Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
97 Xi Long


__ADS_3

Siapa yang tahu?, Xiao Bai dan Tao hanya berfikir tentang kebenarannya tanpa tahu konsekuensi seperti apa yang sedang menunggunya.


“Jadi apa Tuan benar benar masih ingin tahu?”


***


Benar, apa kini Azka sudah siap dengan jawabannya? bagaimana jika nanti malah terjadi kesalah pahaman seperti yang di bilang Bao Yu? dan kata Bao Yu tadi kedua belah pihak, jadi siapa pihak yang satunya? tapi dia penasaran siapa itu Dewi Perang? dan kenapa Anj*ng berkepala tiga itu memanggilnya seperti itu.


Gimana dong Azka penasaran nih.


“Bisakah kamu memberiku satu petunjuk, apa yang akan terjadi jika aku masih ingin mengetahuinya?” tanya Azka membuat Anj*ng berkepala tiga itu menatapnya aneh.


Jadi Azka benar benar kehilangan ingatan masa kecilnya, dia fikir Rubah itu hanya membual.


“Aku yakin Tuan tidak akan pernah menginginkan hal ini terjadi, jadi mohon tunggulah sampai ingatan Tuan pulih” jawab Bao Yu sedikit tidak rela.


“Kau tahu Bao Yu, kenyataan ini membuatku berfikir jika di masa lalu aku pernah mengenal mereka itu artinya aku berasal dari sini” ujar Azka sambil menunjuk kearah Anj*ng berkepala tiga.


“Sedangkan saat aku kecil Halmoni penjaga panti menemukan ku yang sedang menangis di gendongan Oppa, jadi di bagian mana yang kamu sebut pernah menjagaku sewaktu kecil?” lanjut Azka bertanya kepada Anj*ng berkepala tiga.


“Apa Tuan mengingat berapa umur Tuan saat itu?” tanya Bao Yu yang menyela dan sukses membuat Azka terdiam.


Shit!! … Azka tidak mengingatnya dan Halmoni panti juga tidak memberitahukan umurnya saat itu.


“Tuan tidak mengetahuinya bukan? jadi percayalah pada ku, Rubah ini hanya tidak ingin Tuan kembali terpuruk, Tuan hanya perlu tahu satu hal, entah Dewi Perang itu sebenarnya adalah Tuan, atau sebenarnya Tuan pernah bertemu dan mengabdi kepada Dewi Perang, atau Tuan adalah saudara Dewi Perang. atau malah yang lainnya, Tuan hanya perlu mengingat jika Dewi Perang punya suatu hubungan dengan Tuan, itu saja” lanjut Bao Yu membuat Azka benar benar ingin mengamuk.


Dia benci teka teki yang belum terpecahkan.


"Aku ingat, waktu itu Hyunjin Oppa bilang dia membawaku ke panti saat aku berumur 4 tahun" jawab Azka pasti, ya dia ingat betul dengan jawaban Hyunjin waktu di rumah sakit 10 tahun yang lalu.


"Apa Tuan percaya?" tanya Bao Yu menantang, sebab dia faham betul dengan Azka yang masih menyangkal tentang sembuhnya serta bangkitnya Hyunjin dari kematian.


Hanya saja Azka selalu menepis itu semua, karna dia menyayangi Hyunjin yang dulu maupun Hyunjin yang sekarang.


“Ayo pergi aku lelah” ajak Azka tiba tiba, dan tidak menghiraukan pertanyaan Bao Yu membuat yang lain merasa tidak enak hati.


Ya, Azka benar benar lelah dengan kenyataan kenyataan lain yang menghampirinya, Azka hanya takut jika kenyataan itu lebih buruk dari masa lalu kelamnya, apa setelah itu Azka masih mampu menjalani hidupnya jika kenyataan itu memang lebih buruk.

__ADS_1


“Apa Nona sudah tidak penasaran dengan bekas ledakkan itu?” tanya Tao yang kini membututi Azka dari belakang di ikuti Xiao Bai, Bao Yu dan juga Anj*ng berkepala tiga.


“Tidak perlu terburu buru, lagi pula pelakunya sudah bersama kita” jawab Azka dengan tatapan kosong membuat Tao tidak mampu berbicara lagi.


Meski begitu nyatanya Azka masih mengenali aura dari Anj*ng berkepala tiga yang masih mengikutinya.


Perjalanan pulang kali ini berlangsung dengan sangat lama, jika awalnya Azka terus berlari menggunakan jurus qiqong nya agar cepat sampai maka kali ini Azka hanya berjalan dengan santai sambil memikirkan kemungkinan kemungkinan aneh di kepalanya.


Apa dia benar benar adalah Dewi Perang? oh ayolah dia bahkan baru belajar cara berpedang, lantas dari segi mana julukan Dewi Perang bisa cocok dengannya.


Lantas apa itu artinya dia pengikut setia Dewi Perang? tapi kan Azka kehilangan ingatan dari dua tahun terakhir, ya masa bayi bayi dia udah jadi pengikut setia.


Jika tidak apa itu artinya dia saudaranya? lalu bagaimana dengan Hyunjin? dan juga setua apa orang Tuanya hingga membuahkan anak yang sangat berbeda jauh dari segi umur.


Atau jangan jangan musuh lagi!!!


“Heyy tidak mungkin, lagipula senakal apa aku hingga mencari masalah dengan seorang Dewi di usia segitu” gumam Azka yang tiba tiba berhenti membuat para binatang kontrak serta Anj*ng berkepala tiga itu ikutan berhenti.


