
Di kediaman Fhui.
Mika dan Brian tidak berhenti bertengkar, saling berkata kasar sampai Brian memukul Mika dengan keras, semua itu terjadi bersamaan tanpa ada orang yang memisahkan mereka berdua.
“ Sudah cukup Brian! Mika bisa mati kalau terus di pukul olehmu. Hentikan itu Brian, kamu sangat keterlaluan.” nyonya Ratih berusaha memisahkan Brian dari Mika tapi usahanya sia-sia.
“ Nyonya Ratih, kenapa kamu tidak membawa anak brengsekmu itu pergi dari kediamanku, dia sudah menyakiti putriku, bahkan berani memukulnya.” teriak nyonya Fhui dengan murka.
“ Jaga bicaramu nyonya Fhui, putraku tidak seperti yang kamu katakan, dia hanya salah paham pada putrimu, aku selalu menyayangi putrimu tapi kamu malah mengatakan putraku brengsek, dasar wanita tua tidak tahu diri.” nyonya Ratih tidak terima Brian di hina oleh nyonya Fhui.
“ Kau! kau berani berkata aku wanita tua, hei! siapa di sini yang kamu sebut wanita tua, kamu lebih tua dariku, kamulah wanita tua yang licik.” nyonya Fhui geram karena di sebut wanita tua.
“ Sudah cukup! apa-apaan ini? kenapa kalian jadi bertengkar seperti ini, di mana rasa malu kalian sebagai orang tua! apa kalian lupa kalau kalian sudah tua kenapa masih saja seperti anak kecil.” teriak tuan Fhui.
Zavier menggenggam tangan Lisa dan berdiri tidak jauh dari mereka semua, Zavier sangat menikmati melihat pemandangan yang unik, orang bodoh yang berusaha ingin memukul seseorang tapi mereka mendapatkan karmanya.
Lisa melirik Zavier yang terus tersenyum melihat keributan di depannya.
“ Astaga, ada apa dengannya? apa dia tidak khawatir sama sekali sama ibunya, dia malah tersenyum tanpa membantu mereka berdamai. Zavier ini benar-benar, bagaimana jika sesuatu terjadi pada ibu mertua, ayah mertua pasti akan menyalahkanku karena tidak bisa mencegah pertengkaran mereka.” batin Lisa dengan khawatir.
Tuan Sanjaya menarik nyonya Ratih agar berhenti bertengkar.
“ Apa kamu lupa dengan peringatan yang aku katakan padamu? aku pikir kamu ingin merasakan 30x cambukan saat kita sampai di rumah.” bisik tuan Sanjaya.
Nyonya Ratih langsung gemetar tubuhnya tiba-tiba lemas setelah mendengar ucapan tuan Sanjaya padanya.
“ Ayah, tolong aku, bajingan itu memukulku beberapa kali, bahkan dia menendang perutku, sekarang perutku rasanya sakit sekali. Ayah harus mengadili semua ini, aku ingin mendapatkan keadilan dengan kejadian hari ini aku mau dia di penjara seumur hidupnya.” Mika mengadu pada ayahnya untuk mendapatkan keadilan.
__ADS_1
“ Cih, dasar wanita manja, hanya memukul beberapa kali saja sudah mengadu, bahkan memfitnahku yang bukan-bukan. Aku rasa aku tidak membunuh orang, kenapa harus di penjara seumur hidup?.” berkata dengan santai.
“ Sebenarnya aku tidak rela putriku di pukul oleh bajingan itu, tapi apa yang bisa aku lakukan padanya, aku harus bertahan demi sebuah perjanjian yang sudah di tanda tangani dengan tuan Sanjaya.” batin tuan Fhui dengan bimbang.
“ Putriku, apa yang kamu katakan itu benar? memang apa masalahmu dengan dia, kenapa dia sampai berani memukul wanita lemah sepertimu?.”
“ Aku, aku, ayah aku tidak bersalah, dia yang mulai duluan.” dengan panik.
“ Kenapa ayah bertanya seperti itu? apa dia sudah tahu kesalahanku pada bajingan itu, tidak, itu tidak mungkin, dari mana ayah tahu kalau aku penyebab dari semua rencana kotor itu.” batin Mika.
“ Yaa, Anda benar tuan, untuk apa aku memukul wanita lemah tanpa sebab, ternyata tuan Fhui lebih pintar dari yang kuduga, tidak salah lagi kalau tuan Fhui sangat di kagumi banyak orang, tuan Fhui benar-benar bijaksana dalam menilai seseorang.” Brian sengaja menyinggung tuan Sanjaya yang bodoh dan tidak percaya pada putranya sendiri.
Tuan Sanjaya tersinggung dengan ucapan Brian yang mengutuk dirinya sebagai orang yang tidak dermawan.
“ Apa yang kamu katakan Brian? kita tidak mengenal satu sama lain untuk apa aku berurusan denganmu, bahkan 3 kali pertemuan denganmu aku selalu sial sampai sekarang.” bentak Mika.
“ Yeah, aku tahu kalau ayah akan membelaku dan memasukan bajingan itu ke penjara, kita lihat saja nanti kamu akan berlutut di kakiku untuk meminta maaf.” batin Mika dengan senang.
