Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
Strategi Baru


__ADS_3

“Jika sudah begini maka kita harus mengganti strategi” ujar Azka yang di angguki semua orang.


***


“Bao yu karna sikap mu lebih dewasa dari Xiao bai maka kamu yang pergi menggantikan Tao untuk meminta bantuan dari para spirit beast, ingat untuk membawa mereka sehari sebelum penyerangan, dan untuk Xiao bai kau yang pergi memata matai pasukan Jendral Fang di perjalanan menggantikan tugas bawahan Zhishu lalu aku dan Zhishu akan pergi bersama menemui guru untuk membahas persoalan ini lalu tao kau yang bertugas mengantar guru, dengan kecepatan mu mungkin hanya membutuhkan beberapa jam, dan yang terakhir Zhishu suruh beberapa bawahanmu untuk melindungi keluarga kerajaan Barat” ujar Azka membagikan perintah.


“Baik nona/ tuan/ bunda” jawab ketiga binatang kontrak Azka bersaman.


“Kenapa hanya untuk melindungi keluarga kerajaan? bagaimana denganmu?” tanya Zhishu tidak terima.


Azka ini selalu saja mementingkan keselamatan orang lain terlebih dahulu.


“Seorang Master Zhu tidak seharusnya terlibat akan hal ini sebelum waktunya, ini baru permulaan dan kau akan tampil pada akhir permainan” jawab Azka sambil menyeringai puas.


“Sesuai rumor nyonya besar adalah orang dengan pemikiran luas dan cerdik” ujar bawahan Zhishu yang membuat Azka tertawa puas.


Hehehehe ternyata namanya terkenal dimana mana ya.


“Ehemm ehemm bisa di pastikan rumor itu benar adanya namun kalian masih kurang satu hal lagi” sahut Azka tidak terima karna mereka melupakan hal penting.


“Ah maafkan bawahan ini, tapi apa yang kurang?” tanya bawahan itu sedikit bingung.


“Tentu saja selain cerdik aku ini juga cantik tau” jawab Azka sambil mengedipkan sebelah matanya membuat Zhishu dengan segera menutupi wajah Azka dengan tubuhnya sebelum bawahannya itu mimisan.


Sedangkan Bao yu dan Tao hanya mendecih, bagaimana bisa mereka mendapatkan tuan yang begitu percaya diri.


“Pergilah dan sampai kan salam ku pada Jingmi untuk menjalankan perintah dari nyonya besar yang tadi” sahut Zhishu dengan tubuh yang masih menutupi wajah Azka membuat Azka kebingungan.


“Baik Yang Mulia” jawab bawahan Zhishu patuh lalu menghilang begitu saja dari hadapan mereka.


“Err kau sedang apa?” tanya Azka bingung melihat tingkah Zhishu.


“Tidak ada, mari kita pergi keistana” jawab Zhishu lalu beralih menggandeng Azka namun tidak di sahuti oleh Azka sendiri.


“Kenapa?” tanya Zhishu bingung, dia bahkan sudah menggendong Tao yang sedari tadi sudah mengubah wujudnya menjadi kucing kecil.


“Pakai kembali topeng mu dan untuk kalian berdua segera berangkat lagi pula kita sudah tidak punya banyak waktu” jawab Azka lalu memerintah Bao yu dan Xiao bai yang segera di laksanakan.


“Ah aku lupa” sahut Zhishu lalu menurunkan Tao dan memasang topengnya kembali yang baru saja dia ambil dari ruang dimensi.


Kenapa harus mencari bantuan? bukan kah hanya dengan cambuk curah hujan maka mereka akan kalah, atau jika tidak Azka kan punya Tao, Xiao bai, dan juga Bao yu kenapa tidak menggunakan mereka saja?


Jawabannya adalah, tidak mungkin kan Azka membuat benua ini banjir akibat hujan deras yang turun sampai berhari karna cambuk curah hujan miliknya, dan juga Xiao bai dan Bao yu belum saatnya keluar dan terekspos dunia, bisa bisa Azka di buru para kultivator tua selama sisa hidupnya karna dia sendiri belum mampu untuk melindungi para binatang kontraknya.


Lain halnya dengan Tao yang sudah sering terekspos, namun tao hanya di kenali sepabai spirit beast level 10 atau maksimal binatang mitologi, mungkin hanya orang2 sekuat zhishu yang mampu membedakan para binatang ilahi.


