
“Terserah jika kakak tidak mau membocorkannya Xiao Bai akan pergi mencari tahu sendiri, dan bila perlu Xiao Bai akan mencari bantuan dari binatang ilahi yang lain” ujar Xiao Bai sambil menghapus ingusnya yang emang lagi meler.
Xiao Bai Be Like : Mencari bantuan adalah jalan ninjaku.
***
Di pagi yang cerah di temani suara gaduh dari Xiao Bai yang lagi main jewer jewer an telinga bareng Tao, eh enggak deh lebih tepatnya Tao yang sedari tadi mencoba pasrah telinganya di jeweri oleh iblis kecil Xiao Bai.
“Xi’er jangan mengacau Tao” ujar Azka dengan suara beratnya yang kini terbangun dengan rambut acak acakan serta belek dimana mana akibat tertidur terlalu lama.
“Ah ibunda, akhirnya bangun juga” sahut Xiao Bai sambil berlari lari kecil menghampiri Azka.
“Haiss… jam berapa ini kenapa kepalaku sakit sekali?” tanya Azka sambil memegangi kepalanya yang berdenyut.
“Pantas saja kepala bunda sakit, sekarang kan sudah pagi” jawab Xiao Bai sambil membantu Azka memijit pelipisnya menggunakan kedua tangan kecilnya.
Sedangkan Tao yang melihat pemandangan pagi di depannya kini merasa kagum dengan Azka yang mampu meluluhkan hati iblis seorang Xiao Bai, memang benar jika di fikir fikir hanya Azka saja yang bisa membuat Xiao Bai sekalem ini.
“Dimana Bao Yu?” tanya Azka sambil menikmati pijatan dari tangan halus Xiao Bai.
“Ehmm sebenarnya Xiao Bai di larang kakak untuk memberitahukan keberadaannya, tapi khusus untuk bunda Xiao Bai akan memberikan sedikit bocoran jika sekarang kakak sedang mencoba untuk menyogok bunda agar tidak marah lagi dengan memasakkan sarapan untuk kita” ujar Xiao Bai riang membuat Tao memukul dahinya pelan.
Ini sih namanya bukan sedikit bocoran, tapi Xiao Bai benar benar berniat memberitahukan rencana penyogokkan Bao Yu.
Huh brandalan kecil ini.
“Yang benar saja, Bao Yu memasak!!” teriak Azka histeris lalu melesat pergi menuju ruang dimensi dengan Xiao Bai dan Tao yang menyusul di belakangnya.
Oh my god dan benar dugaan Azka dapur ruang dimensi benar benar hancur, bau asap gosong dimana mana, bumbu bumbu berceceran dengan Bao Yu yang sedang melayang layang kecil sambil menggoreng daging potong yang potongannya segede granat di zaman modern, ah dan jangan lupakan Teflon besar di tangan kirinya yang dia gunakan agar tidak terkena letupan minyak goreng.
“Bao Yu lain kali jangan pernah menyentuh kompor” ujar Azka lemas melihat kondisi dapurnya.
“Hah Tuan anda di sini!!” teriak Bao Yu gugup lalu segera menundukkan kepalanya tidak perduli lagi dengan masakannya yang sudah gosong.
“Huh kakak kamu ini mau masak sarapan atau meracik racun sih?” tanya Xiao Bai sewot sehabis mencicipi tumis sayur gosong milik Bao Yu.
Ingin rasanya Bao Yu mencubit mulut bar bar Xiao Bai yang sialnya suka jujur itu.
Ah Bao Yu benar benar buruk dalam memasak, meski sering membantu Azka tapi tetap saja dia cuman bisa potong sayur, ngulitin daging, sama motong daging itu pun masih sering salah.
Tanpa menghiraukan pertannyaan Bao Yu yang terkesan tiba tiba formal kepadanya ataupun protesan Xiao Bai tentang racun buatan Bao Yu Azka segera menggendong Bao Yu yang masih melayang layang sambil memegang Teflon dan juga spatula untuk penggorengan.
Meski Azka tau Bao Yu orangnya gengsian, mana mau dia di gendong Azka layaknya balita tapi yang namanya anak anak pasti berubah kalem kalo lagi ada salah, contohnya nih Bao Yu yang masih kalem dengan ekspresi takut di gendongan Azka.
“Pusing pala inces” sambat Azka sambil menurunkan Bao Yu yang masih menunduk dari gendongannya, tidak lupa Azka juga mengambil seperangkat alat menggoreng di tangan Bao Yu lalu beranjak untuk cuci tangan serta mencepol rambut acak acakkannya itu.
