Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno
78 Runtuh Beneran!!!


__ADS_3

Brakkk!!!!


“Muridku!!!”


***


Teriak Ketua Akademi sambil membanting pintu Pavilium Khusus di ikuti Haechan dari belakang.


Bisa di tebak bukan, Azka tidak akan kaget, atau bahkan terusik sedikitpun apalagi sampai terbangun dari tidurnya hanya karna hal kecil seperti ini.


Mustahil!!!.


Berbeda dengan Zhishu yang pura pura kaget sembari mengelus dada bidangnya namun matanya menatap tajam ke arah Haechan yang hanya di balas senyum smirk oleh Haechan.


“Guru kamu mengagetkan Zhishu” sahut Zhishu dengan suara kekanak kanakannya membuat Haechan ingin membakar Zhishu saat itu juga.


Apa lagi jika di tambah dengan posisi Azka yang masih tertidur nyenyak di pangkuan Zhishu membuatnya naik pitam saat itu juga namun harus mampu sekuat tenaga untuk menahannya.


“Ah maafkan aku yang datang di waktu tidak tepat” sahut Ketua Akademi saat menyadari betapa intim posisi keduanya saat ini.


“Ada keperluan apa guru datang menemui Zhishu dan ISTRI?” tanya Zhishu sembari menekankan kata ISTRI di hadapan Haechan.


Haechan? jangan di tanya, karna jika bisa dilihat mungkin saat ini dari ubun ubunnya sudah muncul asap asap kemarahan namun sekali lagi dia harus menahannya.


Stay kalem oke!!


“Er… itu sebenarnya bisa kamu bangunkan dulu muridku yang satu itu” ujar Ketua Akademi yang langsung di laksanakan oleh Zhishu dengan menggoyang goyangkan tubuh Azka namun tetap tidak berhasil.


Dan yah hal itu mampu membuat ide brilliant tumbuh di kepala Zhishu.


“Guru, mohon maaf itu.. sebenarnya istri sedikit sulit di bangunkan, tapi ada satu cara yang mungkin akan berhasil” sahut Zhishu membuat Ketua Akademi menatapnya bingung sedangkan Haechan yang menatap Zhishu dengan tatapan seakan akan ‘Jika kamu berani melakukan hal gila bisa aku pastikan aku akan menghajarmu’ namun Zhishu tidak menanggapinya.


Cupp….


“Seperti ini” lanjut Zhishu dengan wajah tanpa dosa setelah mengecup bibir Azka yang terhalang cadar di depan Haechan serta Ketua Akademi yang langsung menganga tidak percaya.


Dan benar saja, mata Azka perlahan membuka lalu segera bangun saat mendapati Ketua Akademi serta Haechan yang masih menatap mereka berdua tidak percaya membuat Zhishu mengembangkan senyum penuh kemenangan miliknya.


Tidak tahan lagi akhirnya Haechan benar benar mengepalkan kedua tangannya untuk meninju Zhishu namun sebelum kedua kakinya melangkah dia tersadar dengan ucapan Jia Li yang mencoba menenangkannya dari ruang dimensi.

__ADS_1


“Guru ada apa ini?” tanya Azka sambil mengucek kedua matanya perlahan.


Bukannya menjawab Ketua Akademi malah menarik dua kursi kayu yang biasa di gunakan tempat duduk saat makan milik Azka menggunakan elemen anginnya lalu menyuruh Haechan untuk menduduki salah satunya.


“Itu sebenarnya ini tentang Pavilium Tetua ketiga yang roboh” ujar Ketua Akademi sambil menghempaskan pantatnya di kursi yang satunya lagi.


Sebenarnya Ketua Akademi penasaran dengan Sofa panjang yang sedang diduduki Azka dan Zhishu yang terlihat empuk, namun kali ini masalah pavilium lebih penting menurutnya.


“Roboh gimana?” tanya Azka yang tidak tahu menahu mengenai hal ini.


“Kamu belum tahu?” tanya Haechan yang kali ini angkat suara.


“Tahu apa? aku saja baru bangun sedangkan Zhishu dia kan sedari tadi bersama ku” jawab Azka enteng kini kesadarannya telah kembali sepenuhnya.


“Tadi Pavilium Puncak Bambu runtuh tanpa sebab” sahut Ketua Akademi mencoba menjelaskan namun hasilnya malah bikin suasana jadi awkard akibat penjelasannya yang setengah setengah.


“Emm apa hubungannya sama kita?” tanya Azka kebingungan, jangan jangan gurunya ini kesini bangunin dia yang lagi tidur cuma karna pengen curhat.


“Jadi… ituu… anuu…”


“Aku gak punya tempat tinggal lain, karna pavilium itu milikku jadi apa aku boleh numpang tidur di pavilium khusus ini untuk beberapa hari kedepan selama pembangunan?” tanya Haechan to the point karna gak sabar nungguin Ketua Akademi yang kebanyakan anu itu.


Sedangkan Azka dia benar benar tidak tahu harus menjawab apa karna dia sendiri masih tertegun, apalagi di tambah dengan diamnya Zhishu membuatnya semakin gelisah.


