Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam
menyebalkan


__ADS_3

TERPAKSA MENIKAHI TUAN MUDA Yang KEJAM


.


.


.


malam hari ketika makan malam, terjadi keheningan antara devan dan dinda .devan melancarkan aktingnya agar terlihat meyakinkan.


10 menit kemudian devan menyelesaikan makan ny dan meninggalkan dinda yang masih makan malam tapi sblm itu devan berucap.


"kutunggu" satu kata yang dikeluarkan devan membuat perasaan dinda campur aduk antara takut,bingung dan lainya


"aaaaaaa aku ingin triak rasanya"ucap dinda dalam hati karna geram terhadap devan.


setelah makan dinda memberanikan diri kekamar devan


"hmmm....gimana yaa?? aku ketuk tidak?" dinda berfikir keras


"ahh iya cap cip cup aja"


"masuk tidak masuk tidak masuk tidak masuk "dinda memainkan jari nya menghitung apakah dirinya harus masuk atau tidak


dinda menghitung jarinya sampai 10 "tidak ,ahhh yes tidak ....yasudah aku pulang kekamar aja deh..." belum sempat dinda melangkahkan kaki nya kembali ke kamar, devan duluan keluar dari kamar nya .


"hey mau kmna kau!?" devan memanggil dinda yang akan pergi kembali.


ternyata devan mendengar sura brisik2 diluar kamar nya dan mendengarkan siapa dalang di balik itu semua ternyata itu adalah dinda .devan mendengarkan celotehan dinda dari tadi ketika mendengar dinda akan pergi devan cepat2 keluar kamar


sebenarnya devan tertawa mendengarkan dinda dari tadi


"tidak..... tidak.... aku hanyaa..." pekataan dinda terjeda dia bingung mencari alasan "apa yaaa .....ohh aku punya ide😏"


"hmm aku hanya mau pereganagan ya peregangan 1.2.3.4"tunjuk dinda sambil menggerakkan badan nya seakan mau prmanasan olah raga.


dinda masa bodo terlihat bodoh di depan devan


devan mendengar perkataan dinda hanya menahan tawa dengan ekspresi cool nya.


"o...masuk!!" perintah devan kepada dinda


dinda masuk dengan ragu ragu


"tutup pintu nya!" devan mengejutkan dinda


"i..iya pak" dinda menutup pintu dengan pelan karna was was


devan membuka baju di depan dinda


"aaaaa....apa yang sedang bapak lakukan"


"buka baju"jawab devan dengan santai tampa memperdulikan dinda


seketika dinda menutup matanya dengan kedua tangan nya

__ADS_1


"hey knpa kau tutup mata?" tanya devan dengan jahil nya


"bapak por*no di depan saya "


devan tersenyum devil kepada dinda


tiba tiba devan sudah berada di dekat dinda dan berbisik di telinga dinda "memangnya kenapa?" ucap devan sensual di telinga dinda membuat dinda merinding


"ssshhh....bapak jangan macam macam yaa!" dinda meninggikan nada bicara nya.


dinda merasa geli karna devan berbicara terlalu dekat dengan telinga nya


dinda mundur perlahan tapi sayang di belakang nya ada tembok yang mehalangi .devan langsung mengurung dinda ditembok tersebut dengan kedua tangan nya.


devan perlahan menarik tangan dinda di mata nya


jantung dinda berdekup kencang seakan ingin ber lari.mata dinda dan devan saling bertemu.jarak mereka mungkin hanya 5cm.


"hahahah lihat wajah mu memerah"ucap devan membuat dinda menutupi wajahnya kembali karna malu.


devan meninggalkan dinda yang masih diam terpaku di tempat


"aku akan menghukum mu memijat seluruh badan ku...ayo cepat kemari urut kaki ku terlebih dahulu"devan merebahkan tubuh ny diatas kasur di susul dinda yang masih dongkol kepada deva.


dinda mulai memijat kaki devan "dasar buldok , anjng herder, manusia es, pangeran kodok!!!" dinda mengatai devan dalam hati membuat emosi dinda meluap mengingat akan sikap devan tadi sehingga ter lampiaskan pada pijetan dinda.


