
Di perusahaan sanjaya
Zavier sangat bingung atas apa yang di bicakan ayahnya, kemudian zavier menyuruh asisten li untuk menyelidiki asal usul darvi.
"ASISTEN LI, APA KAU MERASA KALAU PUTRA LISA, DARVI. ITU SANGAT MIRIP DENGANKU, BUKAN?." ujar zavier.
"TUAN, AKU JUGA MENGIRA KALAU DARVI ADALAH ANAK TUAN. MAKANYA KETIKA AKU MELIHATNYA AKU SEMAKIN MENYAYANGINYA KARNA WAJAH DAN SIKAPNYA SAMA PERSIS SEPERTI TUAN WAKTU KECIL." ucap asisten li
"Baiklah, jadi bukan hanya aku yang melihat darvi seperti anakku, tapi asisten li juga sama melihat darvi yang sama persis sepertiku dulu." gumaman zavier dalam hatinya dengan penuh kebingungan
"DALAM 2 HARI AKU MINTA SEMUA DATA YANG DI MILIKI LISA DAN DARVI, AKU INGIN MENCARI TAU SIAPA AYAH KANDUNG DARVI, KALAU BUKAN WAJAHNYA YANG MIRIP DENGANKU, AKU TIDAK PEDULI JIKA DIA ANAK PRIA MANA TAPI DIA SANGAT MIRIP DENGANKU HINGGA MEMBUATKU PENASARAN." ucap zavier
"BAIK TUAN." saut asisten li sambil keluar dari ruangan zavier
"Semoga benar kalau darvi adalah putra kandungku, jika itu benar maka aku akan membawa pulang lisa dan darvi ke keluarga sanjaya, dan akan aku jadikan dia pewaris Group sanjaya di masa depan." ucap zavier dalam hatinya
kemudian zavier hendak ingin pulang, dan tiba-tiba seseorang datang dan membuka pintu ruangan zavier.
Krek.. suara pintu terbuka.
"EMM." zavier mengerutkan dahinya karna penasaran.
"ZAVIER, TOLONG AKU! AKU DI KEJAR SAMA PENJAHAT DARI JALAN HINGGA MEMBUATKU KETAKUTAN DAN AKU SAMPAI DI PERUSAHAANMU." yuri yan berusaha memeluk zavier dan berpura-pura ketakutan karna ingin menjebak zavier dalam situasi yang sulit.
"KENAPA KAU DI SINI? AKU SUDAH BILANG JANGAN PERNAH MUNCUL DI HADAPANKU LAGI, APA KAMU TIDAK MENGERTI YANG AKU KATAKAN." zavier sangat marah hingga mendorong yuri yan sampai terjatuh ke bawah.
"Kurang ajar, bahkan kau sudah berani mendorongku dan tidak ingin melihatku lagi, maka biar aku buktikan orang seperti apa aku ini, biar kamu hancur sekalian dan mengemis-ngemis padaku nanti hehee." yuri yan bergumam dalam hatinya sambil melotot dan menggertakan gigi karna merasa kesal sama zavier.
"APA KAU TIDAK MENDENGAR PERKATAANKU BARUSAN, AKU BILANG PERGI DARI SINI, JIKA TIDAK MAKA AKU TIDAK AKAN SEGAN-SEGAN LAGI UNTUK BERBUAT KASAR PADAMU." dengan marah zavier menarik tangan yuri yan dan berusaha mengeluarkannya dari ruangannya.
__ADS_1
ketika zavier menarik tangan yuri yan, tiba-tiba yuri yan memberontak hingga membuat pakaiannya lepas dan sobek hingga pakaian yuri yan berjatuan di bawah.
"KAU!." zavier tertegun karna kaget dan tiba-tiba pakaian yuri yan pada sobek yang membuat zavier mundur dan menjauh dari yuri yan.
"APA YANG KAU LAKUKAN HAH? KENAPA BISA JADI SEPERTI INI? APA KAU SENGAJA MENJEBAKU DAN INGIN MEMBUATKU KEHILANGAN REPUTASI." zavier sangat marah dan menampar bolak balik yuri yan sangat keras hingga membuat yuri yan terjatuh dan berdarah.
yuri yan hanya tersenyum menyeringai ketika zavier menamparnya dan mengetahui jebakannya itu. kemudian zavier pergi dan menyuruh orang untuk mengecek keberadaan CCTV yang telah di pasang oleh yuri yan.
"PERIKSA SEMUA RUANGAN INI, DAN TEMUKAN CCTV YANG TELAH DI PASANG SECARA DIAM-DIAM, CEPAT!." zavier menyuruh para anak buahnya dan sangat marah.
kemudian zavier menghampiri yuri yan dan mencengkram dagu yuri yan dengan sangat keras hingga membuat yuri yan kesakitan.
"DI MANA KAMERA YANG KAMU SEMBUNYIKAN HAH?, JIKA KAU BERANI MACAM-MACAM PADAKU, AKU TIDAK AKAN SEGAN MEMBUAT AYAHMU MASUK PENJARA SEKARANG JUGA." zavier sangat marah dan mengancam yuri yan.
zavier melemparkan yuri yan ke sofa dengan sangat kencang,dan meninggalkan yuri yan di kantornya.
