Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam
Part65


__ADS_3

Patah Hati.


Di kantor Polisi.


Lisa merasa cape dan lelah karena hampir semalaman duduk di kantor Polisi menemani Asisten puy, Polisi berkata kalau ada dalang di balik perampokan tersebut, mereka berkomplotan dan masih banyak rekannya yang berkeliaran di luar sana dengan bebas.


Polisi mengatakan kalau komplotan penjahat itu adalah buron yang selama ini mereka cari, karena mereka adalah rekan dari penjahat yang sudah menyekap Lisa dan Darvi.


Sementara itu di Kediaman Sanjaya semua orang sedang mempersiapkan pernikahan untuk Zavier dan Mika, Zavier tidak mengetahui kalau dirinya akan di nikahkan dengan Mika secepat itu, hingga Zavier di suruh ayahnya untuk pulang ke rumah Sanjaya.


“ Zavier, bisakah kau pulang ke rumah sekarang, ada yang mau ayah bicarakan denganmu.”


“ Aku tidak bisa, bicarakan saja di telpon, aku sibuk di kantor mengurus perusahaan.” Jawab Zavier dengan dingin.


“ Zavier! sampai kapan kau akan membangkang dengan ayahmu ini, aku hanya ingin kau pulang sekarang juga, kenapa kau terus menghindar dari kami, apa kau lupa dengan ibumu yang telah melahirkanmu?.” Dengan marah.


Zavier berpikir sekejap dan mengatakan pada ayahnya kalau dirinya akan pulang demi ibunya. “ Baik ayah, aku akan pulang nanti setelah urusan di kantor selesai.”


Zavier membanting ponselnya dengan kesal dan terduduk dengan bingung. “ Setiap kali aku sedang menikmati hidup, kenapa harus ada masalah yang datang padaku, sampai kapan aku harus seperti ini yang terus di desak menikah dengan wanita yang tidak aku cintai sama sekali.” Gumamnya.


“ Li, siapkan aku mobil, aku akan pergi ke rumah karena ada urusan.”


“ Baik tuan.”


“ Tuan, tadi aku baru dapat kabar kalau nona Lisa ada di kantor Polisi.”


“ Kantor Polisi? ngapain dia ada di sana?.” Dengan terkejut.


“ Aku dengar kalau Asisten puy mengalami kerampokan dan hendak di bunuh, maka dari itu nona Lisa menemaninya semalaman di kantor Polisi untuk di mintai keterangan.”

__ADS_1


“ Apa? Lalu bagaimana dia sekarang, apa sudah pulang? kalau belum maka aku akan pergi ke sana.” Dengan buru-buru Zavier memgambil jasnya dan pergi.


“ Tuan tunggu!." Dengan bingung.


“ Tuan! Aduh kenapa tuan langsung pergi sebelum mendengarkan semua penjelasanku dengan baik.” Li sangat bingung karena Zavier pergi ke kantor polisi.


Tibanya di kantor polisi Zavier bertanya pada polisi dan mencari Lisa tapi tidak di temukan, Zavier pun pergi ke rumah Lisa dan membawa mobil dengan kecepatan tinggi.


Brak!


Zavier keluar dari mobil dan melihat ada mobil yang terparkir di depan rumah Lisa, Zavier penasaran dan sudah mengetahuinya kalau itu mobil milik Alvin, Zavier segera masuk dengan wajah yang penuh emosional.


“ Beraninya kau datang ke rumah Lisa, akan aku beri perhitungan padamu karena kau sudah berani mendekati Lisa terus menerus.” Zavier memperbaiki jasnya dengan wajah yang suram.


Tapi emosi yang telah Zavier siapkan untuk memukul Alvin pun terhenti ketika Zavier mempergoki Lisa yang tengah duduk di pangkuan dan menindih badan Alvin. Yang tadinya Zavier mengepalkan tangan, berubah menjadi lemah dan tak berdaya ketika melihat orang yang ia cintai sedang bermesraan dengan pria lain.


“ Teganya kau bermesraan di depan mata kepalaku sendiri Lisa, kau keterlaluan, kau mengkhianatiku dengan cara seperti ini, hati ini sakit melihat kalian seperti itu.” Batin Zavier.


Zavier pergi ke bukit tinggi untuk menenangkan diri, Zavier berteriak sekencang mungkin untuk melepaskan keterpurukannya. “ Ahh! Lisa aku mencintaimu, sangat mencintaimu, tapi kenapa kamu malah bermesraan sama Alvin? kenapa? kenapa? Woahh!.” Zavier sangat sedih dan menangis histeris.