"aw aw aw sakit!! kau ingin mematahkan kaki ku yaa?!!!" jerit devan kesakitan karna dinda memijat terlalu keras


dinda tersadar dari lamunan nya "ehh tidak pak saya tidak sengaja "


"heyy....knpa kau ni pelan sekali seperti tidak di beri makan"


sabar din sabar jangan terpancing emosi memang sejenis syaiton nirojim


dinda mempercepat ritme mengurut nya


"heyy knapa cepat sekali ....kau kesurupan yaa?!"


"ihhhh nyebelin banget sih dasar buldok" ucap dinda dalam hati sambil mengepalkan tangan nya karena geram terhadap devan yang banyak mau nya.


"sudahh2 pindah ke badan aja" devan menyuruh dinda berpindah


"yang kuat mijet nya"


"hmm"


"ya ya itu enak di pinggir situ"devan mengarahkan dinda


"hmmm"dinda malas menjawab omongan devan


"hey kuatan dikit !!"


"HMMM"dinda mengeraskan deheman nya


"kau ingin memijat ku atau mengelusku?!....jangan coba2 cari kesempatan yaa"

__ADS_1


"hmm"


"dasar manusia kutub kalo ngomong tidak di saring udah untung aku mau minjemin " ucap dinda dalam hati


dinda malas meladeni devan yang banyak mau nya.


devan geram karena dinda tidak terpancing emosi nya.


dinda terkejut tiba tiba devan bangun dan berbalik menidih badan nya .


"kau ingin terus merayuku hah?"ucap devan sambil menatap mata indah milik dinda


"Tttt tidak pak..."ucap dinda Takut-takut


" yang mau merayu dia siapa coba..... isshhh menyebabkan sekali"


badan dinda sudah panas dingin karena posisi mereka sangat intim jantung nya tidak mau berkompromi berdetak sangat kencang muka nya sudah semerah kepiting rebus


"hmm pak saya permisi dulu perut saya sakit "dinda mencari alasan untuk kabur dari devan dan melepaskan tangan devan


akhir nya dengan sekuat tenaga dinda berhasil melepas tangan devan dan kini dinda mau pergi dari kamar devan.


sebelum dinda pergi devan menarik tangan dinda kembali dengan kasarnya hingga dinda terjatuh di kasur.


dan devan kembali menindih dinda dalam dekapan nya jarak mereka hanya 3cm dan cuuppp .....benda kenyal tersebut berada di bibir dinda .dinda hanya mematung dan melotot kan mata nya .


devan mulai meIumat bibir dinda dengan lembut nya......dinda mulai terbawa suasana karna perlakuan devan yang sangat berbeda tetapi untunglah dinda mulai tersadar kembali akan hal itu


Pppllllaaaakkk..... satu tamparan mendarat di pipi mulus devan


dinda melarikan diri dari tindihan devan .kali ini devan tidak menghalanginya .devan hanya melihat dinda punggung dinda yang mulai berlalu ada tatapan kekecewaan dari diri devan.


ntah mengapa perasaan devan ketika menatap mata dinda menjadi tidak karuan . ketika mengerjai dinda di tembok tadi devan sudah menahan ingin ******* bibir merah dinda yang pernah ia rasakan sebelumnya membuat devan kecanduan akan manisnya dan tidak bisa menahan nya.devan tidak marah di tampar dinda malah di dalam hati nya bersedih melihat dinda pergi dalam keadaan seperti tadi.


sudah 2 kali dinda menampar devan.dinda adalah wanita pertama yang berani terhadap devan.dan membuat devan semakin penasaran terhadap dinda


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹β€β€β€β€β€β€πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹



.


.


.


hayy guyss jangan lupa vote author yaaa biar makin rajin up nya


vote kalian sangat berarti ❀❀❀


jika ada kata typo atau ada saran buat author boleh berkomentar


jangan lupa like dan share yaa😍😍😍😍😘😘😘😘😘


see youπŸ˜‰πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™

__ADS_1


__ADS_2