"TUNGGU! teriakan yuri yan sambil berdiri
"APA KAU INGIN KALAU AKU MENYEBARKAN VIDIO NYA, AGAR LISA BISA MELIHAT BETAPA KEJAM NYA DIRIMU, BAHKAN KAU MELECEHKANKU DI PERUSAHAANMU SENDIRI." yuri yan berbicara dengan sangat kencang agar zavier bisa mendengarnya.
"APA MAU MU?." saut zavier sambil menengok ke belakang.
"TIDAK USAH BERBELIT-BELIT, KAU PASTI TAU KAN APA YANG AKU INGINKAN DARIMU!." ucap yuri yan sambil mendekat ke arah zavier
tanpa banyak pikir zavier langsung menyetujui persyaratan yang di berikan yuri yan,karna zavier tidak ingin kalau lisa akan salah paham padanya.
"BAIKLAH, AKU AKAN MENGURUSNYA NANTI, SEKARANG BERIKAN SEMUA REKAMAN NYA PADAKU. KARNA AKU TIDAK PUNYA BANYAK WAKTU UNTUK BERBICARA PADAMU." kata zavier sambil meminta CD rekaman nya
kemudian yuri yan memberikan remakan nya, zavier pun menyuruh asisten li untuk menghilangkan nama tuan yan dari daftar hitam. dan mengembalikan nya lagi pada semula.
__ADS_1
"BAIKLAH, NEGOSIASI KITA UDAH SELESAI, AKU AKAN PERGI DULU! DAN INGAT PERJANJIAN YANG TELAH KITA SEPAKATI TADI." ucap yuri yan sambil memakai pakaian nya kembali.
"TUAN, KENAPA TUAN BERBUAT SEPERTI ITU? BUKANNYA KELUARGA YAN SANGAT KETERLALUAN DAN UDAH BERUSAHA MENJEBAK TUAN, TAPI KENAPA TUAN MEMBEBASKAN KELUARGA YAN?." ucap asisten li.
"TIDAK PAPA, BIARKAN SAJA KELUARGA YAN MENIKMATI SISA HIDUPNYA, KARNA SUATU SAAT BUKAN HANYA DI DAFTAR HITAM YANG AKAN AKU BERIKAN, TAPI AKU AKAN MENGHILANGKAN KELUARGA YAN DARI DUNIA INI TANPA JEJAK." gumaman zavier dengan sangat marah.
"HAH.." asisten li kaget sampai tidak bisa berkata lagi.
"Ini baru tuan yang ku kenal, karna dari dulu tuan tidak akan pernah membiarkan orang yang menyakiti keluarganya berkeliaran di luar dan menikmati hidup mewahnya itu." asisten li menghela nafas karna merasa lega akhirnya keluarga yan akan di musnahkan dari dunia bisnis maupun dunia nyata.
yuri yan sangat senang ketika zavier menuruti perkataannya itu, bahkan zavier mau melakukan hal konyol lagi karna udah di ancam sama yuri yan, zavier sangat menghargai lisa dan tidak ingin jika lisa salah paham padanya, makanya zavier melakukan hal yang bodoh seperti itu.
"AYAH, AKU SUDAH MELAKUKAN APA YANG KAU SURUH PADAKU, DAN SEKARANG ZAVIER AKAN MENGEMBALIKAN PERUSAHAAN AYAH, SECEPATNYA." ujar yuri yan sambil tersenyum licik.
"KERJA YANG BAGUS, PUTRIKU. KAU MEMANG BISA DI ANDALKAN, SAMA PERSIS SEPERTIKU DULU hahaa." tuan yan sangat senang karna yuri yan bisa membantu keluarganya.
yuri yan pun pergi setelah melakukan hal yang tak tahu malu itu, sedangkan zavier yang terus melamun karna selalu memikirkan lisa.
Di kediaman lisa.
"IBU, APA YANG KAU PIKIRKAN? KENAPA KAU MELAMUN TETUS DARI TADI!." darvi bertanya pada ibunya karna penasaran
"IBU TIDAK APA-APA, NAK!." saut lisa sambil melihat wajah darvi
"JIKA IBU TIDAK PAPA, KENAPA IBU TERUS MENATAP BULAN DAN TERUS DUDUK DI LUAR? HARI SUDAH GELAP IBU, SEHARUSNYA IBU SEGERA ISTIRAHAT JANGAN BIARKAN IBU SAKIT LAGI." darvi perhatiin lisa karna darvi sangat mengkhawatirkan keadaan lisa.
"IBU HANYA KANGEN SAMA NENEK KAKEK MU, DARVI. SUDAH BEBERAPA TAHUN HIDUP IBU TIDAK SEINDAH YANG IBU BAYANGKAN DULU." lisa menangis dan memeluk darvi.
"SUDAH, IBU. SEKARANG ADA AKU YANG AKAN MEMBUATMU BAHAGIA DAN MEMBUATMU TERSENYUM SETIAP HARI." darvi mengecup pipi ibunya dan menghapus air mata ibunya itu.
__ADS_1
BERSAMBUNG