
Di kediaman lisa
"MAKANAN NYA SUDAH SIAP NONA,SILAHKAN DI MAKAN" ujar asisten puy sambil memberikan makanan nya
kemudian presdir alvin menerima mangkuk nya karna berniat untuk menyuapi lisa,
"BIAR AKU YANG MENYUAPI LISA,KARNA LISA SEDANG SAKIT MUNGKIN LISA SANGAT LEMAH KARNA TIDAK MAKAN," ucap presdir alvin sambil menerima mangkuk nya
"TIDAK USAH PRESDIR,AKU BISA MAKAN SENDIRI," saut lisa sambil mengambil mangkuk nya kembali
"TIDAK APA-APA,TOLONG IZINKAN AKU MEMBANTU MU SEKALI INI SAJA!" ujar presdir alvin sambil memohon
karna lisa merasa tidak enak untuk menolak nya,lisa pun membiarkan presdir alvin menyuapi nya,darvi hanya melihat ketulusan presdir alvin terhadap ibu nya itu,tapi hati darvi tidak nyerah dengan apa yang telah di lakukan presdir alvin,karna menurut nya kasih sayang presdir alvin masih kurang untuk meyakinkan hati darvi.
setelah selesai berbincang presdir alvin pun pamit untuk pulang karna hari sudah mau siang,
"LISA AKU PAMIT DULU YA,JAGA DIRI MU BAIK-BAIK" ujar presdir alvin sambil berdiri karna mau pulang
"BAIKLAH,TERIMA KASIH PRESDIR KARNA SUDAH MENJENGUK KU," saut lisa dengan penuh malu
"SAMA-SAMA,DARVI,JAGA IBU MU YA!" ujar presdir alvin sambil jongkok dan mencubit pipi darvi
"SUDAH-SUDAH,TIDAK PERLU KAMU INGATKAN JUGA AKAN AKU JAGA KARNA DIA IBU KU" jawab darvi dengan nada dingin
Presdir alvin yang mendengar perkataan darvi seperti itu,presdir alvin hanya tersenyum karna tingkah nya sangat imut ketika darvi berbicara dingin dan tegas, karna menurut presdir alvin,darvi itu sangat berbeda dari ibu nya yang sangat lembut dan bersinar seperti matahari yang selalu menyinari dunia,wajah nya senyum nya sangat enak di pandang oleh siapa pun,terutama untuk para kaum adam
kemudian presdir alvin pulang dan di antar asisten puy sampai depan rumah.
"HATI-HATI DI JALAN TUAN" ujar asisten puy
"TERIMA KASIH" saut presdir alvin sambil tersenyum dan membuka pintu mobil
"Wahh,tampan nya,senyuman nya itu loh yang membuat jantung ku berdebar-debar emm" ucap asisten puy dalam hati nya karna terpesona oleh ketampanan nya
__ADS_1
"NONA APA PERTEMUAN DENGAN KLIEN DI BATALKAN SAJA,KARNA NONA SEDANG SAKIT BEGINI DAN TIDAK MUNGKIN BISA KELUAR RUMAH,IYA KAN NONA?" tanya asisten puy
"TIDAK USAH,LAGIAN AKU SUDAH BAIKAN" jawab lisa sambil bangun dan terduduk di ranjang
"IBU,LEBIH BAIK IBU JANGAN KERJA DULU,KARNA AKU TIDAK MAU IBU SAKIT LAGI" ucap darvi sambil memeluk lisa
"TAPI IBU SUDAH BAIKAN SAYANG,LAGIAN MASIH BANYAK YANG HARUS IBU KERJAKAN DI KANTOR" ujar lisa
"BAIKLAH,JIKA ITU MAU IBU AKU TIDAK AKAN MEMAKSA MU,YANG TERPENTING IBU HARUS JAGA KESEHATAN IBU DENGAN BAIK YA!" ucap darvi sambil mencium ibu nya
Lisa sangat terharu atas apa yang di ucapkan darvi terhadap nya,lisa semakin bersemangat bekerja dan memulai hidup yang lebih bahagia bersama putra nya itu.
kemudian lisa pergi untuk menghadiri pertemuan dengan klien,lisa berbincang sama klien dan terus memperbaiki kesalah pahaman dan mencoba bertanya sama klien.
"YA SUDAH,KALAU GITU NANTI AKAN SAYA BUAT KAN LAGI UNTUK ANDA,BAGAIMANA?" tanya lisa
"YA SUDAH KALO GITU,SAYA TUNGGU DESAIN YANG BARU NYA YA" jawab klien sambil berdiri dan berjabatan tangan dengan lisa
"Kenapa yuri yan bisa ada di sini? dan dia mau apa lagi kali ini,sudahlah lebih baik aku menghindar dari nya,karna aku tidak ingin membuat masalah dengan nya" ucap lisa dalam hati nya dengan bingung
ketika lisa mencoba menghindar dari yuri yan,tiba-tiba Bodyguard yuri yan menghalangi jalan lisa.