“Pergilah siap kan meja dan kursi, biar aku yang melanjutkan serta membereskan kekacauan ini” lanjut Azka sambil menghela nafasnya kasar.
Dia benar benar lemah kalo udah urusan sama anak kecil, meski kesalahan Bao Yu terbilang fatal karna tidak mau jujur tentang masa lalu Azka tapi tetap saja Azka sendiri tidak tega jika marah terlalu lama.
Sudah cukup baginya memberi Bao Yu tatapan menusuk, setidaknya Bao Yu masih bisa mengoreksi kesalahannya sendiri.
“Baik bunda/ Nona” ujar Xiao Bai dan Tao bersamaan lalu segera pergi meninggalkan ruang dimensi dengan Xiao Bai yang menarik kerah Bao Yu untuk di ajaknya pergi.
“Ughh sial” maki Azka lalu mulai membersihkan seluruh kekacauan yang ada dan mulai memasak sarapan yang baru.
Tidak membutuhkan waktu lama bagi Azka untuk memasak, sekarang Azka sudah selesai menata semua makanan buatannya di atas meja dapur lalu segera pergi untuk membersihkan dirinya.
Hari ini seperti biasa Azka selalu terlihat cantik dengan balutan hanfu laki laki bewarna coklat dengan sulaman tanaman rambat bewarna emas di bawahnya, kali ini Azka sedikit menggunakan aksesoris rambut berbentuk daun emas di sekitar kuciran rambutnya.
Cantik dan elegan.
Segera Azka membawa keluar masakan masakan buatannya keruang tengah pavilium khusus untuk segera di hidangkan.
“Seperti biasa bunda terlihat sangat cantik” ujar Xiao Bai mengawali pembicaran sambil memberikan kedua jempolnya ke arah Azka.
“Aku tahu” sahut Azka di sertai senyum manisnya membuat Tao menahan darah yang ingin melesat keluar dari lubang hidungnya.
Sedangkan Bao Yu, bocah itu masih menunduk kan kepalanya sambil menautkan jari jarinya.
Bao Yu sosok paling arogan yang pernah Azka kenal namun dibalik sikap arogannya Bao Yu benar benar menyimpan banyak rahasia yang bahkan bisa menjawab seluruh pertannyaan Azka selama ini.
__ADS_1
‘Dimana lembah kehidupan?’
‘Apa hubungan lembah kehidupan dengan zamannya’
Dan yang terakhir, yang paling penting.
‘Bagaimana bisa Azka melintasi waktu tanpa adanya keterikatan di masa lalu’
Azka faham betul jika orang orang yang melakukan perjalanan waktu, atau time travel pasti punya keterikatan dengan masa lalu, entah itu kehidupan sebelumnya atau pun punya ikatan darah dengan orang orang berpengaruh di masa lalu hingga membuatnya tertarik jika terdapat ketidak keseimbangan alam.
Tapi Azka? dia bahkan tidak menempati tubuh siapa pun di zaman ini dan itu artinya dia tidak ada hubungannya dengan masa lalu atau kehidupan sebelumnya yang mampu menariknya untuk melintasi waktu.
Di zaman ini Azka merasa jika dirinya hanyalah orang yang tidak sengaja lewat, itu saja!! tanpa tahu apa yang dia lakukan sudah merubah sejarah atau tidak.
Percayalah hidup di zaman orang tanpa identitas serta sanak saudara benar benar tidak asyik, Azka benar benar merasa jika dia hanya pengembara yang bahkan tidak tahu dilahirkan dari rahim siapa?
“Dimana Zhishu?” tanya Azka yang langsung disambut gelengan kepala dari Tao dan Xiao Bai.
Tidak berselang lama tiba tiba muncul sosok tampan berhanfu putih dengan rambut bewarna putih yang terurai membuat Azka harus mengucek kedua matanya mecoba untuk memfokuskan penglihatannya.
“Apa istri mencari ku?” tanya Zhishu dengan suara seraknya yang sialnya terdengar sexy di telinga Azka.
Ya!! sosok itu adalah Zhishu, hari ini dia terlihat tampan berkali kali lipat dengan biasanya karna hari ini Zhishu menggunakan hanfu mewah khas kerajaan yang bewarna putih dengan sulaman naga emas yang mengelilingi dari bawah sampai pundak.
Rambut putih Zhishu yang biasanya di kucir tinggi tinggi kini hanya di biarkan terurai dengan wajah tanpa topeng membuatnya benar benar terlihat seperti
“Kenapa kamu berpakaian seperti tabib?” tanya Azka dengan tatapan menelisik.
Gubraakk!!!!
