
beberapa hari sudah terlewat kan oleh dinda,dia sudah berusaha dan berfikir keras untuk melunasi hutang2nya tersebut tapi tidak membuahkan hasil sama sekali .
.
.
.
"eriiikk" teriak devan dari ruang kerja nya.
seketika erik lari tergopo gopo mendekati tuan nya yang menyebut nama nya
"iya tuan?....ada yang bisa saya bantu"
"segera bawa gadis tersebut!!!....jika dia tidak mau ...paksa dia kesini !! kalau perlu siksa dia .bawa dalam keadaan apapun .aku tidak mau bertele tele"
mendengar itu semua membuat erik berdecak takut sekaligus kasian.bagiaman tidak seorang perempuan harus disiksa dan di paksa.erik memang tangan kanan devan yang terkenal kejam kepada musuh2nya ia tak segan2 menghabisi dan menyiksa musuhnya tanpa ampun dengan tangan nya sendiri .tapi jika terhdap perempuan erik tidak tega ia selalu menyuruh anak buah melakukan nya.
"baik tuan "tanpa banyak tanya erik meninggal kan devan dan bergegas untuk menjalankan perintah tuan nya tersebut.
.
.
.
di sisi lain dinda sehabis pulang bekerja dari rumah makan sarapan pagi ingin pergi menuju mini market tempat ia bekerja tiba" terkejut dan bingung karna kedatangan 2 orang berjas hitam berbadan besar yang mendekatinya .
"apakah anda nona Dinda keylora bottom??" tanya salah seorang mereka kepada dinda
"iya saya sendiri ...ada apa?" jawab dinda penuh selidik
"nona ikut kmi segera"
kedua orang tersebuat langsung memegang tanngan di da dengan kuat.
"aku tidak mau"berontak dinda sekuat tenaga .tak kehabisan akal dinda langsung meninjak kaki ke 2 orang tersebut dan menendang alat vital salah satu nya yang membuat pengawal tersebut merengku kesakitan.
"nona jangan buat kami berlaku kasar kepada anda" peringat salah satu pengawal tersebut
"aku tidak mau ikut!! jangan paksa aku !!"
dinda pun segera berlalu meninggalkan ke 2 orang tersebut tapi naas pengawal tersebut menarik rambut dinda hingga dinda ter jatuh .pengawal itu langsung menggeret dinda menuju mobil dan dinda pun memberontak terus menurus sehinggal pengawal tersebut tidak swngaja memukul dinda hingga dinda pingsan.
__ADS_1
di dalam mobil erik hanya memantau kejadian tersebut tanpa berniat ikut campur .erik sudah mengetahui keberadaan dinda dari data" yang ia dapat kan dari anak buah nya itu dengan mudah erik bisa melacak keberadaan dinda
"boss ini dia gadis yang tuan cari"
"bawa masuk!.....kerja yang bagus aku akan menambahkan bonus buat kalian"
erik pun melajukan mobil nya ke rumah devan.
di dalam mobil
"heh. . . .nona kau sungguh berani melawan tuan devan...aku saja yang bekerja 10 tahun bersamanya tidak berani" erik menggeleng kan kepala nya karna tidak percaya
dilihat" nona ini cantik juga pantas saja tuan memilih nya ....eh ngmng ap aku barusan.jgn sampai tuan devan tau aku ngmng kek gini bisa mampos aku ahahhah
erik pun melajukan mobilnya dengan keheningan.
setiba di depan pintu gerbang mansion mewah milik devan penjaga langsung membuka pintu gerbang tersebut dan memberikan hormat.erik pun menggendong dinda ala bridalstyle menuju ruang kerja devan.
"tuan ini nona dinda"
"letakan di kursi itu ....ohh iya jangan lupa di ikat dan tutup mulutnya" devan menyuruh erik
"bawakan air satu gelas !!" printah devan sambil mendekat ke kursi dinda
"baik tuan" erik bergegas mengambil air
.
.
"ini tuan airnya"
dengan tega devan memyiram air tersebut kemuka dinda .sontak dinda terbangun dan terkejut.
"bangun gadis bodoh!!" terik devan sambil menjambak rambut dinda dengan kasar.
dinda memberontak tapi sia sia tangan dan kaki nya di ikat kencang oleh erik.erik dari tadi hanya melihat apa yang di lakukan tuan nya tersebut.dinda juga berusaha beteriak tapi mulutnya juga di tutup .
"kau dengar baik baik ini sudah jatuh tempo ...aku ingin mendengar sendiri apa yang kau pilih !"
devan melepas lakban tutup mulut dinda dengan sangat cepat dan kasar
"cuihhh..... " dinda meludahi devan yang terkena di jas devan sontak saja devan langsung menampar dinda dengan keras.
__ADS_1
"KURANG AJAR !!!!
plakkkkk.......... " begitu sakit dan panas terasa di pipi dinda .
"aaawww..... lepaskan ....toloooonnggg lepas kan aku .. aku tidak mau tolong lepaskan lepaskan" teriak dinda sambil menangis nangis dan meronta ronta
"CEPAT PILIH ATAU KAU INGIN IBU DAN ADIK MU KU SIKSA!!! "devan memjambak rambut dinda lagi.
"tolong hiks hiks jangan hiks bawa ibu dan adik ku hiks hiks......
dinda hanya bisa pasra dan menangis
"baik lah klo begitu tanda tangan ni berkas ini " ucap devan sambil memberi kode kepada erik untuk memberikan berkasnya kepda dinda
"ini nona ...silahkan tanda tangan" erik menaru berkas tersebut di meja kemudian ia membuka pengikat yang ada di tangan dan kaki dinda.
tuhan cobaan apa lagi ini bantu aku ....
selamat kan aku
dinda hanya pasra dan menandatangani berkas tersebut tanpa membaca nya.
"good girl"
devan pergi dari ruangan tersebut meninggalkan erik dan dinda.
.
.
.
visual erik
.
.
.
gimana ni guyss kelanjutanyaaa...
__ADS_1
jangan lupa like coment vote and share yaa😊😘😘😘😘😘