
Di kediaman lisa
"NONA,KITA UDAH SAMPAI." ucap asisten puy
"BAIKLAH" saut lisa sambil mengusap air matanya
"DARVI,AYO KITA MASUK KE DALAM RUMAH NAK!" ujar lisa sambil menggenggam tangan darvi
"BAIK,IBU." ujar darvi
"Kasihan sekali nona lisa,aku juga seorang perempuan aku juga pasti akan menjadi seorang ibu,aku juga bisa merasakan betapa sedihnya nona ketika nona harus menelan pahitnya kehidupan ini" ucap asisten puy dalam hatinya sambil menangis
"DARVI,KAMU TIDUR DULUAN YA.IBU ADA KERJAAN YANG HARUS IBU SELESAIKAN SEKARANG" ucap lisa
"BAIK BU" saut darvi sambil pergi ke kamarnya
"Aku ingin tau siapa dalang dari semua ini,orang yang sudah berani melukai putraku" ujar lisa dalam hatinya
kemudian lisa pergi ke kamarnya,ketika lisa di kamar tiba-tiba ada sebuah pesan yang berisi (bagaimana,apakah kamu suka dengan surprise nya? aku sangat senang jika kau menyukai apa yang telah aku berika padamu.) pesan dari emma
"Apa? ternyata emma yang sudah menculik darvi,lalu kenapa dia menculik darvi? apa karna dia ingin membalas dendam padaku?" lisa bergumam sendiri
"Sepertinya aku harus bergerak cepat untuk menghancurkan keluarga paman,agar emma tidak akan berani macam-macam lagi padaku." ucap lisa dalam hatinya
Hari berikutnya
lisa pergi bekerja di perusahaan alvin,dan lisa merencanakan sesuatu ke pada keluarga paman nya dan suami emma,agar emma memohon padanya dan tidak akan pernah berani menyakitinya lagi.
"LISA" sapa presdir alvin
"PRESDIR ALVIN" saut lisa
"APA KAMU UDAH SEMBUH? SEHARUSNYA KAMU ISTIRAHAT DULU DI RUMAH JANGAN BEKERJA DULU.AKU KHAWATIR DENGAN KESEHATANMU!" ujar presdir alvin sambil menghampiri lisa
"AHH,AKU UDAH BAIKAN KOK,JADI SEKARANG AKU KEMBALI LAGI KE PERUSAHAANMU UNTUK BEKERJA" ucap lisa sambil tersenyum
"BAIKLAH,KALAU GITU KAMU JANGAN TERLALU CAPE YA!" ucap presdir alvin
"TERIMA KASIH,PRESDIR." saut lisa
__ADS_1
kemudian lisa pergi bekerja dan orang-orang di kantor pada melirik lisa sambil bergosip.lisa merasa tidak nyaman sama orang-orang yang selalu menatapnya tanpa sebab,karna itu lisa pergi ke toilet untuk menghindar dari mereka.
"Apa yang sedang mereka bicarakan? aneh nya lagi mereka berbicara sambil melirik ke padaku,apa mereka sedang bergosip tentangku?." ujar lisa dalam hatinya sambil melihat dirinya di pantulan cermin
lisa keluar dari kamar toilet karna menurutnya sudah terlalu lama berdiam di toilet,dan semua orang udah pada makan siang sekarang.
"LISA,APA KAMU UDAH SELESAI?" tanya presdir alvin sambil menghampiri lisa
"BELUM,KENAPA PRESDIR?" saut lisa
"AKU MAU NGAJAK KAMU MAKAN BARENG DI RESTO SEBRANG ITU YANG BARU BUKA KEMARIN,MUNGKIN MAKANAN NYA ENAK,APA KAMU INGIN MENCICIPINYA?" ujar presdir alvin sambil menunjuk ke arah resto itu
"TAPI,PEKERJAANKU BELUM SELESAI,MUNGKIN SEBENTAR LAGI PRESDIR,PRESDIR MAKAN DULUAN AJA YA NANTI AKU NYUSUL SETELAH PEKERJAANKU SELESAI" ucap lisa
"TIDAK PERLU,SEKARANG KITA MAKAN AJA DULU KARNA KESEHATAN LEBIH PENTING DARI SEGALANYA,BAGAIMANA KALAU KAMU SAKIT LAGI GARA-GARA TELAT MAKAN? AYO! NANTI DARVI SEDIH LAGI DEHH" ujar presdir alvin sambil membujuk lisa
"AHH,BAIKLAH KALAU GITU KITA PERGI MAKAN DULU" saut lisa sambil mengambil tas nya
Di dalam resto
lisa melihat ke sekeliling resto karna menurutnya resto itu sangat menarik dan unik hingga membuat nafsu makan bertambah,ketika lisa berjalan ke dalam lisa melihat emma yang sedang makan sama suaminya,lisa yang masih marah sama emma langsung pergi melabrak emma.
