The Legend Of Ragna

The Legend Of Ragna
Chapter 139 : Sisi Gelap


__ADS_3

Dua lawan yaitu Hiruko dan Fibel telah dikalahkan.


Tersisa satu lawan yaitu Gamora yang saat ini sedang melawan salah satu Komandan Pasukan Sihir yaitu Jack Rakan.


"Hahahaha..." sifat Jack Ragna berubah drastis begitu lawannya bertambah menjadi sangat kuat setelah menggunakan sihir spesial yaitu Mana Zone.


Ia yang semula santai dan pemalas berubah menjadi bringas dan sangat bersemangat untuk bertarung.


Jack Rakan yang sekarang terus saja mengambil pedang-pedang dari dalam portal, ia menebaskan pedangnya pada Gamora.


Iapun tau bahwa senjatanya itu selalu saja meleleh saat menyentuh tubuh Gamora akan tetapi ia terus menebas lagi dan lagi.


Gamora mulai jengkel pada apa yang dilakukan lawannya, "Sialan, seranganmu tak berarti apapun padaku jadi bukankah sekarang waktunya bagimu untuk menyerah?"


"Hahahaha...!!!" Jack Rakan mengambil lagi sebuah pedang dari sebuah portal yang muncul pada permukaan tanah. Pedangnya kali ini berbeda karena ukurannya sangat besar berbeda dengan ukuran yang sebelumnya.


"Sllash!!" Komandan Pasukan Sihir itupun menebaskan pedangnya dan sama saja seperti sebelumnya, pedang besar tersebut juga meleleh.


"Sialan!!" Semakin lama Gamora menjadi geram dan ia membalas melesatkan tendangan pada dada Jack Rakan, "Jbbuuak!!" Komandan Pasukan Sihir itupun terdorong dari tempatnya berpijak akan tetapi ia masih berdiri dengan tegak.


"Jika kau tak mau menyerah dengan sendirinya maka aku yang akan membuatmu menyerah..." ucap Gamora dengan sorot mata tajam, iapun mengayunkan pedang besar yang berkobar api miliknya dengan satu tangan, "Sllash!!"


Permukaan tanah terbelah oleh kobaran api yang bagaikan pemotong dan beruntung Jack Rakan mampu menghindari tebasan itu, "Luar biasa!!" Sang Komandan Pasukan Sihir itupun malah tersenyum menyeringai.


Ia menciptakan sebuah portal tepat pada permukaan tanah, "Aku mengakuimu!! Kau kuat jadi jkan ku gunakan pedang yang sedikit spesial untuk melawanmu..." ia menarik sebilah pedang panjang yang berwarna putih mengkilap.


Pedang itupun mengeluarkan aura pembunuh yang kuat.


Gamora menatap tajam dan ia mampu merasakan tekanan yang energi yang berbeda dari senjata lawan, "Entah mengapa aku merasa harus menghindari tebasan senjata itu..."


"Tap... tap... tap..." dengan langkah cepat Jack Rakan berlari ke arah lawan, iapun melompat dan langsung menebaskan pedangnya.

__ADS_1


Gamora bersikap waspada, iapun menggenggam erat pedang besarnya yang berkobar api dan menebaskannya, "Sllash!!!"


"Cthing!!!" Dua senjata beradu dan kilatan api yang berwarna merah tersebar ke segala arah.


Gamora geram dan ia bergumam dalam hati, "Sudah ku duga senjata yang ia gunakan kali ini berbeda!! Selain tak meleleh pedang itu juga memiliki elemen petir..."


Jack Rakan melompat mundur agak jauh, ia tersenyum menyeringai dan berkata, "Hey, mengapa kau menahan seranganku? Bukankah tadi kau menerimanya begitu saja? Apakah kau takut terluka?"


Gamora menjadi tersulut emosi, "Yang benar saja!!! Dalam Mana Zone ini aku tak terkalahkan!! Jangan meremehkanku, sialan!!!" Teriaknya penuh amarah.


Pemimpin ke-5 itupun menggenggam erat pedangnya dengan dua tangan, iapun mengangkat pedang besar yang berkobar tersebut ke atas dan menebaskan sekuat tenaga, "HIIIAAA...!!"


"Sllash!!!!" Kobaran api tipis yang bergerak memotong dan membakar apa yang dilaluinya melesat.


Jack Rakan menggenggam erat pedangnya dengan dua tangan dan menahan serangan itu secara langsung, "Shring...!!!!!" Kilatan-kilatan petir menyebar ke segala arah.