Dan yang terakhir, kalian tahu kan kalau Azka belum bisa menggunakan elemennya akibat penyerangan waktu itu, dan jika dihitung sampai hari penyerangan dari Jendral Fang maka seharusnya baru berjalan 4 hari dan Azka masih kurang 1 hari untuk pemulihan.


“Ayo pergi” ajak Azka setelah memakai kembali cadar nya lalu menggendong tao dan mengajak Zhishu untuk segera berangkat.


Tidak membutuhkan waktu lama dan akhirnya mereka telah sampai di halaman istana dan langsung menuju aula berpamitan kepada Kaisar Wei untuk membawa gurunya pergi lebih awal.


Seperti biasa banyak yang menunduk hormat pada Azka namun kali ini banyak juga yang mencemooh Zhishu yang sedang bersamanya menggunakan identitas sebagai Zhishu si idiot dari kerajaan timur.


“NONA AZKA MEMASUKI AULA” teriak kasim mengumumkan kedatangan Azka namun tidak dengan kedatangan Zhishu yang di anggap ghaib.


Azka hanya tersenyum di balik cadarnya lantas mengajak Zhishu untuk masuk ke aula.


“Salam hormat yang mulia semoga hidup sampai seribu tahun” salam Azka dan Zhishu secara bersamaan sambil membungkuk hormat.


“Ah tidak usah seformal itu kepada Zhen nona Azka, bahkan Zhen sudah menganggap nona sebagai keluarga kerajan sendiri” ujar Kaisar Wei ramah lalu melirik ke arah Zhishu yang terasa asing di matanya.


“Terimakasih atas kemurahan hati Kaisar, dan perkenalkan dia adalah tunangan saya” sahut Azka sambil memperkenalkan Zhishu.


“Salam Yang Mulia” salam Zhishu kembali.


“Ah… Zhishu itu ya, ehem… ada apa gerangan yang membuat nona Azka kemari?” tanya Kaisar Wei.

__ADS_1


“Saya ingin meminta izin kaisar untuk mengajak guru kembali ke akademi lebih awal” jawab Azka sopan.


“Kenapa mendadak? bahkan Zhen belum menyiapkan hadiah yang bagus untuk nona dan ketua akademi?” tanya Kaisar Wei terlihat sedikit kecewa.


“Kaisar tidak perlu repot, saya hanya ingin kaisar menjaga kesehatan dan terus memimpin kerajaan ini dengan baik serta memberi contoh yang baik pula untuk para penerus yang mulia” jawab Azka tulus.


“Zhen pasti akan mengingat dengan baik pesan dari nona Azka, lalu kapan nona ini berencana mengajak ketua akademi kembali?” tanya Kaisar Wei lagi.


“Hari ini” jawab Azka singkat.


“Baiklah Zhen akan mengizinkan, jaga keselamatan nona Azka di perjalanan” ujar Kaisar Wei.


“Baik kaisar, kami pamit undur diri” ujar Azka lalu mengajak Zhishu keluar untuk mencari gurunya kembali.


Namun belum juga beranjak dari pintu aula


“Muridku!!!!” teriak ketua akademi sambil berlarian, selalu begitu tidak ingat dengan umur.


“Guru ingat umur mu” ujar Azka sembari mendengus kesal.


“Aiyyaa… Zhishu kau juga disini” sahut ketua akademi tanpa menghiraukan omelan dari Azka.


“Salam guru” salam Zhishu sambil sedikit membungkuk.


“Sudahlah guru aku ada hal penting untuk di bicarakan” ujar Azka sambil mengajak gurunya keluar dari istana mencari tempat yang sedikit sepi.


Hanya untuk mencari tempat sepi setidaknya membutuhkan waktu 20 menit untuk Azka dan yang lainnya menemukannya.


“Bagaimana bisa kita keluar tanpa meminta izin kepada kaisar?” tanya ketua akademi sangat terlambat karna 20 menit telah berlalu dan dia baru sadar lalu menanyakan hal itu.


“Aku sudah meminta izin terlebih dahulu jadi mari kita bahas hal yang lebih penting” jawab Azka lalu menceritakan hal yang akan menimpa akademi 2 hari lagi dan juga strategi yang sudah di susun Azka tanpa sebut merek alias menyebutkan keberadaan Tao bai, Bao yu maupun bawahan Zhishu.


“I-ini beneran!!! ya dewa!! aku benar benar tidak menyangka jika Jendral terhormat akan melakukan hal seperti itu” sahut ketua akademi tidak menyangka.


