Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam
Part117


__ADS_3

Di pesta.


Li mengumumkan permohonan maaf kalau Lisa tidak enak badan dan harus istirahat lebih awal. Li juga menyampaikan kalau Zavier akan berada di pesta sampai pestanya selesai.


Beberapa orang yang iri menjelekan nama baik Lisa dan menghinanya, mereka hanya bisa bergosip tentang keburukan orang tanpa melihat dirinya sendiri.


Li juga membawa Darvi dan Laura ke kamar untuk istirahat, tidak ingin terjadi hal yang tidak di inginkan Darvi dan Laura harus menghindar dari pesta itu. Darvi terus bertanya keadaan ibunya sama Li, Laura merenge ingin bertemu Lisa karena khawatir dengan keselamatannya.


“ Tuan muda dan nona Laura kalian baik-baik di sini, nyonya Lisa ada di samping kamar kalian, biarkan nyonya Lisa tidur sejenak untuk melepaskan rasa lelahnya.” Li membuat Darvi dan Laura patuh.


“ Kamu tidak sedang berbohong padaku kan?.” tanya Darvi.


“ Tidak-tidak, mana berani aku berbohong sama tuan muda. Hehehee!.” Li mengibaskan tangannya dengan panik.


“ Baiklah, tapi kalau aku tahu kamu bohong padaku aku akan memukulmu sampai kau pingsan. Apa kamu mengerti?.”


“ Iya iya, aku mengerti.”


“ Aish! tuan muda ini sangat sembarang bicara padaku, masa aku akan di pukul jika terbukti bersalah. Memang buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, anak sama ayah sama-sama keras dan sangar. Menakutkan.” batin Li.


Li kembali ke pesta untuk memastikan tidak ada yang mencurigakan, sekilas Li melihat Mika datang bersama seorang pria, Li segera mengeceknya untuk memastikan kalau itu benar Mika Fhui.


“ Aku tidak salah lihat tadi, itu pasti nona Mika. Dia ngapain ada di sini? apa tuan yang mengundangnya, karena satahu aku tamu yang datang ke sini di wajibkan membawa surat undangan dan data diri yang asli.” gumam Li sambil terus mengikuti Mika Fhui.


Mika Fhui bergandengan dengan Brian yang sudah mabuk berat.


“ Astaga! bukankah itu tuan tertua. Kenapa bisa sama nona Mika? ada yang tidak beres di sini. Aku harus memberitahu tuan Zavier tentang masalah ini.” Li terkejut melihatnya.


“ Tuan, aku melihat tuan tertua ada di sini, sepertinya dia sudah mabuk, sekarang Mika memapahnya menuju kamar tamu VIP.” ucap Li di telpon.


“ Brian?? apa yang dia lakukan di sini, aku tidak menyuruhnya datang ke sini, hanya ibu dan ayah yang harus datang ke sini. Tapi di mana mereka?.” batin Zavier bertanya-tanya.


“ Kamu awasi dia jangan sampai lengah, jangan biarkan kakak ku terluka, bagaimanapun juga dia kakak ku satu-satunya.” perintah Zavier.


“ Siap tuan, laksanakan.”


“ Tunggu! tuan, mereka masuk ke kamar nyonya Lisa.”


“ Apa? bagaimana bisa, cepat perintahkan anak buahmu untuk menghalangi mereka.” Zavier terkejut mendengarnya.

__ADS_1


“ Ba, baik tuan.”


“ Apa yang sedang di rencanakan Mika? beraninya dia membuat masalah denganku, aku tidak akan melepaskanmu kali ini.” batin Zavier dengan kesal.


Zavier segera membuat rencana untuk menggagalkan ulah Mika yang kotor itu, sedangkan para Bodyguard masih menghalangi jalan Mika untuk masuk ke kamar.


“ Nona, tolong Anda pergi dari sini. Kamar ini sudah isi jadi nona cari kamar lain saja.” ucap Bodyguard itu.


“ Menyingkirlah dari situ, menyingkir! aku akan membunuhmu jika kalian masih menghalangi jalanku.” teriak Mika Fhui.


“ Nona tolong jangan keras kepala, pergilah cari kamar lain, nyonya kami sedang istirahat di dalam, jangan mengganggunya.”


Mika Fhui menjentikan jarinya, beberapa Bodyguard datang dan berkelahi dengan Bodyguard Zavier.


“ Bereskan mereka.”


“ Baik nona.”


Bodyguard yang di kerahkan Mika Fhui terlalu banyak sampai Bodyguard Zavier tidak bisa menahan Mika karena harus berkelahi. Mika berhasil masuk ke kamar dan mendorong Brian ke dalam lalu menguncinya.


