Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam
Part115


__ADS_3

Lisa pergi ke Apartemen untuk menenangkan diri, Lisa mulai menangis sejadi-jadinya, cobaan hidup begitu berat untuk di lalui, tidak mudah menjalani rumah tangga yang baik dan harmonis, tapi Lisa sadar kalau dirinya harus kuat dan harus mempertahankan Zavier agar tidak menikah dengan Mika. Karena terlalu lelah menangis Lisa tertidur dengan wajah penuh air mata.


Zavier terus mencari Lisa sampai memerintahkan Bodyguard nya, Zavier terpaksa pulang ke kediaman Lisa untuk melihat keadaan Darvi.


Brak!


“ Tuan, Anda kembali?.” tanya Puy.


“ Di mana Darvi?.”


“ Tuan muda Darvi sudah tidur di kamarnya.”


Zavier pergi ke kamar Darvi membawa beberapa mainan untuk Darvi, Zavier tidak lupa bawa hadian berupa boneka untuk Laura. Zavier sangat sedih melihat Darvi yang tertidur lelap sambil memeluk poto dirinya yang masih bayi.


“ Aku tidak tahu harus berbuat apa sekarang, Lisa pasti sudah salah paham padaku dan mengira aku akan menikahi Mika. Tapi dugaanmu salah sayang, sampai kapanpun aku tidak akan menikah dengan Mika, karena aku sudah punya kamu dan putra kita, aku tidak akan pernah mengkhianatimu Lisa.” batin Zavier.


Seseorang menelpon Zavier saat di di kediaman Lisa. “ Tuan, saya sudah menemukan nyonya Lisa, dia ada di Apartemen Blues yang tidak jauh dari pegunungan.”


“ Apartemen Blues?? untuk apa dia di sana? itu membutuhkan waktu sekitar 3 jam menempuh jalan bebatuan.” batin Zavier.


“ Kau terus awasi Lisa jangan sampai dia pergi ke mana-mana, aku akan ke sana sekarang.”


“ Siap tuan.”


“ Darvi, ayah akan pergi bawa ibu pulang, kamu baik-baik di sini.” gumam Zavier sambil mencium Darvi.


Kepanikan Zavier mereda setelah Li memberi kabar bahwa Lisa baik-baik saja dalam perlindungannya. Zavier segera pergi untuk menemui Lisa, di perjalanan Zavier membeli buket coklat untuk membujuk Lisa.


“ Semoga kamu suka sama coklat ini.” Zavier menaruh buket coklatnya tepat di sampingnya.


Tidak membutuhkan waktu lama, Zavier sampai di Apartemen Blues dalam waktu 2 jam, lebih cepat dari perkiraan. Zavier menghubungi Li untuk bertanya no kamar Lisa.


“ Beritahu aku di mana kamar Lisa berada?.” tanya Zavier di telpon.


“ No B145, Lantai 27.” jawab Li.

__ADS_1


Zavier menutup telponnya dan masuk ke Apartemen, Zavier sempat di berhentikan oleh resepsionis tentang Identitasnya.


“ Tuan, mohon tunjukan Identitas Anda terlebih dulu, di sini sangat ketat dan tidak mengijinkan orang asing masuk tanpa kunci kamar.” ujar pelayan dengan hormat.


Li datang dan memberikan kartu tanda pengenal pada resepsionis itu. “ Ini, lihat baik-baik.”


“ Hah! maafkan saya tuan, saya sudah lancang. Mohon maafkan saya.” seketika pelayan itu ketakutan dan terduduk lemas.


“ Sudahlah, kau boleh pergi.” ucap Li.


“ Ba, baik tuan, terima kasih banyak.” pelayan itu terus membungkuk dan pergi dari hadapan Zavier.


“ Tuan, silahkan lanjutkan perlajanan Anda, saya yakin tidak akan ada orang yang berani menghalangi jalan tuan lagi.” Li membuka Lift.


Zavier langsung masuk dengan wajah yang suram, Zavier sempat kesal pada resepsionis yang berani menghalangi jalannya. Karena tidak mau mengacau Zavier menahan amarahnya dengan melihat buket coklat untuk Lisa.


Setelah sampai di lantai 27, Li menunjukan kamar Lisa pada Zavier. “ Ini kamar nyonya Lisa.” ujar Li.


Zavier berubah pikiran dan menyuruh pelayan untuk pura-pura mengantar makanan pada Lisa. Dan benar saja setelah pelayan itu menekan tombol bell Lisa langsung membuka pintunya.


“ Nyonya makan malam sudah siap.” ujar pelayan.


