The Legend Of Ragna

The Legend Of Ragna
Chapter 50 : Pertarungan Antar Master II


__ADS_3

Sebelum membaca karya ini author minta tolong untuk pada kalian untuk 'like' ataupun 'vote' agar meningkatkan ringking cerita ini.


Ya, selamat membaca karya ini dan author ucapkan terima kasih pada pembaca setia 'The Legend Of Ragna'


Hanya itu pesan dari author sekian dan terima kasih.


Selamat membaca!!


*****


Master Mark menatap tajam pada Master Black Tiger yang melayang diudara.


"Hahahahaha...!!! Kalian tak akan bisa meninggalkan tempat ini!! Kalian bagaikan serangga yang terperangkap dalam jaring laba-laba..." ucap Master Black Tiger dengan tawa lepas.


Dengan sorot mata tajam dan dengan penuh amarah, Master Mark berteriak lantang, "Kalian tak akan pernah bisa menghentikan kami..."


"Ya, akan ku pastikan anak-anakku pergi jauh dari tempat ini..." Master White Tiger meningkatkan energi sehingga tanah tempatnya berpijak menjadi retak-retak bahkan berubah menjadi cekungan luas dan dalam.


Master Black Tiger nampak sedikit emosi ketika mendengar kata-kata dari lawannya, "Kau mengejekku, ya? Aku tak akan membiarkan kau ataupun kelompokmu meninggalkan tempat ini dan akan ku pastikan guild White Tiger hancur ditempat ini..."


"Sllash...!!" Dalam sekejap mata saja dan bagaikan teleport, Master Mark dengan sekali pijakan kuat melompat, iapun langsung mengepalkan tangan dan memukul.


"...!!!" Master Black Tiger terkejut dengan pergerakan lawan yang begitu mendadak itu dan iapun segera menyilangkan kedua tangan.


"Jbbllast...!!" Master Mark memukul dan pukulannya begitu kuat sehingga mampu menghempaskan lawan jatuh hingga menembus beberapa bangunan kota.


"Kaulah yang akan hancur..." ucap Master Mark dengan sorot mata tajam, iapun kemudian melesat secepat mungkin ke arah jatuhnya musuh dan langsung menendangnya dari atas sekuat tenaga, "DYYEESS...!!!!" Tendangannya begitu kuat sehingga mampu menghancurkan permukaan tanah hingga menciptakan sebuah cekungan luas.


Serangan kuat itu berhasil dihindari oleh Master Black Tiger, "Cih..." iapun terlihat kesal dan langsung saja melompat kebelakang.


"Ups... Yang tadi itu kau nyaris saja mati..." ejek Master Mark dengan sorot mata tajam.


Master Black Tiger terlihat sangat jengkel dan iapun meningkatkan energi yang membuat tempat berpijaknya menjadi bergetar, "Jika kau ingin bertarung habis- habisan maka akan ku ladeni..." ucapnya dengan sorot mata tajam.


Logam- logam yang ada disekitarnya terangkat ke atas.


"Kemampuan elektrik yang mampu mengendalikan logam, rupanya..." Master Mark memasang kuda- kuda hingga tanah tempatnya berpijak retak, iapun melesat cepat dengan sekali lompatan, "Kemampuan yang hebat tapi tak berguna saat melawanku..." ucapnya dengan melesat.


Master Mark mengepalkan tangan dan langsung saja memukul, "...!!" Hal itu membuat Master Black Tiger terkejut dan iapun segera menciptakan dinding pertahanan dari logam yang ia kendalikan.

__ADS_1


"Jbbllast...!!" Pukulan Master Mark begitu kuat sehingga membuat dinding pertahanan logam dari lawan hancur lebur meninggalkan sebuah lubang.


Master Black Tiger terlempar jauh hingga menembus beberapa bangunan dan hal itu membuat para penduduk kota panik karena mengetahui bangunan hancur mendadak.


"Apa itu?"


"Apa yang terjadi disana?"


"Hati-hati..." ucap para penduduk yang perlahan mendekat dan mengelilingi tempat itu.


"...!!" Merekapun sontak terkejut ketika mengetahui yang menghancurkan bangunan adalah Master Black Tiger, "Itu Master Joe!!!"


"Dia terlihat kesal!!"


"Menjauh darinya dia berbahaya...!!"


Para penduduk menjadi panik, "Uhuk... sialan!!" Ucap Master Black Tiger dengan ekspresi geram, iapun berdiri kembali meski tertimpa reruntuhan.


Darah menetes dan mengalir dari kepala hingga membasahi tanah, Master Black Tiger terluka cukup parah, "Alun-alun kota?" Ucapnya dengan mengamati daerah sekitar, "Jauh sekali aku terlempar..."


"Pak tua itu benar- benar brengsek...!!!"