Hilang sudah citra kaisar nya di kata tabib T_T.
Tanpa menjawab pertannyaan Azka Zhishu langsung pergi begitu saja untuk mnghukum Jingmi yang sudah menerbitkan ide gilanya yang menyuruh Zhishu memakai jubah kebesarannya sebagai Raja agung Kerajaan Kegelapan agar Azka tidak bisa berpaling ke laki laki lain.
“Huh bagaimana bisa tuhan menciptakan makhluk setampan itu” ujar Azka sambil mengipasi pipinya yang memerah setelah kepergian Zhishu.
“Bukannya tadi ibunda bilang kalau ayahanda mirip dengan tabib?” tanya Bao Yu polos, dia juga sempat terpesona tadi akan pesona agung dari seorang Master Zhu.
“Kau ini bicara apa, aura dewasanya saja bahkan melebihi Oh Sehun” jawab Azka sambil mendudukkan pantatnya.
“Enak saja, bisa hancur dong citra jual mahal dari Azka kalau terpesona hanya dengan Zhishu yang memakai jubah Kerajaannya” jawab Azka blak blak an membuat Xiao Bai faham kemana arah bicara ibundanya ini.
Ah ternyata bundanya terpesona dengan wajah serta aura tampan ayahnya tapi gengsi mau mengakuinya.
Sedangkan Bao Yu? sedari tadi dia masih terserang penyakit bisu, dia bahkan tidak tertawa, bergeming atau bahkan batuk, bersin sekali pun.
“Ehem” deheman cool yang keluar dari mulut Zhishu yang tiba tiba sudah terduduk di samping Azka membuat semua orang terlonjak kaget.
Zhishu telah mengganti pakaiannya dengan hanfu bewarna hitam polos dengan ranbut yang di kucir seperti biasannya dan tentu saja topeng buatan Azka yang kini melekat indah di seperempat wajahnya.
“Kenapa ayahanda berganti pakaian?” tanya Xiao Bai polos membuat Zhishu salah tingkah.
“Ah tadi, emm hanya salah memakai baju” jawab Zhishu gugup lalu mengambil air surgawi yang telah Azka siapkan sebagai air minum.
“Padahal tadi bunda sempat terpesona loh, bahkan wajah bunda sampai memerah karna ketampwaeumm….apwaswihh bwundwaa!!!” teriak Xiao Bai tidak jelas karna mulutnya di sumpal beberapa daging oleh Azka.
“Xi’er mulutnya ituloh, hahahahaha dia emang sering ngaco kayak gitu kalau lagi lapar” jelas Azka sambil tertawa garing membuat Zhishu menahan kedutan di sudut bibirnya.
Ternyata usaha Zhishu untuk membuat Azka terpesona tidak lah sia sia, mungkin kini dia harus memberi reward untuk ide Jingmi.
“Masa sih, bukannya istri memang sedang terpesona?” tanya Zhishu menggoda Azka membuat Azka menahan malu akibat mulut Xiao Bai yang suka kepleset ke arah yang benar.
“Ehem… dimakan keburu dingin” ujar Azka mengalihkan pembicaraan membuat senyum Zhishu merekah.
Gadisnya ini kalau lagi malu kenapa bisa seimut ini.
Akhirnya semua orang kini memakan sarapan pagi mereka dengan khidmad termasuk Bao Yu.
Sebenarnya Zhishu merasa sedikit janggal dengan Bao Yu yang tiba tiba bisu, tapi emang dasarnya Bao Yu juga sering cuek membuat Zhishu tidak lagi mempermasalahkan terdiamnya Bao Yu hari ini.
“Xi’er untuk kamu yang ingin bertemu sama Fan Fan kamu bisa menentukan hari karna Fan Fan sudah setuju” ujar Zhishu mengawali pembicaran saat semua orang kini selesai dengan sarapannya.
__ADS_1
“Asiikkk akhirnya” ujar Xiao Bai kegirangan sedangkan Bao Yu kini menatap sang adik dengan tatapan tajamnya.
“Siapa Fan Fan?” tanya Azka dengan tatapan tajam menelisik membuat Zhishu sontak ingin menggoda gadisnya.
“Hanya orang yang selalu ada untuk ku di saat susah maupun senang, ah dia juga seseorang yang baik hati dan mampu membuat siapapun merasa aman saat bersamannya” jawab Zhishu melebih lebihkan membuat kepala Azka kini di pengaruhi iblis iblis jelmaan pelakor yang semangat untuk memanas manasi keadaan.
“Apa katamu?” tanya Azka sambil menarik dan membuang nafasnya mencoba tenang.
