Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Kejam
Part144


__ADS_3

Di acara pelelangan, pukul 10:00 malam.


Zavier berkesempatan bertemu dengan tuan Wilson Break secara langsung, tuan Sanjaya menepuk punggung Zavier untuk tenang saat bertemu dengan tuan Wilson Break.


“ Perhatikan dirimu, di mana kekejaman mu yang sebenarnya? jangan takut pada pada siapa pun.” gumam tuan Sanjaya.


“ Benar yang di katakan ayah, aku harus tenang, kalau aku tidak tenang takutnya tuan Wilson akan mencurigaiku.” batin Zavier menghela nafas agar tidak gugup.


Tuan Wilson berjalan mendekat di jaga para Bodyguard. Bodyguard itu sangat sangar dan ketat, sebelum berjabatan tangan Zavier dan tuan Sanjaya di periksa ke seluruh tubuh untuk memastikan tidak ada senjata tajam yang di bawa.


“ Aman, mereka tidak membawa apapun.” ucap Bodyguard sambil mundur ke belakang tuan Wilson Break.


“ Senang bertemu denganmu tuan.” ujar tuan Sanjaya mengulurkan tangannya.


Emm, tuan Wilson hanya bergumam tanpa menjawab perkataan tuan Sanjaya.


Zavier mengulurkan tangan untuk berjabatan dengan tuan Wilson Break. Tapi siapa sangka respon tuan Wilson Break tidak sesuai dugaan Zavier, tuan Wilson Break merespon jabatan tangan Zavier dan menepuk tangan Zavier.


“ Kamu pasti Zavier, putra kedua Sanjaya. Senang bertemu denganmu Zavier.” tuan Wilson bersikap akrab sama Zavier.


“ Ada apa dengannya? apa dia sudah gila? bukankah rumor yang beredar mengatakan kalau tuan Wilson Break sangat kejam bahkan ayah saja sedikit takut padanya. Kekuasaan dia membuat ayah akan kalah jika bertarung.” batin Zavier sambil menunjukan ekspresi menyenangkan di hadapan tuan Wilson Break.


“ Aku rasa kita harus berpesta malam ini, mengingat ini pertemuan pertamaku dengan Zavier Sanjaya aku akan mengundangmu untuk minum malam ini, bagaimana?.” ucap tuan Wilson Break.


Zavier melirik tuan Sanjaya mengisyaratkan kalau dirinya tidak bisa menerima undangan itu karena harus pulang.


“ Tentu saja tuan, sebuah kehormatan bagiku bisa bersulang denganmu.” balas tuan Sanjaya tertawa bahagia.


“ Apa-apaan ayah ini, sudah kubilang aku harus pulang sebelum jam 11:00, ini sudah jam 10:20, aku harus pulang sekarang kalau tidak Lisa pasti marah.” batin Zavier dengan perasaan bimbang, di satu sisi Zavier senang bisa berkesempatan dekat dengan tuan Wilson Break, tapi di satu sisi Lisa yang tengah hamil muda sendirian di Villa.


“ Ini kesempatanmu untuk menjalin bisnis dengan tuan Wilson Break, siapa tahu dia tertarik bekerja sama denganmu Zavier.” bisik tuan Sanjaya.


“ Siapa yang mau bekerja sama dengannya, bisnis memperjual belikan manusia hanya untuk mendapatkan uang lebih, mereka benar-benar tidak punya hati.” batin Zavier menggelengkan kepala sambil memejamkan mata.


Tuan Wilson Break membawa Zavier dan tuan Sanjaya ke ruangan pribadinya, di mana tersedia banyak pilihan minuman keras dan berbagai jenis wanita cantik yang profesional.


“ Tempat apa ini? apa tuan Wilson seleranya serendah ini, benar-benar bisa mencuci mata setiap hari jika seperti ini.” Zavier tidak tahan melihat para gadis yang berdandan **** hanya untuk memuaskan tuan Wilson Break.

__ADS_1


“ Silahkan duduk, kalian bisa pilih minuman yang kalian sukai, semua wanita di sini baru dan belum pernah di cicipi sama sekali.” ucap tuan Wilson Break sambil memegang gelas berisi Wine.


“ Anda terlalu baik tuan, saya tidak tertarik sama sekali. Terima kasih.” jawab tuan Sanjaya dengan tersenyum.


“ Baik-baik saya mengerti maksud Anda tuan.” balas tuan Wilson Break sambil meneguk Wine.


Drrrring!


Ponsel Zavier berbunyi saat mau meneguk Wine.