"Tap... tap... tap..." tak butuh waktu lama Master Mark mendekat dengan melangkahkan kaki secara perlahan diantara puing-puing bangunan.


Master Mark menyatukan dua telapak tangan didada bagian depan, "HIIIAAA...!!!" Otot-otot diseluruh tubuhnya mengembang dan tentu saja membuat tubuhnya membesar.


Ya, tak butuh waktu lama tubuh Master Mark berubah menjadi setinggi 20 meter.


"...!!!" Master Black Tiger terkejut ketika melihat hal itu akan tetapi Master Mark tanpa ragu mengepalkan tangan dan langsung saja memukul, "DYYEESS...!!!!" Pukulannya tersebut membuat tanah terhempas ke udara dan menghancurkan bangunan yang ada disekitarnya.


Para penduduk yang ada disana berlarian dalam kepanikan, "Berbahaya!!"


"Menjauh dari tempat ini!!"


"Master White Tiger dan Black Tiger bertarung tempat ini akan hancur!!"


Pukulan Master Mark menghasilkan kepulan asap dedebuan dan secara perlahan debu itu menghilang lalu nampaklah sebuah cekungan yang cukup dalam dan luas.


Master Black Tiger berhasil menghindar dan sekarang ia melayang diudara, "Sialan, pak tua itu serius ingin berperang denganku..." ucapnya yang terlihat kesal ketika melihat cekungan luas dari kekuatan Master Mark.

__ADS_1


Master Mark menyadari bahwa serangannya dapat dihindari dan iapun segera menengok ke kanan ke kiri lalu menemukan lawannya melayang diudara, "Oh, ternyata kau disana, ya?"


"Turun dan serang aku karena kau tak akan bisa melawanku jika tetap berada disana..."


"Cih..." Master Black Tiger terlihat kesal, "Apa kau serius ingin bertarung denganku, pak tua?"


"Apa aku terlihat bercanda, sialan?" Master Mark balas menatap dengan sorot mata tajam.


Master Black Tiger meningkatkan energi dan membuat bangunan-bangunan yang ada disekitarnya bergetar, "Baiklah, kalau itu maumu!! Aku akan bertarung denganmu meski hal itu akan membuat kota ini hancur..."


Seluruh logam-logam yang berada dalam radius 1 km dari pertarungan keduanya perlahan melayang diudara dan berkumpul pada satu titik yaitu berkumpul disekitar Master Black Tiger.


Master Mark dengan sorot mata tajam mengepalkan tangan kanannya dan melompat tinggi ke udara lalu tanpa ragu memukul lawannya, "DYYEESS...!!!" Pukulan tersebut sangatlah kuat akan tetapi dapat ditahan.


Ya, Master Black Tiger menahan dengan menggabung-gabungkan setiap logam yang melayang membentuk sebuah dinding diudara.


Master Mark kembali menginjakan kedua kakinya dipermukaan tanah dan iapun terlihat kesal, "Tak ku sangka dia mampu menahan kepalan tinjuku..." pikirnya dalam hati.


"Khi..." Master Black Tiger tersenyum menyeringai lalu tertawa lepas, "Hahahahaha...!! Kalau sudah begini apa boleh buat akupun juga akan menunjukan kemampuanku...!!" Logam-logam yang melayang diudara terpecah sekali lagi lalu bergerak berputar disekitar Master Black Tiger.


Terlihat logam-logam itu bagaikan pusaran angin gelap dan pekat.


Ya, setelah berputar secara perlahan logam-logam itu menyatu menjadi satu membentuk raksasa hitam yang ukurannya setinggi 40 meter yang artinya 2 kali lipat dari ukuran Master Mark.


"Inilah kekuatanku yang sebenarnya..." ucap Master Black Tiger dengan sombongnya, iapun menyatu dengan raksasa itu tepat dikening dan terlihat sebagian tubuh bagian atasnya saja.


Meskipun begitu Master Mark sama sekali tak takut, "Kau pikir dirimu hebat, sialan..." iapun meningkatkan energi dan membuat tanah tempatnya berpijak berguncang.


Pertarungan sesungguhnya dari dua penyihir kelas atas baru saja dimulai dan siapakah yang mampu menghentikan keduanya nanti?


Bersambung Ke The Legend Of Ragna Chapter 51 : Pertarungan Antar Master III


******


Pesan Author : kalau gak mau Vote gak papa sih tapi tolong like atau setidaknya komen meski hanya "lanjut" "next" "bagus" atau "up" yang penting bisa support karya ini


Yang intinya komenlah meski satu huruf dan bisa buat autor semangat.


Bukan niatnya maksa tapi author ingin tau aja siapa yang berkontribusi

__ADS_1


Trima kasih atas perhatiannya.


*****


__ADS_2