“Dia adalah seseorang yang baik hati dan mampu membuat siapapun merasa aman saat bersamannya” jawab Zhishu santai mengulang perkataannya membuat Azka naik pitam.
“Ah bukankah seharusnya Xu Kai sampai hari ini di akademi, tidak sia sia aku berdandan” ujar Azka mengalihkan pembicaraan sambil membenahi aksesoris rambut di kepalanya.
Brakk!!!!
“Apa apaan kamu berdandan untuk laki laki mata keranjang itu” maki Zhishu sambil menggebrak meja membuat ketiga binatang kontrak Azka terlonjak kaget.
“Memangnya kenapa ha!! lagi pula aku MERASA AMAN saat bersama Xu Kai” sahut Azka sambil menekan kata MERASA AMAN berniat membalik omongan Zhishu lalu segera pergi meninggalkan pavilium.
“Istri tunggu!!! tunggu!!! kamu salah paham!! istri!!!” teriak Zhishu sambil mencoba menyusul Azka namun tidak di hiraukan.
“Ya!!!! istri Fan Fan adalah Naga Emas milikku!!” teriak Zhishu nelangsa sambil bersandar di pintu pavilium.
Hahahahaha dia terlambat Azka sudah terlanjur kesal padanya.
“Xi’er tolong ayahanda” rengek Zhishu mencari bantuan.
“Maaf ayahanda Xi’er masih kecil dan tidak tahu urusan orang dewasa, lagi pula Xiao Bai harus bersiap untuk menemuai senior Naga” ujar Xiao Bai lalu pergi begitu saja.
“Tao….” rengek Zhishu kembali mencari bantuan.
“Ini sulit, semoga berhasil” jawab Tao singkat lalu pergi menuju ruang dimensi.
Kini harapan Zhishu tinggal satu orang.
“Bao-”
“Master tolong perhatikan citramu, sifat bringasmu itu sangat tidak cocok dengan wajah nelangsa mu dan juga semoga berhasil” sahut Bao Yu memotong ucapan Zhishu lalu melesat pergi meninggalkan Zhishu sendiri.
“Sialan!!!”
Poor Zhishu.
>>>>> BONUS PEMANIS SAAT ZHISHU MENGHUKUM JINGMI <<<<<
Brakk!!!!
“Jingmi sialan!!!” teriak Zhishu tiba tiba sambil membanting pintu aula.
Jingmi yang sedang menulis laporan siap tidak siap harus menerima kuasnya yang kembali patah akibat terlonjak kaget.
“Pangeran sabar, tetep kalem gak boleh marah” gumam Jingmi sambil mengelus dadanya tanpa menghiraukan Zhishu yang uring uringan.
“Gara-gara ide busukmu yang menyuruhku memakai jubah kebesaran (ehem itu jubah kerajaan ya bukan jubah kebesaran yang kedodoran itu), istri malah mengira aku berdandan seperti tabib” ujar Zhishu marah marah membuat mata Jingmi membola tidak percaya.
“Kita harus ketabib” sahut Jingmi sambil berbenah membuat amarah Zhishu makin meledak ledak.
“Kamu mau meledek ku hah!!!” teriak Zhishu membuat nyali Jingmi menciut.
“Oh ayolah Tuan, setidaknya kita harus memeriksakan mata Nyonya besar, mungkin disini terjadi sedikit kesalah pahaman bagaimana bisa dia menyebut seorang Raja agung dengan panggilan tabib” ujar Jingmi perlahan agar Zhishu tidak semakin terbawa emosi.
“Jadi kamu fikir mata istri bermasalah” ujar Zhishu bukannya tenang malah semakin mengeluarkan aura tajamnya membuat Jingmi kini menyadari kalau.
Dia salah bicara.
“Huaaaaa!!!! Tuan!!!! maaf kan bawahan ini!!!!” teriak Jingmi histeris saat Zhishu mulai membungkus tubuhnya seperti mumi lalu menggantungnya secara terbalik sebagai hiasan dinding di aula istana.
“Tuan ku mohon lepaskan bawahan tampan mu ini, sepertinya ini benar terjadi kesalah pahaman mungkin tadi mata nyonya besar sedikit tertutup debu makannya salah mengenali Raja besar sebagai Tabib” teriak Jingmi merengek tidak karuan saat Zhishu malah beranjak pergi meninggalkannya.
Sungguh kepalanya pusing di gantung secara terbalik seperti ini.
Jingmi sabar Jingmi kuat, kalo gak kuat pergi aja naik lift menuju akhirat, gampang kan😇.
__ADS_1
TBC.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys😊.