"APA YANG KAU LAKUKAN DI SINI? HAH." ucap emma sambil memukul meja Brak..
"TENTU UNTUK MAKAN DONG,EMANG KAMU PIKIR AKU KE SINI UNTUK APA? UNTUK CUCI MUKA,BIAR MUKA TIDAK TERLALU TEBAL DAN PUNYA RASA MALU,BEGITU?" ucap lisa sambil mendekat ke arah emma
"APA MAKSUD DARI PERKATAANMU ITU,HAH? KAMU MAU MENGHINAKU KALAU AKU TIDAK PUNYA MALU,HAH?" ujar emma dengan teriak karna sangat marah
"DASAR,KURANG AJAR.AKAN KU BUNUH KAU~" ucap emma sambil mendorong lisa
lisa sangat kaget karna dirinya akan terjatuh ke meja yang berisi makanan dan akan membuatnya terbentur sama pisau makan.dan tiba-tiba presdir alvin menangkap lisa dengan cepat Grep..
lisa membuka matanya dan melihat apa yang terjadi padanya,ternyata lisa sangat kaget karna dirinya di tolong sama presdir alvin hingga membuatnya tidak terjatuh ke bawah.
"APA KAMU BAIK-BAIK AJA?" tanya presdir alvin sambil menatap lisa
"AHH,IYA AKU BAIK-BAIK AJA TERIMA KASIH PRESDIR." ujar lisa sambil beranjak bangun dari pelukan presdir alvin
"TIDAK MASALAH" saut presdir alvin
__ADS_1
"DASAR WANITA TIDAK TAHU DIRI,TERNYATA KAMU MASIH PUNYA NASIB YANG BAGUS DI SAAT SEPERTI INI!" ujar emma sambil mendekat ke arah lisa dan mencoba menampar lisa
ketika emma hendak menampar lisa,lisa memejamkan matanya karna takut,dan seseorang menghalangi tangan emma hingga membuat lisa tidak merasakan ke sakitan.
"Ahh,kenapa tidak sakit ya,apa mungkin emma belum menamparku" ujar lisa dalam hatinya sambil memejamkan matanya karna merasa takut
"Apa? ini sudah lama sekali,apa mungkin tuhan menghukum emma dan membuatnya mati ketika ingin menamparku!" ujar lisa dalam hatinya
kemudian lisa membuka matanya karna sangat penasaran apa yang terjadi pada emma,dan lisa kaget ternyata zavier yang menghalangi tamparan emma itu.dengan wajah yang dingin dan seram membuat emma tidak bisa berkutik lagi ketika zavier memolototinya dengan tatapan yang mematikan.
kemudian zavier menghempaskan tangan emma sampai terjatuh ke lantai,
"ENYAHLAH" ujar zavier sambil menatap emma
emma yang sangat ketakutan segera pergi sama suaminya,walau pun suaminya berkeluarga kaya raya tapi keluarga suami emma itu kalah dan sangat menghormati keluarga sanjaya sejak dulu.
zavier berbalik ke belakang dan melihat lisa dan langsung menarik tangan lisa keluar.
"ZAVIER,APA YANG KAU LAKUKAN? LEPASKAN AKU! LEPASKAN!" ucap lisa dengan teriak dan berusaha melepaskan diri dari genggaman zavier
"ZAVIER,LEPASKAN TANGAN LISA!" ucap presdir alvin sambil menghalangi jalan zavier
karna merasa terganggu zavier memerintahkan pengawalnya untuk menyingkirkan presdir alvin,zavier hanya menjentikan jari tangan nya kemudian para pengawal itu datang menggenggam presdir alvin dan tidak melepaskan nya.
lisa terus berontak agar terlepas dari zavier,tapi tangan zavier sangat kuat hingga lisa tak mampu melawan tenaga zavier.
"ZAVIER,LEPASKAN AKU,KAU BENAR-BENAR TIDAK PUNYA MALU KAU BERANI BERBUAT KASAR TERHADAP WANITA SAJA,KAU KETERLALUAN ZAVIER~" ujar lisa sambil teriak-teriak dan memarahi zavier
"APA?AKU TIDAK PUNYA MALU,BUKANKAH PERTANYAAN ITU AKU YANG SEHARUSNYA MENGATAKAN NYA SEKARANG PADAMU?" ucap zavier sambil melepaskan tangan lisa
"APA MAKSUDMU? ZAVIER." ujar lisa
"APA KAMU SUDAH MELUPAKAN IDENTITASMU ITU,KALAU KAMU MASIH RESMI JADI ISTRI SAH KU.DAN KITA BELUM BERCERAI TAPI KAU BERANI TIDUR DENGAN LELAKI LAIN HANYA DEMI UANG AGAR KAMU BISA BERTAHAN HIDUP SELAMA 5 TAHUN BERLALU,BUKANKAH BEGITU LISA" ucap zavier dengan marah karna emosinya di keluarkan semuanya karna terlalu lama di pendam
BERSAMBUNG
__ADS_1