“Kenapa harus di pavilium khusus? bukannya Tetua bisa tinggal di pavilium Atas Awan milik Ketua Akademi ataupun pavilium Air Terjun milik Tetua Pertama, atau Pavilium Sembilan Pilar milik Tetua Kedua? ah dan masih ada Pavilium Lautan Pinus milik Guru Guru Akademi yang sekarang masih luas akibat hanya ada Guru Li yang tersisa” tanya Azka beruntun membuat harapan Haechan sedikit goyah akibat Azka yang tidak menginginkan kehadirannya.


“Memangnya kenapa? apa kamu keberatan? lagi pula pavilium ini kan punya 3 kamar” jawab Haechan enteng membuat Zhishu semakin jengkel.


Sedangkan di ruang dimensi Xiao Bai benar benar ingin muncul keluar lalu mengaku menjadi anak haram dari Zhishu dan Azka agar Tetua sialan itu tidak lagi mendekati ibundanya.


Namun tindakan bar bar Xiao Bai untungnya masih mampu di tahan oleh Bao Yu yang sedari tadi menahannya dengan Tao yang menasehatinya sampai mulutnya berbusa.


“Tentu saja keberatan” jawab Azka pasti membuat Zhishu menatap sang gadis penuh pemujaan sedang kan Haechan menatapnya penuh pertanyaan.


Bagaimana bisa gadis ini punya nyali sebesar itu untuk memprotes seorang Tetua? benar benar semakin menarik.


“Kucingku mau di taruh dimana jika kamar itu untukmu? lagi pula guru pasti tahu bukan kalau Tao tidak akan mau tidur di sembarang tempat?” tanya Azka membuat Ketua Akademi mengingat wajah Tao, macan hitam ganas yang sayangnya adalah binatang legenda menurutnya.


“Chan’er….. aku akan mengizinkanmu tidur di pavilium ku asal jangan merebut kamar Tao” sahut Ketua Akademi ketakutan dan mencoba membujuk Haechan agar berhenti.

__ADS_1


Yah dia masih waras untuk tidak berurusan dengan macan hitam yang besarnya melebihi spirit beast pada umumnya.


“Baiklah aku mengalah” sahut Haechan pasrah membuat Zhishu mengembangkan senyumnya yang sangat kentara.


“Aku akan tidur di kursi panjang itu saja, bagaimana? apa kamu keberatan Nona Azka?” lanjutnya sambil menunjuk sofa yang di duduki Azka dan Zhishu membuat senyum Zhishu luntur seketika.


‘Sial!!’


Jika Azka menyetujuinya bagaimana dengan Zhishu? namun jika Azka menolaknya bahkan saat sudah sampai ke titik dimana Tetua ketiga menjatuhkan harga dirinya dengan rela tidur di sofa dia akan merasa tidak enak dengan Ketua Akademi, serta Tetua ketiga.


Hufftt… percayalah, memutuskan hal ini bahkan lebih sulit dari pada harus memilih antara Ngopi dengan Lucas Oppa atau Ngemie dengan Siwon Ahjussi karna jawabannya sudah pasti Azka akan memilih Ngopi dengan Lucas Oppa sebab dia ingat betul perkataan Siwon Ahjussi yang menyuruhnya untuk ‘Cobain Sendiri’ bukan barengan😥.


“Tau ah!!! bubar sana bubar!!! akan aku pikirkan dulu!!!” teriak Azka emosi karna setiap tindakannya akan salah di mata salah satu pihak.


Jadilah sekarang dia pergi meninggalkan ketiga laki laki beda umur itu untuk menuju ruang dimensi dan memikirkannya dengan serius.


Tapi apa benar masih bisa serius sedangkan Xiao Bai kini merengek kepadanya untuk segera mengusir Haechan dari paviliumnya.


“Wah wah aku benar benar terkejut dengan Raja Kegelapan yang menjatuhkan harga dirinya dan memilih menjadi orang idiot agar mampu bersanding dengan seorang gadis” ujar Haechan tiba tiba saat Ketua Akademi telah pergi menyisahkan dirinya dengan Zhishu berduaan.


“Dan aku juga pastinya sangat terkejut dengan Penguasa Dataran Dong Fang (Timur) yang ternyata bersembunyi di Akademi kecil dan menempati posisi sebagai Tetua banyak gaya dan malas berkultivasi” sahut Zhishu tidak mau kalah.


“Sialan!! lepaskan Azka dan aku akan menganggap hutang kita di masa lalu selesai!!”


🐣🐣🐣


Hehehehe sampai sini tahu kan siapa Haechan🤩🤩.


Oke guys biar gak bingung, jadi satu dataran itu meliputi beberapa Benua nah bisa di pastikan bukan kalau pangkat penguasa Dataran itu lebih tinggi dari penguasa Benua.


Sedangakan seperti yang Xiao Bai katakan waktu chapter ‘Berlebihan’ kalau Zhishu itu penguasa Dataran Tengah yang isinya, Benua Xifang, Benua Tianyu, sama Benua Yanzi (belum keluar).


Sedangkan Dataran Dong Fang ( bagian Timur ) itu isinya Benua Tengah tempat kerajaan iblis berdiri, Benua Selatan, sama Benua Utara ( dua benua itu belum keluar ).


Yah jadi gitu, semoga suka ya sama ceritanya😊.


TBC.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys🤗, like, rate dan komen yang banyak, vote juga boleh😋😋

__ADS_1


__ADS_2