Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam
Part49


__ADS_3

" Apa semua yang di katakan zavier adalah kebenarannya? atau itu semua hanya kebohongan besar untuk mendapatkan perhatian darvi dariku." gumam lisa dengan penuh ke bingungan.


" LISA?." tanya zavier.


" AHH, KENAPA?." saut lisa dengan kaget.


" APA KAU BERSEDIA TINGGAL DENGANKU? YA, COBA PIKIRKAN TENTANG DARVI, AKU BEGINI DEMI KESELAMATAN DARVI. KARNA AKU TIDAK MAU DARVI KENAPA-KENAPA." ujar zavier.


" IYA, BAIKLAH. AKU AKAN TINGGAL DENGANMU, TAPI AKU PUNYA SARAT UNTUK ITU." lisa menghela nafas.


" APA ITU?." saut zavier dengan penasaran.


" SELAMA AKU TINGGAL DI RUMAHMU, KAU TIDAK BOLEH IKUT CAMPUR DALAM URUSAN PRIBADIKU. KAU TIDAK BOLEH BERLAKU TAK SOPAN PADAKU, KAU HARUS MENGHORMATI AKU SEBAGAI WANITA." ucap lisa dengan tegas.


" BAIKLAH, APA HANYA ITU AJA, TIDAK ADA YANG LAIN LAGI?." saut zavier dengan santai.


" Hah? dia menyetujuinya, aku kira dia akan menolaknya seperti dulu, aku tak menyangka dia akan setuju dengan permintaanku yang seperti itu." lisa terkejut mendengar perkataan zavier.


" Tidak masalah, aku akan menuruti keinginanmu sekarang, tapi setelah kita tinggal bersama, aku akan melakukan apa yang aku mau. Hehehe." gumam zavier sambil menyeringai.


Lisa dan darvi pergi bersama zavier ke kediaman baru mereka, zavier sangat senang karna akhirnya lisa akan tinggal bersama dengannya dalam satu atap. sedangkan darvi terus waspada apa yang akan di lakukan zavier terhadap ibunya itu.


" KITA UDAH SAMPAI! TURUNLAH!." ujar zavier sambil membukakan pintu mobilnya.


Turunlah mereka bertiga dari mobil, lisa merasa nyaman ketika melihat rumah yang akan di tinggalinya beberapa saat kemudian.


" APA KALIAN MENYUKAINYA?." tanya zavier.


" AHH? IYA, AKU SUKA DENGAN RUMAHNYA." saut lisa dengan kaget.


" BAIKLAH, AYO MASUK! AKU SUDAH MENYIAPKAN KAMAR BUAT KALIAN BERDUA." zavier masuk duluan sambil membawa barang-barang lisa dan darvi.


" IBU?." darvi menarik tangan lisa karna merasa gelisah.

__ADS_1


" TIDAK PAPA NAK!." ucap lisa sambil tersenyum.


Akhirnya darvi mau masuk bersama lisa, dengan cemas darvi terus memegangi tangan lisa dengan erat. Tuan sanjaya berada di kediaman zavier bersama nyonya sanjaya, lisa melihat tuan sanjaya langsung takut dan cemas, karna tuan sanjaya tidaklah baik seperti dulu, dengan kepergian lisa selama 5 tahun membuat tuan sanjaya murka, karna tuan sanjaya berpikir lisa mencampakan zavier dan pergi bersama pria lain.


" AYAH?? KAU DI SINI? SEJAK KAPAN KALIAN DATANG KEMARI?." dengan terkejut zavier menyimpan barang-barangnya dengan bergeletakan.


" ANAK KURANG AJAR! APA PANTAS KAU BERKATA SEPERTI ITU PADA AYAHMU SENDIRI!." tuan sanjaya tersinggung karna zavier berbicara tak sopan padanya.


" AYAH, KALAU KE DATANGANMU KE SINI HANYA UNTUK MARAH-MARAH DAN MENCERAMAHIKU, LEBIH BAIK KAU TIDAK USAH DATANG KE RUMAHKU." dengan santainya zavier berbicara demikian sambil duduk di sofa.


" KURANG AJAR! KAU MEMANG TAK TAHU DI UNTUNG, DASAR ANAK DURHAKA KAU ZAVIER!." tuan sanjaya berteriak sambil menunjuk-nunjuk ke wajah zavier.


" SUDAHLAH AYAH, KAU PASTI SUDAH TAHU AKU SEJAK KECIL BUKAN? JADI KAU JANGAN BERSIKAP SEPERTI TAK TAHU SIFATKU SEPERTI APA." ucap zavier.


" KAU!." tuan sanjaya melihat lisa dan seorang anak laki-laki di belakang zavier.


Lisa kaget karna tuan sanjaya menunjuknya dengan tatapan yang mengerikan, lisa menundukan kepalanya dan memegangi darvi dengan erat.


" KAU! KENAPA KAU MEMBAWA PEREMPUAN INI LAGI HAH? APA KAU SUDAH LUPA BAHWA DIA SUDAH MENINGGALKANMU SELAMA 5 TAHUN." ucap tuan sanjaya.


Mendengar ucapan zavier membuat lisa tertegun, dan tersentuh. lisa tak menyangka demi membela nama baiknya zavier sampai melawan ayahnya sendiri.


" Zavier, apa yang kau ucapkan barusan adalah kenyataannya? atau kau hanya bersandiwara di depan orang tuamu itu." gumam lisa dalam hatinya dengan penuh tanda tanya.