Tuan, saya harus mengangkat telpon dulu.” ujar Zavier sambil berdiri dan menyimpan gelasnya di meja.


“ Silahkan.” tuan Wilson menganggukan kepalanya.


Zavier berjalan menjauh dari keributan di ruangan itu.


“ Hallo! sayang ada apa? sebentar lagi aku pulang, tunggu di rumah ya.” ucap Zavier dengan suara pelan.


“ Masih lama tidak?.” dengan nada lesu.


“ Tidak, mungkin dalam 15 menit lagi aku sampai di Villa. Apa sesuatu terjadi padamu istriku?.” Zavier mulai panik mendengar perkataan Lisa.


“ Mangga muda?!.” teriak Zavier dengan terkejut.


Semua orang yang ada di ruangan tuan Wilson mendengar ucapan Zavier itu.


“ Baiklah sekarang aku pulang.” Zavier segera mematikan ponselnya dan berjalan ke arah banyak orang.


“ Tuan Wilson, saya harus pulang sekarang! mohon maafkan saya karena tidak menikmati jamuan ini dengan baik.” Zavier menundukkan kepala.


” Hemm, baiklah.” balas tuan Wilson Break.


Zavier segera pergi dengan langkah besar dan terburu-buru.


“ Apa sesuatu terjadi dengan putramu tuan Sanjaya?.” tanya tuan Wilson Break sambil menatapnya.


Tuan Sanjaya terdiam tanpa kata.

__ADS_1


“ Mari bersulang tuan Wilson.” tuan Sanjaya meneguk Wine dengan satu tegukan.


“ Sepertinya keluarga mereka tidak sesederhana yang kupikirkan.” batin tuan Wilson sambil minum Wine.


Tuan Sanjaya mabuk parah setelah minum 3 gelas Wine, tuan Wilson Break tidak tinggal diam dan menyuruh pengawalnya untuk mengatar tuan Sanjaya pulang ke kediamannya.


“ Dasar rubah tua, baru minum beberapa gelas tapi sudah mabuk sampai seperti itu.” gumam tuan Wilson Break sambil menaruh gelasnya di meja.


Di perjalanan, Zavier mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi, tidak butuh waktu lama Zavier sampai di pasar malam untuk membeli mangga muda.


“ Pak, berikan aku beberapa mangga muda. Tapi harus muda jangan ada yang matang.” ucap Zavier sambil berdiri di depan mangga muda.


“ Baik tuan.” pedagang itu segera mengambilnya dan memberikan pada Zavier.


Drrrring!


“ Sayang, aku sudah mendapatkan mangga muda. Tunggu sebentar lagi aku sampai, tahan sayang.” ujar Zavier dengan senang.


“ Tidak, bukan itu. Sepertinya aku mau makanan pedas sayang, tolong beliin cemilan pedas seperti, Cumi bakar pedas, Ramen pedas tapi harus masih panas, Pizza, Chicken wings spicy. Minumannya mau Soju, Banana milk dan Corn tea. Sudah itu saja, jangan lupa ya, terima kasih.” Lisa berbicara dengan semangat dan memilih menu seperti di resto lalu menutup telponnya tanpa memberikan Zavier meresponnya.


“ Hah, mati? segitu banyak nya, bagaimana aku ingat jika dia mengatakannya dengan cepat.” Zavier sampai jongkok karena pusing mendengar permintaan Lisa yang banyak.


“ Tuan, ini mangga muda yang Anda mau.” ucap pedagang.


“ Ini uangnya, ambil saja kembaliannya.” Zavier mengambil mangga nya dengan lesu.


“ Apa Anda baik-baik saja tuan?.” khawatir melihat Zavier berjalan seperti Zombie.


“ Ya, aku baik-baik saja.” balas Zavier sambil terus berjalan masuk ke mobil.


Di dalam mobil Zavier tersadar akan permintaan Lisa.


“ Tidak tidak, aku harus semangat demi calon bayiku, aku tidak mau nantinya bayiku akan ngiler karena kemauannya tidak di turuti.” Zavier kembali semangat dan mendengar ucapan Lisa di ponsel, untungnya Zavier merekam setiap Lisa menelponnya, dengan begitu Zavier bisa mendengar suara Lisa kapan pun dan di mana pun.


Zavier berkeliling mencari makanan yang Lisa inginkan, beberapa toko dan resto tidak menyediakan makanan yang Lisa mau karena sudah larut malam.


Zavier terus berusaha mencari makanan tersebut sampai 30 menit berlalu, semua yang di inginkan Lisa sudah di dapatkan. Zavier segera pulang agar Lisa bisa memakannya sebelum larut malam.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2