The Legend Of Ragna

The Legend Of Ragna
Chapter 72 : Berkumpul Kembali


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'The Legend Of Ragna'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Ketiganya sudah berhasil mendapatkan kapal dan berlayar akan tetapi mereka terdesak lagi karena dikejar oleh belasan kapal perompak.


Kapten perompak yang berada disalah satu kapal yang paling besar yaitu kapal utama memberikan sebuah perintah, "Tembak!!!!!" Mereka bersiap menembak.


"DHUUAARR...!!!" Tetapi disaat yang tak terduga muncul sebuah kapal dari arah berbeda dan kapal itupun menyerang kapal-kapal perompak itu dengan menembakan meriam mereka.


Diatas kapal itu pada bagian depan kapal ada seseorang pria yang berdiri tegak tanpa rasa takut, ia berdiri dengan menyilangkan kedua tangannya ke depan.


Orang itu adalah Denjirou dan diapun berteriak dengan lantang, "Bersiaplah kalian karena aku datang untuk membawa istriku kembali...!!!"


Ketikanya yang semula dalam kepanikan yang luar biasa kini merasa sangat lega saat melihat kembali rekan-rekan mereka.


"Itu Denjirou-sama!!!! Aku sangat senang dia masih hidup dan baik-baik saja..." ucap Sumika dengan ekspresi girang dan iapun melambai-lambaikan tangan.


"Khehehe... aku ingin tau bagaimana caranya mereka menemukan kita..." ucap Ragna dengan tersenyum lebar.


"Itu tak penting untuk sekarang!! Dan meski kita telah bertemu dengan rekan-rekan kita tapi masalah yang tengah kita hadapi belumlah selesai..." ucap Kai dengan ekspresi serius.


"Aku tau!!!" Ucap Ragna yang terlihat sangat bersemangat.


*


Para perompak itupun terkejut karena mendapatkan serangan dadakan dari sebuah kapal yang tak mereka kenal.


"Apa!!"


"Kenapa ada kapal yang disana!!"


"Apa yang harus kita lakukan, Kapten?" Ucap para anak buah kapal itu.


Sang Kapten nampak geram, "Berani-beraninya mereka menantang kita yang merupakan perompak diperairan kita ini!! Semuanya tenggelamkan mereka dan juga rampas harta mereka...!!"


"Siap...!!!" Jawab para perompak itu dengan penuh semangat.


Kapal-kapal perompak itupun membentuk sebuah formasi dengan kapal paling besar berada dibagian paling depan sementara yang lainnya mengikuti dari belakang, "WUUSS...!!" Mereka mengejar kapal yang ditumpangi kelompok Ragna dan menghujaninya dengan tembakan meriam.


"DHUUAARR...!! DHUUAARR...!!" Kapal yang ditumpangi oleh Ragna dan kedua rekannya dihujani tembakan dari samping kanan dan kiri, mereka pun terombang-ambing dilautan.


"Gawat!!" Sumika panik dan iapun sampai harus berpegangan pada tiang utama.


"Kita harus bertahan lalu bergabung dengan rekan-rekan kita..." ucap Kai yang kesulitan mengendalikan kapal kerena tembakan-tembakan datang dari berbagai sisi.

__ADS_1


"Merepotkan!!" Ragna meningkatkan energi sehingga disekitarnya muncul kegelapan lalu mengan kemampuannya ia menciptakan lengan-lengan kegelapan dan memukuli bola-bola besi meriam agar tak jatuh pada kapal, "Sialan, kita tak bisa bertahan lebih lama...!!"


"Mereka serius ingin menenggelamkan kita...!!!" Teriak Ragna.


*


Dikapal yang lain.


Tifa yang merupakan salah satu istri Denjirou berkata, "Denjirou-sama, ini gawat!! Mereka menyerang kapal yang ditumpangi oleh Sumika dan jika dibiarkan terus kapal itu bisa tenggelam..."


"Aku pun tau akan hal itu...!!!!" Bentak Denjirou.


Pak Gamou berkata, "Baiklah, kita juga akan memembakan meriam dan membantu rekan-rekan kita...!!"


"Dimengerti...!!!!" Jawab semua yang berada diatas kapal tersebut.


Ya, mereka pun mengisi meriam yang ada dengan bola besi dan menembaki kapal-kapal perompak itu, "WUUSS...!!"


"DHHUUAARR...!! DHHUUAARR...!!" dua kapal perompak hancur meledak lalu tenggelam.


Masih ada 13 kapal perompak yang berlayar, kapten para perompak sangat geram ketika dua kapalnya tenggelam, "Sialan!! Kita juga harus menyerang kapal itu dan membuatnya tenggelam...!!!"


"Siap!!!!"


"Dimengerti!!!" Jawab para anak buah kapal.