“Bukan bukan” gumamnya lagi lalu melanjutkan perjalanannya kembali.


Ingin rasanya Xiao Bai merengek, namun sepertinya suasana hati ibundanya sedang tidak baik, dan dia tidak mau menjadi ajang pelampiasan nantinya, meski Azka tidak pernah membentaknya namun siapa yang tahu.


“Hei kau Anj*ng!! … ahh kenapa jadi ngegas” ujar Azka tiba tiba membuat Anj*ng berkepala tiga segera berlari menghampirinya.


“Siapa namamu?” tanya Azka, dia benar benar merasa sedang memaki jika memanggil Anj*ng itu.


“Dulu Tuan memanggil ku Kerberos” jawab anj*ng berkepala tiga itu.


“Kebe- keberos? ah sulit sekali mengucapkannya, aku akan mengganti namamu menjadi Xi Long saja bagaimana?” tanya Azka yang kini sudah mulai melupakan masalah ingatannya yang hilang alias tersegel.


“Terimakasih karna Yang Mulia telah memberiku nama” jawab Xi Long dengan semangat.


“Jangan panggil aku begitu, kamu bisa memanggilku seperti mereka bertiga atau kau bisa memanggilku Azka saja” sahut Azka yang langsung di angguki oleh Xi Long.


“Jadi apa alasanmu dengan memakan orang orang tidak bersalah itu?” tanya Azka langsung keinti.


“Tidak bersalah apanya!! Tuan mereka adalah pengikut Kaisar Iblis dan aku sangat membenci wanita tua kebanyakan gaya itu, hingga melampiaskannya kepada para pengikutnya, dan tempat ini adalah sasaran paling empuk karna semua orang disini telah menjadi pengikut wanita tua itu sampai sampai memakan hartanya” jawab Xi Long panjang lebar membuat banyak pertanyaan timbul di kepala Azka dan yang lainnya.

__ADS_1


“Apa itu artinya Pemimpin Kerajaan Anyelir adalah Kaisar Iblis?” tanya Azka mulai mode penasarannya.


Melihat itu Bao Yu jadi sedikit lega, setidaknya Azka bisa melupakan hal pahit itu sebentar dan tidak lagi menggali lebih dalam tentang masa lalunya, jujur Bao Yu benar benar tidak siap jika hal itu terjadi.


“Bukan!! Pemimpin Kerajaan Anyelir hanyalah anak dari Kaisar Iblis yang pastinya adalah pengikutnya juga, humph … sebenarnya Tuan melarangku untuk memakan manusia tapi aku benar benar lapar, dan daging penghianat adalah hidangan terbaik” jawab Xi Long membuat Azka ingin menggali lebih dalam lagi.


Begitupun Xiao Bai dan Tao yang mencuri curi dengar di belakang.


“Penghianat?”


“Itu benar, mungkin Nona tidak mengingatnya tapi Kaisar Iblis yang sekarang itu telah menghianati Kaisar Iblis yang sebelumnya, hingga membuat dunia ini benar benar kehilangan keseimbangan, dan yang membuatku semakin muak adalah dia juga membuat Tuan ku di hukum sampai sekarang.


Itulah kenapa aku menyebutnya penghianat, dan bukankah seharusnya para pengikutnya juga pantas di sebut penghianat” jawab Xi Long panjang lebar.


“Biar ku tebak, kau akhirnya memburu mereka setiap malam untuk kamu jadikan makanan, namun orang orang itu sempat memberontak hingga membuatmu meledakkan mereka lalu memakan daging yang masih bisa di selamatkan dari kata gosong, dan meninggalkan daging yang sudah gosong dan terlihat menyedihkan meski seandainya mereka masih hidup” tebak Azka yang langsung di angguki dengan semangat oleh Xi Long.


Yah tebakan Azka tepat sasaran semuanya.


“Wah wah, Nona semakin pintar saja” puji Xi Long membuat Azka sedikit menyunggingkan senyumnya.


“Jangan memujiku, kau ini salah!! beberapa diantara mereka ada yang tidak tahu apapun tentang hubungan Pemimpin Kerajaan Anyelir dan Kaisar Iblis, dan kamu seenaknya saja menuduh mereka penghianat” ujar Azka sambil menyentil salah satu kepala Xi Long.


“Tapi tetap saja mereka memakan harta dari Kaisar Iblis, aku kan hanya menghabisi mereka agar tidak menjadi sampah di hari kemudian” sahut Xi Long masih merasa dirinya benar.


“Terserah, lagi pula ini sudah terjadi, lain kali jangan mengulaginya lagi sekarang kembalilah mungkin Tuan mu sedang mencarimu” ujar Azka berniat mengusir Xi Long.


“Tuan ku masih menjalani hukuman, tapi sebelum itu dia menyuruhku untuk melindungi Nona dan Tuan Muda, hingga akhirnya aku menemukan Nona, jadi aku ka terus bersama Nona, menjaga Nona sambil mencari keberadan Tuan Muda yang masih misterius” sahut Xi Long yang masih keukuh mengikuti Azka.


“Siapa Tuan Muda?”


“Anak dari Yang Mulia Dewa Kegelapan dengan Kaisar Iblis yang sebelumnya”


“Apa!!”


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak vote, like, komen dan rate 5nya ya guys❤❤ biar author makin semangat ngetiknya💪💪

__ADS_1


__ADS_2