“ Baik nyonya.” pelayan itu pergi.


Saat Lisa mau menutup pintu tiba-tiba pintunya terhalang oleh kaki seseorang, Lisa panik dan takut saat tahu ada orang yang sengaja menghalangi pintunya.


“ Hei! apa yang kau lakukan di sini? pergi, cepat pergi.” nada panik berubah jadi gugup setelah tahu Zavier adalah orang tersebut.


“ Zavier?? kenapa kamu bisa ada di sini?.” tanya Lisa dengan nada marah.


“ Istriku? kamu kenapa pergi meninggalkan aku bersama anak-anak? apa kamu tidak menginginkan kita lagi??.” Zavier menunjukan ekspresi kasihan.


“ Aku, aku, bukan itu maksudku.” Lisa tidak tega melihat ekspresi Zavier.


“ Lalu apa? apa aku membuat kesalahan sampai kau pergi ke tempat jauh?.”

__ADS_1


“ Sudahlah, biarkan aku sendiri.” Lisa menutup pintunya.


“ Tunggu! sayang apa yang kau pikirkan tentangku? apa kamu pikir kalau aku akan menikahi Mika?.” Zavier menahan pintunya.


Lisa tertegun dan kesal mendengar Zavier menyebut nama Mika.


“ Hiks hiks hiks! sudah cukup, jangan berkata apapun lagi! aku tidak mau dengar kamu bicara sepatah kata lagi.” Lisa menangis dan terduduk di lantai.


Rasa sakit yang di rasakan Lisa terlalu dalam, hatinya hancur berkeping-keping saat tahu Zavier harus menikahi Mika. Lisa sudah berusaha sabar dan kuat untuk mempertahankan rumah tangganya, tapi pada akhirnya cobaan datang lagi dan membuat dirinya menyerah dengan kehidupannya yang sekarang


“ Hei-hei! ada apa? kenapa malah nangis? sudah-sudah jangan nangis lagi kalau tidak nanti kamu jelek tidak cantik lagi.” Zavier menenangkan Lisa dengan memeluknya.


“ Zavier, katakan padaku kalau kamu akan setia dan tidak akan mengkhianatiku. Katakanlah dan bersumpah demi Tuhan.” Lisa memohon agar Zavier berjanji padanya.


“ Apa yang kamu pikirkan sayang? kenapa bisa berkata seperti itu? aku tidak akan melakukan itu, aku sangat mencintaimu, tidak mungkin bagiku selingkuh apa lagi menikahi wanita lain.”


“ Tapi ibumu? dia menyuruhmu menikahi Mika untuk kesepakatan antara bisnis.”


“ Itu tidak akan pernah terjadi, wanita yang aku cintai hanya kamu seorang. Tidak ada wanita yang bisa menggeser posisi kamu sebagai istriku, ingat itu.” Zavier mengusap air mata Lisa.


“ Bagaimana dengan perusahaanmu? apa tidak akan berpengaruh?.”


“ Itu bukan urusanmu sayang, aku rela kehilangan jabatan jadi CEO demi kamu. Aku benar-benar tidak sudi harus menikah dengan wanita gila itu.”


“ Apa perkataanmu itu benar?.”


“ Yaa, kenapa tidak? aku bersumpah demi Tuhan aku akan terus mencintai istriku sampai mati. Tidak akan pernah ada wanita lain di sisiku selain kamu seorang.”


Lisa senang dan mempercayai perkataan Zavier, tapi Lisa masih ragu dengan masa depannya jika terus di ganggu oleh Mika.


“ Bagaimana jika suatu saat nanti Mika datang lagi dan meminta kamu untuk menikahinya?.” bertanya karena tidak percaya.


“ Kamu tenang saja sayang, aku punya rencana untuk masalah ini, aku harus menyingkirkan wanita gila itu dari muka bumi ini. Aku benar-benar tidak tahan dengan tingkahnya yang mulai aneh dan gila.” sambil menggertakan gigi.


“ Rencana?? apa yang akan kau rencanakan? apa itu akan berhasil?.” Lisa penasaran dengan rencana yang akan di buat Zavier.

__ADS_1


“ Tentu saja, aku tidak pernah gagal dalam melakukan segala sesuatu. Untuk saat ini aku nyerah dan tidak bisa menyingkirkan wanita gila itu, tapi kau tenang saja, rencana kali ini akan berhasil dan akan berpengaruh pada keluarga Fhui, membuat keluarga Fhui malu seumur hidupnya.” ujar Zavier sambil menyeringai.


BERSAMBUNG


__ADS_2