“Da dan juga apa benar aku harus menunggangi kucing mitologi ini?” tanya ketua akademi gugup.


Brukkk….


Sontak ketua akademi jatuh terduduk karna baru pertama kali ini melihat perubahan langsung dari binatang ilahi namun dia hanya tahu jika Tao hanyalah binatang mitologi.


“I- ini ini beneran?” tanya ketua akademi sambil mengucek kedua matanya membuat Azka geram sendiri.


“Zhishu bantu ketua akademi menaiki tao, kita sudah tidak punya banyak waktu” perintah Azka yang langsung di laksanakan oleh Zhishu.


“Nah guru, pegangan yang erat ya sebentar lagi guru akan menikmati wahana roller coaster dan akan sampai pada tempat tujuan kurang lebih satu jam” ujar Azka lalu segera menyuruh Tao agar melaju dengan cepat meninggalkan jeritan histeris dari gurunya yang di paksa siap oleh murid laknatnya.


“Ayo” ajak Azka lembut lalu menghilang begitu saja bersama Zhishu.


Zhishu membawa Azka berteleport menuju pohon rindang yang letaknya tidak jauh dari akademi dan mereka berdua mendarat dengan selamat di atas dahan pohon yang lumayan tinggi.


Seperti biasa Azka yang masih belum terbiasa dengan berteleport pun harus merelakan perutnya yang di aduk aduk serasa ingin muntah.


Bisa di lihat keadaan akademi yang masih biasa saja, Azka dan Zhishu tidak berniat turun dari atas pohon dan lebih memilih menunggu gurunya sampai, agar tidak ada yang curiga, dan Azka tentu saja tidak menyia nyiakan waktu hanya untuk diam dan menunggu.


Azka pergi keruang dimensi dan meninggalkan Zhishu untuk membuat banyak pil yang pastinya akan di butuh kan untuk perang, seperti pil pemulihan, pil penyembuhan dan pil regenerasi, semuanya Azka lalukan dalam waktu satu jam yang artinya setengah hari telah berlalu di ruang dimensi.


Tidak terasa satu jam telah berlalu dan benar saja Azka melihat Tao yang sedang membawa ketua akademi dengan kecepatan di luar nalar manusia, ah bisa di pastikan jika ketua akademi akan memuntahkan isi perutnya setelah ini.


“Hoekk hoekkk”


Bingo… tebakan Azka benar Tao menurunkan ketua akademi tepat di bawah pohon yang di naiki Azka dan Zhishu lalu segera memuntahkan isi perutnya di sana.


“Hah hah ini benar benar, apa ini yang di sebut dengan ro colter” gumam ketua akademi yang salah menyebutkan ejaan dari roller coaster.


Tidak berhenti di situ rasanya ketua akademi ingin pingsan saat akademi nya tiba tiba di serbu puluhan spirit beast dari level 8 hingga 10, bahkan para penjaga gerbang yang semula bersantai kini menjadi ricuh dan murid murid pun sudah keluar karna penasaran dengan keadaan yang menimpa akademi mereka.


Ahh ini pasti ulah Bao yu yang pemilih dalam hal kelayakan bertarung maka dari itu dia hanya merekrut spirit beast tingkat tinggi.

__ADS_1


Tapi jika di fikir fikir masih mending Bao yu yang pemilih dari pada Xiao bai yang suka menggertak, bisa bisa para spirit beast itu tidak ikhlas menolongnya karna gertakan dari Xiao bai.


Namun Azka masih sedikit bingung, bukan kah seharusnya besok Bao yu baru datang bersama para spirit beast itu tapi kenapa mereka sekarang sudah di sini.


‘Tuan ini sedikit gawat, aku baru saja mendapat kabar dari Xi’er mungkin pasukan Jendral Fang akan sampai lebih awal satu hari dari perkiraan’ ujar Bao yu yang sudah kembali ke ruang dimensi.


‘Tuan kau belum pulih, aku tidak akan membiarkan mu melawan mereka tanpa aku’ lanjutnya sedikit mencemaskan tuannya yang belum pulih.


‘Jadi ini alasan kamu membawa mereka lebih awal?’ tanya Azka mengalihkan pembicaraan.


‘Tuan jangan mengalihkan pembicaraan’ protes Bao yu tidak terima.


