
Arsenia merupakan sebuah kota yang indah dan terletak dibagian selatan Kerajaan Albion.
Ya, Arsenia merupakan sebuah kota yang indah dengan berdiri beberapa bangunan klasik menyerupai eropa.
Kota itu memiliki beberapa sungai yang mengalir melewati kota dan aliran sungai itu mengalir ke laut lepas.
Kota itu juga disebut sebagai kota pelabuhan karena memiliki sebuah teluk yang digunakan untuk perdagangan antar kapal.
Arsenia merupakan kota yang cukup ramai sehingga disana terdapat terdapat beberapa guild penyihir dan salah satunya adalah White Tiger.
Ragna, Erinka dan Reynhar Tak butuh waktu lama untuk sampai ke sebuah bangunan yang letaknya ditepi kota dan bangunan itu adalah Guild White Tiger.
Erinka membuka pintu masuk ke dalam guild secara perlahan, iapun terlihat girang dan bersemangat, "Ya, selamat datang diguild White Tiger..."
Awalnya Ragna menunjukan wajah ceria, kagum dan berbinar-binar ketika Erinka membuka pintu akan tetapi semuanya berubah ketika pintu sudah terbuka lebar dan sudah mengetahui apa isinya, "Daripada guild penyihir tempat ini malah seperti warung makan saja..."
"Apa katamu??" Mood dari Erinka mendadak menjadi buruk begitu mendengar ucapan Ragna.
"Tidak, tidak... aku tak mengatakan hal apapun..." Ragna menjadi agak takut.
Reynhard berkata, "Yah, daripada berdiri disini terus lebih baik kita segera masuk..."
"Yap, kurasa itu lebih baik..." sahut si gadis bangsawan, Erinka.
Ragna berjalan dibelakang mengikuti Erinka dan Reynhard, iapun melihat ke sekeliling dan banyak hal yang biasa saja.
Tetapi ada beberapa hal yang nampak tidak biasa seperti seorang pria yang bermesraan dengan 3 wanita, cyborg yang memperbaiki dirinya sendiri dan seorang pria tua yang terus makan meski bertubuh besar hampir seperti bola.
"Tempat macam apakah ini?" Pikir Ragn yang heran.
Ketiganya menuju ke tempat seseorang pria tua yang sedang duduk menikmati es tehnya.
"Master, kami kembali..." ucap Erinka.
"Tapi sayangnya kami gagal dalam menjalankan misi..." sahut Reynhard.
"Oh..." pria tua itu berhenti minum sejenak dan menghadap ketiganya, "Kalau begitu bersiaplah menerima hukuman..." ucapnya dengan menengguk minuman.
"Siapa dia??" Tanya Ragna pada Erinka dengan berbisik.
__ADS_1
"Dia master guild ini..." jawab Erinka dengan suara pelan.
Pria tua yang merupakan Master White Tiger berkata lagi, "Kalian siap menerima hukumannya??"
"Ya..." jawab keduanya dengan menelan ludah.
"Erinka..." ucap Master White Tiger.
"Ya..." Erinka maju ke depan dan segera membungkukan badan.
"Plak...!!"
"Ah...!!"
Master White Tiger mengeplak pantat Erinka berulang kali sampai si gadis bangsawan itu bahkan mengeluarkan suara aneh.
"Apa yang mereka lakukan??" Ragna sampai terheran-heran dan tak habis pikir, "Dasar kakek tua mesum..." gumamnya dalam hati.
Master White Tiger selesai memberikan hukuman pada Erinka lalu iapun berteriak, "Reynhard!! Sekarang giliranmu...!!"
"Hah... sebenarnya aku malas melakukan ini..." gumam keturunan pahlawan itu dengan suara pelan, iapun melangkahkan kaki maju.
"Jbbllast...!!!" Master White Tiger tanpa ragu memukul wajah Reynhard dengan keras hingga ia terhempas jauh.
"Fiuh.... hukuman telah diberikan sebanding dengan kesalahan yang mereka perbuat..." ucap Master White Tiger yang terlihat lega.
"Apanya yang sebanding woiy...!!!" Teriak Ragna yang sangat kesal, iapun bergumam dalam hati, "Kau jelas-jelas pilih kasih pada wanita!! Dasar kakek tua cabul dan brengsek...!!!"
"Hmm..." Master White Tiger menatap ke arah Ragna, "Siapa pemuda yang kalian bawa ini?"
