat keributan namun aku tidak begitu menyukai jadi pusat perhatian” ujar Azka.
“Kamu memang istriku” sahut Zhishu memuji kerendahan hati Azka.
“Dan aku cantik” sahut Azka mulai sombongnya.
“Iya, aku tahu” ujar Zhishu sambil mencium tangan Azka membuat Xi Long hareudang.
Apa dia di anggap di sini?
“Kalian ini!! apa aku masih kelihatan? Nona apa kamu melihatku? heii di sini ada aku? yaaa!!! kalian fikir aku ini makhluk halus apa?” teriak Xi Long tidak terima karna di acuhkan.
“Apa kamu mendengar sesuatu?” tanya Zhishu sambil mengelus punggung tangan Azka.
“Tidak? memangnya kamu mendengar sesuatu? bukankah disini hanya ada kita berdua?” tanya Azka yang memang berniat mengerjai Xi Long.
“Sial!!” umpat Xi Long sambil menendang krikil asal membuat Azka dan Zhishu sontak tertawa.
“Hahahahaha sudah, ayo kesana … menurut peta Akademi Tian Lu tidak begitu jauh dari ibukota” ajak Azka mengakhiri candaannya.
Suasana ibu kota Kerajan Awan benar benar membuat mereka yang dari Benua tetangga tercengang, bagaimana tidak jika biasanya hanya orang orang tertentu yang memiliki spirit beast bersamanya, maka kini sebagian besar orang memilikinya, bahkan jika itu penjual tanghulu sekalipun.
Dan wow nya mereka berbaur menjadi satu di sana, udah kaya kebon binatang *****.
“Jika semua orang memiliki spirit beast, kira kira mereka akan menaruhnya dimana? apa itu di taruh di halaman belakang kediaman, atau ada kamar khusus?” tanya Azka sembari melanjutkan perjalanannya tanpa memperdulikan orang orang yang menatapnya remeh.
“Nona tidak tahu?” tanya Xi Long tidak percaya.
“Semua binatang kontrak memiliki tempat seperti ruang dimensi, namun itu milik semua binatang yang telah terkontrak, maka dari itu jika ada seseorang yang memiliki ruang dimensi khusus bersamanya itu adalah sebuah anugrah bagi para binatang kontrak” jawab Zhishu panjang lebar membuat Azka mengerti.
“Lalu binatang jinak? mereka tinggal dimana?” tanya nya lagi.
“Eumm itu … terserah mereka, mau di hutan mau se kediaman dengan Tuannya, terserah” jawab Zhishu sedikit susah merangkai kata kata nya.
“Ah… jadi itu alasan kenapa Elang Guru selalu di dekatnya” sahut Azka sambil mengangguk ngangguk tanda mengerti.
__ADS_1
“Berapa lama lagi kita akan sampai?” tanya Xi Long membuat Azka mengeluarkan peta dari lengan hanfunya.
“Sedikit lurus lalu belok kanan dua kali dan kita akan sampai pada gerbang utama” jawab Azka lalu melanjutkan perjalanannya sebelum.
Brukk …
“Ahhh maaf Tuanku”
Sreett…
“Menjauh darinya!!” maki Azka dengan aura gelap miliknya akibat seorang gadis cantik tapi masih cantikan dia yang dengan sengaja jatuh menimpa dada bidang Zhishu.
Enak saja wanita ini mau menyentuh asetnya.
“Beraninya kamu mendorong Nona kami” teriak seseorang dengan pakaian seperti pengawal dari kediaman pejabat Kerajaan sambil membawa seekor kucing di tangannya.
“Dia menyentuh milikku” sahut Azka balik berteriak sambil menarik Zhishu untuk lebih dekat dengannya.
“Apa dia saudaramu?” tanya pengawal itu.
“Apa maksudmu dia itu suami ku” jawab Azka ngotot, dia tidak akan membiarkan seorang wanita pun yang akan melirik miliknya, atau nanti akan terjadi perang dunia.
“Tuan muda ini bercanda ya, jelas jelas kamu seorang laki laki mana mungkin Tuan ini menyukai sesama jenisnya” teriak pengawal itu sengaja mengeraskan suaranya membuat Azka sukses di ghibahin.