Tuan Sanjaya menelpon Zavier dengan keadaan Zavier tidak baik. “ Hallo Zavier, di mana kamu sekarang? bukankah kau bilang kalau kau mau pulang, tapi mana? sampai sekarang kau tak kunjung datang!.”


“ Ayah, sebentar lagi aku akan pulang.” Balas Zavier dengan dingin.


Setelah hatinya tenang, Zavier pulang ke kediaman Sanjaya untuk menepati janjinya pada ayahnya. Zavier terkejut dan bertanya-tanya dengan keadaan rumah ayahnya, Zavier melihat dari luar sampai dalam semuanya sedang di dekorasi dengan hiasan yang mewah. “ Ada apa ini, kenapa semuanya di dekorasi warna putih seperti ada acara.” Gumam Zavier.


“ Zavier kau sudah pulang nak?.” Sapa nyonya Sanjaya.


“ Ibu ada apa ini, kenapa semua ruangan di hias seperti ini?.”

__ADS_1


“ Ini,, ini,,” Dengan gugup.


“ Jawab bu! ada apa ini? jangan bilang kalau kalian merencanakan sesuatu tanpa memberitahuku.” Tebak Zavier.


“ Dengarkan ibu nak, ibu terpaksa melakukan ini semua demi kebaikanmu sayang, ibu tidak mau kau hidup dalam masa lalumu yang sudah tidak bisa kau dapatkan lagi, jadi ibu mau kamu punya keluarga yang utuh dan bahagia sebelum ibu dan ayahmu mati suatu saat nanti.” Penjelasan ibunya.


Mendengar kata-kata ibunya, Zavier semakin sedih dan depresi dengan nasib hidupnya yang berubah jadi tidak tenang setelah mengenal Lisa. Dulu Zavier membenci Lisa sampai Lisa di berikan sama pria lain untuk di cicipi tubuhnya, tapi setelah Lisa meninggalkan Zavier 5 tahun yang lalu hidup Zavier di penuhi dengan penyesalan yang tiada akhirnya.


“ Zavier kamu mau ke mana nak? Zavier! jangan tinggalkan ibu nak, ibu mohon sama kamu, kamu mau ya menikahi Mika, ibu mohon sama kamu Zavier.” Nyonya Sanjaya menangis dan memohon sama Zavier.


“ Maaf bu aku tidak bisa menikah dengan wanita yang tidak aku cintai sama sekali.” Sambil mengeluarkan air mata.


Zavier melepaskan tangan ibunya dengan paksa dan pergi dari rumah dengan kekecewaan yang ia rasakan.


“ Zavier!.” Teriak nyonya Sanjaya.


Tuan Sanjaya turun ke bawah dan melihat istrinya sedang menangis histeris, tuan Sanjaya bingung dan mencoba bertanya sama istrinya. “ Istriku, kenapa kau menangis, apa yang terjadi istriku? katakan padaku!.”


“ Suamiku, Zavier pergi setelah tahu kalau kita mengadakan pernikahan tanpa memberitahunya, bagaimana ini suamiku, bagaimana?.” Nyonya Sanjaya memeluk suaminya dengan histeris.


“ Zavier kau keterlaluan sekali, kamu selalu menyakiti hati ibumu dan membuatnya cemas.” Batin tuan Sanjaya.


Zavier pergi dan menyuruh Li untuk memesan tiket untuknya. “ Li, siapkan aku tiket pesawat ke kota H, dan jangan lupa bawa keperluanku dengan lengkap .”


“ Baik tuan.”


“ Tuan kenapa tiba-tiba mau pergi ke kota H? bukannya tadi tuan pergi menemui nona Lisa, apa yang terjadi sama tuan sehingga tuan mau meninggalkam kota H? ini pasti ada yang tidak beres.” Gumam Li.


Zavier naik pesawat sendirian tanpa di dampingi Li, Li sempat khawatir sama Zavier karena Zavier tidak membawanya Li takut kalau tuannya itu akan melakukan suatu hal yang buruk di kota H.

__ADS_1


“ Selamat jalan tuan, hati-hati di jalan dan jangan sampai tuan kenapa napa di sana.” Gumam Li sambil menatap pesawat yang melaju terbang ke atas.


BERSAMBUNG


__ADS_2