‘Baiklah baiklah, kau tidak perlu khawatir aku tidak sebodoh itu membuat diriku terluka, aku akan menyuruh Xiao bai membuat formasi pelindungan untukku agar mereka tidak mampu menyerang tenaga dalamku yang sudah sekarat ini’ ujar Azka membuat Bao yu menghembuskan nafasnya lega.


‘Aku tahu tuan pasti tidak akan seceroboh itu’ sahut Bao yu membuat Azka mengerutkan dahinya heran.


‘Bao yu entah kenapa aku merasa kau mengetahui segala tentangku, apa jangan jangan kamu juga mengetahui masa lalu ku?” tanya Azka membuat Bao yu terdiam seribu bahasa.


Karna sudah tidak mendengar lagi sahutan dari Bao yu membuat Azka memahami sesuatu.


Apa benar Bao yu mengetahui masa lalunya?, lalu bagaimana bisa?


“Zhishu sepertinya kita benar benar tidak bisa meremehkan lawan yang satu ini” ujar Azka membuat Zhishu mengangguk.


“Apa itu artinya besok mereka telah sampai?” tanya Zhishu santai sontak Azka terlonjak kaget.


“Dari mana kau tahu?” tanya Azka dengan tatapan menyelidik.


“Seperti kata istri, lawan kita kali ini benar benar tidak bisa di remehkan” jawab Zhishu membuat Azka mendengus kesal, bagaimana bisa dia membalik omongannya.


Akhirnya Azka memilih turun bersama Zhishu dan membuat gurunya serasa ingin pingsan dua kali.


“Bba bbaa b aba?” niat hati ingin bertanya “bagaimana?” tapi apalah daya kegagapan menghampiri ketua akademi yang sedang syok berat.


“Ah aku hanya mengajak Zhishu menggunakan jurus meringan kan tubuh untuk segera sampai” jawab Azka yang mengerti maksud dari gurunya.


“Guru tenang lah mereka adalah teman tao, jika kau terus seperti ini mungkin kau akan meninggal jika tahu Jendral Fang membawa pasukan sebanyak 10 ribu orang untuk menyerbu akademi mu ini” lanjut Azka membuat mata ketua akademi membola sampai rasanya ingin keluar dari tempatnya lalu tidak sadarkan diri.


Kenyataan pahit yang menghantamnya secara bersamaan di waktu yang sama membuat ketua akademi benar benar mengalami syok berat.


Azka memang menceritakan tentang penyerangan dan strategi namun dia belum memberitahu jumlah pasukan yang akan menyerang akademi, bisa bisa ketua akademi kendat (gantung diri) duluan sebelum berjuang.


“Zhishu bawa ketua akademi masuk, mungkin dia akan sadar sebentar lagi” ujar Azka yang di turuti Zhishu.


“Tao suruh mereka untuk berbaris jangan awut awutan gitu entar di kira mau demo, dan juga kamu yang akan memimpin para spirit beast itu” ujar Azka santai membuat beberapa pertanyaan timbul di benak Tao.


“Tapi nona bukankah seharusnya itu masih besok kita mempersiap kan diri?” tanya Tao.


“Kata Xi’er mungkin mereka akan sampai lebih cepat dari perkiraan” jawab Azka membuat Tao mengangguk mengerti.


“Entah bagaimana cara kamu memimpin mereka tapi yang pasti ingat, jangan bicara bahasa manusia bisa bisa kaget nanti para penjaga gerbang” lanjut Azka lalu mengajak Zhishu masuk ke akademi.


Groaaarrrrrr………….


Auman Tao sontak membuat para spirit beast itu membuka jalan untuk Azka dan yang lainnya.


“Nona, ada apa ini? kenapa ketua bisa pingsan? dan bukankah seharusnya kalian bertiga masih harus berada di istana kerajaan barat? dan juga kenapa para binatang binatang ini memberi jalan untukmu?” tanya penjaga gerbang beruntun membuat Azka pusing sendiri untuk menjawabnya.


"KEPO AE LU MANK UJANG!!" ingin rasanya Azka berteriak seperti itu namun dia urungkan, nanti yang ada penjaga itu malah nanya KEPO teh apa?


"Bisa di pastikan wanita buruk rupa itu pasti menculik ketua akademi lalu membawa kumpulan spirit beast yang telah dia sesatkan untuk menyerang akademi ini!!"


"Yang lain ayo mundur!! hati hati dengan wanita iblis itu!!"


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys😁

__ADS_1


__ADS_2