“ Ada apa dengan tua bangka ini? tadi bersikap percaya padaku tapi sekarang dia ingin aku berdamai dengan wanita jalang ini, dasar tua bangka yang pikun.” batin Brian dengan kesal.
“ Baik-baik, sekarang kalian semua duduk biar kalian tenang.” tuan Fhui bersikap sopan.
Semua orang duduk termasuk Zavier dan Lisa.
“ Kurang ajar, dari tadi wanita ini terus menempel di dekat Zavier, membuatku panas saja, tapi tidak apa, ayah akan mendapatkan keadilan untukku setelah bajingan itu masuk penjara aku akan tenang menghancurkan wanita jalang ini. Aku yakin kedatangan keluarga Sanjaya untuk melamarku agar bisa menikah dengan Zavier.” Mika masih tidak sadar dan terus berharap di jodohkan dengan Zavier.
“ Semuanya dengarkan aku, di sini aku sebagai kepala keluarga Fhui mengatakan kalau hari ini aku sudah sepakat dengan tuan Sanjaya untuk menjodohkan putra putri kami.” ujar tuan Fhui dengan keras.
__ADS_1
“ Hahaha, ayo ayah katakan pada semua orang kalau ayah akan menjodohkanku dengan Zavier di depan wanita jalang ini, biar dia tahu siapa dia sebenarnya berani merebut Zavier dariku.” batin Mika tidak sabaran.
“ Aku dan tuan Sanjaya sudah saling mendatangani perjanjian bisnis yang tidak boleh di langgar. Kamu dengar itu Mika, ayah akan menjodohkanmu dengan putra tertua Sanjaya bernama Brian Sanjaya, dengan itu kami akan menjadi besan sekaligus rekan bisnis, perusahaan kita akan maju dan akan sangat menguntungkan satu sama lain.” ucap tuan Fhui dengan tegas.
Awalnya Mika senang mendengar perjodohannya dengan putra Sanjaya, Mika berpikir kalau putra Sanjaya yang akan di jodohkan dengannya itu adalah Zavier, tapi siapa sangka Brian 'lah yang akan jadi tunangannya dan suami seumur hidupnya.
“ Apa?! Brian? apa ayah salah bilang, kenapa bilang kalau Brian calon perjodohan ini, bukankah Zavier kenapa jadi Brian?.” Mika tidak sanggup setelah mendengar perkataan ayahnya yang akan di jodohkan dengan Brian.
“ Apa-apaan ini? apa maksud Anda tuan Fhui? apa kamu akan menjodohkan putrimu denganku? apa maksud dari semua ini, apa kalian sengaja ingin membuatku hidup seperti di neraka dengan menikahi wanita seperti itu?.” Brian berdiri dan sangat marah pada tuan Fhui.
“ Perhatikan kata-katamu Brian, di mana sopan santunmu pada orang yang lebih tua darimu? dia putri kedua Fhui, kamu tidak berhak menghina putriku seperti itu.” bentak tuan Fhui.
“ Aku tidak peduli siapa dia, yang aku peduli kenapa Anda menjodohkan dia padaku? untuk apa? apa karena ayahku dia dalang dari semua ini, aku tidak sudi jika harus menikah dengan putrimu tuan, maafkan aku jika tidak sopan padamu.” Brian menolak mentah-mentah, bukan hanya itu bahkan Brian juga menghina Mika.
“ Apa kamu kira aku mau menikah denganmu? jangan berpikir berlebihan Brian, aku juga tidak sudi menikah denganmu.” Mika berdiri dan membalas perkataan Brian.
“ Ayah, ada apa ini kenapa ayah menjodohkan aku dengan dia? apa ayah lupa kalau orang yang aku cintai adalah Zavier bukan Brian, ayah mengerti perasaanku atau tidak?.” teriak Mika.
Zavier hanya diam dan menutup matanya tanpa melihat keributan dua orang itu, Lisa juga hanya diam sambil menggenggam tangan Zavier.
“ Apa keputusanku benar? aku akan mengorbankan kebahagian putriku demi bisnis ini, aku tidak tega jika putriku harus menderita dengan orang yang tidak dia cintai. Tapi tidak apa, setelah aku mendapatkan apa yang aku inginkan aku akan memutuskan pernikahan putriku dengan Brian.” batin tuan Fhui dengan bimbang.
“ Ini sudah jadi keputusanku, kamu tidak boleh menolaknya Mika. Semua ini karena ulahmu, kalau saja kamu tidak melakukan hal kotor itu dengan Brian untuk apa ayah menjodohkanmu dengan dia, tunggu setelah semuanya lancar maka kalian boleh cerai sesuka hatimu.”
“ Ayah ini bukan kesalahanku, untuk apa aku harus menanggung semua ini, ayah tidak adil ayah tidak sayang padaku.” Mika histeris menolak di jodohkan.
“ Sama saja kamu dan Brian melakukannya bersama-sama, dan kami yang menanggung kerugian besar dengan ulah kalian.” ucap tuan Fhui.
__ADS_1
BERSAMBUNG