Komandan Pasukan Sihir itupun terdorong dari tempatnya berpijak, "Hahahahaha...!!" Ia malah tertawa dan melemparkan serangan api itu ke udara.


Jack Rakan berhasil mengatasi serangan hebat itu akan tetapi pedang petir miliknya jadi patah, "Yah, ternyata pedang yang ini juga tak mampu bertahan melawannya..." iapun membuka sebuah portal lagi.


Pedang tersebut berwarna biru dan ukurannya agak pendek lalu senjata itu lumayan tebal, "Ya, mungkin yang ini bisa melawannya..." ucap Jack Rakan dengan berlari ke arah lawan.


"Hahahaha...!!" Iapun tertawa lepas dan terlihat semakin menikmati pertarungan.


Jack Rakan melompat dan melakukan serangan berupa tusukan lalu Gamora yang waspada memilih menghindari serangan itu, "DHUUAARR...!!" Ujung pedang itu menembakan energi dan energi tersebut meledakan air.


Gamora sangat terkejut melihat hal itu, "Pedangnya dapat memunculkan air padahal aku sedang menggunakan Mana Zone tipe api!!!!"


Iapun menatap tajam ke arah Jack Rakan dan bergumam dalam hati, "Pria ini sangat berbahaya karena ia memiliki pedang dengan berbagai elemen dan tentu saja aku tak mengetahui berapa banyak jumlah pedang yang dimilikinya..."


Jack Rakan nampak kesal karena serangannya dihindari oleh lawan, "Hey, pertarungan akan jadi membosankan bila kau menghindari seranganku!! Jadi hadapi aku secara langsung..."

__ADS_1


Gamora mengambil sebuah keputusan, "Pria ini berbahaya jadi ini saatnya menggunakan semua kehebatan yang dimiliki oleh Mana Zone..." iapun meningkatkan energi, tubuhnya mengeluarkan semacam asap panas dan membuat tanah yang berwarna merah bergetar hebat.


Jack Rakan yang merasakan getaran tak wajar pada permukaan tanah bergumam dalam hati, "Asap ditubuhnya dan aku bisa merasakan energi yang luar biasa terpancar dari tubuhnya..."


"Ya, itu artinya ia tengah melakukan suatu hal yang luar biasa..." iapun tersenyum menyeringai.


"HIIAA...!!!" Gamora mengangkat kaki kanannya dan menghentakan ke tanah sekuat tenaga, "DYYEESS...!!!!" Tanah bergelombang-gelombang yang membuat Jack Rakan kesulitan menjaga keseimbangannya.


"Dia menyadarinya bahwa kemampuan berpedang milikku akan sangat berkurang bila aku tak bisa menjaga keseimbangan kedua kaki ku..."


Gamora memfokuskan energi pada sebilah pedang besar yang ia genggam dengan dua tangan sehingga pedang tersebut berkobar-kobar api.


Iapun mengangkat pedangnya ke atas lalu menebaskan sekuat tenaga, "HIIAA...!!!!!"


"Sllash!!" Sebuah api yang sangat tajam bergerak memotong dan membakar setiap apa yang dilaluinya, api tersebut bergerak ke arah Jack Rakan.


Sang Komandan Pasukan Sihir itupun terkejut dan iapun menahan serangan tersebut menggunakan pedangnya tanpa memasang kuda-kuda lebih dulu, "Cthing!!" Jack Rakan terlempar jauh ke belakang.


Gamora yang melihat serangannya tepat mengenai sasaran nampak senang dan berkata, "Sepertinya aku berhasil mengalahkannya..."


*****


Dilain tempat pertarungan Erinka dan Fibel telah selesai.


Pertarungan tersebut berakhir dengan kemenangan Erinka.


"Yeah!!! Aku menang dan kau lihat itu, Ragna!!" Teriak si gadis bangsawan angkuh itu dengan ekspresi wajah senang.


Iapun mencari-cari rekannya akan tetapi tak ketemu juga, "Dimana dia?" Ia yang tak menemukan mengembangkan sayap api biru milik Phoenix lalu terbang melayang ke udara.


Ya, dari atas Erinka dapat melihat dengan jelas keberadaan Ragna, "Disana!!" Teriaknya yang kemudian terbang melesat ke tempat rekannya itu.

__ADS_1


Erinka sontak terkejut saat menemukan Ragna sudah pingsan tak sadarkan diri, "Hey, Ragna!! Apa yang terjadi denganmu? Katakan padaku!!" Gadis bangsawan angkuh itupun langsung panik.


Bersambung Ke The Legend Of Ragna Chapter 140 : Sisi Gelap II


__ADS_2