“Oh tidak Kerajaan ini di kutuk”
“Kenapa pasangan seperti ini tiba tiba berkunjung”
“Apa ada sesuatu yang seperti itu?”
Mendengar itu sontak Azka melihat dadanya.
‘Apa ini terlihat kurang besar untuk di sebut seorang wanita’ batin Azka meratapi nasib tubuhnya yang memang masih ukuran anak anak.
Ya tapi tetap saja, dia bahkan tidak membalutnya karna memang tidak lagi ingin menyamar.
“Apa kau buta aku ini perempuan!!” maki Azka, dia benar benar merasa terinjak injak sebagai anak kecil disini.
“Ehm … sudah sudah maafkan pengawal saya yang tidak mengenali suara Nona” ujar perempuan itu sambil membungkuk sengaja memperlihatkan belahan dadanya membuat Azka dengan cepat menutup mata Zhishu untuk menjaga kesuciannya.
Oh ayolah Zhishu bahkan memakai topengnya, tapi ada apa dengan wanita genit itu.
Xi Long? jangan di tanya, pria panas seperti dia mana mau melewatkan pemandangan indah ini.
“Jangan membungkuk, dadamu jatuh nanti” ujar Azka ketus lalu segera menarik Zhishu dan Xi Long pergi bersamanya.
__ADS_1
Sedangkan wanita yang tidak lain adalah Zhang Rui anak dari seorang Mentri Keungan Kerajaan Awan kini memaki di dalam hatinya.
“Sial!! pria itu sangat tampan, cepat cari tahu siapa dia dan juga kemana perginya, aku pasti akan merebutnya dari wanita tepos itu” ujar Rui yang langsung di patuhi oleh salah satu pengawalnya.
“Tapi Nona bukankah yang berpakaian terbuka lebih tampan? pria itu sepertinya jelek, dia memakai topeng di wajahnya?” tanya pelayan wanita milik Rui.
“Kamu ini buta atau gimana!! jelas jelas dia lebih tampan, aku benar benar yakin jika wajah di balik topeng itu adalah ketampanan yang sesungguhnya, jadi aku tidak akan melepaskannya” jawab Rui sambil megingat ingat wajah tampan Zhishu.
“Nona, kita bahkan tidak mengetahui tingkat kultivasinya, jangan jangan dia tidak bisa berkultivasi”
“Bodoh, tidak bisa melihat belum tentu tidak punya, bisa jadi pria itu lebih kuat dari kita”
“Nona yakin, dia sudah punya seorang istri?” tanya pelayan itu lagi.
“Hanya seorang istri dengan kultivasi tingkat emas, lagi pula wajahnya mungkin buruk rupa maka dari itu dia menutupinya” jawab Rui sambil mengembangkan senyumnya.
“Lihat saja aku pasti akan merebutnya”
Sedangkan di lain tempat tepatnya di depan gerbang utama Akademi Tian Lu, Azka yang masih uring uringan dengan Zhishu pun hanya terdiam tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.
Entah Zhishu harus tertawa atau menangis melihat ini, dia senang Azka cemburu namun dia juga susah jika Azka mendiami nya.
“Istri kamu marah?” tanya Zhishu.
Azka “….”
“Istri kamu benar benar marah, oh ayolah wanita busuk itu yang menjatuhkan dirinya sendiri kepada ku” rengek Zhishu.
“Istri, istri, istri, istriiiiiii” teriak Zhishu mulai kesal sendiri.
“Lantas kenapa kamu tidak menghindar ha!!!” maki Azka lalu segera pergi meninggalkan Zhishu menuju penjaga gerbang untuk memberikan informasi tentang identitasnya yang dari Benua Tianyu.
“Istri!!! aku benar benar di jebak di sini” teriak Zhishu masih melanjutkan pembelaannya membuat Xi Long pusing sendiri.
“Apa aku salah bicara?” tanya Zhishu pada Xi Long.
“Entahlah, tapi aku setuju dengan Nona, kenapa kamu tidak menghindar?” sahut Xi Long membuat Zhishu kehilangan semangat hidupnya.
“Semoga berhasil” lanjutnya sambil menepuk bahu Zhishu lalu pergi mengikuti Azka.
“Sial!!”
TBC.
Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪
__ADS_1