“ Pastikan tidak ada orang yang bisa masuk ke kamar ini.” Mika melemparkan kuncinya pada Bodyguard.


Mika pergi ke kamarnya yang sudah di persiapkan khusus untuknya, Mika merasa lelah karena memapah Brian dengan jarak yang cukup jauh. Mika meneguk anggur merah yang ada di gelas dalam satu tegukan, Mika tidak sadar kalau anggur merah itu sudah di campur dengan bius perangsang.


“ Huah! lumayan juga anggur ini. Bisa menenangkan pikiranku untuk beberapa saat.” Mika masih terlihat baik-baik saja saat itu.


Sedangkan di kamar Lisa terkejut melihat Brian yang tiba-tiba masuk ke kamarnya.


“ Kamu! kenapa kamu bisa ada di sini?.” teriak Lisa dengan panik.


Obat bius perangsang mulai aktip, Brian berlaku aneh dan begumam yang tidak jelas, melihat Brian yang aneh Lisa curiga kalau Brian terdampak bius perangsang, itu sebabnya Lisa bergegas membuka pintu.


“ Kenapa di kunci? tolong! seseorang di luar tolong aku, aku dalam masalah di sini.” Lisa menobrak pintu beberapa kali tapi usahanya sia-sia.


Tidak ada orang di luar yang bisa mendengar teriakannya, Lisa berusaha tenang agar tidak menghabiskan tenaga secara sia-sia.


“ Aku harus tenang, aku yakin kalau kakak ipar akan mengenalku dan tidak akan berlaku sembarang padaku.” Lisa terlalu percaya diri.


“ Haah! gadis cantik, kemarilah, kamu sangat menawan, aku yakin kamu adalah gadis baik yang di kirim tuhan untukku.” Brian mulai kehilangan kendali.

__ADS_1


“ Tidak! jangan mendekat! aku ini Lisa, adik iparmu, tolong sadarlah kakak ipar. Lihat baik-baik kalau aku ini istri dari adikmu, tolong jangan menyentuhku.” Lisa histeris ketakutan.


“ Sudahlah sayang, jangan banyak bicara lagi, aku pasti akan memuaskanmu malam ini, patuhlah sedikit, aku akan bersikap lembut padamu.” tampang mesum keluar dari wajah Brian.


“ Tidak! kumohon jangan!.” Lisa terus menghindar.


Brak!


Zavier menobrak pintunya sampai terbuka, Zavier melihat Lisa menangis histeris langsung memeluknya dan melindunginya.


“ Bawa dia sekarang juga.” ucap Zavier dengan dingin.


“ Baik tuan.” Bodyguard itu membawa Brian keluar dari kamarnya.


“ Huaahh! aku takut, aku takut Zavier.” Lisa memukul dada Zavier dengan kesal.


“ Jangan takut sayang, ada aku di sini. Orang lain tidak akan aku biarkan menyentuhmu walau hanya sehelai rambut saja.”


Zavier merasa bersalah karena sudah memanfaatkan Lisa dalam situasi seperti itu, demi rencananya berhasil Zavier membiarkan Lisa terkurung dengan Brian sampai ketakutan.


“ Ini salahku, aku yang sudah membuatmu seperti ini, maafkan aku sayang, maafkan aku.” batin Zavier dengan merintih kesakitan.


Zavier memeluk Lisa sampai Lisa tenang dan tidak takut lagi.


“ Masuk!.” Bodyguard itu memasukan Brian ke kamar Mika.


Mika yang terkejut ketakutan saat tahu Brian ada di kamarnya. “ Ada apa ini? kenapa kamu bisa ada di sini?.”


“ Hei! buka pintunya, dasar pengawal g****k. Tidak bisa di andalkan.” teriak Mika.


“ Kepalaku, kepalaku pusing, ada apa ini? kenapa tiba-tiba pusing seperti ini.” gumam Mika.


Mika kehilangan kendali saat melihat tubuh kekar Brian, otot perut yang bagus dan halus membuat Mika menginginkannya.


“ Indah sekali, pemandangan yang sangat indah.” Mika Fhui bersikap mesum.


Brian mencium Mika dengan agresif, mereka sama-sama terpengaruh obat perangsang menyebabkan mereka berdua kehilangan kendali sampai merusak diri sendiri. Saling menikmati dan bergantian saat bercinta, mereka tidak tahu apa yang sedang di lakukannya, yang mereka tahu hanyalah kenikmatan yang tiada tara.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2