"MAU KAMU APA YURI YAN?" tanya lisa sambil menepis para Bodyguard itu
"OOW~SEKARANG KAMU BERANI YA SAMA AKU" ucap yuri yan sambil menyeringai
"MAKSUD KAMU APA? AKU HARUS PERGI SEKARANG JUGA,AKU SIBUK MAAF" ujar lisa sambil berusaha kabur
"KENAPA TERBURU-BURU SEKALI,BUKAN KAH KAMU MAU PULANG UNTUK BERTEMU DENGAN ANAK MU ITU?" ucap yuri yan sambil mendekati lisa
"APA YANG AKAN KAU LAKUKAN TERHADAP ANAK KU? KAMU JANGAN MACAM-MACAM YURI YAN,KARNA AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN MU MENYENTUH ANAK KU,WALAU PUN HANYA SEHELAI RAMBUT SAJA " ucap lisa dengan kesal
"KENAPA? TIDAK BOLEH? TAPI AKU BUKAN CUMA MENYENTUH RAMBUT NYA SAJA,TAPI NYAWA NYA PUN AKAN AKU SENTUH hahaa" ucap yuri yan sambil tertawa
__ADS_1
"DASAR WANITA TAK TAHU MALU" ucap lisa sambil mencoba menarik rambut yuri yan,tapi apa daya lisa terus di hadang oleh Bodyguard yuri yan
"TENANG,TENANG LISA,JIKA KAMU BERSIKAP TAK BAIK TERHADAP KU MAKA ANAK MU YANG AKAN JADI TARUHAN NYA" ucap yuri yan sambil membelai rambut lisa dan tersenyum licik
"Kurang ajar,berani-berani nya dia mengancam ku dengan nyawa darvi,bahkan jika aku mati pun aku tidak akan biarkan kamu yuri yan bisa menyentuh putra ku," ucap lisa dalam hati nya dengan sangat marah
"SUDAHLAH,AKU KE SINI SECARA KHUSUS MENEMUI MU HANYA MAU MEMPERINGATI MU,KAMU JANGAN COBA-COBA MUNCUL DI HADAPAN ZAVIER APA LAGI BERSAMA PUTRA MU ITU,CAMKAN ITU BAIK-BAIK JIKA PUTRA MU INGIN SELAMAT" ucap yuri yan sambil menekan pipi lisa dan menepiskan nya
kemudian lisa pun membalas perlakuan yuri yan terhadap nya,dan menampar yuri yan sangat kencang tanpa sepengetahuan Bodyguard nya,dan yuri yan menampar lisa habis-habisan dan melemparkan nya ke jalan sampai lisa terluka.
"JIKA KAMU MASIH MENYAYANGI PUTRA MU ITU,MAKA DENGARKANLAH UCAPAN KU,DAN JANGAN PERNAH KAMU BERANI MELAWAN KU,KARNA KEKUATAN MU BELUM CUKUP UNTUK MELAWAN KELUARGA YAN" ucap yuri yan sambil berjalan pergi dan meninggalkan lisa
"Hiks hiks hiks~kenapa,kenapa? hidup ku bisa sepahit ini,bahkan aku tidak bisa mencari keadilan untuk orang tua ku,dan sekarang malah datang masalah yang baru,apa yang harus aku lakukan agar hidup ku bisa senyaman yang aku bayangkan" lisa bergumam dalam hati nya sambil menangis
tak lama kemudian asisten puy sampai di parkiran,asisten puy kaget melihat lisa terduduk di jalan dan terluka lumayan parah karna mulut dan lutut nya berdarah.tak di sengaja darvi ikut serta untuk menjemput lisa,darvi melihat lisa terluka langsung menghampiri ibu nya dan menangis.
"IBU,IBU KENAPA? KENAPA WAJAH IBU BENGKAK DAN TERLUKA? SIAPA YANG MELAKUKAN SEMUA INI TERHADAP IBU,KATAKAN IBU SIAPA DIA DI MANA ORANG NYA?" darvi terus bertanya pada lisa sambil menangis
"IBU TIDAK APA-APA NAK,TADI ADA ORANG JAHAT YANG BERUSAHA MERAMPOK IBU,TAPI IBU MELAWAN NYA SEHINGGA TERJADI PERKELAHIAN TADI" ucap lisa sambil tersenyum dan memeluk darvi sambil menangis
"NONA,APA YANG SUDAH TERJADI PADA NONA? KENAPA WAJAH NONA BENGKAK BEGITU,ITU SEPERTI DI TAM.." tanya asisten puy dengan cemas dan ucapan nya terhenti karna lisa memberi kode peringatan terhadap nya
"Aku tidak boleh ceritakan apa yang telah terjadi pada ku tadi,karna aku takut kalau darvi sampai mengetahui nya karna darvi pasti akan berbuat nekad dan akan berusaha menemukan yuri yan karna sudah melukai ku,aku tau betul kalau sifat darvi sama persis sepeti zavier yang tidak memandang orang lain dan akan berbuat kejam," ucap lisa dalam hati nya sambil memeluk darvi dengan erat
"SUDAHLAH DARVI,LEBIH BAIK KITA PULANG SAJA YA" ujar lisa sambil memegang wajah darvi dan tersenyum
"TIDAK IBU,KITA TIDAK BOLEH PULANG SEBELUM KITA PERGI MENGOBATI LUKA IBU DULU" ucap darvi dengan tegas
"BAIK AYO KITA PERGI KE RS TERLEBIH DULU," ucap lisa sambil berdiri dan memegang tangan darvi
kemudian mereka pun pergi ke rs untuk mengobati luka lisa.
BERSAMBUNG
__ADS_1