Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam
kejahilan devan


__ADS_3

TERPAKSA MENIKAHI TUAN MUDA Yang KEJAM


.


.


πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


"Erik!..."panggil devan


jika sudah menyelesaikan tugas nya erik stand by di luar ruangan devan atau di ruang kerja nya yang bersebelahan dengan devan.


"iya tuan....."erik membungkuk kan badan nya memberi salam


"aku ingin pulang....semua ini membuat ku pusing"devan mengurut urut kecil batang hidung nya yang mancung


"baik tuan" devan berdiri keluar dari ruangan nya di ikuti erik berjalan mengiringi nya.


di perjalanan mereka hanya diam tidak ada suara sama sekali kecuali suara drumam mobil.


erik hanya melirik tuan nya yang sedang memejam kan mata .15 menit berlalu erik tidak berniat mengganggu tuan nya tapi mereka sudah sampai di kediaman devan .pintu gerbang mansion devan memang otomatis terbuka sendiri jika melihat bg mobil devan.


"tuan kita sudah sampai" ucap erik pelan


devan membuka mata nya pelan dan emosi nya kini mulai stabil.


di dalam mobil devan melihat dinda yang baru keluar dari mobil mereka juga baru pulang .

__ADS_1


"jam segini baru pulang dari mana saja mereka heh"gumam devan dalam hati dengan senyumΒ  devil nya .devan mempunyai ide jahil untuk mengerjai dinda sebagai pelampiasan kekesalan sejak di kantor tadi.entah sejak kapan devan berubah jdi jahil orang nya.


devan turun dari mobil dan masuk kedalam mansion nya.


"Ekhem...."devan sengaja berdehem untuk melihat respon dinda.


"aduh gimana ini"ucap dinda sangat kecil dinda mengenali suara deheman itu .


Β "knpa lambat sekali sih aku jalan be*ok "dinda mengutuk diri nya sendiri yang berjalan lambat bak siput.


"dan sekarang aku malah diam kekΒ  patung disini huuu"dindan menghela nafas.


devan mulai berjalan mendekati dinda yang mematung di tempat setelah mendengar suara nya.


"ehh bapak udah pulang?? kyak nya capek banget yaa pak?" tanya dinda menghilangkan kecanggungan


" jam brp ini ?dari mana saja hah!" devan mengereskan suara nya agar dinda takut


berharap dinda akan takut malah dinda menjawab dengan santai nya " dari mancing pak " jawab dinda bercanda


devan memicingkan mata nya melihat ke arah dinda "heheh bercanda pak yaa kan bapak tadi pagi udah tau saya pulang kerumah ibu sayaΒ  masih ditanya "


"bapak udah tua jadi agak pelupa sekarang hahaha"dinda tertawa sambil menepuk tangan devan .kebiasaan dinda jika sedang tertawa selalu menepuk atau memukul orang yang ada di dekat nya.


"kau...berani sekali memukul tangan ku!"


dinda seketika terdiam .

__ADS_1


"aku sudah berbaik hati kepada mu.mengizinkan mu pulang ,memberimu tumpangan dan skrng? kamu ....hmmm hebat sekali" devan ber akting se akan2 dinda tidak tau beterimakasih seperti air susu di balas air tuba


"hmmm aku tidak bermak...."perkataan dinda terputus


"sudalah aku tidak menerima alasan kau harus di hukum!! " telak devan


sebenar nya didalam hati devan tertawa melihat ekspresi dinda yang sangat imut dan lucu saat merasa bersalah


dinda hanya diam mematung tidak berani membantah devan karna memang diri nya bersalah telah memukul devan terlalu keras mungkin


"sehabis makan malam ku tunggu di kamarku" devan langsung pergi meninggalkan dinda yang belum sempat menjawab


"gilak ngpain woy .....dasar streess tu orang "jerit dinda dalam hati


dikit-dikit hukum


diki-dikit marah


dinda mengoceh kecil mengatai devan sepanjang perjalan nan kekamar .


"dasar aneh"


.


.


.

__ADS_1


buat para readers trimakasih sudah support autor trimakasih juga sudah baca cerita nya😍😍😍😍😍


__ADS_2