Erinka memegangi pantatnya yang sakit dan mungkin saja memar, "Dia adalah Kurogami Ragna, ia adalah pemuda yang hidup dihutan dan ingin bergabung dengan Guild White Tiger..."
"Oh... Kurogami? Tapi rambutnya putih?" Gumam Master White Tiger dengan menengguk lagi es tehnya, "Jadi apa kesan pertamamu setelah melihat guild petualang kami?"
Ragna menjawab dengan agak malas, "Yah, sebenarnya aku tak berniat bergabung dengan guild kalian tapi apa boleh buat karena aku terpaksa gabung sebab diancam oleh Erinka..."
"Dan kesan pertamaku disini adalah tempat ini dipenuhi oleh orang-orang aneh..." jelas Ragna.
"Oh... Namaku adalah Mark dan kau bisa memanggilku Master saja..."
__ADS_1
"Gak nanya!!!" Bentak Ragna, "Guild apa-apaan ini!!! Apakah tempat mesum dan cabul?? Coba lihat itu!!" Iapun menunjuk ke arah sebuah meja dimana ada seorang pria dengan 3 orang gadis yang bermesraan.
"Hmm... itu adalah Denjirou dan ketiga istrinya Sumika, Tifa dan Makio..." jelas Master Mark dengan entengnya.
Ragna menjadi semakin terkejut dan bergumam dalam hati, "Sial, dia masih muda tapi punya tiga istri dan terlebih ketiga istrinya cantik-cantik yang membuatku makin iri..."
Master White Tiger berkata, "Sebagaian orang yang ada ditempat ini hanya pengunjung biasa dan kami hanya punya 20 anggota termasuk aku sendiri..."
"Pertama gadis bangsawan bar-bar, arogan, mata duitan dan egois yang merupakan pengguna sihir api, Erinka..."
"Keturunan pahlawan yang sangat hina dan dari rumor yang ku dengar dia adalah gay, Reynhard..."
"Denjirou dan ketiga istrinya Sumika, Tifa dan Makio..."
"Disana ada Djarot Si Cyborg..." Master White Tiger menunjuk ke arah pria robot yang sedang memperbaiki kepalanya sendiri.
"Lalu Pak Tua Boon yang disini hanya untuk makan..." Master White Tiger menunjuk ke arah pria tua yang sibuk makan meski bentuk tubuhnya sudah seperti menyerupai bola.
"Dan kami punya bartender yang bernama Sistina..." ucap Master White Tiger sambil melirik ke gadis cantik yang menjadi bartender, "Lalu aku yang menjadi Master Guild White Tiger ini..."
Ragna bergumam dalam hati sambil melirik ke arah gadis bartender, "Dari semua anggota yang ada disini gadis bartender yang bernama Sistina itu kelihatan paling normal diantara yang lainnya..."
Ragna bertanya lagi, "Kau bilang 20 orang dan jumlahnya masih kurang jadi dimana yang lainnya?"
"Hmm... yang ku sebutkan tadi sudah 10 termasuk aku jadi 10 sisa anggota kami sedang menjalankan misi atau mungkin mereka tidak ada disini..." jelas Master White Tiger.
"Jadi bagaimana tanggapanmu setelah melihat guild kami ini? Dan apakah kau serius ingin bergabung dengan Guild White Tiger?"
"Hmm..." Ragna terdiam sejenak untuk berfikir, "Tanggapanku adalah tempat ini dipenuhi oleh orang-orang aneh!!! Yah, meski begitu aku akan tetap tinggal ditempat aneh ini..."
"Khihihi...!!" Ragna tertawa, "Aku akan bergabung dengan guild penyihir White Tiger...!!!"
Master White Tiger membalas dengan senyuman juga dan tampak bersemangat, "Dasar pria yang aneh!! Ya, jika kau bergabung maka anggota White Tiger sekarang menjadi 21 orang..."
*****
Dilain sisi, Erinka yang mata duitan mengamati selembaran-selembaran yang tertempel dipapan misi, "Hah... tiada satupun misi yang cocok untukku..." iapun terlihat menyerah.
Pak Tua Boon yang merupakan pria tua berbadan gemuk hampir seperti bola mendekati Erinka, "Hey, Erinka-chan!! Aku butuh teman untuk menemaniku apakah kau mau??" Iapun memberikan selebaran pada Erinka.
__ADS_1
"Eehh...!!!!???" Erinka terkejut pada misi yang ditawarkan Pak Tua Boon, "Ini misi kelas 'S'...!!!!"
Bersambung Ke The Legend Of Ragna Chapter 23 : Misi Dalam Pertambangan