" SUAMIKU, AYO KITA PERGI! TIDAK BAIK KALAU KAU TERUS MARAH, NANTI KAU NAIK DARAH BISA MENYEBABKAN KAMU MASUK RUMAH SAKIT." ujar nyonya sanjaya.


" TIDAK, AKU TIDAK AKAN PERGI! AKU HARUS MEMBERIKAN PELAJARAN PADA PUTRA KITA ITU." ucap tuan sanjaya sambil menepis tangan istrinya.


Nyonya sanjaya terjatuh karna tuan sanjaya terlalu kuat untuk menyingkirkan tangan nyonya sanjaya, zavier melihat ibunya yang terjatuh langsung bereaksi dan segera membantu ibunya bangun, begitupun dengan lisa, lisa mencoba membantu nyonya sanjaya untuk berdiri dan mendudukannya di sofa.


" AYAH, KAU KETERLALUAN! LIHAT KAU MENYAKITI IBU." zavier marah sama ayahnya.


" ISTRIKU, APA KAU TIDAK PAPA? MAAFIN AKU, TADI AKU TIDAK SENGAJA MENDORONGMU TERLALU KERAS HINGGA MEMBUATMU TERJATUH." tuan sanjaya langsung menghampiri istrinya dan segera meminta maaf.

__ADS_1


" IYA TIDAK PAPA, KUMOHON SUAMIKU, KAU JANGAN TERUS BERDEBAT DENGAN PUTRA KITA, AKU TIDAK INGIN MELIHAT ANAK DAN AYAH BERTENGKAR SETIAP KALI BERTEMU." ucap nyonya sanjaya memohon sama tuan sanjaya.


" JIKA ITU MAU KAU, AKU AKAN MENURUTINYA. TAPI DIA HARUS TAHU KALAU YANG DIA LAKUKAN ADALAH KESALAHAN BESAR, ISTRIKU." ujar tuan sanjaya sambil menyalahkan zavier.


" TAPI INGAT ZAVIER! AKU DATANG KEMARI INGIN MEMBERITAHUMU KALAU AKU SUDAH MENYIAPKAN PERJODOHAN DALAM 2 HARI LAGI. JADI KAU HARUS SIAP-SIAP." ucap tuan sanjaya.


" APA-APAAN INI, KENAPA KALIAN TERUS MEMOJOKAN AKU UNTUK MENIKAH LAGI? AKU SUDAH BILANG SAMA KALIAN BAHWA AKU TIDAK AKAN PERNAH MENIKAH LAGI SEUMUR HIDUPKU. ISTRIKU HANYA SATU, YA ITU WANITA YANG BERADA DI SAMPINGKU." ucap zavier.


" ITU TERSERAH KAU, YANG JELAS KAU TIDAK DAPAT MENOLAK PERINTAHKU KALI INI." tuan sanjaya lekas pergi setelah berkata begitu pada zavier.


Tuan sanjaya pergi sambil memapah nyonya sanjaya, zavier yang mendengar perkataan tuan sanjaya marah dan kesal karna ayahnya selalu ikut campur dalam urusan pribadinya.


" Aku tidak boleh memperlihatkan kemarahanku dan kelemahanku sama darvi, aku takut kalau darvi akan salah paham lagi padaku." gumam zavier sambil melirik lisa dan darvi.


" SUDAHLAH, AYO! AKU BAWA KALIAN KE KAMAR ATAS, AKU SUDAH MENYIAPKAN DUA KAMAR BUAT KALIAN." zavier mempersilahkan lisa dan darvi naik untuk melihat kamarnya.


" TIDAK PERLU, SATU KAMAR CUKUP BUAT KITA BERDUA!." saut lisa.


" AHH? BAIKLAH, JIKA ITU MAU KAMU." zavier tidak membantah perkataan lisa.


Lisa sedang mandi karna sudah berhari-hari tidak bisa mandi karna di sekap orang. sedangkan darvi tengah asik bermain di halaman belakang sambil di temani kedua Kelinci yang di hadiahkan zavier buat menemani darvi biar tak bosan ketika di dalam rumah.


Zavier tengah sibuk mengerjakan pekerjaannya yang belum sempat ia kerjakan karna sibuk mengurusi lisa. Tiba-tiba zavier teringat kalau lisa sedang mandi di kamarnya, zavier segera naik ke atas dan mencoba melihat lisa.


Zavier menunggu lisa di atas ranjang sambil tiduran dan memakai baju tidur yang terbuka belahan dadanya, dan perut yang berotot dan kuat.


Lisa keluar dari kamar mandi sembari memakai handuk yang pendek, sambil mengeringkan rambutnya membuat lisa tak menyadari kalau zavier sedang terbaring di ranjang. lisa pun duduk di ranjang, karna terlalu lelah lisa terbaring dan meleparkan handuknya dan mencoba meraih selimut untuk tidur.


" Apa ini? kok gerak-gerak ya?!." gumam lisa.


" Itu, Juniorku sayang!." zavier tiba-tiba mendekat dan berbisik di telinga lisa.


Aaahhhh!

__ADS_1


Karna kaget, tak di sengaja lisa menyenggol wajah zavier sampai zavier terbalik dan merasakan kesakitan di bagian hidungnya karna berdarah.


BERSAMBUNG


__ADS_2