Kapal yang ditumpangi oleh Ragna secara perlahan mendekat pada kapal yang ditumpangi oleh Denjirou akan tetapi kapal-kapal para perompak mengubah posisi mereka dengan bergerak mengitari kedua kapal yang tengah mendekat itu.


"Apa yang tengah mereka rencanakan?" Ucap Ragna.


Sumika yang tengah bersemangat berkata, "Tenang saja, teman-teman yang lainnya sudah berada disini jadi ku yakin kita akan baik-baik saja..."


"Ya..." jawab Kai dan Ragna serentak, keduanya setuju pada pendapat Sumika.


Kapal mereka semakin dekat akan tetapi kapal-kapal para perompak yang bergerak mengitari mereka mulai menghujani dengan tembakan meriam dari berbagai sisi, "WUUSS...!!"


"DHHUUAARR...!!"


"DHHUUAARR...!!" pada akhirnya kapal yang ditumpangi oleh Ragna terkena tembakan sebelum mereka sempat berpindah kapal.


"Kita tenggelam!!! Apa yang harus kita lakukan sekaran!!" Teriak Sumika yang panik.


"Cih..." Kai yang mengemudikan kapal menjadi sangat kerepotan.


Ya, kapal mereka perlahan mulai tenggelam dengan air yang sedikit demi sedikit masuk ke dalam lambung kapal.


"Sialan!!! Aku tak mau basah...!!!" Teriak Ragna dengan meningkatkan energi dan iapun mencengkram kedua rekannya dengan kepalan tangan kegelapan.


"Apa yang tengah kau rencanakan?" Tanya Kai.


"Tentu saja aku mau pergi dari tempat ini..." teriak Ragna dengan kegelapan dipunggungnya dan iapun membentuk kegelapan itu menjadi sebuah sayap, "WUUSS...!!!!" Mereka bertiga pada akhirnya melompat ke kapal sebelah dengan kemampuan terbang Ragnag

__ADS_1


Lalu meski bersusah payah Ragna yang membawa Kai dan Sumika berhasil sampai ditujuan, "Hah... hah... hah..." Ragna terlihat sangat kelelahan dan energinya terkuras habis hanya untuk terbang, "Sial..."


Perjuangan susah payah mereka disambut dengan penuh haru dan kegembiraan.


Sumika langsung saja mendapat pelukan dari Denjiro dan kedua istri yang lainnya, Kai berkumpul dengan Lisha dan Pak Gamou dan Ragna 7mbg dengan si gadis bangsawan angkuh5m yaitu Erinka.


2a. dengan wajah murung menundukan muka ia pun berkata6, "Maafkan aku..."


"Khehehe..." Ragna tersenyum lebar, "Tak masalah kau memang selalu saja membuatku kerepotan hanya saja kali ini kesalahan yang kau buat lebih merepotkan dari pada yang biasanya..."


"Apa!!!!!" Erinka menjadi sangat kesal dan iapun marah, "Jangan asal ngomong!! Bukankah kau yang selama ini numpang dikontrakanku dan selama kau numpang akulah yang mencukupi segala kebutuhan..."


"Woiy, jangan diungkit-ungkit..." seperti biasanya keduanya selalu saja berdebat bila bertemu.


Mereka pun bersendau gurau sejenak akan tetapi mendadak kapal yang ditumpangi mereka berguncang oleh ombak yang tak beraturan.


"Ini belum selesai..." ucap Kai dengan sorot mata tajam.


"Ya, dan kemudinya sekarang menjadi milikmu lagi!! Sebagai orang tua aku tak begitu mahir mengendalikan kapal ini..." ucap Pak Gamou dan iapun memanggil semuanya.


"Semuanya dengarkan aku!!!" Semuanya mendengarkan dengan seksama.


Pak Gamou menarik nafas panjang dan berkata, "Masalah ini belum berakhir karena kita dalam kepungan para perompak jadi mari kita beraksi dan segera pulang...!!!!"


"Ya..." jawab semuanya serentak.


*


Para perompak dari berbagai sisi menembaki kapal yang mereka tumpangi dengan meriam.


"Serang...!!!"


"Tembak!!"


"Tenggelamkan kapal mereka!!!" Teriak para perompak itu yang mengitari dari berbagai sisi.


Denjirou maju ke arah depan kapal dengan memegang erat sebilah pedangnya, "Kalian telah menculik Sumika istriku tercinta dan hal itu tak bisa diampuni..." ucapnya dengan sorot mata tajam dan iapun meningkatkan energi.


Pria tiga istri dari White Tiger itupun berkonsentrasi lalu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga, "Sllash!!!!" Angin pemotong melesat dan satu kapal perompak terbelah lalu tenggelam.


"...!!!!" Semuanya terkejut pada kehebatannya yang sebenarnya itu.


Bersambung Ke The Legend Of Ragna Chapter 73 : Master Sabertooth


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi

__ADS_1


Trima kasih atas perhatiannya.


*****


__ADS_2