The Legend Of Ragna

The Legend Of Ragna
2


__ADS_3

Semua mafia telah berhasil dikalahkan oleh Ragna dan Erinka.


"Tap... tap... tap..." Kanna dan Rikka berjalan mendekati keduanya sementara itu Regios mengikuti dari belakang.


"Sebenarnya mereka ini?" Ucap Erinka.


"Mereka adalah penguasa kota ini atau lebih tepatnya mereka mafia yang menguasai segala hal terselubung dikota ini seperti penjualan obat-obatan terlarang..." jelas Regios.


"Hmm... tapi bagaimana bisa kau tau hal itu?" Tanya Ragna.


"Ya, secara kebetulan aku menyelinap masuk ke pengiriman barang mereka..."


"Owh..." Ragna dan Erinka menganguk secara bersamaan.


"Dan kau sendiri siapa?" Tanya Ragna.


"Namaku adalah Akahiru Regios, umur 17 tahun dan aku saat ini tengah hilang ingatan..."


Kanna berkata, "Orang ini memiliki sihir langka yaitu 'dragon slayer' tipe es dan dia berniat bergabung dengan guild kita..."

__ADS_1


"Apa!!!" Sontak Ragna dan Erinka terkejut mendengar ucapan Kanna itu.


"Ya, White Tiger memang kekurangan anggota sih dan juga sihir 'Dragon Slayer' adalah tipe sihir langka jadi kurasa hal itu akan sangat berguna bagi guild..." ucap Ragna.


"Aku setuju saja bila ia mau bergabung dengan White Tiger akan tetapi keputusan boleh atau tidaknya ia bergabung dengan guild itu adalah keputusan Master Mark..." jelas Erinka yang tak merasa keberatan, "Akan tetapi sebelum ia bergabung ia harus membayar sendiri tagihan kerusakan segala hal ditempat ini..."


"Itu mudah saja..." ucap Regios meski tak punya sepeserpun uang, iapun berjalan ke arah pelayan yang ketakutan dan sembunyi dibalik meja makan.


Dengan memanfaatkan keadaan iapun memasang sorot mata tajam dan raut wajah mengerikan, "Berapa total bayaran yang harus kami keluarkan?"


Pelayan itupun ketakutan atas segala hal yang terjadi yaitu tempat makan yang hancur karena perkelahian, "Kalian tak perlu membayar apapun akan tetapi segera tinggalkan tempat ini..."


"Khehehe... terima kasih..." ucap Regios dengan tawa lepasnya.


Setelah menyelesaikan masalah pembayaran Regios berjalan kembali kepada rekan-rekannya yang baru, iapun bertanya, "Sekarang kapan aku bisa bergabung dengan guild kalian?"


Kanna berkata, "Kita harus segera meninggalkan tempat ini sebelum pihak keamanan datang!! Ya, setelah dari tempat ini kita akan langsung pulang ke guild White Tiger..."


"Benar, nantinya kau dan Rikka-chan bisa menemui Master Mark lalu bisa resmi bergabung..." sahut Ragna.

__ADS_1


"Baiklah..." ucap Regios dengan semangat.


"Cih, sial!! Ayo segera tinggalkan tempat ini..." ucap Erinka.


"Siap!!!" Jawab semuanya serentak.


Merekapun berniat bergegas meninggalkan tempat itu akan tetapi dihadapan pintu masuk tempat makan itu sebelum sempat mereka keluar sebuah cahaya yang sangat menyilaukan mata terlihat.


"Sllash!!" Seseorang bergerak secepat cahaya dan langsung saja menendang wajah Regios, "Jbbllast!!" Regios terlempar hingga menembus dinding bangunan.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" Pikir Ragna, Erinka dan Kanna yang melihat kejadian sekejap itu.


"Tap..." seorang pria yang merupakan pemimpin kedua Batalion Bayangan perlahan mendaratkan kaki pada sebuah meja makan, ia menatap tajam ke arah Ragna dan teman-temannya, "Tak perlu basa-basi..."


"Aku kemari untuk membawa pergi gadis iblis yang bersama kalian itu!!"


Ragna, Erinka dan Kanna segera membentuk formasi untuk melindungi Rikka dari pria pengguna sihir cahaya itu.


Erinka dan Kanna melindungi Rikka dari samping kanan dan kiri sementara itu Ragna berdiri paling depan.

__ADS_1


"Aku tak akan pernah menyerahkan Rikka-chan pada kalian!!!!" Teriak Ragna dengan sorot mata tajam.


Bersambung Ke The Legend Of Ragna Chapter 155 : Kejar


__ADS_2